Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
22Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Law No. 15 of 2002 Indonesia Money Laundering (Wishnu Basuki)

Law No. 15 of 2002 Indonesia Money Laundering (Wishnu Basuki)

Ratings:

4.75

(4)
|Views: 1,714 |Likes:
Published by Wishnu Basuki
Law on Indonesia money laundering. (Translated by Wishnu Basuki)
Law on Indonesia money laundering. (Translated by Wishnu Basuki)

More info:

Categories:Business/Law
Published by: Wishnu Basuki on Aug 14, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/24/2012

pdf

text

original

 
Translated by WB (ABNR)
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR 15 TAHUN 2002TENTANGTINDAK PIDANA PENCUCIAN UANGSebagaimana diubah olehUndang-undang Nomor 25 Tahun 2003(13 Oktober 2003)LAW OF THE REPUBLIC OF INDONESIANUMBER 15 OF 2002CONCERNINGTHE CRIMINAL OFFENSE OFMONEY LAUNDERINGAs amended byLaw Number 25 of 2003(October 13, 2003)
Pasal/ 
 Article
 Bab I: Ketentuan Umum 1 Ch. I: General ProvisionsBab II: Tindak Pidana Pencucian Uang 3Ch. II: The Criminal Offense of MoneyLaunderingBab III: Tindak Pidana Lain Yang BerkaitanDengan Tindak Pidana Pencucian Uang8Ch. III: Other Criminal Offenses That Relate tothe Criminal Offense of MoneyLaunderingBab IV: Pelaporan 13 Ch. IV: ReportingBagian Kesatu: Kewajiban Melapor 13 Part One: Reporting ObligationsBagian Kedua: Identitas Nasabah 17 Part Two: Customer IdentityBab V: Pusat Pelaporan dan Analisis TransaksiKeuangan18Ch. V: The Indonesian Financial TransactionReports and Analysis CentreBab VI: Penyidikan, Penuntutan, danPemeriksaan di Sidang Pengadilan30Ch. VI Investigation, Prosecution, andExamination at Court TrialBab VII: Perlindungan Bagi Pelapor dan Saksi 39 Ch. VII: Informant and Witness ProtectionBab VIII: Bantuan Timbal Balik Dalam MasalahTindak Pidana Pencucian Uang44Ch. VIII: Mutual Assistance in the Problems of the Criminal Offense of MoneyLaunderingBab IX: Ketentuan Peralihan 45 Ch. IX: Transitional ProvisionsBab X: Ketentuan Penutup 46 Ch. X: Concluding Provisions
 
 
2
 
Teks gabungan, dibuat dan dimodifikasi olehALI BUDIARDJO, NUGROHO, REKSODIPUTRO.- Teks dengan coretan berarti ketentuan tidak berlaku.- Teks dengan huruf tebal berarti teks terbaru dari undang-undang yang mengubah.Consolidated text, made and modified byALI BUDIARDJO, NUGROHO, REKSODIPUTRO.- Text in strikeout indicates the provisions are void.- Text in boldface indicates the latest text of the amendinglaw.
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR 15 TAHUN 2002TENTANGTINDAK PIDANA PENCUCIAN UANGLAW OF THE REPUBLIC OF INDONESIANUMBER 15 OF 2002CONCERNINGTHE CRIMINAL OFFENSE OFMONEY LAUNDERINGDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,WITH THE GRACE OF GOD ALMIGHTYTHE PRESIDENT OFTHE REPUBLIC OF INDONESIA,
Sebagaimana diubah oleh:Undang-undang Nomor 25 Tahun 2003,(13 Oktober 2003);As amended by:Law Number 25 of 2003(October 13, 2003) 
Menimbang:a. bahwa kejahatan yang menghasilkan hartakekayaan dalam jumlah yang besar semakinmeningkat, baik kejahatan yang dilakukan dalambatas wilayah Negara Republik Indonesia maupunyang melintasi batas wilayah negara;Considering:a. that the number of crimes that creates a largeamount of property has been increasing, both ascrimes that are committed within the territory of the State of the Republic of Indonesia and astransnational crimes;b. bahwa asal-usul harta kekayaan yang merupakanhasil dari kejahatan tersebut, disembunyikan ataudisamarkan dengan berbagai cara yang dikenalsebagai pencucian uang;b. that the origin of property as the proceeds of thecrimes is concealed or disguised in several methodsknown as money laundering;c. bahwa perbuatan pencucian uang harus dicegah dandiberantas agar intensitas kejahatan yangmenghasilkan atau melibatkan harta kekayaan yang jumlahnya besar dapat diminimalisasi sehinggastabilitas perekonomian nasional dan keamananannegara terjaga;c. that acts of money laundering must be deterred andabated so that criminal activities that make orinvolve a large amount of property may becurtailed, thereby ensuring national economicstability and maintaining state security;d. bahwa pencucian uang bukan saja merupakankejahatan nasional tetapi juga kejahatantransnasional, oleh karena itu harus diberantas,antara lain dengan cara melakukan kerja samaregional atau internasional melalui forum bilateralatau multilateral;d. that money laundering is not only a national crimebut also a transnational crime, it must be thereforeabated by, inter alia, establishing regional orinternational cooperation through a bilateral ormultilateral forum;e. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimanadimaksud dalam huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf e. that based on the grounds as intended by letter a,letter b, letter c, and letter d, it is necessary to make
 
 
3
d perlu membentuk Undang-undang tentang Tindak Pidana Pencucian Uang;a Law concerning The Criminal Offense of MoneyLaundering;
a. bahwa agar upaya pencegahan danpemberantasan tindak pidana pencucian uangdapat berjalan secara efektif, maka Undang-undang Nomor 15 Tahun 2002 tentang TindakPidana Pencucian Uang perlu disesuaikandengan perkembangan hukum pidana tentangpencucian uang dan standar internasional;a. that for the deterrence and abatement of thecriminal offense of money laundering to workeffectively, Law Number 15 of 2002 concerningthe Criminal Offense of Money Launderingneeds to be tailored to the furtherance of penallaw on money laundering and internationalstandards;b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimanadimaksud dalam huruf a, perlu mengubahUndang-undang Nomor 15 Tahun 2002 tentangTindak Pidana Pencucian Uang.b. that on the grounds as intended by letter a, it isnecessary to amend Law Number 15 of 2002concerning the Criminal Offense of MoneyLaundering.
Mengingat:1. Pasal 5 ayat (1) dan Pasal 20 Undang-UndangDasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;2. Ketetapan Majelis Permusyawaratan RakyatRepublik Indonesia Nomor VIII/MPR/2001 tentangRekomendasi Arah Kebijakan Pemberantasan danPencegahan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme;Bearing in mind:1. Article 5 section (1) and Article 20 of the 1945Constitution of the Republic of Indonesia;2. Decree of the People’s Consultative Assembly of the Republic of Indonesia Number VIII/MPR/2001concerning Recommendations of Directing Policyfor Abatement and Deterrence of Corruption,Collusion, and Nepotism;Dengan Persetujuan BersamaDEWAN PERWAKILAN RAKYATREPUBLIK INDONESIAdanPRESIDEN REPUBLIK INDONESIAWith the joint consent of THE HOUSE OF REPRESENTATIVES OFTHE REPUBLIC OF INDONESIAandTHE PRESIDENT OFTHE REPUBLIC OF INDONESIAMEMUTUSKAN: HAS DECIDED:Menetapkan: UNDANG-UNDANG TENTANGTINDAK PIDANA PENCUCIANUANG.To enact: LAW CONCERNING THE CRIMINALOFFENSE OF MONEY LAUNDERING.
PENJELASAN UMUM  Berbagai kejahatan, baik yang dilakukan oleh orang perseorangan maupun oleh korporasi dalam bataswilayah suatu negara maupun yang dilakukan melintasibatas wilayah negara lain makin meningkat. Kejahatantersebut antara lain berupa tindak pidana korupsi, penyuapan
(bribery)
 , penyelundupan barang, penyelundupan tenaga kerja, penyelundupan imigran, perbankan, perdagangan gelap narkotika dan psikotropika, perdagangan budak, wanita, dan anak, perdagangan senjata gelap, penculikan, terorisme, pencurian, penggelapan, penipuan, dan berbagaikejahatan kerah putih. Kejahatan-kejahatan tersebut telah melibatkan atau menghasilkan Harta KekayaanGENERAL ELUCIDATION Various crimes that are either committed by individualsor corporations within the territory of a state or committed crossing the boundaries of the territory of other states, have been increasing. These crimesinclude, inter alia: corruption, bribery, goodssmuggling, worker smuggling, immigrant smuggling,banking, illicit traffic in narcotic drugs and  psychotropic substances, trafficking in slaves, women,and children, illicit trafficking in firearms, kidnapping,terrorism, theft, embezzlement, fraud, and various other white-collar crimes. Such crimes have involved or made a large amount of Property.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->