Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KISAH NABI-NABI

KISAH NABI-NABI

Ratings: (0)|Views: 712 |Likes:
Published by anon_395640

More info:

Published by: anon_395640 on Jan 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/25/2013

pdf

text

original

 
MATERI AGAMA ISLAMUNTUK KELAS 4KISAH-KISAH PARA NABI
A.
 
KISAH NABI IBRAHIM AS DAN NABI ISMAIL AS1.
 
Kisah Nabi Ibrahim as dengan Keluarganya
Nabi Ibrahim as dilahirkan di Faddam ‘Aram Babilonia (sekarang Irak). Ayahnyabernama Azar, yang pekerjaannya membuat patung berhala, sebagai sesembahanmanusia. Raja dan rakyat Babilonia adalah penyembah patung berhala yang merekaanggap sebagia Tuhan.Raja Namrud, penguasa kerajaan Babilonia terkenal sangat kejam dan bengis. Iatidak segan-segan menghukum mati siapa saja yang menghalangi kemauannya.Suatu malam ia bermimpi, ada seorang anak laki-laki duduk dipangkuannya lalumengambil mahkota di kepalanya. Ia menjadi gelisah memikirkan mimpinya. Laludikumpulkannya ahli nujum, diminta untuk menafsirkan mimpinya tadi.Menurut ramalan ahli nujum, akan lahir seorang anak laki-laki yang kelak akanmenghancurkan kerajaannya. Ia semakin gelisah dan geram, maka dikeluarkan perintah: “Mulai saat ini, bunuhlah setiap bayi yang lahir laki-laki”. Kemudian perintah tadidiresmikan sebagai undang-undang. Denan adanya undang-undang yang mengerikantersebut, membuat setiap wanita hamil ketakutan. Mereka sangat tertekan danmenderita. Hampir setiap bayi laki-laki pasti dibunuh.Ketika itu, ibu Nabi Ibrahim pun sedang hamil. Setelah tiba saatnya mmelahirkan,ia pergi ke sebuah hutan dengan sembunyi-sembunyi. Ia takut kalau bayinya laki-lakipasti dibunuh. Setelah bayinya lahir, ternyata laki-laki dan diberi nama Ibrahim. Karenatakut, maka Nabi Ibrahim disembunyikan di sebuah gua. Di sanalah beliau hidupsendirian. Atas izin Allah SWT, ia tetap bisa hidup dan sehat. Apabila merasa haus danlapar, dihisaplah ibu jarinya, maka keluarlah madu yang segar dan menyehatkan.Keanehan itu irhas namanya, yaitu suatu kejadian luar biasa yang terdapat pada diriseorang Rasul pada masa kecilnya. Sementara itu, ayah dan ibunya hanya sekali-sekali
 
menengoknya dengan sembunyi-sembunyi sambil membawakan makanan. NabiIbrahim tetap tinggal di gua hingga menginjak usia remaja. Mulai saat itulah ia gemarmemikirkan alam sekitarnya.
2.
 
Kisah Nabi Ibrahim as Mencari Tuhan
Suatu hari, Nabi Ibrahim as bertanya kepada ayah ibunya, “Siapakah yangmenciptakan saya?”. Jawab mereka, “Yang menciptakanmuialah ayah dan ibu. Kamiberdualah yang menyebabkanmu lahir ke dunia ini.”.“Siapakah yang menciptakan ayah dan ibu?” Tanya Nabi Ibrahim as lagi. “Yangmenciptakan ayah dan ibu tentu saja kakek dan nenekmu,” jawab mereka. Tetapi iaterus bertanya,”Siapakah yang menciptakan ala mini?”. Ayah ibunya tidak bisamenjawab lagi karena kebingungan.Karena kecewa, maka Nabi Ibrahim as berusaha mencari sendiri jawabannya. Iasemakin sering menyendiri, sambil terus memperhatikan alam sekitarnya. Ia berpikir,adanya alam dan semua yang ada di dalamnyaini pasti ada yang menciptakan, ialahTuhan. Hanya Tuhan yang mampu mencipta dan mengatur semua ini. Kemudian NabiIbrahim as ingin tahu Tuhan itu seperti apa dan dimana berada. Maka ia semakin rajinmemperhatikan keadaan alam semesta sambil terus berdoa.Ketika malam tiba, ia menyaksikan bintang-bintang gemerlapan di angkasa raya.Ia mengira bahwa bintang-bintang itulah Tuhan yang dicarinya. Tetapi ketika tiba-tibabintang-bintang itu lenyap dari pandangn, ia berpikir “Itu bukan Tuhan”.Ketika dilihatnya bulan muncul dan bersinar terang, ia pun mengira itulah Tuhan.Bulan itu pun akhirnya hilang dari pandangan. “Itu pun juga bukan Tuhan”, bisiknya.Ketika ia melihat matahari di pagi hari, ia memastikan itulah Tuhan yang benar.Akhirnya matahari tenggelam ketika senja tiba. Ia bergumam, “Ternyata itu tadi jugabukan Tuhan”.Akhirnya karena ia telah dikaruniai Allah kecerdasan berpikir, ia mampumenyimpulkan bahwa alam semesta beserta isinya termasuk bintang, bulan danmatahari adalah ciptaan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, Maha Besar dan MahaKuasa. Kepada Allah-lah semua makhluk wajib menyembah, bukan kepada patungberhala seperti yang dilakukan oleh kaumnya.
 
3.
 
Kisah Nabi Ibrahim as dengan Raja Namrud
Setelah Nabi Ibrahim as diangkat menjadi Rasul Allah, mulailah ia berdakwahkepada kaumnya. Ia mengajak menyembah Allah dan meninggalkan penyembahanberhala. Pertama-tama ia mengajak ayah ibunya, tetapi mereka menolak dengan keras.Kemudian kepada masyarakat sekitarnya, ajakannya juga tidak diterima. Tetapi NabiIbrahim tidak putus asa dan tetap bersabar.Ia berusaha menyampaikan dakwahnya kepada Raja Namrud. Betapa marahnyaRaja Namrud, karena merasa dihina. Bahkan ia menyuruh Nabi Ibrahim agarmenyembahnya dan mengakui Raja Namrud sebagai Tuhan. Peringatan Nabi Ibrahimitu tidak dihiraukan oleh Raja Namrud, bahkan ia mengusir dan mengancam Nabi agarmenghentikan dakwahnya.Ketika tiba waktunya pesta adat yang dilakukan setahun sekali, Nabi Ibrahimmerencanakan hendak menghancurkan berhala-berhala di tempat pemujaan. Pesta adatitu dilakukan di tempat terbuka yang berada di luar kota. Setelah semua penduduk berangkat ke luar kota, maka keadaan kota menjadi sepi. Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Nabi Ibrahim.Nabi Ibrahim menghancurkan berhala-berhala itu dengan sebuah kapak hinggahancur berantakan. Hanya berhala yang paling besar saja yang disisakan dengansengaja. Nabi Ibrahim mengalungkan kapaknya di leher berhala tersebut kemudianpulang.Ketika penduduk kota pulang dari tempat pesta adat, mereka singgah ke tempatpemujaan. Betapa terkejut dan marahnya mereka, karena Tuhan-Tuhan mereka hancurberpuing-puing. Mereka mencurigai Nabi Ibrahim sebagai pelakunya karena ia yangbenci terhadap berhala-berhala itu.Peristiwa itu dilaporkan kepada Raja Namrud, yang segera memerintahkan agarmenangkap Nabi Ibrahim dan dibawa kehadapannya. “Benarkah engkau yangmenghancurkan berhala-berhala itu?” tanya Raja Namrud. “Tidak benar,” jawab NabiIbrahim dengan tenang, “Yang menghancurkan berhala-berhala itu ialah berhala yangpaling besar. Kalau tidak percaya, cobalah tanyakan kepadanya,’ lanjutnya.Mendengar jawaban Nabi Ibrahim, Raja Namrud seamin marah. Iamemerintahkan agar Nabi Ibrahim dibakar hidup-hidup. Mendengar perintah raja,

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ulvi Mualivah liked this
rofi_wns liked this
Ermawati Ema liked this
Chotim Subandi liked this
Anisa Rahma liked this
Sue Chah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->