3
BAB IIPEMBAHASANA.
LATAR BELAKANG MUN
C
ULNYA PEMBAHARUAN PENDIDIKANISLAM DI MESIR
Sejarah modernisasi pendidikan di Mesir sangat lekat dengan gerakan pembaharuan Islam. Hal ini karena hampir seluruh pelaku-pelakunya adalahtokoh-tokoh pembaharu agama.
D
iantara tokoh-tokoh tersebut adalah Hasanal-Banna, Rasyid Ridha, Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh,Muhammad Ali Pasha, dan yang lainnya.Secara garis besar, ada beberapa faktor yang mendorong terjadinya proses pembaruan pendidikan islam, yaitu:1.
Faktor kebutuhan pragmatis umat islam yang sangat membutuhkan satusistem yang betul-betul bisa dijadikan rujukan dalam rangka mencetak manusia-manusia muslim yang berkualitas, bertakwa, dan beriman kepadaAllah SWT.2.
Agama Islam sendiri melalui ayat suci Al-Qur¶an banyak menyuruh ataumenganjurkan umat Islam untuk selalu berfikir serta selalu membaca danmenganalisis sesuatu untuk kemudian bisa diterapkan atau bisamenciptakan sesuatu yang baru dari apa yang kita lihat.
3
.
Adanya kontak Islam dengan Barat.
1
D
an secara historis, kesadaran pembaharuan dan modernisasi pendidikan di Mesir berawal dari datangnya Napoleon Bonaparte diAlexandria, Mesir pada tanggal 2 Juli 1798 M. Tujuan utamanya adalahmenguasai daerah Timur, terutama India. Napolen Bonaparte menjadikanMesir, hanya sebagai batu loncatan saja untuk menguasai India, yang padawaktu itu dibawah pengaruh kekuasaan kolonial Inggris.Konon, kedatangan Napolen ke Mesir tidak hanya dengan pasukan perang, tetapi juga dengan membawa seratus enam puluh orang diantaranaya pakar ilmu pengetahuan, dua set percetakan dengan huruf latin, Arab, Yunani, peralatan eksperimen (seperti: teleskop, mikroskop, kamera, dan lainsebagainya), serta seribu orang sipil. Tidak hanya itu, ia pun mendirikanlembaga riset bernama Institut d¶Egypte, yang terdiri dari empat departemen,
1
Suwito,
S
ejarah
Sosi
al Pend
i
d
ik
an I
s
lam,
(Jakarta: Prenada Media, 2005), h. 165