Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Minggu, 23012011, matius 5, 12-16

Minggu, 23012011, matius 5, 12-16

Ratings: (0)|Views: 560|Likes:
Published by stephen sihombing

More info:

Published by: stephen sihombing on Jan 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/26/2011

pdf

text

original

 
Khotbah Minggu Pdt. SGR. Sihombing, MTh 23 Januari 2011
Bersyukur atas kemurahan AllahLukas 5:12-16
Sidang jemaat yang dikasihi Allah,Kesembuhan selalu menjadi dambaan saudara kita yang sedang menderita sakit. Orang bisa mencariberbagai informasi penting dari siapa saja untuk mengobati penyakitnya, mulai dari tenaga medisprofessional sampai dukun kampung dengan pengobatan alternatifnya. Harapan untuk sembuh menjadipenting buat siapa saja yang menghargai dan mengucap syukur untuk kehidupan yang Tuhananugrahkan bagi manusia.Harapan untuk sembuh itulah yang dimiliki seorang kusta yang mendatangi Tuhan Yesus. Penyakit kustaadalah penyakit mematikan. Penderita kusta dapat kehilangan jari-jari tangan dan jari-jari kakinyasecara perlahan-lahan. Tokoh sejarah gereja abad pertama, Josephus mengatakan penderita kustasebagai orang mati yang masih hidup. Perjanjian Lama melarang orang kusta bergaul dan beribadah,bahkan penderita kusta diasingkan dari kehidupan masyarakat (Imamat 13:45-46). Penyakit kustaadalah penyakit kulit yang menular dan penderitanya dapat dinyatakan najis secara hukum agama olehimam bait suci. (Imamat 13:3) Hanya imam juga yang dapat menyatakan bahwa penderita kusta itusembuh atau tahir dari penyakitnya agar dapat diterima di tengah masyarakat dan hidup beribadah.Penderita kusta itu datang dengan harapan besar untuk sembuh. Dia datang dengan iman bahwa TuhanYesus dapat menyembuhkan penyakitnya sebab Tuhan Yesus sudah banyak menyembuhkan orang sakit(Lihat Lukas 4:40). Penderita kusta ini tidak ragu dan tidak bimbang. Dia juga tidak malu untuktersungkur dibawah kaki Tuhan Yesus dan meminta Tuhan mentahirkannya, menyembuhkannya. Diamengharapkan pengasihan Tuhan Yesus. Bagi si sakit, tidak ada obat yang dapat menyembuhkanpenyakitnya (baru akhir tahun 1940-an ditemukan obat bagi penyakit ini). Jadi hanya kemurahan Tuhansaja maka sakitnya dapat sembuh.Harapan untuk sembuh dan iman sebesar biji sesawi, dipahami dan dimengerti oleh Tuhan Yesus.Walaupun kata-kata permohonannya pendek, dan sama sekali tidak ada air mata tangisan, namunTuhan Yesus mengerti apa yang dibutuhkan orang kusta itu. Tuhan Yesus mendengar dan menjawabpermintaannya. Tuhan Yesus mengasihinya sehingga Tuhan Yesus menyatakan otoritasNya,menyatakan kuasaNya. Hanya dengan menjamah dengan berkata: Aku mau jadilah engkau tahir, makaseketika itu juga penyakit kustanya lenyap. Si penderita mengalami kesembuhan. Tuhan Yesusmelayaninya dengan kuasa penyembuhan yang ajaib. Tuhan Yesus memberikan kesembuhan jasmani,dan mendorong penderita untuk memeriksakan kesembuhannya pada imam di bait suci. Dengan datangkepada imam, hidupnya dipulihkan, hidupnya diperbaharui dengan beribadah kepada Allah (LihatImamat 14). Tuhan Yesus mau bahwa tidak hanya jasmani yang sehat, tetapi juga rohani sehat.Kesehatan yang sempurna diberikan Tuhan Yesus kepada penderita kusta itu.Firman Tuhan ini mengajarkan kita bahwa : Mujizat kesembuhan bukanlah perkara yang mustahil bagisiapa saja yang percaya kepada Tuhan Yesus. Penyakit yang sudah berpuluh-puluh tahun dan tidak adaobatnya, bisa membawa seseorang pada kemarahan dan putus asa besar. Penyakit memangmenunjukkan bahwa manusia itu lemah dan tidak berdaya. Di sini kita diingatkan berharap dan berdoa.Pengharapan dan permohonan kita hanyalah kepada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus dapat melakukanmujizat kesembuhan secara pribadi buat masing bapak, ibu dan saudara. Asalkan, kita memercayaiTuhan Yesus sebagai Tabib atas penyakit kita.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->