Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
10Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Algoritma Routing Selular

Algoritma Routing Selular

Ratings: (0)|Views: 231 |Likes:
Published by Herwin Anggeriana
Algoritma Routing Selular - Herwin Anggeriana
Algoritma Routing Selular - Herwin Anggeriana

More info:

Published by: Herwin Anggeriana on Jan 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/31/2014

pdf

text

original

 
Algoritma Routing Selular
 
Herwin Anggeriana -
82100004
 
1
Herwin Anggeriana - 82100004
Bagaimana algoritma dari routing selular ?
Proses kerja dari teknologi selular terdiri atas :1. Authentication Subscriber Identity Module ( no SIM CARD [08xxx] ) dalam jaringan selular (network switching subsystem / NSS ).2. Algoritma yang di-implementasikan dalam subscriber ( no sim card [08xxx] ) ketika terkoneksidalam jaringan selular yang sah ( valid ).
Authentication Subscriber Identity Module ( SIM ) dalam Network Switching Subsystem ( NSS )
Untuk memastikan suatu subscriber ( satu no SIM Card ) menggunakan network operator yangbersangkutan, misalnya : subscriber tsel hanya boleh menggunakan jaringan / network tsel. Ketikasubscriber ( no SIM Card ) terhubung dengan network ( misalnya hape baru dinyalakan / dihidupkan ),maka hape akan membaca informasi IMSI, ki, algoritma A3, A5, dan A8. IMSI = International MobileSubscriber Identity / istilah jaringan yaitu MAC-address.IMSI sering dikenal dengan IMEI dan bersifat permanen. Ketika informasi dari SIM card dibaca olehhape, informasi ini akan diteruskan ke : BTS
BSC
MSC/VLR
HLRBTS ( Base Transceiver Station ) merupakan perangkat telekomunikasi yang berhubungan langsungdengan hape melalui frekuensi wireless ( misalnya : GSM-900 MHz / GSM-1800 MHz ). BTS dalam istilah jaringan = Access Point.Informasi dari BTS akan dikirimkan BSC ( Base Station Controller ) ke MSC/VLR. BSC dalam istilah jaringan = switch, sedangkan MSC/VLR dalam istilah jaringan = router. Informasi dari MSC/VLR ( VisitorLocation Register ) akan diteruskan ke HLR ( Home Location Register ).Informasi dari HLR akan diteruskan kembali ke AuC ( Authentication Center ) yang merupakan basis datayang berisikan IMSI/IMEI, TMSI ( Temporary Mobile Subscriber Identity ), LAI ( Location Area Identity ),dan Authentication Key ( Ki ). Dapat dilihat pada diagram
 
Algoritma Routing Selular
 
Herwin Anggeriana -
82100004
 
2
Herwin Anggeriana - 82100004
Untuk keperluan otentikasi dan pelacakan lokasi selular / lokasi hape, maka dapat dilihat pada masing
 –
 masing fungsi yaitu :1. HLR ( Home Location Register ) : menyimpan informasi administrative dari setiap pelangganGSM/CDMA lengkap dengan lokasi terkini / lokasi keberadaan dari hape ( mobile station ). Lokasikeberadaan hape didapat dari informasi identitas BSC melalui VLR.2. VLR ( Visitor Location Register ) : menyimpan informasi identitas BSC yang terkoneksi denganhape, dan melakukan mapping ke database lokasi dari identitas BSC tersebut. Sehingga hape (mobile station ) dapat dilacak keberadaan lokasinya.3. EIR ( Equipment Identity Register ) : menyimpan informasi ( daftar ) perangkat hape ( mobilestation ) yang diijinkan digunakan dalam layanan telekomunikasi di Indonesia. EIR identik denganIMEI / IMSI.
Algoritma yang diimplementasikan dalam SIM card ( Subscriber Identity Module )
SIM ( Subscriber Identity Module ) pada dasarnya adalah smartcard yang dimasukkan ke dalam hape.SIM itu sendiri memiliki informasi yaitu IMSI/IMEI dan Ki. Ketika kita membeli SIM card pertama kali, kitaakan diminta PIN sebagai authentication dari SIM yang tersimpan dalam SIM card.Authentication PIN ini sendiri dilakukan secara local tanpa melibatkan jaringan selular, jika kitamelakukan 3 kali kesalahan PIN, maka dibutuhkan PUK ( Personal Unblocking Key ). 10 kali kesalahandalam melakukan inputan PUK maka pengguna hape harus meminta SIM card baru dari operator ataumengganti SIM card yang baru.Ki sendiri merupakan kunci otentikasi SIM card dengan panjang key 128 bit yang dibangkitkan secaraacak. Sedangkan algoritma yang digunakan dalam jaringan selular terdiri atas :1. Algoritma A3 : Otentikasi user / pengguna hape, untuk memastikan bahwa subscriber tersebutberikut no SIM card merupakan pengguna yang sah / valid. Hal ini untuk memastikan agar noSIM card tidak dibajak, dan meminimalkan kemungkinan dari duplikasi no SIM card ( SIM cardyang dibajak ).2. Algoritma A5 : merupakan enkripsi pesan / enkripsi komunikasi terkoneksi yang terjadi danbersifat stream cheaper.3. Algoritma A8 : merupakan algoritma yang menghasilkan Kc ( ciphering Key).Pada gambar 1, merupakan proses kerja dari algoritma A3 dalam jaringan selular. Penjelasan Algoritma A3 :
Jaringan mengirimkan tantangan random ( RAND / Random Number generator ) kepada hape (mobile station ).
Hape melakukan enkripsi dengan algoritma A3 terhadap RAND beserta kunci Ki, danmenghasilkan SRES.
Hape ( mobile station ) akan mengirimkan SRES kepada jaringan, dan jaringan akanmencocokkan SRES yang dihasilkan oleh hape dengan SRES yang dihasilkan oleh jaringan. Jikacocok maka otentikasi pada tahap ini telah berhasil.

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Zahran Adly liked this
Fadhol Thunder liked this
Yunus Yahya H liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->