Jangan buang waktu, tenaga dan biaya anda sia-sia….Solusi mencari KTI Kebidanan tercepat dan terlengkap diinternet hanya dihttp://kti-skripsi.com/
BAB IPENDAHULUANA.Latar Belakang
Perkembangan teknologi pada saat ini sangat pesat, dengan pesatnya perkembangan teknologi membuat seks tidak dianggap sakral lagi. Kecendrungan pelanggaran semakin meningkat oleh karena adanya penyebaran informasi danrangsangan seksual melalui media massa yang dengan adanya teknologi canggih(video cassette, foto copy, VCD, telepon genggam, internet, dan lain-lain)menjadi tidak terbendung lagi. Remaja wanita yang sedang dalam periode ingintahu dan mencoba, akan meniru apa yang dilihat atau didengarnya dari mediamassa (Sarwono, 2004 : 151). Penemuan alat kontrasepsi oleh Amerika Serikat(AS) kemudian memicu revolusi seks di tahun 1960-an. Paradigma pun berubah,seks dianggap sebagai hal yang biasa-biasa saja. Akibatnya pergaulan seks bebas pun marak. Imbasnya juga dirasakan di Indonesia. Perubahan pandangan terhadapseksualitas terjadi sejak awal tahun 1980-an. Hal ini juga mengakibatkan perubahan dalam perilaku seksual termasuk dikalangan remaja wanita(Pangkahila, 2008).Survey yang dilakukan oleh Departemen Sosial dan EkonomiInternasional pada tahun 1998 di beberapa Negara Barat seperti Belgia, Kanada,Jerman, Hongaria, Norwegia, Inggris dan Amerika menunjukkan bahwa 2/3remaja wanita berusia 19 tahun telah melakukan hubungan seksual di luar pranikah. Senestein (1989) telah melaporkan hasil penelitiannya yaitu bahwa sekitar 69% remaja wanita Afrika-Amerika telah melakukan hubungan seksual tanpa
1