Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BUDIDAYA TANAMAN TOMAT

BUDIDAYA TANAMAN TOMAT

Ratings: (0)|Views: 453 |Likes:
Published by jut4815

More info:

Published by: jut4815 on Jan 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/03/2012

pdf

text

original

 
BUDIDAYA TANAMAN TOMATSuprapto MScABSTRACTSuprapto 2009. The Preliminary Evaluation of Mid-Low Land TomatoCultural
Practices at the Farmer’s Level.
One of the alternatives for
increasing farmer’s income in rice based cropping pattern is to
includea crop which has high economic value in the pattern itself. Tomato asa crop which can thrive under a wide range of environmentalcondition, seems compatib
le wit the farmer’s need. This paper is
concerned with the evaluation of mid-low land tomato culturalpractices through collecting the information about the existingtechnology, input-output and farmer, circumstances. A survey wasconducted in Pandeglang, Serang, Cianjur and Cicalengka, West Java.The results showed that the performance of the other farms inPandeglang and Serang. It was indicator by higher yield per hectareand lower cost per unit output. The fact that farmers in all areas werestill preferred to use local varieties should be taken into considerationin reviewing the compatibility of recommended varieties with themarket demand. Much more technical experiments are needed toincrease the resource use efficiency. Creating low cost technology willmake a greater contribution of vegetables, especially tomato, to the
stability of farmer’s income in the mid
-low land areas.
Budidaya Tanaman Tomat
Tomat termasuk sayuran buah yang paling digemari oleh setiap orang karena rasanya enak,segar, dan sedikit asam. Selain itu, tomat setelah tua dan berwarna merah merupkan sumbervit. A, vit C, dan sedikit vit. B. Kandungan vit. A-nya lebih tinggi 2-3 kali dari semangka.Tomat dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi. Jenis tomat sayur lebih baik ditanam di dataran rendah. Sementara tomat apel lebih baik ditanam di dataran tinggi.Namun, ada varietas yang termasuk tipe tomat apel yang cocok ditanam di dataran rendahdan tahan terhadap penyakit layu seperti VC.11 (ratna), AV-33 (intan), berlian, mutiara, danTW 375. Tanaman tomat sangat peka terhadap tanah yang sedikit kekurangan zat-zat haraterutama unsure nitrogen (zat lemas).Oleh karena itu, penanaman tomat harus pada tanah yang gembur, sedikit mengandung pasirdan banyak mengandung bahan organik (subur). Tanah liat yang sedikit mengandung pasirdengan derajat keasaman tanah (pH) antara 5-6 sangat disukai tanaman ini.Tanaman tomat pun tidak tahan terhadap hujan. Oleh karena itu, waktu tanam terbaik adalah2 bulan sebelum musim hujan hingga akhir musim hujan.
 
Waktu tanam pun dapat dilakukan pada awal musim hujan, Akan tetapi, tanaman seringmengalami kegagalan karena banyak terjadi serangan penyakit daun dan buahnya banyak yang pecah sehingga mutunya menurun. Di sawah atau tempat yang dapat diairi/digenang,waktu tanam yang paling baik adalah awal musim kemarau.
a. Cara Tanam
 Tomat dikembangkan dengan bijinya. Sebelum ditanam, biji tomat disemai terlebih dulu.Tanah untuk persamaian dicangkul dan diberi pupuk kandang yang telah jadi dan steril.Untuk melindungi semaian dibuatkan atap yang menghadap ke timur dan iring ke baratsetinggi 1 m. Atap ini berguna untuk menjaga kelembapan, mmperoleh suhu yang tetap, danmengatur banyaknya sinar matahari yang masuk.Biji tomat ditaburkan berbaris dengan jarak antarbaris 5 cm. Penaburan dilakukan denganhati-hati dan tipis-tipis di atas tanah persemaian. Untuk lahan seluas 1 ha diperlukansebanyak 300-400 g biji tomat.Menurut teori, penanaman 1 ha lahan hanya diperlukan 150 g biji yang berdaya kecambah 75persen. Biji tomat akan tumbuh setelah 5-7 hari disemaikan, Setelah 2 minggu, bibitdipindahkan ke dalam kantong plastic atau bumbung (pot) daun pisang.Lahan yang digunakan dicangkul sedalam 40 cm dan dibuat bedeangan dengan lebar 1,40-1,60 m. Di atas bedengan dibuat lubang dengan jarak 50-60 cm. Jarak antarbaris lubang 70-80 cm sehingga tiap bedengan terdiri dari 2 baris lubang.Tiap lubang diberi pupuk kandang yang telah jadi 0,5-1 kg atau 20 ton/ha. Pada lahantersebut juga dibuatkan saluran pembuangan air (parit) antarbedengan deangan lebar 20 cm.Parit ini sangat penting untuk drainase dan mencegah serangan penyakit layu. Setelahberumur 1 bulan (berdaun 4 helai) bibit tomat dipindahkan ke lubang-lubang yang telahtersedia di kebun. Tiap lubangditanami 1 batang tanaman yang sehat, kuat, dan subur.Jika diperlukan, tanaman ditutupi dengan dedaunan atau pelepah pisang. Tutup ini untuk mencagah teriknya sinar matahai atau pukulan air hujan yang mungkin jatuh. Setelah 3-4 haritutup dibuka.Tanaman tomat yang telah berumur 1,5 bulan diberi pupuk buatan berupa campuran urea,TSP, dan KCl dengan perbandingan 2:3:1 sebanyak 12 g tiap tanaman. Pupuk ini diletakkandalam alur yang melingkari batang tanaman, kurang lebih 5 cm d
ari batang tanaman. ‘
 Alur ini selanjutnya ditutup dengan tanah. Pemberian pupuk buatan ini diulangi sekali lagisetelah 2-3 minggu kemudian. Dengan demikian untuk tiap hektar tanaman dibutuhkan 200kg urea, 300 kg TSP, dan 100 kg KCl. Pada tanah tandus, pupuk urea diberikan sampai 300kg per ha. Pupuk buatan sebaiknya waktunya diberikan bersamaan dengan pendangirantanah.Saat umur 1,5 bulan cabang samping dipangkas hingga tersisa 1-2 cabang utama tiaptanaman. Tunas yang tumbuh pada ketiak daun dan berbungga sedikit (tunas liar) harusdibuang karena tunas tersebut mengurangi hasil buah.
 
b. Pemeliharaan Tanaman
 Cara memelihara tomat adalah dengan membersihkan rumput atau gulma, mengaturketersediaan air, memasang ajir, dari bamboo serta memberantas hama dan penyakit. Untuk pemberantasan hama dan penyakit sebaiknya terlebih dahulu mengenali jenis hama danpenyakitnya. Jenis hama tomat yalah ulat penggerek buah (Heliothis sp.) daun ulat tanah(Agrotis sp.). Ulat tanah ini dapat mematahkan tanaman muda, Ulat ini dapat diberantas denganmenyemprotkan Rhocap 10 G 0,1 persen di sekitar tanaman, sedangkan ulat penggerek buahdengan Decis 2,5 EC 0,2 persen. Hama lain yang dapat merusak tanaman tomat adalahcacing.Cacing yang berbahaya adalah nematode bintil akar (Meliodogyne sp.). Nematoda ini hanyatimbul pada tanah yang terlalu asam (pH 4-5). Hama ini menyebabkan akar-akar tomatberbintil, tanaman lemah, dan produksi menurun.Selain hamaada bahaya lain yang dapat merusak tomat yakni penyakit. Jenis penyebabpenyakit berbahaya bagi tanaman tomat adalah cendawan, bakteri, dan virus.Penyakit yang disebabkan oleh cendawan adalah penyakit damping off, busuk daun, danlayu.Cendawan Rhizoctonia sp. Dan Pythium sp. dapat menimbulkan penyakit damping off.Penyakit ini sering mengancam tanaman di persemaian.Serangannya dapat daicegah dengan penyemprotan Dithane M-45 0,2 persen sebelumpenyakit muncul. Cendawan Pythopthora infestans dapat menyebabkan penyakit busuk daundan penyakit cacar. Daun dan buah yang terserang penyakit ini bernoda hitam seperti cacar,tidak tertur, dan akhirnya menjadi kering atau busuk.Penyakit ini dapat diberantas dengan Benlate 0,1-0,3 persen, Antracol atau Dithane M-45 0,2persen. Jika pemberantasan terlambat, penyakit ini dapat menggagalkan panen.Adapun jenis cendawan Fusarim oxysporum dapat menyebabkan penyakait layu atau lanas.Serangan penyakit ini terjadi pada kar sehingga sulit diberantas.. Selain itu, penyakit dapatmenyebar melalui tanah, air, dan bibit. Penyakit layu ini pun dapat disebabkan oleh bakteriPseudomonas solanacearum.Pengobatannya sampai saat ini belum ditemukan. Penyakit ini menyebar melalui tanah, air,dan biji. Jenis penyakit lainnya yang meyerang tomat adalah virus. Jenis virusnya berupavirus keriting dan Tobaco Mosaik Virus (TMV) atau blorok yang sampai kini belum dapatdiberantas.Penyakit ini disebarkan oleh serangga vector berupa kutu daun Myzus persiae.Jenis penyakit yang disebabkan di atas bersifat cepat menjalar/menyebar. Timbulnyapenyakit damping off dan layu terjadi akibat penggunaan pupuk kandang yang belum jadi.Penyebaran penyakit dapat dicegah dengan cara tanaman yang terserang penyakit segeradicabut dan dibakar. Pencegahan lainnya adalah mengadakan rotasi tanaman, dijagakebersihan tanaman, dan digunakan varietas tahan penyakit layu misalnya varietas ratna, danintan.

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ichael Rizal liked this
Ayikk Gitu Lohh liked this
Feby Polymorpa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->