Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makna Kepangkatan Dan Eselonisasi PNS

Makna Kepangkatan Dan Eselonisasi PNS

Ratings: (0)|Views: 557|Likes:

More info:

Published by: Kiswoyo Masadi Sukirno on Jan 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/25/2011

pdf

text

original

 
Makna Kepangkatan dan EselonisasiPNS
Tim Konsultan LPTUI / 31-Jul-2010
Pernahkah Anda bertanya-tanya, apa sebetulnya maknapangkat dan jenjang eselon di lingkungan pemerintah?Apakah itu sekedar penamaan atau mencerminkan suatutanggung jawab tertentu?Dalam pengelolaan Pegawai Negeri Sipil (selanjutnya disebutPNS), hingga saat ini dikenal adanya 17 jenjang
KEPANGKATAN
(bisa dilihat antara lain dalam KeputusanKepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 11 Tahun 2001tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri,Lampiran I).Jenjang kepangkatan itu dapat dibagi menjadi: 1) kelompok “
JURU
”, 2) kelompok “
PENGATUR 
”, 3) kelompok “
PENATA
”, dan 4) kelompok “
PEMBINA
”.Sering terjadi jenjang kepangkatan ini lebih banyak dipahami semata-mata sebagai panduan penggajian. Kalau siBadu sudah mencapai pangkat Penata, maka gajinya lebih besar dari si Amir yang pangkatnya baru Pengatur.Tapi, apa perbedaan kontribusi yang mesti diberikan Badu dan Amir dengan jenjang pangkat yang berbeda? Ituyang kadang belum tertangkap dengan jelas.Oleh karena itu alangkah baiknya jika pangkat dengan penamaan seperti di atas secara tegas mencerminkan pulatuntutan peran yang berbeda dari pengembannya. Dengan begitu, masing-masing orang paham bahwa dirinyabertanggungjawab mengkontribusikan sesuatu sesuai dengan jenjang pangkatnya sehingga menjadi wajar bahwagaji yang diterima pun menjadi berbeda.Berikut sebuah gagasan LPTUI tentang
MAKNA KEPANGKATAN PNS
:
 
1. JURU
JURU merupakan jenjang kepangkatan untuk PNS Golongan I/a hingga I/d dengan sebutan secara berjenjang:JURU MUDA, JURU MUDA TINGKAT I, JURU, dan JURU TINGKAT I. Jika dilihat dari persyaratan golongannya makayang menempati golongan ini adalah mereka dengan pendidikan formal jenjang Sekolah Dasar, Sekolah LanjutanPertama, atau yang setingkat. Dari ketentuan tersebut dapat diasumsikan bahwa pekerjaan-pekerjaan di tingkatkepangkatan JURU baru membutuhkan kemampuan-kemampuan skolastik dasar dan belum menuntut suatuketrampilan bidang ilmu tertentu. Dapat dikatakan bahwa JURU merupakan pelaksana pembantu (pemberi
ASISTENSI
) dalam bagian kegiatan yang menjadi tanggung jawab jenjang kepangkatan di atasnya (PENGATUR).
2. PENGATUR 
PENGATUR merupakan jenjang kepangkatan untuk PNS Golongan II/a hingga II/d dengan sebutan secaraberjenjang: PENGATUR MUDA, PENGATUR MUDA TINGKAT I, PENGATUR, dan PENGATUR TINGKAT I. Jika dilihatdari persyaratan golongannya maka yang menempati golongan ini adalah mereka dengan pendidikan formal jenjang Sekolah Lanjutan Atas hingga Diploma III, atau yang setingkat. Dari ketentuan tersebut dapat diasumsikanbahwa pekerjaan-pekerjaan di tingkat kepangkatan PENGATUR sudah mulai menuntut suatu ketrampilan daribidang ilmu tertentu, namun sifatnya sangat teknis. Dengan demikian pada tingkatan ini, PENGATUR adalah orangyang
MELAKSANAKAN
langkah-langkah realisasi suatu kegiatan yang merupakan operasionalisasi dari programinstansinya.
3. PENATA
PENATA merupakan jenjang kepangkatan untuk PNS Golongan III/a hingga III/d dengan sebutan secaraberjenjang: PENATA MUDA, PENATA MUDA TINGKAT I, PENATA, dan PENATATINGKAT I. Jika dilihat dari
 
persyaratan golongannya maka yang menempati golongan ini adalah mereka dengan pendidikan formal jenjang S1atau Diploma IV ke atas, atau yang setingkat. Dari ketentuan tersebut dapat diasumsikan bahwa pekerjaan-pekerjaan di tingkat kepangkatan PENATA sudah mulai menuntut suatu keahlian bidang ilmu tertentu denganlingkup pemahaman kaidah ilmu yang telah mendalam. Dengan pemahamannya yang komprehensif tentangsesuatu maka PENATA bukan lagi sekedar pelaksana, melainkan sudah memiliki tanggung jawab
MENJAMINMUTU
proses dan keluaran kerja tingkatan PENGATUR.
4. PEMBINA
PEMBINA merupakan jenjang kepangkatan untuk PNS Golongan IV/a hingga IV/e dengan sebutan secaraberjenjang: PEMBINA, PEMBINA TINGKAT I, PEMBINA UTAMA MUDA, PEMBINA UTAMA MADYA dan PEMBINAUTAMA. Sebagai jenjang tertinggi, kepangkatan ini tentunya diperoleh sesudah melalui suatu perjalanan karieryang panjang sebagai PNS. Ini berarti pekerjaan pada kelompok kepangkatan PEMBINA semestinya bukan sajamenuntut suatu keahlian bidang ilmu tertentu yang mendalam, namun juga menuntut suatu kematangan dankearifan kerja yang sudah diperoleh sepanjang masa kerjanya. Dengan demikian, PEMBINA adalah model peranbagi jenjang-jenjang di bawahnya guna keperluan
MEMBINA DAN MENGEMBANGKAN
kekuatan sumberdayauntuk jangkauan pandang ke depan.Bagaimanadengan
ESELONISASI
?DalampengelolaanPNS, hirarki jabatanstrukturaldikenal denganistilah Eselonyang seluruhnyaterdiri dari 9 jenjang Eselonyang dapatdibagi menjadi:1) jabatan “ESELON I”, 2) jabatan “ESELON II”, 3) jabatan “ESELON III”, 4) jabatan “ESELON IV”,dan 5) jabatan “ESELON V”.(Catatan:Jabatan EselonV sudah tidakbanyak lagi).Gunamemantapkanmaknaeselonisasi,hendaknyasetiap tingkataneselon dikaitkan juga denganmaknakepangkatanPNS. Berikutpemikiran LPTUItentang
MAKNAESELONISASIPNS
(Eselon Ihingga IV),

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->