Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
4Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Evaluasi Merupakan Bagian Dari Sistem Manajemen Yaitu an

Evaluasi Merupakan Bagian Dari Sistem Manajemen Yaitu an

Ratings: (0)|Views: 1,308|Likes:
Published by lhenymechant

More info:

Published by: lhenymechant on Jan 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

09/29/2012

pdf

text

original

 
Evaluasi merupakan bagian dari sistem manajemen yaitu perencanaan, organisasi, pelaksanaan,monitoring dan evaluasi. Kurikulum juga dirancang dari tahap perencanaan, organisasi kemudian pelaksanaan dan akhirnya monitoring dan evaluasi. Tanpa evaluasi, maka tidak akan mengetahui bagaimana kondisi kurikulum tersebut dalam rancangan, pelaksanaan serta hasilnya. Tulisan iniakan membahas mengenai pengertian evaluasi kurikulum, pentingnya evaluasi kurikulum danmasalah yang dihadapi dalam melaksanakan evaluasi kurikulum
 
J
ust another "perdodolan" anak FKG
³Managemen Perilaku Kesehatan Gigi dan Mulut´ 
Bab I
 
Pendahuluan
 Latar BelakangPenyakit gigi dan mulut adalah penyakit termahal keempat dan tertinggi keenam. Ini disebabkankarena kurangnya kesadaran dari orang-orang untuk menjaga perilakunya dalam merawatkesehatan gigi dan mulut. Banyak aspek yang menyebabkan buruknya perilaku kesehatan gigidan mulut, seperti ekonomi, sosial, budaya, dan ilmu pengetahuan. Dari segi ekonomi dapatdilihat dari pemukiman kumuh dan daerah pedalaman. Segi sosial dapat dilihat dari kurangnyasosialisasi tentang kesehatan gigi dan mulut. Selain itu kurangnya tenaga medis yang dibutuhkan(menurut data dari WHO perbandingan dokter gigi dengan masyarakat yang membutuhkanadalah 1:2000; di Indonesia pada tahun 2008 perbandingannya adalah 1:12.000).Dari segi budaya misalnya kesehatan gigi dan mulut masih dipengaruhi oleh kebudayaan-kebudayaan yang melekat pada diri masyarakat. Contohnya budaya pangur dan sirih. Dilihat dariilmu pengetahuan, masih banyak dari masyarakat yang belum mengetahui pentingnya menjagakesehatan gigi dan mulut sehingga mereka juga tidak mengetahui dampak/efek yang timbulapabila mereka tidak menjaga dan merawat kebersiha gigi dan mulut. Selain itu, ada jugasekelompok masyarakat yang hanya mengetahui tapi tidak paham sehingga mereka tidak menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan baik dan benar.PemicuSeorang dokter gigi ditugaskan mengatasi masalah kesehatan gigi dan mulut disuatu wilayah padat penduduk dan wilayah kumuh daerah aliran sungai, yang diketahui bahwa perilakukesehatan gigi mulut mereka masih sangat terpengaruh oleh kondisi sosial, budaya, dan ekonomi penduduk yang khas wilayah kumuh tersebut.
 
Tugas: Bahas kasus tersebut dari segi managemen perilaku dalam kesehatan gigi dan mulut!
 
Bab II
 
Tinjauan Pustaka
 
A. Masalah Kesehatan Gigi Mulut Masyarakat, Faktor Resiko, dan Pemecahannya
 Adanya dan timbulnya masalah kesehatan gigi dan mulut masyarakat sering kali kita temukan baik di msyarakat perkotaan maupun masyarakat pedesaan. Bermacam-macam masalahkesehatan gigi dan mulut masyarakat, misalnya sakit gigi, gigi berlubang, gigi sensitif, gigigoyang, gusi berdarah, sariawan sampai bau mulut. Masalah-masalah tersebut dapat disebabkan berbagai faktor baik intrinsik maupun ekstrinsik, misalnya pengaruh lingkungan, pendidikan, prilaku, ekonomi, sosial, dan budaya.Adapun resiko-resiko yang dapat ditimbulkan, masyarakat di desa tersebut akan mengalamimasalah kesehatan gigi dan mulut secara terus-menerus karena unsur kebudayaan, prilakumasyarakat tersebut akan diturunkan ke generasi selanjutnya. Maka dari situ masyarakattersebut harus ada prevensinya.Dari masalah diatas harus ada pemecahan. upaya-upaya pemecahannya ada berbagai caracontohnya dengan mengadakan penyuluhan yang melibatkan tokoh-tokoh masyarakat itu(pendekatan terhadap tokoh masyarakat) sendiri karena dengan mengajak para tokoh masyarakat,mungkin masyarakat bisa lebih mengerti dan percaya.
B. Sistem Kesehatan dan Subsistem Kesehatan Nasional (SKN)
 SKN adalah suatu tatanan yang menghimpun berbagai upaya Bangsa Indonesia secara terpadudan saling mendukung guna menjamin derajat kesehatan yang setinggi-tingginya sebagai perwujudan kesejahteraan umum seperti dimaksud dalam Pembukaan UUD 1945.Dari rumusan pengertian di atas, jelaslah SKN tidak hanya menghimpun upaya sektor kesehatansaja melainkan juga upaya dari berbagai sektor lainnya termasuk masyarakat dan swasta. Padahakikatnya SKN adalah juga merupakan wujud dan sekaligus metode penyelenggaraan pembangunan kesehatan, yang memadukan berbagai upaya Bangsa Indonesia dalam satu deraplangkah guna menjamin tercapainya tujuan pembangunan kesehatan.Tujuan SKN adalah terselenggaranya pembangunan kesehatan oleh semua potensi bangsa, baik masyarakat, swasta maupun pemerintah secara sinergis, berhasil-guna dan berdaya-guna,sehingga tercapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.Sesuai dengan pengertian SKN, SKN terdiri dari enam subsistem, yakni:1. Subsistem Upaya KesehatanUntuk dapat mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya perludiselenggarakan berbagai upaya kesehatan dengan menghimpun seluruh potensi BangsaIndonesia.

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Sity Cibureg liked this
Amren Rahim liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->