Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Aborsi, Mengecam Sekaligus Mendukung

Aborsi, Mengecam Sekaligus Mendukung

Ratings: (0)|Views: 28|Likes:

More info:

Published by: Andrea Febrian Marcel on Jan 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/16/2011

pdf

text

original

 
Aborsi, Mengecam Sekaligus Mendukung
cerita dibawah ini hanyalah fiksi belaka dan dibuat-buat sesuka hati oleh yang menulis.Aborsi, Mengecam Sekaligus Mendukung, just another point of viewX adalah seorang anggota yayasan yang menangani kasus-kasus aborsi yang dilakukan oleh pihak-pihakyang tidak bertanggung jawab (setidaknya begitulah pemikiran orang-orang)Si X ini paling tidak suka jika melihat seorang ibu yang tega mengaborsi anaknya, karena menurutnya ituadalah perbuatan yang paling keji dan tidak bertanggung jawab sama sekali, atau bisa dibilang mauenaknya saja tapi giliran mendapatkan hasilnya dibuang begitu saja.secara garis besar yang dilakukan oleh si X ini adalah memberikan penyuluhan kepada masyrakatmengenai dampak buruk dari aborsi.sedangkan Y adalah seorang gadis muda yang kebetulan tinggal satu komplek dengan si X. dan si Y inisudah ketahuan hamil 2 bulan dan lelaki yang telah menghamilinya pergi entah kemana.kegiatan setelah kerja si X adalah ngerumpi di sekitar komplek rumahnya, dan kebetulan si X inimengetahui bahwa si Y ini telah hamil 2 bulan, jadi dengan semangat si X ini memberitahukan ke seluruhkomplek bahwa si Y telah hamil. dan tersebarlah kabar bahwa si Y ini telah hamil.dengan tersebarnya kabar tersebut si Y menjadi cemoohan setiap orang yang mengetahui keadaan si Yini. sehingga si Y ini menderita tekanan batin dan tidak berani keluar rumah. si Y mengutuk si Bayi yangada di dalam kandungannya tersebut dan menderita stres berat akibat perlakuan yang diterima darilingkungan tempat tinggalnya.maka dengan segenap hati dan jiwa dan semangat 45 yang menggebu-gebu si Y mendatangi si X iniuntuk curhat (si Y tidak tau kalau s X ini yang menyebarkan berita bahwa dirinya hamil)kira-kira beginilah percakapan si X dan si YY: aku sudah tidak tahan lagi menahan rasa malu ini aku ingin menggugurkan saja kandunganku.X: loh jangan donk, hal itu tidak baik, karena bla...bla..bla dan bisa berakibat bla...bla..bla.. (ceramahyang tidak penting)
 
Y: aku sudah tahu akan hal itu jauh sebelum anda mengatakannya kepadakuX: lantas kenapa anda masih mau nekat untuk menggugurkan kandungan anda?Y: aku tidak akan menggugurkan kandunganku, sekiranya orang lain mau menerima saya apa adanya.anda bayangkan setiap orang yang saya temui selalu merendahkan, mencemooh, menghina saya danbayi yang ada di dalam kandungan saya. bagaimana jika anda menjadi saya?Y: tentu saja saya akan tetap mempertahankan bayi yang ada di dalam kandungan saya apapun yangterjadi.Y: ya mudah bagi anda untuk mengatakan hal tersebut karena anda tidak mengalami hal tersebut dankondisi jiwa anda sedang dalam keadaan yang tidak tergoncang.X: .......................... (hanya terdiam)Y:saya bisa menerima diri saya apa adanya, apapun yang terjadi dengan diri saya, saya dapatmenerimanya. tapi mengapa orang lain tidak mau menerima apa yang terjadi pada diri saya apa adanya?mengapa orang lain mencemooh saya seolah-olah mereka tidak pernah melakukan sebuah kesalahan?apakah manusia pantas diperlakukan seperti itu? apakah saya salah jika mempunyai bayi hasil darihubungan di luar pernikahan sehingga orang-orang menganggap rendah diri saya?si Y pun pulang kerumahnya tanpa mengetahui lagi bagaimana cerita si Y selanjutnya.malam harinya si X gelisah dan tidak bisa tidur, dia tersadar bahwa keinginan si Y untuk aborsi secaratidak langsung ada hubungannya dengan dirinya. dia sadar bahwa seandainya dia tidak menjelek-jelekansi Y ke banyak orang, mungkin orang-orang masih bisa menerima keadaan si Y.si X menyadari bahwa apa yang selama ini dia cegah tanpa dia sadari dirinya telah ikut mendukung halitu untuk terjadi.banyak dari kita yang mampu mengatakan "kalau jadi si Y aku akan begini dan begitu dan bla..bla..bla.."bagaimana mungkin anda bs mengatakan begini dan begitu tanpa pernah mengalami apa yang dialamioleh si Y?sulit untuk memposisikan diri kita dalam posisi orang lain jika kita tidak pernah berada di dalam posisitersebut karena kita tidak merasakan emosi yang dirasakan oleh orang tersbut.dan apa juga hak kita untuk mengatakan orang lain begini dan begitu terlepas dari perbuatan yang dialakukan, karena dengan mengahakimi orang lain terkadang kita malah membuat orang tersebut justrumelakukan hal yang lebih buruk yang kita tidak ingin orang itu lakukan.sebagai contoh lainZ adalah seorang mantan pelacur yang sudah berhenti dari pekerjaannya dan kembali di kampunghalamannya. di kampung halamannya tersebut keadaan masyarakatnya sangat religius sekali sehinggamereka hidup rukun satu sama lain. Z sangat rindu dengan kampung halamannya dan ingin memulaihidup baru di kampung halamannya saja dan membuka usaha kecil-kecilan karena dia sudah muak hidup

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->