Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
79Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hubungan Internasional Abad ke-21

Hubungan Internasional Abad ke-21

Ratings:

4.93

(41)
|Views: 14,068 |Likes:
Published by asepsetia
Hubungan Internasional Abad ke-21
Hubungan Internasional Abad ke-21

More info:

Published by: asepsetia on Nov 05, 2007
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/08/2014

pdf

text

original

 
Karakter Hubungan Internasional Abad ke-21Oleh Asep Setiawan
PendahuluanBagaimana sesungguhnya corak hubungan internasional pada abadke-21 ? Dengan memperhitungkan kecenderungan dan prakiraan sejumlahpakar ekonomi, hubungan internasional dan bisnis, ternyata dunia padaakhir abad ke-20 dan awal abad ke-21 memiliki sejumlah karakter yangberbeda.Dalam artikel ini akan dicatat sejumlah perubahan yang menjadikecenderungan dalam pola dan karakter hubungan internasional. Meskipuntentu saja tidak mudah mengidentifikasi bagaimana persisnya sifat daridunia nanti namun sejumlah peristiwa dan kecenderungan sudahmemperlihatkan bahwa dunia pada abad ke-21 berbeda dengan sebelumnya.Tidak hanya karena revolusi teknologi komunikasi, tetapi juga karenadalam tataran ideologis sudah relatif tidak ada pertentangan yang menajamdan mendunia.Dari segi isu-isu internasional jelas sudah ada pergeseran berarti daribidang ideologis yang termanifestasikan dari persaingan militer dan aliansimenjadi bernada ekonomi-politik. Tema-tema seperti hak asasi manusia,demokratisasi, keterbukaan politik dan lingkungan menjadi vokal pada saatini. Diperkirakan pada awal abad ke-21, justru isu-isu ini akan semakinmenguat.Bentuk aliansi juga mengalami perubahan berarti dari aliansi yangbersifat politik-militer menjadi aliansi atau persekutuan atau perhimpunanyang menekankan kerja sama ekonomi. Jika meminjam teori new institutionalism maka aspek kerja samamenjadi fokus untuk menggantika aspek persaingan atau permusuhan.Memang teoritisi realis masih hidup dalam percaturan internasional namungemanya tidak sehebat ketika Perang Dingin lahir dan berkembang sampaitumbangnya Uni Soviet tahun 1991.Gaddis bahkan pernah mengherankan mengapa teori-teori hubunganinternasional yang ada sekarang tak bisa meramalkah berakhirnya PerangDinin. Perdebatan teori itu kemudian bergeser pada semacam aplogia bahwamemang tidak semua teori bertugas meramalkan kejadian internasional.Apapun alasan dan argumentasinya, jelas bahwa teori hubunganinternasional mengalami perubahan format. Realisme telah melahirkanneorealisme. Perkembangan ini saja telah memberikan semacam alasanbahwa memang revisi terhadap pemahaman hubungan internasionalmemerlukan revisi besar-besaran dan mengakar.Kehadiran teori itu juga seperti membuktikan bahwa aneka ragamteori hubungan internasional meskipun lahir di tangan seorang atausekelompok pakar HI berpengalaman dari perguruan prestisius masih saja
 
memiliki kelemahan. Ini bukan berarti mengecilkan perkembangan teoriyang ada namun bahwa aspek hubungan internasional menjelan mileniumbaru itu berbeda bahkan tidak mustahil berbeda sama sekali dengan apayang terlihat sekarang.Kita lihat saja bagaimana komentar para pakar bisnis tentangdunianya.Lester Thurow menyebutkan adanya lima kekuatan dunia. “Sayamenyebutnya piringan ekonomi yang didasarkan pada konsep geologidimana gempa bumi dan ledakan gunung berapi disebabkan oleh gerakanpiringan raksasa benua yang disebut piringan tektonik yang mengambangdi inti bumi. Menurut dia, lima piringan tektonik ekonomi ini akanmendorong semua perubahan dan secara fundamental menciptakan kembalipermukaan ekonomi bumi.Piringan pertama adalah berakhirnya komunisme. Thurowberpendapat, sepertiga manusia hidup di dunia komunis. Mereka akanbergabung kedalam dunia kapitalis.Kedua, Thurow melihat adanya gerakan dari industri berbasiskansumber daya alam menuju industri otak manusia. Industri ini akanmelahirkan lingkungan yang baru.Kekuatan ketiga adalah tentang tiga hal yang sedang berjalan dalammasalah demografi. Ia menilai, penduduk dunia tumbuh, bergerak dan jugasemakin tua. Mulai 2025 di negara-negara industri, mayoritas penduduknyaberusia di atas 65 tahun. Hal ini juga akan mengubah sosiologi, psikologi,bisnis, anggaran pemerintah.Pada saat yang sama, masyarakat nanti akan menjadi yang pertamadalam sejarah kemanusiaan yang benar-benar menjadi kekuatan ekonomiglobal sejati. Masyarakat nanti bisa memproduksi apa saja dimana saja dimuka bumi dan menjualnya dimana saja di muka bumi. Inilah yang disebutThurow sebagai piringan tektonik keempat.Sedangkan kekuatan kelima dan terakhir seperti diungkapkanThurow adalah untuk pertama kali dalam 200 tahun kita takkan memilikidunia unipolar dengan satu kekuatan ekonomi, politik atau militer yangdominan seperti hal yang terjadi pada abad ke-19 dengan Inggris dan padaabad ke-20 dengan kekuatan Amerika Serikat.Masa depan ideologiSeperti halnya pada abad ke-20, ideologi dalam hubungan antarbangsa masih menjadi salah satu unsur penting. Persoalan yang dihadapainanti adalah apa yang jadi ideologi masa depan.Huntington membicarakan soal Clash of Civilisationantara Barat versus Islam atau KonfusiusGraham Fuller dalam artikelnya The Next Ideology (Foreign Policy,Spring 1995) menegaskan, ideologi-ideologi masa depan yang datang dariDunia Ketiga akan menjadi penantang Barat Ia menilai, bentuk ideologimendatang merupakan gabungan dari nilai dan lembaganya.
 
Munculnya ideologi baru itu merupakan konsekuensi dari keadaanvakuum yang diakibatkan pupusnya pengaruh gaya Marxisme-Leninisme diUni Soviet.Untuk memahami bagaimana ideologi masa depan ini, iamerumuskannya dalam nilai-nilai yang muncul dari ideologi Barat.Kedua adalah keyakinan bahwa nilai etik dan politik demokrasi.Ia menyebutkan, kandidat yang berperan potensial dari Dunia Ketigauntuk tampil adalah Indonesia, Aljazair, Brasil dan Afrika Selatan. Dalam eramasa datang, AS akan menghadapi tiga konvergensi.Pertama, pada era masa depan, Barat yang dominan akanmemasuki masa pengkajian ulang tentang cara mengimplementasikan nilai-nilai filosofisnya, proses penyaringan cita-cita yang sekarang berlakutidaklah cukup. Tatanan lama tradisi Barat bukanlah model yang perludiperjual ke seluruh dunia.Kedua, Dunia Ketiga akan berkembang terus secara beraneka ragamdengan berbagai negara meraih tahap baru “modernisasi” di berbagai waktu.Mereka yang membuat secara ekonomi seperti Barat mungkin akanmenyesuaikan pandangannya sederajat pada pertama kalinya.Ketiga, sepretiga negara Dunia Ketiga takkan seperti itu dan akanmembutuhkan bantuan dan dukungan untuk menghindari terseret kedalamtatanan dunia dalam konfrontasi antara tatanan Barat dan non-Barat.Mantan PM Inggris Margareth Thatcher dalam ceramah di Jakartatahun 1995 memperkirakan pada masa depan, kemakmuran lebih pentingdari persenjataan, teknologi akan mengendalikan percaturan internasionaldan bukannya tenaga manusia. Pasar bebas lebih bermakna dari regulasiberlebihan. Dengan demikian, kata Tathcher, lomba di bidang perekonomianakan muncul dalam suatu pertentangan Barat dan Timur yang barumeskipun secara damai.Akhir Perang Dingin memungkinkan adanyaketegangan pada hubungan dagang yang sebelumnya tertahan karenaancaman militer.PenutupDengan melihat berbagai perkiraan yang muncul di masa depanberlandaskan realitas pada abad ke-20 maka percaturan hubunganinternasional akan didominasi dengan isu-isu ekonomi-politik bukannyamiliter.Dengan adanya persoalan ekonomi-politik yang lebih kuatdibandingkan dengan isu-isu ideologis dan militer maka, dalam tahun-tahunterakhir abad ke-21 dapat disaksikan menjamurnya blok-blok perdaganganatau pengelompokan ekonomi. Mengentalnya regionalisme itu menandakanadanya pengumpulan kekuatan bersama diantara negara tetangga untukmenghadapi serbuan modal, teknologi , barang serta jasa yang bisamerendahkan kemakmuran kawasan.

Activity (79)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Irvan Firmanza liked this
jaldiano liked this
muslimahcorner liked this
nahdia liked this
nahdia liked this
Ima Wilma liked this
Kas Moni liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->