terbarukan, dapat dibakar seperti gas elpiji (LPG) dan dapat dugunakan sebagaisumber energi penggerak generator listrik.Prospek pengembangan teknologi biogas ini sangat besar terutama didaerah pedesaan dimana sebagian besarnya masyarakat bekerja dibidang peternakan dan pertanian. Pada umunya masyarakat yang berprofesi sebagai petani mempunyai hewan ternak seperti unggas, kambing, sapi, kerbau, dll.Selama ini limbah kotoran ternak hanya dimanfaatkan sebagai pupuk itupunkurang optimal. Limbah kotoran ternak yang menumpuk menimbulkan efek pencemaran seperti pencemaran terhadap air tanah, pencemaran terhadap udara,dan memicu timbulnya efek rumah kaca. Untuk itu dikembangkan teknologi baruuntuk memanfaatkan dan menaikkan nilai keekonomisan dari limbah tersebutsalah satunya dengan jalan memanfaatkannya sebagai bahan baku pembuatan biogas.
1.2Perumusan Masalah
•
Bagaimana mengolah limbah kotoran ternak menjadi biogas?
•
Bagaimana kualitas dari bahan bakar yang dihasilkan dibanding dengan bahan bakar fosil yang ada?
1.3Tujuan
•
menghasilkan sumber energi (bahan bakar) yang terbarukan, murah danramah lingkungan,
•
mengurangi pencemaran akibat limbah kotoran ternak,
•
mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap sumber energi tak terbarukan seperti minyak bumi.
1.4Manfaat
•
mengurangi pengeluaran masyarakat untuk membeli bahan bakar,
•
menambah pendapatan masyarakat,
•
mengurangi dampak buruk penggunaan bahan bakar minyak bumiterhadap lingkungan,
•
meningkatkan kebersihan dan sanitasi lingkungan.2