Kelima belas anak laki-laki tersebut sesuai dengan pendapat al-Amiri, sedangkan IbnuAnbah menambahkan nama: Abdurahman, Umar al-Asghor dan Abbas al-Asghor.Adapun yang membuahkan keturunan ada lima, yaitu: Hasan, Husein, Muhammad al-Hanafiyah, Abbas al-Kilabiyah dan Umar al-Tsa'labiyah.Sedangkan anak perempuannya dalam riwayat yang disepakati berjumlah 18 orang, yaitu:Zainab, Ummu Kulsum, Ruqoyah, Ummu Hasan Ramlah al-Kubra, Ummu Hanni,Ramlah al-Sughro, Ummu Kulsum al-Sughro, Fathimah, Amamah, Khadijah, UmmuKhoir, Ummu Salmah, Ummu Ja'far, Jamanah.
Siti Fathimah al-Zahra al-Batul
Siti Fathimah lahir satu tahun sebelum kenabian dan meninggal dunia enam bulansesudah ayahnya Rasulullah SAW meninggal, yaitu pada malam Selasa tanggal 3Ramadhan tahun 11 Hijriyah. Nama Fathimah berasal dari kata
Fathman
yang artinya sama dengan
qath'an
atau
man'an
, yang berarti 'memotong, memutuskan atau mencegah'. Ia dinamakan Fathimahkarena Allah SWT mencegah dirinya dari api neraka, berdasarkan hadits yangdiriwayatkan oleh Ibnu Abbas bahwa Nabi bersabda: 'Sesungguhnya Fathimah adalahorang yang suci farajnya, maka Allah haramkan atas dia dan keturunannya akan apineraka.'Al-Nasai meriwayatkan, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya putrikuFathimah ini adalah seorang manusia-bidadari. Dia tidak haid dan tidak pulamengeluarkan kotoran. Karena itulah ia dinamakan
al-Zahra
atau 'yang suci', sebab iatidak pernah mengeluarkan darah, baik dalam haid maupun sesudah melahirkan (nifas).Pada saat melahirkan, ia mandi dan kemudian shalat sehingga ia tidak pernah luput darimelaksanakan shalat. Adapun sebutan al-Batul baginya itu adalah karena ia merupakanwanita yang paling menonjol di masanya dalam hal keutamaan, agama dan keturunan.Dikemukakan pula oleh al-Thabrani, bahwa Rasulullah SAW bersabda: " Tiap anak itu bernisbat kepada keturunan bapaknya, kecuali putra Fathimah, akulah wali mereka danakulah ashabah mereka". Dalam riwayat lain yang sahih disebutkan: "Setiap anak itumengikuti garis keturunan bapaknya kecuali anak-anak Fathimah , sebab akulah ayahmereka dan ashabah mereka".
Hasan Bin Ali Bin Abi Thalib
Sayyidina Hasan lahir di Madinah sembilas belas hari sebelum peristiwa perang Badar.Beliau adalah cucu dan buah hati Rasulullah. Rasulullah mengakikahkan Hasan pada hariketujuh dari kelahirannya. Sayyidina Hasan , sangat mirip sekali dengan Rasulullah, yaitudari mulai pusarnya sampai kepalanya. Sedangkan Sayyidina Husien mirip beliau mulaidari pusar ke bawah.