Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
29Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Konflik Psikologi tokoh pada Novel Pertemuan Dua Hati

Konflik Psikologi tokoh pada Novel Pertemuan Dua Hati

Ratings: (0)|Views: 2,459 |Likes:
Published by Adieb NeverDie

More info:

Published by: Adieb NeverDie on Jan 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/16/2013

pdf

text

original

 
A . LATAR BELAKANG MASALAH
Perkembangan sastra sekarang ini sangat pesat dan banyak bermunculanteori-teori baru yang mengikutinya. Oleh karena itu dalam pembicaran ini dicobauntuk menerapkan salah satu teori tersebut yaitu pendekatan psikologi sastra dalammenganalisis novel
 Pertemuan Dua Hati
karya Nh. Dini. Pendekatan psikologisastra saat ini merupakan salah satu teori sastra yang sering digunakan dalammenganalisis sebuah karya sastra.Sastra dapat dibahas menjadi dua hal, yaitu isi dan bentuk. Dari segi isi,sastra membahas tentang hal yang terkandung di dalamnya, sedangkan bentuk sastramembahas cara penyampaiannya. Ditinjau dari isinya, sastra merupakan karanganfiksi dan non fiksi. Apabila dikaji melalui bentuk atau cara pengungkapannya, sastradapat dianalisis melalui gener sastra itu sendiri, yaitu puisi, novel dan drama. Karyasastra juga digunakan pengarang untuk menyampaikan pikirannya tentang sesuatuyang ada dalam realitas yang di hadapinya. Realitas itu merupakan salah satu faktor  penyebab pengarang menciptakan karya, disamping unsur imajinasi. Karya sastramerupakan gambaran kehidupan rekaan seseorang yang sering kali karya sastra itumenghadirkan kehidupan yang diwarnai oleh sikap latar belakang dan keyakinan pengarang. Novel sebagai salah satu produk sastra memegang peranan penting dalammemberikan pandangan untuk menyikapi hidup secara artistik imajinatif. Hal inidimungkinkan karena persoalan yang dibicarakan dalam novel adalah persoalantentang manusia dan kemanusiaan.Tokoh atau penokohan merupakan salah satu unsur pembangun karya sastra.Tokoh-tokoh yang ditampilkan oleh pengarang dalam cerita memilki berbagaimacam karakter. Secara umum tokoh terbagi menjadi dua, yaitu tokoh utama dantokoh tambahan. (Sudjiman 1991: 16) tokoh adalah sebagai pelaku yang mengalami berbagai peristiwa dalam sebuah cerita, sehingga tokoh dalam sebuah novelmempunyai peranan penting, karena tanpa kehadiran tokoh jalan cerita tidak aknterjadi. Tokoh dan penokohan dalam novel akan mengalami konflik secara psikologis. Berbagai persoalan timbul mengikuti perjalanan tokoh secara pribadi daninteraksi antar tokoh. Konflik dalam novel secara psikologis dapat mempengaruhitingkah laku dan watak tokoh. Konflik batin yang dialami tokoh menyebabkangangguan psikis. Gangguan ini disebabkan oleh faktor secara eksternal dan internal.
 
Konflik sebagai salah satu unsur novel sebaiknya konflik yang terjadi antar tokoh benar-benar dapat meyakinkan pembaca. Konflik yang dibangun dalam ceritamengambarkan problem masyarakat pada saat cerita itu dibangun dan konflik yangdihadirkan harus membuat pembaca menjadi tertarik dan alur menjadi menarik.Persoalan yang diangkat dalam novel
 Pertemuan Dua Hati
menceritakantentang seorang anak bernama Waskito ia adalah seorang murid yang nakal dan tidak  pernah berangkat sekolah, beruntung ada seorang guru bernama Bu Suci yangdengan sabar menghadapi kenakalan Waskito dan merubah Waskito yang nakalmenjadi anak yang normal. Pendekatan terhadap sastra yang mempertimbangkansegi-segi kejiwaan dan tingkah laku manusia oleh beberapa penulis disebut psikologis sastra. Berdasarkan paparan di atas, penulis ingin mengkaji novel
 Pertemuan Dua Hati
karya Nh. Dini dengan analisis Psikologi Sastra.
B. PERUMUSAN MASLAH
Berdasarkan uraian di atas maka permasalahan dalam penelitian ini sebagai berikut:1.Bagaimanakah kepribadian tokoh utama dalam novel
 Pertemuan Dua Hati
karya Nh.Dhini?2.Bagaimanakah konflik psikologis tokoh utama yang terjadidalam novel
 Pertemuan Dua Hati
karya Nh.Dhini?3.Bagaimanakah penokohan novel
 Pertemuan Dua Hati
karya Nh.Dhini?
C. KAJIAN PUSTAKA
Sebuah analisis karya sastra perlu adanya tinjauan pustaka. Pengkajian pustaka berfungsi untuk memberikan pemaparan tentang permasalahan dalam karyasastra yang akan dianalisis. Kajian terhadap hasil penelitian dan analisis ini akandipaparkan yang berkaitan dengan Novel
 Pertemuan Dua Hati
karya Nh. Dinisebagai berikut:
a)Landasan Teori
1.Teori Psikologi SastraPsikologi merupakan suatu ilmu yang menyelidiki dan mempelajari tentang
 
tingkah laku atau aktivitas-aktivitas manusia, tingkah laku serta aktivitas-aktivitas itumerupakan manifestasi hidup kejiwaan (Walgito, 1997: 9).Psikologi meliputi ilmu pengetahuan mengenai jiwa yang diperoleh secarasistematis dengan metode-metode ilmiah yang dimufakati sarjana psikologi padazaman ini. Psikologi modern memandang bahwa jiwa dan raga manusia adalah satukesatuan yang tidak dapat dipisahkan, kegiatan jiwa tampak pada kegiatan raga(Gerungan, 1996: 3). Gerungan (1996: 19) lebih lanjut mengemukakan bahwa"Psikologi menguraikan dan menyelidiki kegiatan-kegiatan psikis pada umumnyadari manusia dewasa dan normal, termasuk kegiatan-kegiatan pengamatan,intelegensi, perasaan, kehendak, motif-motif, dan seterusnya."Penelitian psikologi sastra dilakukan dengan dua cara. Pertama, melalui pemahaman teori-teori psikologi kemudian diadakan analisis terhadap suatu karyasastra. Kedua, dengan terlebih dahulu memutuskan sebuah karya sastra sebagaiobjek penelitian, kemudian ditentukan teori-teori psikologi yang dianggap ditentukanuntuk melakukan analisis (Ratna, 2004: 344).Tugas psikologi adalah menganalisis kesadaran kejiwaan manusia yang terdiridari unsur-unsur struktural yang sangat erat hubungannya dengan proses-proses panca indera. Kaitannya dengan psikologi sastra, Wellek (1990: 41) mengemukakan bahwa karakter dalam cerita novel-novel, ingkungan serta plot yang terbentuk sesuaidengan kebenaran dalam psikologi sebab kadang-kadang ilmu jiwa dipakai oleh pengarang untuk melukiskan tokoh-tokoh serta lingkungannya.2.Hubungan Antara Psikologi dengan SastraSastra dan psikologi mempelajari keadaan kejiwaan orang lain. Namunantara sastra dengan psikologi juga ada perbedaannya, didalam psikologi gejala-gejala tersebut riil, sedangkan dalam sastra gejala-gejala tersebut bersifat imajinatif.Ada hubungan tak langsung yang fungsional antara psikologi dan sastra karenamanusia dan kebudayaan menjadi sumber dan struktur yang membangun solidaritasantara psikologi dan sastra. Misal, ketika kearifan kejiwaan, tetapi juga maknakehidupan seperti yang diungkapkan oleh sastra (Jatman, 1985: 165).Kajian psikologi yang akan dilakukan yaitu mengungkap perilaku seksual para tokohnya yang mendorong timbulnya perilaku seksual tersebut. Hubunganantara psikologi dengan sastra adalah bahwa disatu pihak karya sastra dianggap

Activity (29)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dennii Sasuke liked this
Mrfrenzy liked this
Veron Lelet liked this
Susi Best Plen liked this
Ad ILah liked this
Ad ILah liked this
Can Obi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->