Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
99Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
SISTIM PEMIDANAAN,Barda Nawawi

SISTIM PEMIDANAAN,Barda Nawawi

Ratings:

4.55

(11)
|Views: 9,604 |Likes:

More info:

Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2014

pdf

text

original

 
  w  w  w.  l e g a  l  i  t a  s. o  r g
 
  w  w  w.  l e g a  l  i  t a  s. o  r g
1
SISTEM PEMIDANAANDALAM KETENTUAN UMUM KONSEP RUU KUHP 2004
*)
 Oleh :Barda Nawawi Arief A. Pengertian Dan Ruang Lingkup Sistem Pemidanaan
Secara singkat, “sistem pemidanaan” dapat diartikan sebagai “sistempemberian atau penjatuhan pidana”.
Sistem pemberian/penjatuhan pidana (sistem pemidanaan) itu dapat dili-hat dari 2 (dua) sudut :(1)
Dari sudut fungsional
(dari sudut bekerjanya/berfungsinya/proses-nya), sistem pemidanaan dapat diartikan sebagai :
Keseluruhan sistem (aturan perundang-undangan) untuk fungsionali-sasi/operasionalisasi/konkretisasi pidana;
*)
Bahan Sosialisasi RUU KUHP 2004, diselenggarakan oleh Departemen Hukum dan HAM, tgl. 23-24Maret 2005, di Hotel Sahid Jakarta.
SISTEMPEMIDANAAN
FUNGSIONAL
SUBSTANTIF
HPMATERIELHPFORMALHK. PELAKS.PIDANA
ATURANUMUMATURANKHUSUS
 
  w  w  w.  l e g a  l  i  t a  s. o  r g  w  w  w.  l e g a  l  i  t a  s. o  r g
2
Keseluruhan sistem (aturan perundang-undangan) yang mengatur bagaimana hukum pidana ditegakkan atau dioperasionalkan secarakonkret sehingga seseorang dijatuhi sanksi (hukum) pidana.Dengan pengertian demikian, maka
sistem pemidanaan identikdengan sistem penegakan hukum pidana
yang terdiri dari sub-sistem Hukum Pidana Materiel/Substantif, sub-sistem Hukum PidanaFormal dan sub-sistem Hukum Pelaksanaan Pidana. Ketiga sub-sistem itu merupakan satu kesatuan sistem pemidanaan, karena tidakmungkin hukum pidana dioperasionalkan/ditegakkan secara konkrethanya dengan salah satu sub-sistem itu. Pengertian sistempemidanaan yang demikian itu dapat disebut dengan “
sistempemidanaan fungsional
” atau “
sistem pemidanaan dalam artiluas
”.(2)
Dari sudut norma-substantif 
(hanya dilihat dari norma-norma hukumpidana substantif), sistem pemidanaan dapat diartikan sebagai :
Keseluruhan sistem aturan/norma hukum pidana materiel untuk pe-midanaan; atau
Keseluruhan sistem aturan/norma hukum pidana materiel untukpemberian/penjatuhan dan pelaksanaan pidana;Dengan pengertian demikian, maka keseluruhan peraturan perundang-undangan
(“statutory rules”)
yang ada di dalam KUHP maupun UUkhusus di luar KUHP, pada hakikatnya merupakan satu kesatuansistem pemidanaan, yang terdiri dari “aturan umum”
(“general rules”)
 
  w  w  w.  l e g a  l  i  t a  s. o  r g
 
  w  w  w.  l e g a  l  i  t a  s. o  r g
3
dan “aturan khusus”
(“special rules”).
Aturan umum terdapat di dalamBuku I KUHP, dan aturan khusus terdapat di dalam Buku II dan IIIKUHP maupun dalam UU Khusus di luar KUHP. Dengan demikian,sistem hukum pidana substantif (
sistem pemidanaan substantif 
) saatini dapat diragakan sebagai berikut :Bertolak dari pengertian di atas, sistem pemidanaan substantif dapat di-gambarkan secara lebih sederhana dengan ragaan sebagai berikut :
SPECIALRULES
Bk. IIKUHPBk. IIIKUHP
GENERALRULES
BUKU IKUHPUU KHUSUS(DI LUAR KUHP)
SYSTEM OFPUNISHMENT
STATUTORYRULES

Activity (99)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Mufie Manies liked this
Ersa Triantoro liked this
Nindi Darifki liked this
M Musa Abjah liked this
Iqbal Parikesit liked this
Sylvi Ardila liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->