Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pembaharuan Hukum Perseroan Berdasarkan Undang

Pembaharuan Hukum Perseroan Berdasarkan Undang

Ratings: (0)|Views: 90 |Likes:
Published by rajautomo

More info:

Published by: rajautomo on Feb 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/26/2013

pdf

text

original

 
PEMBAHARUAN HUKUM PERSEROAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 40 TAHUN2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS
1
 PENDAHULUAN
 Pembangunan perekonomian nasional yang diselenggarakan berdasarkan demokrasi ekonomidengan prinsip kebersamaan, efisiensi yang berkeadilan, berkelanjutan, berwawasanlingkungan, kemandirian, serta menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonominasional bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.Pembangunan perekonomian nasional tersebut perlu didukung oleh suatu undang-undang yangmengatur tentang perseroan terbatas yang dapat menjamin iklim dunia usaha yang kondusif.Untuk mencapai iklim usaha yang kondusif, diperlukan berbagai sarana penunjang yang antaralain adanya tatanan hukum yang dapat mendorong, menggerakkan, dan mengendalikanberbagai kegiatan pembangunan di bidang ekonomi. Salah satu materi hukum yang diperlukandalam menunjang pembangunan ekonomi adalah ketentuan-ketentuan di bidang perseroanterbatas. Dengan ketentuan-ketentuan tersebut, diharapkan perseroan terbatas sebagai badanusaha dapat berperan menjadi salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional yangberasaskan kekeluargaan menurut dasar- dasar demokrasi ekonomi sebagai pengejawantahandari pancasila dan Undang-Undang Dasar 45.Memperhatikan peran yang diberikan kepada perseroan terbatas dalam tata ekonomi nasionaltersebut di atas, maka kebutuhan akan penataan peraturan perundang-undangan di bidangperseroan terbatas secara komprehensip yang mengatur seluruh aspek kegiatan perekonomianmulai dari penataan bentuk badan usahanya, prosedur pemberian izinnya, kegiatan usahanya,termasuk etika dalam melakukan bisnis mutlak harus dilakukan. Mengingat perseroan terbatassebagai badan usaha berbentuk badan hukum yang modalnya terdiri dari saham-sahamsehingga merupakan persekutuan modal, maka dalam undang-undang harus ditetapkan bahwasemua saham yang ditempatkan harus disetor penuh agar dalam melaksankan usahanyamampu berfungsi secara sehat, berdaya guna, dan berhasil guna.
1
Sigitandi dalam PEMBAHARUAN HUKUM PERSEROAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 40 TAHUN2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS.
 
Di samping itu undang-undang harus tetap dapat melindungi kepentingan setiap pemegangsaham, kreditur, dan pihak lain yang terkait serta kepentinga perseroan terbatas itu sendiri. Halini penting sebab pada kenyataannya dalam suatu perseroan terbatas dapat terjadipertentangan kepentingan antara pemegang saham dengan perseroan terbatas atau antarakepentingan pemegang saham mayoritas dengan pemegang saham minoritas. Dalam benturankepentingan tersebut, kepada pemegang saham minoritas harus diberikan perlindungan hukumagar hak-haknya tidak diperlakukan dengan tidak adil secara sewenang-wenang oleh pemegangsaham mayoritas. Begitu juga untuk mencegah terjadinya persaingan yang tidak sehat akibatpenumpukan kekuatan ekonomi pada sekelompok kecil pelaku ekonomi serta sejauh mungkindapat mencegah monopoli, oligopoli, dan monopsoni dalam segala bentuknya yang merugikanmasyarakat maka dalam undang-undang juga harus diatur persyaratan dan tata cara untukmelakukan merger, konsolidasi, dan akuisisi serta pemisahan usaha.Di samping itu, keberadaan Perseroan Terbatas.dalam jawabnya dari berbagai persoalansebagai pelaku ekonomi tidak dapat dilepaskan tanggung sosial dan lingkungan dalam rangkamewujudkan pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan danlingkungan yang bermanfaat bagi perusahaan itu sendiri, komunitas setempat, dan masyarakatpada umumnya. Hal ini dimaksudkan demi terciptanya hubungan yang serasi, seimbang, dansesuai dengan lingkungan, nilai norma, dan budaya masyarakat setempat.Satu hal yang tidak kalah penting dari berbagai aspek pemberian perlindungan kepentingantersebut, reformasi dalam pemberian perizinan badan hukum perseroan terbatas melalui e-goverment dengan menggunakan fasilitas IT secara elektronis mutlak diperlukan penataannyadalam suatu undang-undang. Penataan ini sangat penting untuk memberikan legitimasi statushukum dari badan hukum yang proses pengesahannya dilakukan secara elektronis.
 
ALASAN PEMBAHARUAN HUKUM PERSEROAN TERBATAS
Setelah kurang lebih 12 tahun, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1995 tentang PerseroanTerbatas diberlakukan sebagai landasan hukum bagi Perseroan Terbatas dalam melaksanaknperannya sebagai badan usaha yang sekaligus sebagai badan hukum di dalam dunia usaha,maka Undang-Undang Perseroan Terbatas tersebut perlu diubah untuk disesuaikan denganperkembangan di dunia usaha yang terus berkembang sangat cepat. RUU Perseroan Terbatastersebut, kemudian pada tanggal 16 Agustus 007 disahkan oleh Presiden menjadi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan terbatas yang selanjutnya pada hari yangsama diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM RI. Dengan demikian terhitung sejak tanggal5 Agustus 2007, Undang-Undang secara yuridis berlaku dan mengikat Nomor 40 tahun 2007tentang Perseroan Terbatas sebagai hukum positif untuk menata dan mengatur lalu lintaskegiatan usaha sebagai pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 1995 tentang PerseroanTerbatas.Pembaharuan hukum Perseroan Terbatas melalui pengaturan kembali Undang-UndangPerseroan Terbatas yang lama menjadi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tersebut,dilakukan dengan beberapa pertimbangan sebagai berikut :
a. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1995 tidak lagi memenuhi kebutuhan hokum masyarakat seiringdengan perubahan keadaan ekonomi, politik dan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi padaera globalisasi yang berlangsung cepat.b. Meningkatnya tuntutan masyarakat akan pelayanan yang cepat, akurat dan menjamin kepastianhukum.c. Dalam rangka mendukung terselenggaranya good corporate government di kalangan dunia usaha.Berdasarkan pertimbangan tersebut di atas Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang PerseroanTerbatas yang terdiri dari 14 Bab dan 161 Pasal memuat ketentuan baik yang bersifat penambahanketentuan baru, perubahan ketentuan lama maupun ketentuan lama masih dipertahankan karenadianggap masih relevan.UU Perseroan Terbatas antara lain memuat pokok-pokok pikiran sebagai berikut :
1. Menegaskan Perseroan Terbatas adalah badan hokum yang merupakan persekutuanmodal yang didirikan atas dasar perjanjian.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->