Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
7Activity
×
P. 1
an Produk Unggulan Ikan Lele

an Produk Unggulan Ikan Lele

Ratings: (0)|Views: 7,485|Likes:
Published by BanGkit Lah

More info:

Published by: BanGkit Lah on Feb 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/13/2013

pdf

text

original

 
PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULANIKAN LELE
PENDAHULUAN
Indonesia dikenal sebagai negara bahari dan kepulauan terbesar didunia, dengan luas perairan laut sekitar 5,8 juta km² persegi (75% daritotal wilayah Indonesia) yang terdiri dari 0,3 juta km² perairan lautteritorial; 2,8 juta km² perairan laut Nusantara; dan 2,7 juta km² laut ZonaEkonomi Eksklusif Indonesia. Sedangkan luas wilayah daratan adalah 1,9 juta km² (25% dari total wilayah Indonesia). Sementara itu, di dalamwilayah daratan tersebut terdapat perairan umum (sungai, rawa, danwaduk) seluas 54 juta ha atau 0,54 juta km² (27% dari total wilayahdaratan Indonesia).Berdasarkan data pada Pusat Data, Statistik dan InformasiDepartemen Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, diketahui bahwapada tahun 2004 devisa yang disumbangkan dari ekspor hasil perikanan(perikanan laut dan perikanan darat) mencapai 1,78 milyar dolar ASdengan volume ekspor sebesar 902.358 ton. Sementara perolehan devisadari ekspor hasil perikanan pada tahun yang sama mencapai 2,4 milyar dolar AS dengan volume ekspor 1,21 juta ton. Untuk periode Januari-Mei2005 terjadi peningkatan nilai ekspor sebesar 37,16% dibandingkandengan periode yang sama pada tahun 2004. Periode Januari-September 2005 nilai ekspor hasil perikanan mencapai 1,60 milyar dolar AS. Iniartinya nilai ekspor hasil perikanan sampai akhir tahun 2005 lebih tinggi jika dibandingkan tahun 2004. Nilai ekspor hasil perikanan tahun 2005selama periode bulan Januari-Mei saja mencapai 47.072 juta dolar AS.Neraca perdagangan hasil perikanan pada tahun 2005 mencapai surplussebesar 741.338 juta dolar AS atau mengalami kenaikan jika
1
 
dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2004 yaitu sebesar 39,91%.Pada lingkup lokal di beberapa provinsi maupun kabupaten/kota diIndonesia kondisi yang terjadi juga relatif sama. Sebagai contoh yangterjadi di Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya sebagai salah satu daerahpenghasil ikan yang relatif besar di Indonesia. Di Kabupaten Ponorogodan sekitarnya, pembangunan perikanan darat sebagai bagian daripembangunan pertanian memiliki karakteristik tersendiri. Di tengahkecenderungan penurunan kontribusi sektor pertanian dalampembentukan PDRB (Produk Domestik Redional Bruto) KabupatenPonorogo dan sekitarnya dalam beberapa tahun terakhir, tahun 2005sektor pertanian masih mampu menyumbang 14,71% dan tumbuh 4,76%.Yang cukup menarik, sub sektor perikanan mampu mencapai lajupertumbuhan sebesar 20,34%, sementara sub sektor tanaman pangan4,61%, perkebunan 4,22% dan peternakan 1,23%.Salah satu jenis komoditas perikanan darat di Kabupaten Ponorogodan sekitarnya yang paling dominan dan berkembang pesat dalam duadasawarsa terakhir adalah budidaya (baik pembenihan maupunpembesaran) ikan lele, atau lebih tepatnya ikan lele dumbo (
Clariasgariepinus
). Lele dumbo berasal dari benua Afrika. Semula ikan inidiperdagangkan sebagai ikan hias. Menurut catatan, lele dumbo telahdipelihara oleh masyarakat Indonesia sejak awal tahun 1980. Pada waktuitu, lele dumbo telah banyak ditemukan sebagai ikan hias di akuarium-akuarium rumah tangga. Sejak pertengahan tahun 1980, ikan lele dumbomulai dipelihara di kolam-kolam sebagai ikan konsumsi. Keistimewaanikan lele dumbo adalah tahan hidup dan tumbuh baik di perairan yangkualitas airnya jelek. Bahkan lele dumbo mampu bertahan hidup dalamperairan yang telah tercemar sekalipun. Keistimewaan lain lele dumboadalah mudah dikembangbiakkan, pertumbuhannya relatif cepat, mudah
2
 
beradaptasi, serta efisien terhadap aneka macam dan bentuk ataupunukuran pakan yang diberikan.Dalam tiga dasawarsa yang lalu masih banyak petani yang engganberbudidaya ikan lele. Selain karena masih sedikit orang yangmengkonsumsinya, nilai ekonomisnya juga masih kalah tinggidibandingkan dengan ikan gurami atau ikan karper (ikan mas). Namunsaat ini keadaan telah berubah. Sekarang ikan lele sudah populer danmenjadi makanan kegemaran banyak orang sehingga permintaankebutuhan ikan lele pun semakin meningkat. Pembudidaya bisa memetikkeuntungan yang relatif besar dari usaha budidaya ikan lele yangdilakukannya. Selain dijual dalam ukuran siap konsumsi, ikan lele jugabisa dijual dalam bentuk benih. Permintaan benih biasanya datang daripara petani atau mereka yang ingin membuka usaha pembesaran ikanlele. Keadaan inilah yang membuat prospek usaha budidaya ikan lele diKabupaten Ponorogo dan sekitarnya semakin menjanjikan, baik usahapembenihan maupun pembesarannya.Budidaya ikan lele di berbagai daerah selama ini telah banyak yangmenerima kredit dari perbankan/lembaga keuangan lainnya, antara lainBank BRI dan Bank Danamon. Pinjaman yang dapat diberikan olehperbankan untuk usaha ini dapat berupa kredit investasi maupun kreditmodal kerja. Sejauh ini, bank-bank tersebut belum memiliki skemapinjaman khusus untuk usaha budidaya ikan lele. Sebagai contoh untukBank BRI, skim kredit yang ditawarkan untuk membantu pengembanganusaha ini adalah melalui Kupedes dengan plafon maksimum sebesaRp50.000.000,- baik untuk investasi maupun modal kerja dengan tingkatsuku bunga sebesar 21% per tahun.
PROFIL USAHA DAN POLA PEMBIAYAANPola Usaha
3

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
YuNiar KoNdo liked this
Budianto Feri liked this
sabill arasyid liked this
bucexherdi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->