Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
10Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
uji karbohidrat

uji karbohidrat

Ratings: (0)|Views: 2,648|Likes:
Published by Taufiq Ali

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Taufiq Ali on Jan 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/22/2013

pdf

text

original

 
Materi BioKimia Karbohidrat ini sangat berhubungan dengan Percobaan lainnya yakni 
, namun materi kali ini akan lebih kompleks karena , merupakan perpaduan antaraBiologi dan Kimia , yang merupakan dua bidang studi yang saling berkaitan erat antara satu sama lain.
Tujuan Praktikum
Praktikum ini bertujuan untuk mengetahui sifat-sifat fisik dan kimia karbohidrat, mengtahui jenis-jeniskarbohidrat, reaksi-reaksi identifikasi dan sifat-sifat karbohidrat dan membuktikan kandungankarbohidrat pada suatu zat berdasarkan reaksi-reaksi tertentu.
Tinjauan Pustaka
 Karbohidrat 
berfungsi sebagai penyedia energi yang utama.
 Protein
dan
lemak 
berperan juga sebagaisumber energi bagi tubuh kita, tetapi karena sebagian besar makanan terdiri atas karbohidrat, makakarbohidrat-lah yang terutama merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Amilum atau pati, selulosa,glikogen, gula atau sukrosa dan glukosa merupakan beberapa senyawa karbohidrat yang penting dalamkehidupan manusia.Molekul karbohidrat terdiri atas atom-atom karbon, hidrogen, dan oksigen. Jumlah atom hidrogen danoksigen merupakan perbandingan 2:1 seperti pada molekul air. Dahulu orang berkesimpulan adanya air dalam karbohidrat. Karena hal ini maka dipakai kata karbohidrat, yang berasal dari kata “karbon” dan“hidrat” atau air.Walaupun pada kenyataannya senyawa karbohidrat tidak mengandung molekul air, kata karbohidrattetap digunakan. Senyawa karbohidrat tidak hanya ditinjau dari rumus empirisnya saja, tetapi yang penting ialah rumus strukturnya
(McGilvery&Goldstein, 1996)
.Pada senyawa yang termasuk karbohidrat terdapat gugus fungsi yaitu gugus –OH, gugus aldehida ataugugus keton. Struktur karbohidrat selain mempunyai hubungan dengan sifat kimia yang ditentukandengan sifat fisika, dalam hal ini juga aktivitas optik 
(McGilvery&Goldstein, 1996)
.Jika kristal glukosa murni dilarutkan dalam air, maka larutannya akan memutar cahaya terpolarisasi kearah kanan. Namun bila larutan itu dibiarkan beberapa waktu dan diamati putarannya, terlihat bahwasudut putaran berubah menjadi semakin kecil, hingga lama-kelamaan menjadi tetap. Peristiwa inidisebut mutarotasi, yang berarti perubahan rotasi atau perputaran
(McGilvery & Goldstein, 1996)
.
Sir Walter Norman Haworth (1883-1950)
seorang ahli kimia Inggris yang pada tahun 1937memperoleh hadiah nobel untuk ilmu kimia, berpendapat bahwa pada molekul glukosa kelima atomkarbon yang pertama dengan atom oksigen dapat membentuk cincin segi enam. Oleh karena itu, iamengusulkan penulisan rumus struktur karbohidrat sebagai bentuk cincin furan atau piran
(McGilvery& Goldstein, 1996)
. Berbagai senyawa yang termasuk kelompok karbohidrat mempunyai molekul yang berbeda-bedaukurannya, yaitu dari senyawa yang sederhana yang mempunyai berat molekul 90 hingga senyawayang memiliki berat molekul 500.000 bahkan lebih. Berbagai senyawa tersebut dibagi dalam tigagolongan, yaitu monosakarida, oligosakarida dan polisakarida
(McGilvery&Goldstein, 1996).Monosakarida
 
 Monosakarida
adalah karbohidrat yang sederhana, dalam arti molekulnya hanya terdiri atas beberapaatom karbon saja dan tidak dapat diuraikan dengan cara hidrolisis dalam kondisi lunak menjadokarbohidrat lain. Monosakarida yang oaling sederhana adalah gliseraldehida dan dihidroksiaseton
(McGilvery&Goldstein, 1996)
.
Gliseraldehida
disebut aldotriosa karena terdiri atas tiga atom karbon dan mempunyai gugus aldehida.Dihidroksiaseton dinamakan ketotriosa karena terdiri atas tiga atom karbon dan mempunyai gugusketon. Monosakarida yang terdiri atas empat atom karbon disebut tetrosa dengan rumus C4H8O4.
 Eritrosa
adalah contoh aldotetrosa dan eritrulosa adalah suatu ketotetrosa. Pentosa adalahmonosakarida yang mempunyai lima atom karbon. Contoh pentosa adalah ribosa dan ribulosa. Darirumusnya kita dapat mengetahui bahwa suatu ketopentosa. Pentosa dan heksosa (C6H12O6)merupakan monosakarida yang penting dalam kehidupan
(McGilvery&Goldstein, 1996)
.
Glukosa
adalah suatu aldoheksosa dan sering disebut dekstrosa karena mempunyai sifat dapat memutar cahaya terpolarisasi ke arah kanan. Di alam, glukosa terdapat dalam buah-buahan dan madu lebah.Darah manusia normal mengandung glukosa dalam jumlah atau konsentrasi yang tetap, yaitu antara 70-100 mg tiap 100 ml darah. Glukosa darah ini dapat bertambah setelah kita makan makanan sumber karbohidrat, namun kira-kira 2 jam sesudah itu, jumlah glukosa darah akan kembali pada keadaansemula. Pada orang yang menderita diabetes mellitus, jumlah glukosa darah lebih dari 130 mg per 100ml darah (McGilvery&Goldstein, 1996).D-glukosa memiliki sifat mereduksi reagen Benedict, Haynes, Barfoed, gula pereduksi, memberiosazon dengan fenilhidrazina, difermentasikan oleh ragi dan dengan HNO3 membentuk asan sakaratyang larut (Harper et al, 1979).
Fruktosa
adalah suatu ketoheksosa yang mempunyai sifat memutar cahaya terpolarisasi ke kiri dankarenanya disebut juga levulosa. Pada umumnya monosakarida dan disakarida mempunyai rasa manis
(McGilvery&Goldstein, 1996)
.Madu lebah selain mengandung glukosa juga mengandung fruktosa . Fruktosa mempunyai rasa lebihmanis daripada glukosa, juga lebih manis daripada gula tebu atau sukrosa. Fruktosa dapat dibedakandari glukosa dengan pereaksi seliwanoff, yaitu larutan resorsinol (1,3 dihidroksi benzene) dalam asamHCl.Dengan pereaksi ini, mula-mula fruktosa diubah menjadi hidroksimetilfurfural yang selanjutnya bereaksi dengan resorsinol membentuk senyawa yang berwarna merah. pereaksi Seliwanoff ini khasuntuk menunjukkan adanya ketosa. Fruktosa berikatan dengan glukosa membentuk sukrosa, yaitu gulayang biasa digunakan sehari-hari sebagai pemanis, dan berasal dari tebu atau bit(McGilvery&Goldstein, 1996).D-fruktosa mempunyai sifat mereduksi reagen Benedict, Haynes, Barfoed (gula pereduksi),membentuk osazon dengan fenilhidrazina yang identik dengan osazon glukosa, difermentasi oleh ragidan berwarna merah ceri dengan reagen Seliwanoff resorsinol-HCl (Harper et al, 1979).
Galaktosa
adalah Monosakarida , dan Monosakarida ini jarang terdapat bebas dalam alam. Umumnya berikatan dengan glukosa dalam bentuk laktosa, yaitu gula yang terdapat dalam susu. Galaktosamempunyai rasa kurang manis daripada glukosa dan kurang larut dalam air. Galaktosa mempunyai sifatmemutar bidang cahaya terpolarisasi ke kanan
(McGilvery&Goldstein, 1996)
.
 
D-galaktosa mempunyai sifat mereduksi reagen Benedict, Haynes dan Barfoed, membentuk osazonyang berbeda dengan dua monosakarida sebelumnya (glukosa dan fruktosa), dengan reagenfloroglusinol memberi warna merah, dan dengan HNO3 membentuk asam musat
(Harper et al, 1979)
.Pada proses oksidasi oleh asam nitrat pekat dan dalam keadaan panas, galaktosa menghasilkan asammusat yang kurang larut dalam air bila dibandingkan dengan asam sakarat yang dihasilkan olehoksidasi glukosa. Pembentukan asam musat ini dapat dijadikan cara identifikasi galaktosa, karenakristal asam musat mudah dimurnikan dan diketahui bentuk kristal maupun titik leburnya.(McGilvery&Goldstein, 1996)
 Pentosa
adalah bagian dari Monosakarida . Beberapa pentosa yang penting diantaranya adalaharabinosa, xilosa, ribosa dan 2-deoksiribosa. Keempat pentosa ini adalah aldopentosa dan tidak terdapatdalam keadaan bebas di alam. Arabinosa diperoleh dari gum arab dengan jalan hidrolisis, sedangkanxilosa diperoleh dari proses hidrolisis terhadap jerami atau kayu. Xilosa terdapat pada urine seseorangyang disebabkan oleh suatu kelainan pada metabolisme karbohidrat. Kondisi seseorang sedemikian itudisebut pentosuria. Ribosa dan deoksiribosa merupakan komponen dari asam nukleat dan dapatdiperoleh dengan cara hidrolisis. Dari rumusnya tampak bahwa deoksiribosa kekurangan satu atomoksigen dibanding dengan ribosa. (McGilvery&Goldstein, 1996).Contoh - contoh
Gula Pentosa
antara lain :1. D-Ribosa yang bersumber dari asam Nukleat. Kegunaannya unsur pembentuk asam Nukleat danKoenzim. Reaksinya akan mereduksi Benedict , Feling, Barfoed, Haynes, dan membentuk Ozasondengan Fenilhidrazin.2. D- Ribulosa bersumber dari proses Metabolik , mempunyai kegunaan sebagai zat antara dalamHeksosa Monofosfat .D- Ribulosa bereaksi dengan Gula Keto.3. D - Arabinosa bersumber dari Getah Arab , Plum, dan Getah Ceri , namun tidak memiliki fungsiFisiologis. Dengan reaksi Orsinol - HCl memberi warna : Violet , Biru , dan Merah , denngan membeiFloroglusional- HCl.4. D- Xilosa bersumber dari Getah Kayu yang mempunyai kegunaan pada Manusia . Dan jika bereaksiakan berwarna merah.5. D- Likosa bersumber dari Otot Jantung , dan mempunyai kegunaan sebagai suatu unsur darilisoflavin dari otot jantung manusia.
Oligosakarida
Senyawa yang termasuk oligosakarida mempunyai molekul yang terdiri atas beberapa molekulmonosakarida. Dua molekul monosakarida yang berikatan satu dengan yang lain, membentuk satumolekul disakarida. Oligosakarida yang lain adalah trisakarida yaitu yang terdiri atas tiga molekulmonosakarida dan tetrasakarida yang terbentuk dari empat molekul monosakarida. Oligosakarida yang paling banyak terdapat di alam adalah disakarida
(McGilvery&Goldstein, 1996)
.
 Sukrosa
adalah gula yang kita kenal sehari-hari, baik yang berasal dari tebu meupun dari bit. Selaindari tebu dan bit, sukrosa terdapat pada tumbuhan lain, misalnya dalam buah nanas dan dalamwortel.

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
DiQy Adrian liked this
cicilya_yuliana liked this
Endy Fouspil liked this
Agus Cahya liked this
Bunga Ria S liked this
Adhil YusEr liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->