Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
41Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Materi Ajar ips sejarah 7

Materi Ajar ips sejarah 7

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 19,302|Likes:
Published by arya tyo
ringkasan pelajaran ips sejarah kelas 7
ringkasan pelajaran ips sejarah kelas 7

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: arya tyo on Jan 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/18/2014

pdf

text

original

 
KELAS VII SEMESTER 1
1. Pengertian Praaksara dan pembagian zaman Praaksara.
Zaman pra-aksara berlangsung sangat lama, yaitu sejak manusiabelum mengenal tulisan hingga manusia mulai mengenal danmenggunakan tulisan (di Indonesia berlangsung sampai abad ke-3Masehi). Praaksara atau prasejarah merupakan suatu kurun waktuyang terpanjang dalam sejarah umat manusia, yaitu sejak hadirnyamanusia di bumi hingga ditemukannya pengetahuan tentang tulisanatau aksara yang menandai era sejarah.
2. Jenis-jenis manusia purba di Indonesia.3. Perkembangan kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakatPraaksara diIndonesia.
E
mpat tahap perkembangan manusia purba berdasarkan peralatan yangmereka pakai.
A. Zaman Palaeolitikum
Pada masa ini kehidupan manusia prasejarah yang mempunyai corak berburudan meramu.
Berburu
adalah kegiatan manusia purba untuk memperolehbahan makanan dengan cara memburu binatang, memasang perangkap, danmenjeratnya.
Meramu
adalah kegiatan untuk mendapatkan bahan makanandengan cara mengumpulkan tumbuhtumbuhan langsung dari alam.
1) Corak Kehidupan Masyarakat 
 Tahap berburu dan meramu tingkat awal berlangsung sejak 2 juta sampai10.000 tahun yang lalu. Tahap ini berlangsung pada zaman pleistosen.Manusia yang hidup pada zaman itu adalah
Homo erectus
dan
Homo sapiens
.Untuk mendapatkan makanan, pada masa itu manusia purba hanya tinggalmengambilnya dari alam. Caranya dengan berburu dan mengumpulkanbahan makanan dari tumbuh-tumbuhan.
2) Peralatan Hidup Manusia Purba
Untuk mendukung kehidupannya, manusia purba menggunakan danmembuat beragam peralatan yang terbuat dari bahan batu, kayu, tanduk,
1
 
dan tulang ikan. Teknik pembuatan alat masih sederhana sehinggamenghasilkan alat-alat yang kasar karena tidak dihaluskan. Jenis-jenis alat zaman berburu dan meramu tingkat awal sebagai berikut.
a) Alat Budaya Pacitan
yaitu kapak perimbas (c
hopper 
) dan kapak genggam (
hand adze
). Alat-alatini ditemukan di Punung, Pacitan (Jawa Timur), Jampang Kulon (Sukabumi, Jawa Barat); Gombong (Kebumen, Jawa Tengah); Ngadirojo danSambungmacan (Sragen, Jawa Tengah), Tanjungkarang (Lampung); AwangBangkal (Kalimantan Selatan); Cabbenge (Sulawesi Tenggara), Sembiran dan Trunyan (Bali); Batutring (Sumbawa), Wangka, Mengeruda, Alabula, Maumere(Flores); serta Atambua, dan Kefamenanu (Timor). Alat budaya serpih bilahberupa penggaruk, serut, gurdi, penusuk, maupun pisau ditemukan diPunung Pacitan, Sangiran, Gombong, Lahat, Cabbenge, Maumere,Mengeruda, dan Atambua (NTT).
b) Alat Budaya Ngandong
yaitu alat yang dibuat dari tanduk, tulang, dan duri ikan. Alat budaya initerdiri atas sudip, mata tombak, dan belati/penusuk. Alat-alat ini ditemukandi Ngandong, Blora (Jawa Tengah).
B. Zaman Mesolitikum
Corak hidup masyarakat pada masa ini masih didominasi oleh corak hidupberburu dan meramu. Setelah ribuan tahun berburu dan meramu (dari1.900.000–4.500 tahun yang lalu) manusia mulai memiliki kepandaian dalammengolah tanah dengan menanam keladi.Budaya pada masa ini didukungoleh manusia
 Australomelanesid 
(dan sedikit jenis
Mongoloid 
yang khususmenempati wilayah Sulawesi Selatan).
1) Corak Masyarakat 
Manusia purba yang hidup pada tingkat berburu dan meramu tingkat lanjuttinggal di gua-gua alam serta gua payung
(abris sous roche)
yang letaknyatidak jauh dari sumber air, danau, atau sungai yang kaya ikan, siput, dankerang. Mereka yang tinggal di tepi pantai/muara sungai membangunpermukiman berupa rumah panggung. Dugaan tersebut disimpulkan daritemuan bukit remis (
kyokkenmodinger 
) di Nanggroe Aceh Darussalam danSumatra Utara.
2) Alat 
Alat bantu untuk berburu dan meramu tingkat lanjut masih menggunakanbahan batu, kayu, dan tulang, sudah sedikit diperhalus. Jenis alat yangdipakai sebagai berikut.
a) Alat Budaya Kyokkenmodinger (dari Batu)
yaitu kapak sumatra/
 pebble,
batu pipisan/batu giling. Alat-alat ini ditemukandi timbunan bukit remis
(kyokkenmodinger)
di Sumatra Utara dan NanggroeAceh Darussalam serta gua-gua di Besuki, Jawa Timur.
Kyokkenmodinger 
berasal dari kata
kyokken
yang berarti
dapur 
dan
modding
yang berarti
sampah
. Artinya, segala sisa makanan (terutama kulit kerang, siput, danremis) yang dibuang.
b) Alat-Alat Budaya Abris Sous Roche
2
 
yaitu alat serpih bilah berupa pisau dan gurdi dari batu. Alat ini banyakditemukan di gua-gua Sulawesi Selatan, Flores, dan Timor. Alat-alat tulangberupa belati, sudip, mata kail, dan penusuk ditemukan di Jawa Timur, Bali,dan Sulawesi Selatan.
C. Zaman Neolitikum
Manusia purba sudah mulai membudidayakan tanaman dan beternak. Padamasa ini berarti manusia purba sudah mengalami peningkatan, yaitu daripengumpul makanan
(food gatherer)
menjadi penghasil makanan
(food  producer)
.
1) Corak Kehidupan Masyarakat 
Memasuki tahun 1500 SM Kepulauan Nusantara menerima kedatanganmigrasi jenis manusia
Malayan mongoloi
atau disebut juga
Melayuaustronesia
yang berasal dari kawasan Yunan (Cina Selatan). Merekamendominasi wilayah bagian barat Indonesia, sedangkan
 Australomelanesid 
tergeser ke arah timur. Kemudian terjadi pembauran antara kedua jenismanusia tersebut. Mereka memasuki Indonesia melalui dua jalur, yaitu jalurselatan (Yunan–Thailand–Semenanjung Malaka/Malaysia–Sumatra–Jawa–Bali–Lombok–Flores–Sulawesi Selatan) dan jalur timur (Yunan–Vietnam–Taiwan–Maluku–Sulawesi Utara-Papua). Bangsa Melayu austronesia datang denganmembawa kepandaian bercocok tanam di ladang. Tanamannya berupakeladi, labu air, ubi rambat, padi gaga, sukun, pisang, dan kelapa. Sebagaipetani dan peternak, mereka memerlukan kebersamaan yang tinggi untukmenebang hutan, membakar semak, menabur/menanam benih, memetikhasil ladang, mendirikan rumah, dan menyelenggarakan upacara. Untukmengatur kehidupan bersama, mulai terlihat peran para pemimpin (
 primusinterpares/ 
yang utama dari sesamanya), yaitu
Ketua Suku/Ratu/Datuk 
.Mereka sudah terampil membuat gerabah, anyaman, pakaian, dan bahkanperahu.
a) Gerabah
Gerabah zaman ini banyak ditemukan di Kendenglembu, Banyuwangi (Jawa Timur), Kalumpang dan Minanga, Sippaka (Sulawesi Tengah), Danau Poso(Sulawesi Tengah), serta Minahasa (Sulawesi Utara).
b) Anyam-anyaman
Bahan untuk anyaman dibuat dari bambu, rumput, dan rotan.
c) Pakaian
Berdasarkan temuan alat pemukul kulit kayu di Ampah, Kalimantan Selatan,dan di Kalumpang, Minanga, Sippaka (Poso, Sulawesi Tengah) diduga sudahdikenal pakaian yang dibuat dari tenunan serat kulit kayu. Bahan lain yangdibuat tenunan kain antara lain,
serat abaka
(sejenis pisang) dan
rumputdoyo
.
2) Kepercayaan
Ada dua macam cara penguburan sebagai berikut.
a) Penguburan Langsung
Mayat hanya dikuburkan sekali, yaitu langsung dikubur di dalam tanah ataudiletakkan dalam sebuah wadah kemudian dikuburkan di dalam tanahdengan upacara. Cara meletakkan mayat ada dua cara, yaitu membujur dan
3

Activity (41)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Masrukhoiyah Mas liked this
Sri Syamsurya liked this
sayu22 liked this
Adam Apc added this note
ips good apa lagi guru ku di smp 3 loajan kutai kartanegara guru ku baik mau di aja ke tenggarong lagi ke museum
lfahru liked this
sayu22 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->