Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENCEMARAN AIR PEMBAWA BENCANA

PENCEMARAN AIR PEMBAWA BENCANA

Ratings: (0)|Views: 900|Likes:
Published by lukman_dc

More info:

Published by: lukman_dc on Jan 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2012

pdf

text

original

 
PENCEMARAN AIR PEMBAWA BENCANABAGI KEHIDUPAN MANUSIA
Manusia tak dapat hidup tanpa air. Air diperlukan untuk minum, memasak,mandi, mencuci, membersihkan peralatan, menyirami tanaman dan untuk keperluanlainnya. Keberadaan air mutlak diperlukan oleh manusia dalam jumlah yang cukup dankualitas yang baik. Bila kekurangan air, maka akan terjadi kekeringan yang berakibatlebih lanjut terjadinya berbagai bencana seperti kelaparan, dan munculnya berbagai penyakit. Demikian juga bila air terlalu berlimpah dapat berakibat terjadinya bencana banjir dan munculnya berbagai macam penyakit menular melalui perantara air.Masalah lingkungan yang dirasakan akhir-akhir ini adalah terjadinya krisis air  bersih. Kenyataan ini terlihat terjadinya kasus dibeberapa daerah di Indonesia maupundibeberapa daerah di wilayah Kalimantan Tengah pada khususnya, dirasakan adanyakesulitan untuk mendapatkan air bersih. Walaupun air dikatakan sebagai sumberdayaalam yang dapat dipertahankan dan dapat diperbaharui, namun ketersediaan air bersihkemungkinan dapat habis bila tidak disertai dengan pengelolaan dan pelestarianlingkungan secara arif dan bijaksana.Masyarakat Kalimantan Tengah dalam kehidupan sehari-hari melakukankegiatannya tak lepas dari aktivitas di wilayah perairan terutama di wilayah sungai.Sungai dimanfaatkan untuk berbaga
 
kegiatan manusia antara lain untuk irigasi (pengairan) dalam bidang pertanian, untuk transportasi, pembuangan limbah industri dan pertambangan, para nelayan mencari ikan, pemeliharaan ikandalam keramba, sebagai sumber air baku PDAM dan untuk berbagai keperluan rumah tangga.Sebagai akibat dari berbagai kegiatan tersebut, muncullah masalah pencemaran air yang berkaitan dengan pencemaran di wilayah perairan sungai. Air sungai penuh dengan bahan-bahan buangan yang berupa sampah organik maupun anorganik serta limbah industri maupun limbahrumah tangga, sehingga sejumlah sungai telah tercemar oleh logam berat atau limbah B3 (Bahan berbahaya dan beracun). Hal ini tentunya akan membahayakan bagi manusia dan organisme yanghidup di perairan sungai. Sebagai contoh meningkatnya limbah buangan rumah tangga dan pencemaran logam merkuri (Hg) yang terjadi pada akhir- akhir ini telah menyebabkan banyaknyaikan-ikan dan organisme perairan lainnya yang mati. Bila manusia memakan ikan yang berasaldari perairan yang tercemar logam merkuri,Maka kadar merkuri dalam darah, ginjal dan otak akan tinggi. Kadar merkuri yang tinggi dalamdarah akan menyebabkan terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat, selain itu juga dapatmenyebabkan terjadinya keguguran pada ibu yang sedang hamil.Adanya pencemaran air akan berakibat menurunnya kualitas air, sehingga air menjaditidak layak pakai karena tidak memenuhi standar untuk syarat kesehatan. Air yang digunakansebaiknya memenuh
 
syarat, baik kualitas maupun kuantitasnya. Dari segi kualitas air yang digunakan manusia harusmemenuhi syarat kesehatan, yaitu air harus memenuhi syarat secara fisik, kimia dan biologis.Secara fisik air harus jernih, tidak berbau tidak berwarna. Secara kimia tidak mengandung zat-zatyang berbahaya dan beracun serta pHnya bersifat netral antara 6-8. Secara biologis tidak mengandung bibit penyakit yang menular melalui perantara air. Apabila air yang kualitasnyatidak baik tetap digunakan, maka dalam jangka pendek akan berakibat munculnya berbagaimacam penyakit seperti : muntaber, diare, tipus dan desentri.Pembuangan sampah dan limbah ke dalam sungai selain menyebabkan sungai tercemar oleh senyawa-senyawa berbahaya, juga berakibat terjadinya pendangkalan sungai. Adanya pendangkalan sungai, dapat mengakibatkan daya tampung air menjadi lebih kecil, sehingga bilaterjadi hujan secara terus-menerus akan berakibat air sungai meluap dan terjadi banjir. Terjadinyagenangan air di wilayah pemukiman penduduk akibat luapan air sungai (banjir), tentunya akanmengganggu aktivitas manusia. Adanya genangan air juga merupakan perantara penyakit menular seperti malaria dan demam berdarah, selain itu penggunaan air kotor untuk mandi atau mencucimempermudah terjadinya penularan penyakit kulit seperti kudis, kurap dan borok yangdisebarkan melalui air.Mengingat betapa pentingnya air bagi kehidupan, maka untuk mengurangi penurunankualitas air perlu dilakukan pengelolaan air dengan cara; 1) menghindari penebangan pohondisekitar sumber air 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->