penjualan, keuntungan, pangsa pasar, seberapa besar dan sifat diversifikasi,seberapa besar dan sifat integrasi verikal, penghasilan per saham, dan tanggung jawab sosial. Tujuan yang dinyatakan dengan jelas memberikan banyakkeuntungan. Tujuan tersebut memberikan arah, memberikan sinergi, membantudalam evaluasi, menentukan prioritas, mengurangi ketidak pastian,meminimalkan konflik, merangsang pengerahan tenaga, dan membantu dalammengalokasikan sumber daya dan merancang pekerjaan.Tujuan jangka panjang diperlukan pada tingkat korporat, devisi, danfungsional dalam sebuah organisasi. Tujuan tetsebut penting sebagai alat ukur kinerja kinerja manajerial. Untuk mencapai kemakmuran jangka panjang, paraperencana strategis umumnya menetapkan perencana jangka panjang dalamtujuh bidang, yaitu:
•
a)
Profitabilitas
Kemampuan dari suatu perusahaan untuk beroperasidalam jangka panjang bergantung pada tingkat laba yang memadai.Perusahaan yang dikelola secara strategis pada umumnya memiliki tujuanlaba, yang dinyatakan dalam bentuk laba persaham.
•
b)
Produktivitas
Para manager strategis secara terus mencobameningkatkan produktivitas sistem mereka. Perusahaan yang dapatmemperbaiki hubungan input-output pada umumnya dapat meningkatkanprofitabilitas. Dengan demikian perusahaan-perusahaan hampir selalumenyatakan suatu tujuan produktivitas. Tujuan produktivita yang umumdigunakan adalah jumlah barang yang diproduksi atau jumlah jasa yangdiberikan perunit input.
•
c)
Posisi Kompetitif
Salah satu ukuran keberhasilan perusahaan adalahsalah satu dominasi relatifnya di pasar. Perusahaan-perusahaan yanglebih besar pada umumnya menetapkan tujuan dalam hal posisi konpetitif,sering kali menggunakan penjualan total atau pangsa pasar sebagaiukuran posisi kompetitifnya.
•
d)
Pengembangan Karyawa .
Karyawan menghargai pendidikandanpelatihan, sebagian karena hal tersebut mengarah pada kompensasidan jaminan kerja yang lebih tinggi. Menyajikan peluang semacam itusering kali meningkatkan produktivitas dan mengurangi perputarankaryawan. Oleh karena itu para pembuat keputusan strategis sering kalimemasukan tujuan pengembangan karyawan kedalam rencana jangkapanjang.
•
e)
Hubungan dengan Karyawan
Apakah terikat dengan kontrak serikatpekerja atau tidak perusahaan-perusahaan secara aktif mencoba untukmenggembangkan hubungan baik dengan karyawan. Bahkan langka-langka proaktif dalam mengantisipasi kebutuhan dan harapan karyawanmerupakan karakteristik dari para manajer strategis. Para manajer
2