Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ramalan Mimpi Diberi Uang

Ramalan Mimpi Diberi Uang

Ratings: (0)|Views: 3,087 |Likes:
Published by api-25888878

More info:

Published by: api-25888878 on Aug 12, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2012

pdf

text

original

 
BUNG KARNO
 
BUNG KARNO
 
PENJAMBUNG LIDAH RAKJAT INDONESIA
 
CINDY ADAMS
 
Bab 6
Marhaenisme
AKU baru berumur 20 tahun ketika suatu ilham politik jang kuat menerangi pikrranku.Mula-mula ia hanja berupa kuntjup dari suatu pemikiran jang mengorek-ngorekotakku, akan tetapi tidak lama kemudian ia mendjadi landasan tempat pergerakankami berdiri. Dikepulauan kami terdapat pekerdja-pekerdja jang bahkan lebih miskindaripada tikus-geredja dan dalam segi keuangan terlalu menjendihkan untuk bisabangkit dibidang sosial, politik dan ekonomi. Sungguhpun demikian masing-masingmendjadi madjikan sendiri. Mereka tidak terikat kepada siapapun. Dia mendjadi kusirgerobak kudanja, dia mendjadi pemilik dari kuda dan gerobak itu dan dia tidakmempekerdjakan buruh lain. Dan terdapatlah nelajan-nelajan jang bekerdja sendiridengan alat-alat-seperti tongkat-kail, kailnja dan perahu- kepunjaan sendiri. Danbegitupun para petani jang mendjadi pemilik tunggal dari sawahnja dan pemakaitunggal dari hasilnja. Orang-orang sematjam ini meliputi bagian terbanjak dari rakjatkami. Semua mendjadi pemilik dari alat produksi mereka sendiri, djadi merekabukanlah rakjat proletar. Mereka punja sifat chas tersendiri.Mereka tidak termasuk dalam salahsatu bentuk penggolongan. Kalau begitu, apakahmereka ini sesungguhnja ? Itulah jang mendjadi renunganku berhari-hari, bermalam-malam dan berbulan-bulan. Apakah sesungguhnja saudaraku bangsa Indonesia itu ?Apakah namanja para pekerdja jang demikian, jang oleh ahli ekonomi disebut denganistilah ,,Penderita Minimum" ?- Disuatu pagi jang indah aku bangun dengan keinginanuntuk tidak mengikuti lculiah-ini bulcan tidak sering terdjadi. Otakku sudah terlalupenuh dengan soal-soal politik, sehingga tidak mungkin memusatkan perhatian padastudi.Sementara mendajung sepeda tanpa tudjuan-sambil berpikir-alcu sampai dibagianselatan kota Bandung, suatu daerah pertanian jang padat dimana orang dapatmenjaksikan para petani mengerdjakar. sawahnja jang ketjil, jang masing-masingluasnja kurang dari sepertiga hektar. Oleh karena boberapa hal perhatianku tertudjupada seorang petani jang sedang mentjangkul tanah mrliknja. Dia seorang diri.Pakaiannja sudah lusuh. Gambaran jang chas ini kupandang sebagai perlambangdaripada rakjatku. Aku berdiri disana sedjenak memperhatikannja dengan diam.Karena orang Indonesia adalah bangsa jang ramah, maka aku mendekatinja. Akubertanja dalam bahasa Sunda, ,,Siapa jang punja semua jang engkau kerdja-kansekarang ini ?"Dia berkata kepadaku, ,,Saja, djuragan."
 
 
Aku bertanja lagi, ,,Apakah engkau memiliki tanah ini bersama-sama dengan oranglain?",,0, tidak, gan. Saja sendiri jang punja.",,Tanah ini kaubeli ?",,Tidak. Warisan bapak kepada anak turun-temurun."Ketika ia terus menggali, akupun mulai menggali.........aku menggali setjara mental.Pikiranku mulai bekerdja. Aku memikirkan teoriku. Dan semakin keras aku berpikir,tanjaku semakin bertubi-tubi pula. ,,Bagairnana dengan sekopmu ? Sekop ini ketjil,tapi apa-ka'il kepunjaanmu djuga ?",,Ja, gan.",,Dan tjangkul ?",,Ja, gan.",,Badjak ?",,Saja punja, gan.",,Untuk siapa hasil jang kaukerdjakan ?",,Untuk saja, gan.",,Apakah tjukup untuk kebutuhanmu ?"Ia mengangkat bahu sebagai membela diri. ,,Bagaimana sawah jang begini ketjil bisatjukup untuk seorang isteri dan empat orang anak ?",,Apakah ada jang didjual dari hasilmu ?" tanjaku.,,Hasilnja sekedar tjukup untuk makan kami. Tidak ada lebihnja untuk didjual.",,Kau mempekerdjakan orang lain ?",,Tidak, djuragan. Saja tidak dapat membajarnja.",,Apakah engkau pernah memburuh ?",,Tidak, gan. Saja harus membanting-tulang, akan tetapi djerih-pajah saja semuauntuk saja."Aku menundjuk kesebuah pondok ketjil, ,,Siapa jang punja rumah itu ?",,Itu gubuk saja, gan. Hanja gubuk ketjil sadja, tapi kepunjaan saja sendiri.""Djadi kalau begitu," kataku sambil menjaring pikiranku sendiri ketika kamiberbitjara, "Semua ini engkau punja ?""Ja, gan."Kemudian aku menanjakan nama petani muda itu. Ia menjebut namanja. ,,Marhaen."Marhaen adalah nama jang blasa seperti Smith dan Jones. Disaat itu sinar ilhammenggenangi otakku. Aku akan memakai nama itu untuk rnenamai semua orangIndonesia bernasib malang seperti itu ! Semendjak itu kunamakan rakjatku rakjat
 
Marhaen. Selandjutnja dihari itu aku mendajung sepeda berkeliling mengolahpengertianku jang baru. Aku memperlantjarnja. Aku mempersiapkan kata-katakudengan hati-hati. Dan malamnja aku memberikan indoktrinasi mengenai hal itukepada kumpulan pemudaku.,,Petani-petani kita mengusahakan bidang tanah jangsangat ketjil sekali.Mereka adalah korban dari sistim feodal, dimana pada mulanja petani pertamadiperas oleh bangsawan jang pertama dan seterusnja sampai keanak-tjutjunjaselama berabad-abad. Rakjat jang bukan petanipun mendjadi korban daripadaimperialisme perdagangan Belanda, karena nenek-mojangnja telah dipaksa untukhanja bergerak dibidang usaha jang ketjil sekedar bisa memperpandjang hidupnja.Rakjat jang mendjadi korban ini, jang meliputi hampir seluruh penduduk Indonesia,adalah Marhaen." Aku menundjuk seorang tukang gerobak, ,,Engkau....... engkau jangdisana. Apakah engkau bekerdja dipabrik untuk orang lain ?",,Tidak," katanja.,,Kalaubegitu engkau adalah Marhaen." Aku menggerakkan tangan kearah seorang tukangsate. ,,Engkau...... engkau tidak punja pembantu, tidak punja madjikan engkau djugaseorang Marhaen.Seorang Marhaen adalah orang jang mempunjai alat-alat jang sedikit, orang ketjildengan milik ketjil, dengan alat-alat ketjil, sekedar tjukup untuk dirinja sendiri.Bangsa kita jang puluhan djuta djiwa, jang sudah dimelaratkan, bekerdja bukan untukorang lain dan tidak ada orang bekerdja untuk dia. Tidak ada penghisapan tenagaseseorang oleh orang lain. Marhacnisme adalah Sosialisme Indonesia dalam praktek."Perkataan ,,Marhaenisme" adaiah lambang dari penemuan kembali kepribadiannasional kami. Begitupun nama tanah-air kami harus mendjadi lambang. Perkataan,,Indonesia" berasal dari seorang ahli purbakala bangsa Djerman bernama Jordan, jang beladjar dinegeri Belanda. Studi chususnja mengenai Rantaian Kepulauan kami.Karena kepulauan ini setjara geografis berdekatan dengan India, ia namakanlah,,Kepulauan dari India". Nesos adalah bahasa Junani untuk perkataan pulau-pulau,sehingga mendjadi Indusnesos jang achirnja mendjadi Indonesia.Ketika kami merasakan perlunja untuk menggabungkan pulau-pulau kami rnendjadisatu kesatuan jang besar, kami berpegang teguh pada nama ini dan mengisinjadengan pengertian-pengertian politik hingga iapun mendjadi pembirnbing darikepribadian nasional. Ini terdjadi ditahun 1922-1923. Dalam tahun-tahun inilah,ketika kami sebagai bangsa jang dihinakan diperlakukan seperti sampah diatas bumioleh orang jang menaklukkan kami. Karni tidak dibolehkan apa-apa. Ditindas dibawahtumit pada setiap kali, bahkan kami dilarang mengutjapkan perkataan ,,lndonesia". Telah terdjadi sekali ditengah berapi-apinja pidatoku, kata ,,lndonesia" melompat darimulutku.,,Stop........stop........."perintah polisi. Mereka meniup peluitnja. Mereka memukulkantongkatnja. ,,Dilarang samasekali mengutjapkan perkataan itu ...........hentikanpertemuan " Dan pertemuan itu dengan segera dihentikan. Di Surabaja aku tak ubahseperti seekor burung jang mentjari-tjari tempat untuk bersarang. Akan tetapi diBandung aku sudah mendjadi dewasa. Bentuk fisikku berkembang dengansewasjarnja. Bintang matinee Amerika jang mendjadi idaman didjaman itu adalahNorman Kerry dan, supaja kelihatan lebih tua dan lebih ganteng, aku memeliharakumis seperti Kerry. Tapi sajang, kumisku tidak melengkung keatas pada udjung-udjungnja seperti knmis bintang itu. Dan isteriku menjatakan, bahwa CharlieChaplinlah jang berhasil kutiru. Achiroja usahaku satu-satunja untuk meniruseseorang berachir dengan kegagalan jang menjedihkan dan semua pikiran itukemudian kulepaskan segera dari ingatan. Ditahun 1922 aku untuk pertamakalimendapat kesukaran. Ketilka itu diadakan rapat besar disuatu lapangan terbukadikota Bandung. Seluruh lapangan menghitam oleh manusia. Ini adalah rapatRadicale Concentratie, suatu rapat raksasa jang diorganisir oleh seluruh organisasi

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Agus Syahbudin liked this
Wor's Adjjah liked this
Hendra Wijaya liked this
Nita Haryunita liked this
Finna Mgy liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->