3
I
S
I
A.
DEF
I
N
I
S
I
Sebelum menjelaskan tentang defenisi depresi akan lebih baik jikamembuat parameter yang jelasa antara depresi, kecemasan dan stres. Agar perbedaan antara depresi, stres dan depresi bisa jelas serta tidak komorbid.Stres (Sriati, 2008) menjelaskan bahwa stres adalah stimulus atausituasi yang menimbulkan distress dan menciptakan tuntutan fisik dan psikis pada seseorang.Sedangkan untuk kecemasan, menurut Lazarus (Trismiati, 2004)konsep kecemasan memegang peranan yang sangat mendasar dalam teori-teori tentang stres dan penyesuaian diri. Kecemasan (Trismiati, 2008) adalahkondisi emosional yang tidak menyenangkan, yang ditandai oleh perasaan- perasaan subjektif seperti ketegangan, ketakutan, kekhawatiran, dan jugaditandai dengan aktifnya system saraf pusat.Depresi merupakan salah satu gangguan mood (mood disorder).Depresi sendiri adalah gangguan unipolar, yaitu gangguan yang mengacu pada satu kutub (arah) atau tunggal, yang terdapat perubahan pada kondisiemosional, perubahan dalam motivasi, perubahan dalam fungsi dan perilakumotorik, dan perubahan kognitif (Nevid dkk, 2005)Depresi adalah gangguan penyesuaian diri (gangguan dalam perkembangan emosi jangka pendek atau masalah-masalah perilaku, dimanadalam kasus ini, perasaan sedih yang mendalam dan perasaan kehilanganharapan atau merasa sia-sia, sebagai reaksi terhadap
stressor
) dengan kondisi
mood
yang menurun (Wenar & Kerig, 2000).Depresi adalah suatu kondisi yang lebih dari suatu keadaan sedih, bilakondisi depresi seseorang sampai menyebabkan terganggunya aktivitas sosialsehari-harinya maka hal itu disebut sebagai suatu gangguan depresi(www.id.wikipedia.org).