●
Short acting
●
Jumlah tergantung kondisi (BB)Dewasa :
●
Jumlah awal 10 U bolus IV
●
Dilanjutkan 5 - 10 U /jam IV (50 U RI dalam 500 cc cairan fisiologis)tetesan bergantung dari hasil Gula darah, RI infus diberikan sampai fase akutketoasidosis hilang.
●
Jika keadaan stabil cairan peroral & RI subcutaneus.
Cairan:
●
Cairan infus sesegera mungkin untuk ,menurunkan dehidrasi
●
Cairan yang diberikan:
●
NaCL 0.9 % jika diketahui terjadi kehilangan cairan intravaskuler.
●
NaCL 0.45 % jika diketahui konsentrasi plasma semakin meningkat.
●
Sangat tergantung dari status dehidrasi pasien monitor ketat status k ~ cairan
●
Protokol:
●
1 jam pertama : 1000 cc NaCL 0,9 % / 0,45 %.
●
Lanjut 200 - 400 cc / jam
●
# dalam 18 - 24 jam : 4 - 8 liter.
●
Pada saat GD mencapai 250 mg /dl beri dekstros 5 % (cegah hipovolemi)
●
Pada lansia dengan oliguria CVP (cegah overhidrasi)Elektrolit:
●
Koreksi Na dengan infus NaCL 0,9 %
●
K < 3,5 mEq/L koreksi KCL
●
KCL yang diberikan 20 - 40 mEq/L
●
Koreksi BicNat hanya pada pH < 7, koreksi bicnat yang tidak tepat hipoglikemiaritmia jantung
INTERVENSI KEPERAWATAN:Gangguan kesadaran:
●
Monitor kesadaran
●
Suction oral.
●
Pergantian posisi cegah aspirasi.
●
Beri posisi " good alignment"