Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Rahasia Salib - Menjawab Ahmadiyah

Rahasia Salib - Menjawab Ahmadiyah

Ratings: (0)|Views: 653|Likes:
Published by Donny Hartawinata

More info:

Published by: Donny Hartawinata on Jan 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/27/2011

pdf

text

original

 
RAHASIA SALIB
Oleh :
HAMRAN AMBRIE
 Brosur Korr. Serie ke–9 ini, adalah untuk menjawab atas brosur Sdr. A. Tou yangsuntingannya oleh satu team Proyek Mau’izhatul Hasanat, Jemaat
 Ahmadiyah
cabangDenpasar Bali, yang berjudul
“Isa (as) dan Muhammad dalam Perspektif Nubuatan”
(sebagai lanjutan dari permasalahan yang terdahulu).I. Dalam naskah ini akan saudara-saudara jumpai pembahasan:
1. Tentang kedudukan Quran s. Al Fatihah.2. Makna Salib dan Penebusan Dosa Warisan.3. Kesaksian Sejarah: Kematian(Kewafatan), Kebangkitan dan Kenaikan(Mikraj) Isa (as) Al-Masih.4. Kepentingannya Mukjizat dalam peranan sesuatu kepercayaan Agama.5. Sedikit keterangan tentang Injil-palsu Barnabas.6. Benarkah ada nubuat kenabian Muhammad dalam Alkitab? (bagian ke-II) Dalam bagian ini akan dibahas:a. Nubuat para Nabi dalam Perjanjian Lama.b. Nubuat Perjanjian Baru tentang apa dan siapa PARAKLETOS itu.
II. Disamping itu untuk argumentasi penginjilan, dalam hal yang sama akan dibahas juga pemikiran penulis-penulis lain yang sejajar dengan Sdr. A. Hasan Tou, agar masalah ini dapat diungkapkan secara tuntas dan menyeluruh.III. Sdr.A. Hasan Tou mengatakan :
 
“Sdr. Hamran Ambrie yang tengah berjuang menindas hati nuraninya sendiri yangcenderung kepada Tauhid Islam, dan mencoba menegakkan benang basah kepercayaanTrinitas politeistik ajaran Paulus, rasul gadungan itu.”Saya mengemukakan dan menguraikan pengertian Trinitas itu dengan penuhkeyakinan yang sanggup dihujjah, sanggup dibahas dan diuji kebenarannya, sesuaidengan keyakinan Tauhid Kristiani yang unggul dan murni, bukan menegakkan benang basah yang Saudara tuduhkan. Untuk itu saya silahkan saudara telaah, bacadan fahami dengan baik uraian saya tentang Allah Tritunggal ini yang terdapat dalamKorr. Serie ke-7, halaman 21 s/d 27. Mana-mana yang tidak sesuai dengan pendapatSaudara, sanggahlah, dan kemukakanlah argumentasi yang meyakinkan. Itu lebih baik dan berguna daripada ocehan dan tuduhan murah yang berirama sinis kehabisanakal.Mari kita adu argumentasi. Mari kita adu kebenaran, supaya kebenaran yang hendak kita dambakan itu dapat dinyatakan. Terima kasih.IV. Penelaahan tentang “Siapakah Almasih yang dijanjikan akan datang itu”, samasekali tidak ada tanggapan ataupun sanggahan Saudara. Sdr. A. Hasan masih berjanji dalam surat khususnya, untuk menanggapinya kemudian. Silahkan!Permintaan Sdr. A. Hasan Tou, supaya brosur yang mengenai masalah inidikirimkan juga kepada cabang Jemaah Ahmadiyah lainnya di Indonesia, bahkan juga kepada beberapa pribadi khusus di Rabwah-Pakistan-supaya ada tanggapandari salah seorang dari mereka, itupun sudah saya penuhi.Hal ini perlu kita telaah. Dalam naskah saya yang lalu (korr. No. 8) cukup gamblangmengemukakan argumentasi yang meyakinkan bahwa pengakuan Mizra Ghlam Ahmadsebagai almasih yang dijanjikan itu, adalah tidak benar, tidak ada suatu fakta apapunyang cukup meyakinkan. Meskipun demikian, pengakuan Mizra Ghulam Ahmad danketurunannya Mizra Nasir Ahmad itu penting bagi kita untuk membuktikan dengan nyata bahwa nubuat Alkitab yang tertulis dalam Injil Matius 24:5 dan lain-lain yangmengatakan bahwa “akan muncul nabi palsu dan yang mengaku Mesias yangmenyesatkan “ itu, sekarang sedang dan sudah digenapi. Haleluya!Patut kita catat, bahwa Almasih yang dijanjikan ini akan datang adalah pada akhir zamanyang lazim dikatakan juga “hari kiamat”, yaitu suatu hari yang sudah tidak ada lagi “hari besok atau lusa”, apapun pula bertahun-tahun kemudian. Kepalsuan Mizra GhulamAhmad ini kita tandai bahwa kehadirannya jelas bukanlah pada akhir zaman (seperti yangdinubuatkan) bahkan ternyata dia sendiri sudah mati, dan keturunannya sudah pula mati. Namun akhir zaman itu belum juga masanya, dan diapun tidak pernah menjadi hakimyang adil, mengadili umat manusia seluruhnya.Apakah fakta ini masih juga belum dapat saudara-saudara dari Jemaat Ahmadiyahnilai sebagai suatu bukti yang sangat nyata akan kepalsuannya da’wah MizraGhulam Ahmad itu sebagai Almasih yang dijanjikan?
 
Hadist nabi Muhammad yang diimani oleh seluruh umat Islam, dengan tegas bahwaAlmasih yang dijanjikan akan datang itu namanya adalah ibnu Maryam, bukanMizra Ghulam Ahmad.V. Supaya Khalayak ramai yang mengikuti pembahasan kami, antara saya (HamranAmbrie) dengan A. Hasan Tou plus Jemaat Ahmadiyah cabang Denpasar Balimengetahui, dapat saya kabarkan bahwa:1. Uraian saya tentang nubuat kenabian Muhammad yang dikemukakan A. HasanTou dengan nats Ulangan 18:15 sudah saya sanggah dengan mengemukakan 8fakta penanggahan saya, oleh A. Hasan dkk. Sama sekali tidak disanggah lagi.2. Begitupun tentang analisa Injil, tentang Kebanaran Alkitab. Pengertian Salib bagiIsa (as) dan Uraian Tritunggal, sama sekali tidak disanggah.3. Juga mengenai Almasih yang dijanjikan, nubuat akhir jaman, masalah mansokhmukjizat Muhammad dan lain-lain tidak tersanggah.Saudara seiman berdoalah, agar Rohulkudus menolong kita bersaksi, agar kebenaraniman Kristiani nyata, dan mana Tuhan dipermuliakan hingga pada kesudahan alam.Amin.Jakarta, 25 Juni 1978. 
1. QURAN SURAT AL FATIHAH
 
Komentar Sdr A. Hasan :“Maka kesimpulan yang ditarik sdr. Ambrie, seolah-olah Al Fatihah itu merupakanserangkum permohonan doa oleh Allah yang satu kepada Allah yang lain, hanya lantaran bentuk “derecterede”dari surah itu dan juga karena tidak didahului kata “Qul” adalahkesimpulan yang terlalu naïf. Tidak sepantasnya seorang domine terperosok dalam pengertian sedungu itu. Sayang!”Demikianlah komentarnya Saudara A. Hasan Tou.Saudara yang kekasih:
Saya tidak pernah menyimpulkan demikian.
Cobalah saudara baca baik-baik sekalilagi. Kesimpulan itu adalah kesimpulan saudara sendiri.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->