Studi TentangPROSPEK EKSPOR BUAH-BUAHAN INDONESIADAN BAHAN BAKU FOOD INDUSTRY November, 2010
Menteri Pertanian, Ir. Suswono, MMA menilai buah-buahan tropika Indonesiamasih menyimpan potensi yang besar, baik di dalam negeri maupun mancanegara.Meningkatnya volume produksi dan ekspor buah-buahan dari tahun ke tahunmembuktikan bahwa buah-buahan Indonesia memiliki daya saing yang tinggi, tidakkalah dengan produk buah impor.Buah-buahan termasuk kelompok hortikultura bersama sayur-sayuran, tanamanhias dan tanaman obat-obatan (biofarmaka). Pada tahun 2010, Produk Domestik Bruto(PDB) atas dasar harga yang berlaku dari subsektor hortikultura diproyeksikanmencapai Rp 88,851 triliun, dimana kontribusi dari produk buah-buahan sebesar Rp46,721 triliun atau sekitar 52,6% dari total PDB subsektor hortikultura. Pada tahunyang sama, subsektor hortikultura diharapkan mampu mengekspor produk sebanyak717,45 juta ton dengan nilai ekspor sebesar US$411,51 juta.Pada tahun 2010 ini, Kementerian Pertanian menargetkan produksi buah-buahan Indonesia mencapai 18.853.058 ton. Jumlah tersebut berasal dari produksibuah pohon dan perdu sebanyak 9.549.879 ton, produksi buah semusim danmerambat sebanyak 814.400 ton, dan produksi buah jernis terna sebanyak 8.488.779ton. Pada tahun yang sama diproyeksikan produktivitas buah-buahan Indonesiamampu mencapai rata-rata 23,20 ton per hektare.Berdasarkan data global perdagangan dunia, Indonesia hanya membeli tidaklebih dari 0,6% ekspor buah dunia. Negara-negara Asia Tenggara seluruhnya, jugahanya membeli 2% dari ekspor buah dunia. Pengimpor buah terbesar adalah negara-negara Uni Eropa (43%), Amerika Serikat (16%), negara-negara di sekitar Uni Eropa(6%), Federasi Republik Rusia (5%), Jepang (4%), dan negara-negara di Afrika, AsiaBarat, Timur Tengah, Canada, China, Amerika Latin, dan yang lain sebesar 24%.Besarnya peluang pasar ekspor buah-buahan dunia telah membangkitkankeinginan Pemerintah Indonesia untuk mendorong produk buah-buahan tropikamenjadi komoditas primadona dunia. Menurut Dirjen Hortikultura, Dr. Ahmad Dimyati,MS., saat ini produksi buah-buahan dunia mencapai sekitar 650 juta ton. Permintaanpasar internasional terhadap produk buah-buah tropika pada tahun 2010 diperkirakanmeningkat sebesar 87% atau 3,8 juta ton. Pasar Amerika Serikat dan Uni Eropamampu menyerap 70% dari impor buah tropika secara global. Pasar internasionallainnya antara lain Jepang, Hongkong, Rusia dan Kanada.Dalam menghadapi era pasar bebas yang ditandai dengan masuknya buah-buahan impor, Indonesia harus menyajikan produk buah-buahan yang mampubersaing dengan buah-buahan impor. Strategi yang harus ditempuh adalahmempromosikan
exotic fruit
dengan mengandalkan unggulan buah lokal spesifikIndonesia.Masalah utama yang menjadi kendala bagi produk buah-buahan di Indonesiaadalah karakteristik alaminya yang mudah rusak dan busuk. Dalam hal ini sangat