Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
24Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penetapan Kadar Kinin (Pk4) Kelompok Ria (08-30) , Riko (08-32), Adi Darma (08-33), Dwija (08-31), Dan Yudi (08-29)

Penetapan Kadar Kinin (Pk4) Kelompok Ria (08-30) , Riko (08-32), Adi Darma (08-33), Dwija (08-31), Dan Yudi (08-29)

Ratings: (0)|Views: 792 |Likes:
Published by Dwija Bawa Temaja
penetapan kadar kinin dalam urin
penetapan kadar kinin dalam urin

More info:

Published by: Dwija Bawa Temaja on Jan 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2013

pdf

text

original

 
Laporan Praktikum Analisis Farmasi II
PENETAPAN KADAR KININ DALAM URIN SETELAH MENGKONSUMSI TABLETKININ DENGAN METODE FLUORESENSI(ALAT DENGAN SPEKTROFOTODENSITOMETRI-MODE FLUORESENSI)OLEH :Nyoman Yudi Kurniawan (0808505029)Wayan Ria Medisina (0808505030)I Gede Dwija Bawa Temaja (0808505031)Rico Pramana Sugiarto (0808505032)Made Adi Wiradarma (0808505033)JURUSAN FARMASIFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMUNIVERSITAS UDAYANA2010
 
PENETAPAN KADAR KININ DI URIN SETELAH MENGKONSUMSI TABLET KININDENGAN METODE FLUORESENSI(ALAT DENGAN SPEKTROFOTODENSITOMETRI-MODE FLUORESENSI)I.
 
Tujuan
Praktikum ini dilakukan bertujuan untuk menetapkan kadar kinin di urin setelahmengkonsumsi tablet kinin dengan metode fluoresensi (alat denganspektrofotodensitometeri - mode fluoresensi).
II.
 
Dasar Teori2.1 KLT-Spektrodensitometri
Prinsip pengukuran kadar suatu senyawa dengan sistem spektrofotodensitometriadalah dengan mengukur absorban maupun fluorosensi dari analit yangmenyerap sinar UV. Pada mode absorbsi yang diukur adalah banyaknya REMyang diabsorsi atau diserap oleh kromofor suatu senyawa, sedangkan untuk modefluorosensi yang diukur adalah energi yang dilepas setelah kromofor tersebutdiberikan bereksitasi. Setelah diberikan energi REM berlebih maka senyawa tersebutakan tereksitasi. Namun pada kondisi tersebut, elektron berada pada kondisi yangkurang stabil. Elektron akan cenderung menempati posisi yang lebih stabil sehinggaterjadi relaksasi. Saat terjadi eksitasi, elektron melepaskan sejumlah tertentu energimisalnya berupa dalam bentuk cahaya. Peristiwa ini disebut dengan fluorosensi(Gandjar dan Rohman, 2007).Evaluasi visual kromatogram sebelum derivatisasi hanya mampu memberikanhasil kualitatif sedangkan evaluasi optikal secara langsung (
insitu
) pada platmenggunakan suatu instrumen dapat memberikan hasil kualitatif dan hasil kuantitatif.Alat optis yang dapat digunakan untuk analisis kualitatif dan kuantitatif ini adalahspektrofotodensitometer atau sering disebut dengan
TLC Scaner.
 Spektrofotodensitometer digunakan dengan menghubungkan pada suatu perangkatkomputer (PC) yang dikendalikan dengan suatu program evaluasi. PC akan menampilkanhasil kalkulasi, protokol pendukung, menyediakan data dari semua parameter dari
 
 peralatan dan program evaluasi serta data hasil yang berupa angka dan grafik (Deinstrop,2007).Gambar 2. TLC Scanner Prinsip kerja spektrofotodensitometri berdasarkan interaksi antara radiasielektromagnetik dari sinar UV-Vis dengan analit yang merupakan noda pada plat. Untuk evaluasi bercak hasil KLT secara densitometri, bercak di-
 scanning 
dengan sumber sinar dalam bentuk celah (
 slit 
) yang dapat dipilih baik panjangnya maupun lebarnya. Sinar yang dipantulkan diukur dengan sensor cahaya (fotosensor). Perbedaan antara sinyaloptik daerah yang tidak mengandung bercak dengan daerah yang mengandung bercak dihubungkan dengan banyaknya analit yang ada melalui kurva kalibrasi yang telahdisiapkan dalam lempeng yang sama. Pengukuran densitometri dapat dibuat denganabsorbansi atau dengan fluoresensi (Settel, 1997).Kebanyakan pengukuran kromatogram lapis tipis dilakukan dengan caraabsorbansi. Kisaran ultraviolet rendah (di bawah 190 nm sampai 300 nm) merupakandaerah yang paling berguna (Settel, 1997).

Activity (24)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
ygusnendar liked this
Lii Lie liked this
gex_cha liked this
Lita Astriani liked this
Asep Ajah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->