Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
22Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Rangkuman Sejarah

Rangkuman Sejarah

Ratings: (0)|Views: 3,321 |Likes:
Published by Aditya_Handoko_3561

More info:

Published by: Aditya_Handoko_3561 on Jan 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/18/2013

pdf

text

original

 
Rangkuman Sejarah
Bab 2:Upaya Mempertahankan KemerdekaanRi dari Berbagai Ancaman
2.1 Ancaman Terhadap Kemerdekaan RI dari Dalam
2.1.1 Peristiwa 3 Juli 1946
Peristiwa 3 Juli 1946 adalah suatu percobaan perebutan kekuasaan atau kudeta yang dilakukan olehpihak oposisi - kelompok Persatuan Perjuangan - terhadap pemerintahan Kabinet Sjahrir II diIndonesia. Pemicu peristiwa ini adalah ketidakpuasan pihak oposisi terhadap politik diplomasi yangdilakukan oleh pemerintah Indonesia terhadap Belanda.Pada 23 Maret 1946, tokoh-tokoh kelompok Persatuan Perjuangan - antara lain Tan Malaka,Subardjo, dan Sukarni - ditangkap dengan tuduhan bahwa kelompok ini berencana untuk menculikanggota-anggota kabinet. Pada tanggal 27 Maret 1946, tuduhan tersebut menjadi kenyataan.Perdana Menteri Sutan Sjahrir dan beberapa anggota kabinet diculik oleh orang-orang yang tidakdikenal.Tanggal 3 Juli 1946, Mayor Jendral Sudarsono, pelaku utama penculikan yang sehaluan dengankelompok Persatuan Perjuangan, menghadap Soekarno bersama beberapa rekannya danmenyodorkan empat maklumat untuk ditandatangani presiden, yang menuntut agar:1.Presiden memberhentikan Kabinet Sjahrir II Karena terus berdiplomasi dengan Belanda2.Presiden menyerahkan kekuasaan di bidang militer kepada Panglima Besar Angkatan Perang sertapimpinan politik, sosial, dan ekonomi kepada Dewan Pimpinan Politik.Usaha mengubah susunan pemerintahan ini akhirnya gagal. Tokoh tokoh yang terlibat akhirnyaditangkap dan diadili
2.1.2 Peristiwa Madiun tahun 194
Kabinet Amir Syariffudin jatuh karena dianggap menguntungkan Belanda dalam perjanjian Renvillesehingga pada tanggal 23 Januari Amir Syariffudin menyerahkan kembali mandatnya dankedudukannya digantikan oleh Mohamad Hatta.Tanpa Diketahui, Amir Syarifuddin menjadi pemimpin opsisi terhadap kabinet Hatta denganmembentuk FDR (Front Demokrasi rakyat)Muso yang baru kembali dari moskow menyusun kebijakan antara lain:1.Menyusun Doktrin bagi PKI yang diberi nama Jalan Baru2.Melakukan fusi dengan partai yang sepaham dengan PKI3.Mengukuhkan dirinya sebagai pimpinan baru PKI4.Menyerang kabinet musuh dengan cara menuduh pimpinan nasional bersifat kompromistisdengan pihak musuh
 
5
.Mengecam hasil persetujuan Renville6.Berusaha mengganti Pimpinan nasional dengan orang-orang PKITindakan yang diambil Indonesia untuk menyelesaikan pemberontakan ini adalah denganmengerhkan pasukan untuk mematahkan serangan pemberontak. Tokoh seperti Muso dan AmirSyarifuddin tewas tertembak
2.1.3 Terbetuknya RIS(Republik Indonesia Serikat)
Untuk mempertahankan posisinya di Indonesia, belanda membentuk Negara boneka yang diawalidengan Konferensi Malino tanggal 1
5
juli 1946 dilanjutkan dengan Konferensi Pangkalpinang padatanggal 1 oktober 1946.Dengan sebuah dekrit Dr.H.J Van Mook membentuk Negara Indonesia Timurdengan Cokorde Gde Sukowati sebagai presiden dan najamudin Daeng Malewa sebagai PerdanaMenteri.Belanda kemudian membentuj Negara-negara boneka lainnya antara lain:1.Negara Pasundan dengan walinya Soeria Katalegawa2.Negara Jawa Timur dengan walinya Kusumonegoro3.Negara Madura dengan walinya Cakraningrat4.Negara Sumatra Timur dengan walinya Dr.Mansyur
5
.Negara Sumatra Selatan dengan walinya Abdul Malik
2.1.4 Pemberontakan APRA
Pemberontakan ini dipimpin oleh Kapten Raymond Westerling. Tujuan gerakan ini adalah untukmempertahankan bentuk pemerintahan federal di Indonesia dan mempertahankan adanya tentarasendiri pada Negara-negara bagian RIS.Serangan awal APRA dilaksanakan pada tanggal 23 januari19
50
di Bandung dan dipimpin oleh Westerling.Gerombolan APRA berhasil menduduki Markas BesarStaf Divisi Siliwangi setelah membunuh hamper seluruh regu jaga,termasuk Letkol Lembong.Setelahmeninggalkan bandung APRA menyebar ke berbagai tempat dan terus dikejar olehAPRIS.Gerombolan APRA berencana menculik semua menteri dan membunuh menteri pertahanannamud gagal/Sultan Hamid II dapat segera ditangkap sementara Westerling kabur ke Malayamenumpang pesawat catalina milik belanda.
2.1.5 Pemeberontakan Andi Azis
Peristiwa Andi Azis Adalah upaya pemberontakan yang dilakukan oleh Andi Azis, seorang bekasperwira KNIL untuk mempertahankan keberdaan Negara Indonesia Timur, dan enggan Kembali keNegara Kesatuan Republik Indonesia.Andi Azis adalah seorang bekas Perwira KNIL yang bergabung Ke APRIS. Ia diterima masuk APRIS.Pada hari pelantikanya disaksikan oleh Letkol Mokoginta, Panglima Tentara dan Teritorium IndonesiaTimur. Setelah itu ia menggerakan pasukannya menyerang markas TNI dan menawan sejumlahperwira TNI termasuk Mokoginta Setelah menguasai Makassar, ia menyatakan bahwa NegaraIndonesia Timur harus dipertahankan. Ia menuntut agar anggota APRIS bekas KNIL bertanggung jawab atas keamanan di wilayah Indonesia Timur Pada 8 April 19
50
pemerintah mengultimatumyang isinya Andi Azis untuk datang ke Jakarta dan mempertanggungjawabkan perbuatannya denganWaktu 4 x 24 jam namun tidak diindahkan. Setelah batas waktu terlewati, pemerintah mengirimkan
 
pasukan di bawah Kolonel Alex Kawilarang dan hasilnya Pada Tanggal 1
5
April 19
50
ia datang keJakarta untuk Menyerahkan diri.
2.1.6 Pemberontakan RMS 
Pada 2
5
April 19
50
RMS hampir/nyaris diproklamasikan oleh orang-orang bekas prajurit KNIL danpro-Belanda yang di antaranya adalah Dr. Chr.R.S. Soumokil bekas jaksa agung Negara IndonesiaTimur yang kemudian ditunjuk sebagai Presiden, Ir. J.A. Manusama dan J.H. Manuhutu.Pemerintah Pusat yang mencoba menyelesaikan secara damai, mengirim tim yang diketuai Dr. J.Leimena sebagai misi perdamaian ke Ambon. Tapi kemudian, misi yang terdiri dari para politikus,pendeta, dokter dan wartawan, gagal dan pemerintah pusat memutuskan untuk menumpas RMS,lewat kekuatan senjata. Dibentuklah pasukan di bawah pimpinan Kolonel A.E. Kawilarang.Pada 14 Juli 19
50
Pasukan ekspedisi APRIS/TNI mulai menumpas pos-pos penting RMS. Sementara,RMS yang memusatkan kekuatannya di Pulau Seram dan Ambon, juga menguasai perairan lautMaluku Tengah, memblokade dan menghancurkan kapal-kapal pemerintah.Pemberontakan ini berhasil digagalkan secara tuntas pada bulan November 19
50
, sementaraparapemimpin RMS mengasingkan diri ke Belanda. Pada 19
5
1 sekitar 4.
000
orang Maluku Selatan,tentara KNIL beserta keluarganya (jumlah keseluruhannya sekitar 12.
500
orang), mengungsi keBelanda, yang saat itu diyakini hanya untuk sementara saja.RMS di Belanda lalu menjadi pemerintahan di pengasingan. Pada 29 Juni 2
00
7 beberapa pemudaMaluku mengibarkan bendera RMS di hadapan Presiden Susilo Bambang Yudhono pada harikeluarga nasional di Ambon. Pada 24 April 2
00
8 John Watilette perdana menteri pemerintahanRMSdi pengasingan Belanda berpendapat bahwa mendirikan republik merupakan sebuah mimpi di sianghari bolong dalam peringatan
5
8 tahun proklamasi kemerdekaan RMS yang dimuat pada harianAlgemeen Dagblad yang menurunkan tulisan tentang antipati terhadap Jakarta menguat. Tujuanpolitik RMS sudah berlalu seiring dengan melemahnya keingingan memperjuangkan RMS ditambahtidak adanya donatur yang bersedia menyisihkan dananya, kini hubungan dengan Maluku hanyamenyangkut soal sosial ekonomi. Perdana menteri RMS (bermimpi) tidak menutup kemungkinanMaluku akan menjadi daerah otonomi seperti Aceh Kendati tetap menekankan tujuan utama adalahmeraih kemerdekaan penuh .
2.1.7 Pemberontakan DI/TII 
Negara Islam Indonesia (disingkat NII; juga dikenal dengan nama Darul Islam atau DI) yang artinyaadalah "Rumah Islam" adalah gerakan politik yang diproklamasikan pada 7 Agustus 1949 olehSekarmadji Maridjan KartosoewirjoGerakan ini bertujuan menjadikan Republik Indonesia yang saat itu baru saja diproklamasikankemerdekaannya dan ada di masa perang dengan tentara Kerajaan Belanda sebagai negara teokrasidengan agama Islam sebagai dasar negara. Dalam proklamasinya bahwa "Hukum yang berlaku dalamNegara Islam Indonesia adalah Hukum Islam", lebih jelas lagi dalam undang-undangnya dinyatakanbahwa "Negara berdasarkan Islam" dan "Hukum yang tertinggi adalah Al Quran dan Hadits".Proklamasi Negara Islam Indonesia dengan tegas menyatakan kewajiban negara untuk membuatundang-undang yang berlandaskan syari'at Islam, dan penolakan yangkeras terhadap ideologi selainAlqur'an dan Hadits Shahih, yang mereka sebut dengan "hukum kafir.

Activity (22)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Mega Andjar Sari liked this
Dina Nisa liked this
Sohidin Idin liked this
Mira Permata liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->