Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
TEORI

TEORI

Ratings: (0)|Views: 120 |Likes:
Published by anon_894829

More info:

Published by: anon_894829 on Jan 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2012

pdf

text

original

 
 
TEORI-TEORI KEPERAWATAN
March 9, 2010 bymirzal tawi PendahuluanStevens (1984), mendefinisikan keperawatan sebagai usaha untuk menguraikan danmenjelaskan berbagai fenomena dalam keperawatan (dikutip dari Taylor, C., dkk, 1989).Teori keperawatan berperan dalam membedakan keperawatan dengan disiplin ilmu lain dan bertujuan untuk emnggambarkan, menjelaskan, memperkirakan dan mengontrol hasil asuhankeperawatan atau pelayanan keperawatan yang dilakukan.Menurut Newman (1979), ada 3 cara pendekatan dalam pengembangan dan pembentukanteori-teori keperawatan, yaitu: meminjam teori-teori dari disiplin ilmu lain yang relevandengan tujuan untuk mengintegrasikan teori-teori ini dalam ilmu keperawatan, menganalisasituasi praktik keperawatan dalam rangka mencari konsep yang berkaitan dengan praktik keperawan serta menciptakan suatu kerangkan konsep yang memungkinkan pengembanaganteori keperawatan. Tujuan pengembangan teori keperawatan adalah menumbuh kembangkan pengetahuan yang diharapkan dapat membantu dan mengembangkan praktik keperawatandan pendidikan keperawatan.Karakteristik Dasar Teori KeperawatanTorre (1985) dan Chin dan Ycob (1983), secara jelas menegaskan karakteristik dasar teorikeperawatan. Menurut mereka, ada lima karakteristik dasar teori keperawatan, yaitu:1.Teori keperawatan mengidentifikasi dan didefenisikan sebagai hubungan yang spesifik darikonsep keperawatan seperti hubungan antara konsep manusia, konsep sehat-sakit,keperawatan dan konsep lingkungan.2.Teori keperawat harus bersifat ilmiah. Artinya teori keperawatan digunakan dengan alas anatau rasional yang jelas dan dikembangkan dengan menggunakan cara berpikir yang logis.3.Teori keperawatan bersifat sederhana dan umum. Artinya teori keperawatan dapatdigunakan pada masalah yang sederhana maupun masalah kesehatan yang kompleks sesuaidengan situasi praktik keperawatan.4.Teori keperawatan berperan dalam memperkaya body of knowledge keperawatan yangdilakukan melalui penelitian.5.Teori keperawatan menjadi pedoman dan berperan dalam memperbaiki kualitas praktik keperawatan.
Konsep dan Teori dalam Keperawatan
 Teori keperawatan pada dasarnya terdiri atas empat konsep yang berpengaruh danmenentukan kualitas praktik keperawatan, yaitu konsep manusia, keperawatan, konsep sehat-sakit dan konsep lingkungan. Meskipun keempat konsep digunakan pada setiap teorikeperawatan, akan tetapi pengertian dan hubungan antara konsep ini berbeda anatar teoriyang satu dengan teori yang lain. Berikut ini diuraikan beberapa teori keperawatan.
Sister Calista Roy: Model Adaptasi Roy
 Sister Calista Roy mengembangkan model adaptasi keperawatan pada tahun 1964. Model ini banyak digunakan sebagai falsafah dasar dan model konsep dalam pendidikan keperawatan.Model adaptasi Roy adalah sistem model yang esensial dalam keperawatan. Asumsi dasar 
 
model ini adalah:1.Individu adalah makhluk biopsikososial sebagai satu kesatuan yang utuh. Seseorangdikatakan sehat jika mampu berfungsi untuk memenehi kebutuhan biologis, psikologis dansosial.2.Setiap orang selalu menggunakan koping, baik yang bersifat positif maupun negative untuk dapat beradaptasi. Kemampuan beradaptasi seseorang dipengaruhi oleh tiga komponen, yaitu penyebab utama terjadinya perubahan, kondisi dan situasi yang ada serta keyakinan dan pengalaman dalam beradaptasi.3.Setiap individu berespons terhadap kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan konsep diri yang positif, kemampuan untuk hidup mandiri atau kemandirian serta kebutuhan akan kemampuanmelakukan peran dan fungsi secara optimal utnuk memelihara integritas diri.4.Individu selalu berada pada rentang sehat sakit, yang berhubungan erat dengan keefektifankoping yang dilakukan untuk memelihara kemampuan beradaptasi.Menurut Roy, respon yang menyebabkan penurunan integritas tubuh menimbulkan adanyasuatu kebutuhan dan menyebabkan individu berespons terhadap kebutuhan tersebut melaluiupaya atau perilaku tertentu.Menurutnya, kebutuhan fisiologis meliputi oksigenisasi dan sirkulasi, keseimbangan cairandan elektrolit, makanan, tidur dan istirahat, pengaturan sushu, hormonal dan fungsi sensori.Kebutuhan akan konsep diri yang positif berfokus pada persepsi diri yang meliputikepribadian, norma, etika dan keyakinan seseorang. Kemandirian lebih difokuskan padakebutuhan akan kemampuan melakukan interaksi sosial termasuk kebutuhan akan dukunganorang lain. Peran dan fungsi optimal lebih difokuskan pada perilaku individu dalammenjalankan peran dan fungsi yang diembannya (Rambo, 1984, dikutip dari Taylor, C., dkk,1989).Singkatnya Roy menegaskan bahwa individu adalah makhluk biopsikososial sebagai satukesatuan utuh yang memiliki mekanisme koping untuk beradaptasi terhadap perubahanlingkungan. Roy mendefenisikan lingkungan sebagai semua yang ada disekeliling kita dan berpengaruh terhadap perkembangan manusia. Sehat adalah suatu keadaan atau proses dalammenjaga integritas diri. Menurutnya, peran perawat adalah membantu pasien beradaptasiterhadap perubahan yang ada.
Teori Martha E. Roger
 Teori Roger didasarkan pada pengetahuan tentang asal usul manusia dan alam semesta sepertiantropologi, sosiologi, astronomi, agama, filosofi, perkembangan sejarah dan mitologi. Teoriini berfokus pada proses kehidupan manusia. Menurutnya kehidupan seseorang dipengaruhialam sebagai lingkungan hisup manusia dan pula pertumbuhna dan perkembangan seseorang.Asumsi dasar teori Roger tentang manusia adalah:1.Manusia adalah kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lain.2.Manusia berinteraksi langsung dengan lingkungan disekelilingya.3.Kehidupan setiap manusia adalah sesuatu yang unik. Jalan hidup seseorang berbeda denganorang lain.4.Perkembangan manusia dapat dinilai dari tingkah lakunya.5.Manusia diciptakan sebagai karakteristik dan keunikan tersendiri. Misalnya dalam hal sifatdan emosi.Secara singkat dapat disimpulkan bahwa teori Roger berfokus pada manusia sebagai satu
 
kesatuan yang utuh dalam siklus kehidupannya. Menurutnya, lingkungan adalah segala halyang beredar di luar diri individu.
Teori Dorothy E. Johnson
 Dorthy E. Johnson meyakini bahwa asuhan keperawatan dilakukan untuk membantu individumemfasilitasi tingkah laku yang efektif dan efisien untuk mencegah timbulnya penyakit.Manusia adalah makhluk yang utuh dan terdiri dari 2 sistem yaitu sistem biologi dan tingkahlaku tertentu. Lingkungan termasuk masyarakat adalah sistem eksternal yang berpengaruhterhadap perilaku seseorang.Seseorang diakatan sehat jika mampu berespon adaptif baik fisik, mental, emosi dan sosialterjadap lingkunagn internal dan eksternal dengan harapan dapat memelihara kesehatannya.Asuhan keperawatan dilakukan untuk membantu kesimbangan individu terutama koping ataucara pemecahan masalah yang dilakukan ketika ia sakit.Menurut Johnson ada 4 tujuan asuhan keperawatan kepada individu, yaitu agar tingkahlakunya sesuai dengan tuntutan dan harapan masyarakat, mampu beradaptasi terhadap perubahan fungsi tubuhnya, bermanfaat bagi dirinya dan orang lain atau produktif sertamampu mengatasi masalah kesehatan yang lainnya.
Teori Dorothea E. Orem
 Menurut Orem, asuhan keperawatan dilakukan dengan keyakinan bahwa setiap orangmempunyai kemampuan untuk merawat diri sendiri sehingga membantu individu memenuhikebutuhan hidup, memelihara kesehatan dan kesejahteraannya. Oleh karena itu teori inidikenal sebagai Self Care atau Self Care Defisit Teori.Ada 3 prinsip dalam keperawatan diri sendiri atau perawatan mandiri. Pertama, perawatanmandiri yang dilakukan bersifat holistic meliputi kebutuhan oksigen, air makanan, eliminasi,aktifitas dan istirahat, mencegah trauma serta kebutuhan hidup lainnya. Kedua, perawatanmandiri yang dilakukan harus sesuai dengan tumbuh kembang manusia. Ketiga, perawatanmandiri dilakukan karena adanya masalah kesehatan atau penyakit untuk pencegahan dan peningkatan kesehatan.Menurut Orem, perawat dibutuhkan ketika seseorang membutuhkan asuhan keperawatankarena ketidakmampuan untuk merawat diri sendiri. Menurutnya, area kerja perawat adalahmembina dan mempertahankan hubungan terapeutik antara perawat dan pasien, menentukankapan seseorang membutuhkan bantuan atau pertolongan, memperhatikan respon pasien,memberi pertolongan langsung kepada individu dan keluarga serta bekerjasama dengantenaga kesehatan lainAsuhan keperawatan mandiri dilakukan dengan memperhatikan tingkat ketergantungan ataukebutuhan dna kemampuan pasien. Oleh karena itu terdapat 3 angkatan dalam asuhankeperawatan mandiri. Pertama, perawat memberi perawatan total ketika pertama kali asuhankeperawatan dilakukan karena tingkat ketergantungan pasien yang tinggi. Kedua, perawatdan pasien saling berkolaborasi dalam melakukan tindakan keperawatan. Ketiga, pasienmerawat diri sendiri dengan bimbingan perawat.
Model Betty Neuman
 Model Neuman berfokus pada individu dan respon atau reaksi individu terhadap strestermasuk faktor-faktor yang mempengaruhinya dan kemampuan adapatasi pasien. Menurut

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->