Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
45Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sistem Perpajakan Dan Pengaruhnya Pada Perekonomian Di Indonesia

Sistem Perpajakan Dan Pengaruhnya Pada Perekonomian Di Indonesia

Ratings: (0)|Views: 7,219 |Likes:
sistem perpajakan yang ada di indonesia
sistem perpajakan yang ada di indonesia

More info:

Published by: Thycka Chondro Asmoro on Jan 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/13/2014

pdf

text

original

 
SISTEM PERPAJAKAN DAN PENGARUHNYA PADAPEREKONOMIAN DI INDONESIA
PENDAHULUAN
1.1
 
Latar Belakang
Doing Business 2009, menyebutkan ³rata-rata sebuah kegiatan bisnis di Indonesia harus membayar sedikitnya 22 jenis pajak dalamsetahun dan membutuhkan waktu sekitar 344 jam kerja. Konsekuensinya,Indonesia menempati posisi ke 104 dari 181 negara´. Dari studi tersebut,ADB
(Asian Development Bank)
mengusulkan perlunya penyederhanaandalam sistem pembayaran pajak di Indonesia.
 
S
istem perhitungan pajak setiap negara berbeda tergantung kepadakebijakan yang ditetapkan oleh pemerintahnya.
S
eiring dengan penyempurnaan yang dilakukan secara berkesinambungan, sistem perhitungan pajak di Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan.Hal tersebut tercermin dari perubahan yang terjadi pada undang-undangyang terkait dengan masalah perpajakan sebagai landasan hukum bagi berlakunya sistem perpajakan di Indonesia.Pajak merupakan sumber penerimaan negara yang utama.
S
emakinhari peranan penerimaan pajak bagi pembiayaan pengeluaranumum/negara semakin besar.
S
aat ini pemerintah sedang mempersiapkanamandemen UU Perpajakan Tahun 2005 yang menandai dilaksanakannyareformasi perpajakan keempat. Pertanyaan yang muncul adalah apasajakah pengaruh perpajakan nasional yang telah dilakukan.
1.2
 
Rumusan Masalah
 
M
akalah ini disusun guna memabahas peran mendasar dan pengaruh-pengaruh terhadap perekonomian dari sistem perpajakan diIndonesia.
BAB IIPEMBAHASAN
2.1
 
Pengertian Pajakan
 
M
enurut Adam
S
mith, pajak adalah ³
a contribution from the citizen to support of the state´
. Bastable menyatakan pajak adalah ³
a compulsorycontribution of the wealth of a person or body of person for service of public powers´.
 
S
edangkan menurut
S
ommerfeld Ray
M
., Anderson Herschel
M
., &Brock Horace R, pajak 
adalah ³suatu pengalihan sumber dari sektor swasta ke sektor pemerintah, bukan akibat pelanggaran hukum, namun wajibdilaksanakan, berdasarkan ketentuan yang ditetapkan lebih dahulu, tanpamendapat imbalan yang langsung dan proporsional, agar pemerintah dapat melaksanakan tugas-tugasnya untuk menjalankan pemerintahan.´
 
Dari kalangan dalam negeri, Rochmat
S
oemitro menyatakan bahwa pajak adalah
³iuran kepada rakyat kepada kas Negara (peralihan kekayaan dari sector partikulir ke sector pemerintah) berdasarkan undang-undang (yang dapat dipaksakan) dengan tiada mendapat jasa timbal yang langsung dapat ditunjukkan dan digunakan untuk membiayai pengeluaran umum´.
 
M
enurutProf.Dr.P.J.A. Adriani, pajak adalah
³iuran masyarakat kepada negara (yang dapat dipaksakan) yang terutang oleh yang wajib membayarnya menurut  peraturan-peraturan umum (undang-undang) dengan tidak mendapat prestasikembali yang langsung dapat ditunjuk dan yang gunanya adalah untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran umum berhubung tugas negara untuk menyelenggarakan pemerintahan
 
 
Pajak menurut Pasal 1 UU No.28 Tahun 2007 tentang Ketentuan umumdan tata cara perpajakan adalah "
kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang Undang,
dengan
tidak mendapat timbal balik secara langsung dan digunakanuntuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Pajak dari perspektif ekonomi dipahami sebagai beralihnya sumber dayadari sektor privat kepada sektor publik. Pemahaman ini memberikan gambaran bahwa adanya pajak menyebabkan dua situasi menjadi berubah. Pertama, berkurangnya kemampuan individu dalam menguasai sumber daya untuk kepentingan penguasaan barang dan jasa. Kedua, bertambahnya kemampuankeuangan negara dalam penyediaan barang dan jasa publik yang merupakankebutuhan masyarakat.
2.2
 
Konsep Perpajakan2.2.1
 
Tujuan Perpajakan
Perpajakan diperlukan untuk membiayai berbagai pengeluaran negara.Tujuan dari perpajakan adalah untuk menekan konsumsi dan investasi darisistem kegiatan sosial sehingga sistem administrasi dapat menyediakan barangdan jasa publik, sosial atau kolektif dan dapat memberikan subsidi kepadagolongan miskin tanpa menimbulkan inflasi dan kesukaran dalam neraca pembayaran.Fungsi pokok dari perpajakan adalah untuk menekan berbagai permintaanakan kapasitas produktif dari sistem kegiatan sosial. Dengan demikian, perpajakan mempunyai tujuan lain, di samping sebagai sumber pendapatannegara. Perpajakan yang eifisien dilaksanakan dengan suatu cara yang dapatmembantu pembagian pendapatan yang lebih merata, dapat membantu untuk memberikan dorongan tingkat pertumbuhan ekonomi dan memperkuatkebijaksanaan pengeluaran anggaran yang dilaksanakan oleh sistemadministrasi.
S
uatu sistem pajak yang baik haruslah memenuhi kriteria, diantaranyaadalah sebagai berikut:

Activity (45)

You've already reviewed this. Edit your review.
Ryan Fabian liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Maulanda Agustin liked this
Yulli Utami liked this
Stia Bt Thecampz added this note
thank's,...atas ilmunya yg udah di bagi,....... dri sumber ini, kita dapat mengetahui sejauh mana sistem perpajakn dan sebesar apa pengaruhnya terhadap perekonomian kita,.........
Reinzo5 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->