Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
11Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MR Edisi 229

MR Edisi 229

Ratings: (0)|Views: 1,024 |Likes:
Published by akang_sia4065

More info:

Published by: akang_sia4065 on Feb 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/14/2013

pdf

text

original

 
Edisi 229 Tahun XI, 2 - 10 Februari 2011 Harga Rp. 3.500,- (Luar Jawa + Ongkos Kirim)
e-mail :
mediarakyat_new@yahoo.com
Contact Person :
0812 9936 977
SURATKABARUMUM
Press Release
Hal. 4
Hal. 6
Hal. 11
Game dan TelevisiMusuh Minat Baca
Pembawa Suara Pembangunan Bangsa 
website :
www.mediarakyatonline.com
aca Juga 
Badan
PusatStatistik (BPS)sering mendapatkanberbagai komentar bahkan dianggapmenyesatkan ketikadata yang dikelu-arkannya
(Hal 5)
Kota Tasik Jadi Pioner Sosialisasi KTP Online
Johan Budi
BPS : Kami Tidak BohongSoal Data Kemiskinan
Pengelolaan Sampah KotaBatam Diduga Sarat Kolusi
Menteri
Keuangan Agus Martowardojomengatakan bahwapenyesuaian gajiserta remunerasipejabat negara,termasuk presiden
(Hal 2)
Menkeu : Penyesuaian GajiSesuai Beban Kerja
baca hal
15
baca hal
15
Marzuki AliePatrialis Akbar 
baca hal
15
Jakarta,(MR)Kordinator Monitoring Publik ICW, Ade Irawan mengemukakan dalam pemetaankorupsi DAK pendidikan telah membuat kajian tentang pola korupsi serta aktor utamadanpendukungkorupsi.Kajian dilakukan dengan mengambil beberapa kasus yang terjadi di KabupatenTasikmalaya,Ponorogo,Sinjai,Garut,Simalungun,danjugaTegal.Menurut ICW, pelaku utama korupsi DAK pendidikan adalah pejabat dinaspendidikan,sepertikepaladinasataukepalaseksisaranadanprasarana." Mereka tidak mengorupsi secara langsung dana, tapi meminta fee maupunmengintervensi proses pengadaan di sekolah-sekolah penerima proyek," ungkapnya,Minggu(30/1).Upaya pemerintah menghindari potongan-potongan ilegal yang kerap dilakukanpejabatdinaspendidikandenganmenyalurkanDAKpendidikansecara
Indramayu,(MR)
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di DesaPangkalan Kecamatan Losarang Kabupaten IndramayuJawa Barat Milik PD Bumi Wiralodra Indramayu terjadiledakandariselanganginpendororngsaat
Jakarta,(MR)
Presiden Susilo BambangYudhoyono sangat marah karena Kepolisian dan Kejaksaan belum menjalankan butir ketujuh Inpres No 1/2011 yakni memecat atau memutasianggotanyayangterlibatkasusmafiapajakGayusTambunan.Padahal, dua institusi lainnya yakni Direktorat Jenderal Pajak dan KementerianHukum dan HAM sudah melakukan itu. Kemarahan SBY tersebut disampaikan MenteriSekretaris Negara Sudi Silalahi. Namun, Mensesneg tidak mengatakan bagaimanaPresidenmeresponpembangkanganyangdilakukankeduainstitusitersebut.
Drs.H.IlyasSabli,M.Si&IMALKOISMAIL,S.Sos
Drs. H. Ilyas Sabli, M.Si & IMALKO ISMAIL, S.Sos
Inpres Belum Dijalankan,Presiden Marah
SPBE PD Bumi Wiralodra
Didemo Warga
baca hal
 
15
Garut,(MR)
Kisruh kontra pejabat Sekda Garut yang akan datang,sepertinya bakal terus barlangsung. Pasalnya, sosok yangakan menggantikan Hilman Faridz, sesuai pertimbanganeksekutif di Pemprov Jabar adalah nama yang diusulkanBupati yaitu Iman. Pertimbangan dipilihnya Iman AliRahman itu terungkap dalam pertemuan antara Komisi ADPRD Prov. Jabar dengan Sekretariat Daerah Prov. Jabar diRuangBadanMusyawarahDPRDJabar,Jln.Diponegoro.Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Jabar LexLaksamanakepadawartawanSesuaihasilfitdanpropertestyang kami lakukan pada 13-18 Januari, dan tiga nama yangdiusulkan bupati, memang Ali cukup qualified. Itu sesuai pertimbangan akhir dari BKD,” katanya kepada wartawanusairapat.Meski namaAli mencuat, tapi bukan berarti nantinyaAli-lahyangditunjuksebagaiSekdaKabupaten
Kades Lawan BupatiSambil Gebrak Meja
Hanya Terjadi di Garut
Karawang,(MR)
WargaKaceotTunggakjati,jum’at(21/1)sekitarjam19.30wib, dihebohkan oleh salah satu pohon angsana yang hidupsudah puluhan tahun itu tumbang lalu bisa berdiri kembalisepertisemula.
Heboh,
Pohon TumbangBerdiri Kembali
baca hal
15
PejabatDinasPendidikanDidugaMintaFee
Terkait Buku SBY
Jakarta,(MR)
Sikap Komisi III DPR yangdiperlihatkan dalam rapat dengar  pendapat (RDP) dengan KomisiPemberantasan Korupsi (KPK),Senin (31/1), membuktikan bahwaanggota DPR tidak memiliki etikadanterkesantidakmengertihukum.Seharusnya, rapat tersebutmenjadi kesempatan bagi Komisi IIIuntuk mengorek alasan KPK menangkap 19 politisi Senayan yang diduga terlibat dalamkasussuapcekperjalananterkaitpemilihan
Komisi III DPR DinilaiTidak Paham Hukum
baca hal
15
Miranda Goeltom
 
2
Berita Utama
Edisi 229 TEdisi 229 TEdisi 229 TEdisi 229 TEdisi 229 Tahun X Iahun X Iahun X Iahun X Iahun X I2- 10 F2- 10 F2- 10 F2- 10 F2- 10 Febrebrebrebrebruari 2011uari 2011uari 2011uari 2011uari 2011
Yang tidak tercantum di BOX Redaksional bukan wartawan kami. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik wartawan kami dilengkapi dengan
Tanda Pengenal
dan
Surat Tugas Peliputan
dari Redaksi yang
masih berlaku
. Dan saat bertugas wartawan kami selalu membawa Surat Kabar Media Rakyat Edisi terbaru.
Pemimpin Umum : 
Hisar MT Sagala,
Penasehat : 
KH. DR. TG. Abd. Rahman Anwar SH. MA, Bambang Nugroho. ST, Aleh Heryanto.ST, Drs. Insanul Kamil, Syamsurizon.SH. MSi, Drs. Ir. H. Didin Sahidin, NJ. MSP, Ir.H.Agus Irianto MM, Drs. H. Ilyas Sabli,
Konsultasi Hukum : 
Susanto. SH,
Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab : 
HisarMT Sagala,
Dewan Redaksi : 
Hisar MT Sagala,
 
Drs.H. Asep Achmad Djaelani, MM, Iwan Saputra, SE, M.Si, Drs. H. Yono Kusyono,
Redaktur : 
Irwan Hamid,
Litbang : 
Herman Sugianto,
Manager Iklan : 
Rudi Harris,
Manager Distribusi 
 
 
Herdi,
Layout / Design : 
Ahmad Y, St,
Fhoto Grafer : 
Hamin,
Staf Redaksi : 
Jenri. S, Rusman, Rudi,Besti, Chandra.
PERWAKILAN/ BIRO :
Jakarta Pusat : 
Ediatmo (Kepala), Nokipa,
Jakarta Utara : 
Eka Lesmana (Kepala), Sarif, Yanto Sitanggang,
Jakarta Timur : 
Sukron (Kepala), Wisnu,
Jakarta Barat : 
Mohammad(Kepala), Nugraha, Tedy Sutisna,
Jakarta Selatan : 
Hengki (Kepala), Yusandi, Sahrial Nova,
Karawang : 
K. Komarudin, Warsian, Cece Wiriyadi,
Bogor, Depok : 
 
Ali, Ruslan,
Bekasi Kota : 
S. Wahyudi,
Kab. Bekasi : 
A. Natawi Jaya, Marulloh, H. Andang Hamdani,
Purwakarta : 
Sapan Supriatna,
Biro Subang : 
 
Iman,
Kota Bandung : 
Dodi Sulaeman(Kepala), Tuty Suhartati,
Bandung Barat : 
Dayanto, Darfi,
Kabupaten Bandung : 
Maman,
Sumedang/ Majalengka : 
Edi Moelyana (kepala), Ani Suhartini,
 
Wawan Setiawan,Budi,
 
Ratim, Ruhiyat, Agus Atang, Darmansyah,
Indramayu : 
Abdullah (Kepala), Mukromin, Suhada,
Cirebon : 
Masduri,
Kuningan : 
Dian,
Biro Garut : 
Undang Suryana (Kepala),Ali Hasan, Usep Jaelani,
Kab. dan Kota Sukabumi : 
Rustandi,
Biro Cianjur : 
Ruslan AG, Jaenudin,
Biro Kabupaten Tasik/ Kota Tasik : 
 
Zamzam Hermansyah (Kepala), H. AdeDimyati, Barkah Sudrajat, Iin Kartiwan, Widayanti, Yuyu Wahyudin, Dede R,
Ciamis : 
Heri Herdiana (Kepala),
Banjar : 
Ahmad Setia (Kepala),
Tangerang : 
Halim Untar (Kepala),Herman,
Lebak/ Pandeglang : 
Belfri (Kepala), Herianto,
Serang : 
Sukendar (Kepala), Nani,
Lampung : Kab. Tanggamus & Pringsewu: 
Dahlan (Kab. Biro), Jainuddin,
Perwakilan Sumatera Selatan : 
Alex Effendi, (Kepala),
Kota Palembang,
Adiyanto, (Kepala),
Kota Prabumulih / kab. Muara Enim : 
Alex Effendi (Kepala), Indra Apriansyah, Wendi Karno,H.M. Taher SN, Teti Pega, Amiruddin,
Biro Batu Raja / OKU : 
Sahmi, (Kepala),
Biro Oku Selatan : 
 
Swardi, (Kepala)
,
Thomas Ivan,
Ogan Ilir : 
Marleni (Kepala), Astute,
Tulang Bawang : 
Sumarta (Kepala), Nani,
Kota Metro : 
Tohir (Kepala), Maman Irawan,
Pekanbaru : 
 
Paizal (Kepala),
 
Nurdin,
Padang : 
Marqian,
Bengkulu : 
Aman Sipahutar,
Biro Mukomuko 
:
Hilman Daud,
Bengkulu Utara : 
Syaiful Bahkri S,
Jambi : 
Hendar,
Dumai : 
Suparta (Kepala), Parjio,
Tanjung Pinang : 
Winarto, Jerlin P, Rony Rudianto,
Biro Batam 
Ganda S.Prawira (Kepala), Agus Stanza AMd, Englis Simaremare,
Biro Tanjung Balai Karimun : 
Jerlin P (Kepala),
Kab. Lingga : 
Heri Susanto, Nurjaly, Hendrano,
Kab. Bintan 
Defran,
Biro Natuna : 
Roy S. (Kepala),
Kab. Anambas : 
S. Edwar. S, (Kepala),
Rokan Hilir : 
M. Erickson. S.Pd (Kepala), Rasmali SH, Syahdan,
Purwokerto : 
Hanapiah(Kepala), Kuswandi,
Batang : 
Rika Ida (Kepala), Hapid,
Kota Semarang: 
Irman Idrus (Kepala), Warsoma,
Cilacap : 
 
Murtaqin,
Pekalongan : 
Hetty
 
(Kepala) Narwan,
Purbalingga 
Hermanda,
Yogyakarta : 
Suratno,
Klaten : 
Sutrisno, Tarmo,
Jawa Timur 
 
RH. Batubara (Kepala), Adesva HT, Lambok Ferdinando, Hertanto, V. Julius Tarigan,
Sidoarjo : 
Palguno, Tabi’in,
Biro Blitar: 
A. Parlin Siagian (Kepala), Yatik Endang, Luhut P. Siagian,
Kediri 
:Rokim, Zainal Abidin,
Pasuruan : 
Achmad Effendi,
Madura : 
Mubarok,
Kupang : 
Moses Mone Kaka (Kepala)
,
Klaudius Edy Burga,
Kalimantan Barat : 
Ranto Leonardo,
Kalimantan Selatan / Tengah : 
Gatner Eka Tarung, SE (Kepala),
Banjar Masin : 
Mulia,
Banjar Baru : 
Asrian Talatika,
Pulang Pisau : 
Yabi. K,
Samarinda : 
Kipan Suerta, Delimah,
Belu & TTu 
 
Heribertus Kolo (Kepala), Lodowikus Umbu Lodongo, Robertus Seran,Agus TB. SH,
Flores Timur : 
 
Ferdinandus (Kepala), K. Lewoema,
Sorong : 
Dea (Kepala), Gonjali,
Kota Medan : 
Frendi Tua (Kepala), Herwan, Siti,
Tebing Tinggi : 
Hasni(Kepala), Herdan,
Langkat : 
Ojak Sianturi (Kepala), Waskito,
Deli Serdang : 
T. Manalu (Kepala), Belfri,
Pematang Siantar : 
Heru (Kepala), Sintan,
Simalungun : 
Togap Munthe(Kepala), Jentar Bangun,
Tarutung : 
Juang N,
Dairi : 
Karlen (Kepala), Benni Sitorus, Dadang Kusmandi,
Padang Sidempuan 
 
Chairun (Kepala), Hotman, Ali,
Bali : 
Nyoman, PutuArtha.
Alamat RedaksiTata Usaha / Iklan / Sirkulasi
:Jl. Manunggal VII Krajan LamaranRT. 04/09 Gg. Anggur II (Depan SMU 2 Lamaran)Kel. Palumbonsari - Karawang 41351Telp. (0267) 8454238 Jawa Barat
E-mail
: mediarakyat_new@yahoo.com
PO. BOX 88 Karawang 41300Rekening
: Bank BRI Cab.KarawangNo. Rek : 0116-01-022016-50-9a/n: Hisar MT Sagala
Kantor Perwakilan Utama :
Jl. Bina Harapan No. 38-C,Telp. (021) 79192764Kel. Duren Tiga Pancoran - Jakarta Selatan
Penerbit
: Yayasan Media Rakyat Intermedia
Percetakan
:
PT. Wahana Semesta Intermedia 
Pasuruan,(MR)
PT Jasa Raharja (Persero)Cabang Jawa Timur pada tahunini akan membuka kantorpelayanan jasa raharja di Pasu-ruan. Ini dilakukan sebagaiupaya untuk meningkatkanpelayanan kepada masyarakatdi dalam memberikan prosespembayaran santunan kecela-kaan lalu lintas.Humas PT Jasa Raharja(Persero) Cabang Jatim,Purwono SH di Surabaya,Selasa (11/1) mengatakan, saatini Jasa Raharja Jatim terusmemperluas jaringan pelaya-nannya guna memberikanpelayanan yang terbaik bagimasyarakat. “Jika mengurussantunan, masyarakat yangberdomisili di Pasuruan cukupdatang ke kantor pelayanan ini,tidak perlu datang jauh dikantor perwakilan di Probo-linggo yang sebelumnya,”
Jasa Raharja Akan BukaKantor Pelayanan di Pasuruan
ujarnya.Saat ini, Jasa Raharja Jatimtelah memiliki 6 kantor pela-yanan yang tersebar di Banyu-wangi, Mojokerto, Tuban,Tulungagung, Ponorogo danNgawi dan di kantor SamsatInduk di setiap kabupaten/kota.Sedangkan kantor perwakilanada 8, yakni, di Jember,Probolinggo, Malang, Pameka-san, Surabaya, Kediri, Bojone-goro dan Madiun. “Tahun ini juga akan ditambah 1 kantorpelayanan lagi di Pasuruanyang merupakan pemekarandari kantor perwakilan Probo-linggo. Ke depan, diharapkansetiap kabupaten/kota diupaya-kan minimal memiliki satukantor pelayanan JasaRaharja,” harapnya.Purwono menjelaskan,untuk proses penerimaan premiasuransi, jasa raharja memiliki48 tempat yang berada diSamsat tersebar di 38 kabu-paten/kota di Jatim. “Jumlah ini(keberadaan pembayaranasuransi jasa raharja di 48samsat) sangat ideal. Tapi,kalau pelayanan pemberiansantunan masih ada beberapayang perlu ada tambahan,seperti di daerah wilayah baratcontohnya Nganjuk danJombang,” tuturnya.Menurutnya, membukakantor pelayanan seperti diNganjuk dan Jombang inimerupakan kebutuhan yangmendesak. Sebab, Jasa Raharjamenilai pada wilayah daerah inimerupakan daerah yangdikenal daerah black spot ataurawan terjadi kecelakaan, “Selama ini, proses pengurusansantunan bagi korbankecelakaaan yang berdomisilidi Nganjuk dilakukan di kantorpelayanan di Kediri. Karenaitu, sangatlah tidak efisien jikamengurus santunan yangmenempuh jarak cukup jauh,”imbuhnya.Lebih lanjut Purwonomenuturkan, efisien lokasipembayaran santunan yangcukup jauh menjadi programJasa Raharja Jatim di tahun inibahkan tahun mendatang. “Idealnya, kantor pelayananproses pemberian santunanterdapat di masing-masingdaerah. Mudah-mudahan tahunini terwujud mendirikan kantorpelayanan di Pasuruan,”katanya.Jika nantinya kantorpelayanan ini didirikan, makaproses pelayanan pemberiansantunan akan dilayani duapetugas Jasa Raharja. Untuk  jam pelayanan, seperti jamkantor yang ada di kantorperwakilan Jasa Raharja.Selain itu, Jasa Raharja jugamengupayakan sistem jemputbola ke para korban, mengingatbelum semua kota di Jatimterjangkau oleh kantor pelaya-nan perusahaan pelat merahtersebut. “Ada petugas mobileservices yang mendata kecela-kaan di setiap kantor kepoli-sian, lalu segera memintakorban atau ahli waris untuk menyiapkan surat-surat yangdiperlukan. Setelah itu, korbanatau ahli waris langsungdiarahkan ke kantor pelayananterdekat untuk mengurus danmencairkan santunan,”paparnya.
>> Dea
Jakarta,(MR)
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menegaskanKemendagri akan tetap mempelajari impeachment Wali KotaSurabaya Tri Rismaharini. " Saat ini, posisi kita, sedangmempelajari itu. Menurut saya, dikaji dulu, apakah memangpantas diimpeach oleh DPRD. Tapi ini kan yang menilai adalahgubernur," ujar Gamawan, di kantornya, Senin (31/1).Gamawan mengaku sudah berkomunikasi denganGubernur Jawa Timur Soekarwo atas permasalahan ini. " Tadisaya sudah bicara dengan gubernur. Gubernur akan menilaidulu," imbuhnya.Dijelaskan Gamawan, hak angket pemberhentian TriRismaharini sebagai wali kota yang dijalankan DPRD KotaSurabaya harus dilaporkan dulu ke gubernur sebelumdisampaikan ke Mahkamah Agung."Dari situ ke gubernur dulu. Gubernur yang akanmengajukan prosesnya. Gubernur kan menilai dulu, apakahpantas ini diimpeach atau tidak, memenuhi syarat atau tidak.Apakah memenuhi kriteria Pasal 29 UU 32/2004 tentangPemerintahan Daerah atau tidak. Itu harus dinilai dulu," jelasnya. "Kemudian, finalnya di MA. Jadi, kalau gubernur sudahmenyatakan layak, pemakzulan baru bisa diajukan ke MA. Akantetapi, keputusan final tentang pemakzulan seorang kepaladaerah, tetap di MA, bukan di gubernur."Ditambahkann Gamawan, seharusnya DPRD tidak terlalugampang memutuskan impeachment hanya karena masalah-masalah yang masih bisa ada jalan keluarnya.Mantan Gubernur Sumatra Barat itu pun menyatakan jalannya pemerintahan di suatu daerah bisa terganggu jikaDPRD terlalu cepat memutuskan untuk melakukan pemakzulanatas kepala daerahnya. >>
Tedy Sutisna
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini
Mendagri Akan KajiPencopotan Wali KotaSurabaya
Jakarta,(MR)
Setelah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat(PNPM) Mandiri, pemerintah menyiapkan PNPM Peduli yangdiperuntukkan bagi kalangan rentan yang diistilahkan sebagai"sampah masyarakat"." Belum ada negara lain yang mempunyai program ini, In-donesia jadi pertama kali. Program ini akan diluncurkan 17Februari mendatang," kata Deputi Menko Kesra BidangKoordinasi Penanggulangan Kemiskinan Sujana Ruchiyat diJakarta, pekan lalu.Sujana pada diskusi tentang data kemiskinan menyebutkankelompok masyarakat rentan antara lain pengemis,gelandangan, pekerja seks komersial, waria, dan penderitaHIV/AIDS. "Ada sekitar tiga juta orang yang terjebak dalamkelompok masyarakat rentan ini," katanya.Ia menyatakan banyak donatur yang bersedia membantuprogram PNPM Peduli itu antara lain dari AS, Australia, danUni Eropa. Program PNPM Peduli itu, katanya, merupakanbagian dari program pengentasan kemiskinan.Sujana menyebutkan bahwa dalam pengentasankemiskinan, pemerintah menempuh melalui tiga program.Kelompok program pertama berupa bantuan sosial terpaduberbasis keluarga dengan anggaran pembiayaan sebesarRp48 triliun dari APBN, kelompok program kedua berupapenanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaanmasyarakat sebesar Rp12 triliun, dan kelompok program ketigaberupa penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaanusaha ekonomi mikro dan kecil sebesar Rp2 triliun. " Kalaupemerintah dianggap neolib, tak mungkin menyediakananggaran Rp48 triliun berupa subsidi penuh ke masyarakatmiskin," katanya.Sujana menyampaikan data bahwa penurunan kemiskinandi Indonesia per tahun paling cepat dibandingkan dengannegara lain yakni 0,8 persen sedangkan China 0,15 persen,Brazil 0,11, Filipina 0,01 persen, India bahkan -0,18 danMeksiko -0,48 persen.
>> Ediatmo
Pemerintah SiapkanPNPM Peduli "PSK”
Jakarta,(MR)
Menteri Keuangan AgusMartowardojo mengatakanbahwa penyesuaian gaji sertaremunerasi pejabat negara,termasuk presiden harusdisesuaikan dengan bebankerja dan dikaitkan dengannilai pekerjaannya. " Kalau kitaingin melihat gaji atau remu-nerasi, itu harus dikaitkandengan nilai pekerjaannya.`Job grade`-nya. `Job grade` ituadalah `best practice`. Jadi kitamesti menentukan nilai peker- jaan, atau nilai tugas yang dika-itkan dengan kesulitan kerja-nya, risikonya, dan juga tang-gung jawabnya," kata Menkeusaat ditemui di Jakarta, Senin.Untuk itu, Menkeu menam-bahkan, presiden dijadikanpatokan dalam proses penyesu-aian gaji serta remunerasikarena memiliki nilai pekerjaantertinggi, baru kemudian diikutioleh para pejabat negara lainseperti menteri dan gubernur.
Menkeu:
Penyesuaian Gaji Sesuai Beban Kerja
Menteri Keuangan Agus Martowardojo
"Nah nilai pekerjaan itu ba-sis 100 persennya adalah dipresiden. Kemudian nanti barumenteri itu 60 persen dari pre-siden, mungkin nanti gubernur55 persen daripada presiden,selanjutnya sampai semuanya.Jadi ada proses kalibrasi," ujarMenkeu.Menurut dia, tim reformasibirokrasi Kementerian Keua-ngan telah melakukan penyesu-aian remunerasi sesuai denganbeban kerja agar tidak adapejabat negara yang menerimaremunerasi terlalu tinggi danterlalu rendah. "Saya sampai-kan bahwa kalau nanti ada peja-bat yang mendapatkan penye-suaian itu, Menteri Keuangansebagai bagian dari tim refor-masi birokrasi, meyakinkanbahwa itu `fair`," ujarnya.Ia menjelaskan situasi dankondisi daerah saat ini di manabanyak pejabat negara yangmendapatkan remunerasi dantunjangan lebih tinggi sehinggadibutuhkan penyelarasan aki-bat pola pemberian "take homepay" yang tidak jelas."Kalau kita lihat gaji pokok gubernur dan bupati rendahsekali, tetapi bukan berartipenerimaannya rendah. Peneri-maannya tinggi karena adatunjangan-tunjangan. Tetapiada provinsi tertentu, guber-nurnya tidak punya tunjanganyang lain karena memang tidak berhasil membuat daerahnyabisa memberi kontribusi," ujarMenkeu.Menkeu juga mengharap-kan penyesuaian gaji danremunerasi ini dapat menyela-raskan tunjangan yang diterimaanggota DPR, karena masihbanyak tunjangan yang diteri-ma anggota DPR, melebihiyang diterima pemerintahtermasuk presiden."Ada juga tunjangan-tunja-ngan yang sifatnya tunjangansidang, tunjangan reses, itu jumlahnya menjadi besar. Danbisa jumlah-jumlah itu, di atas jumlah yang diterima olehpemerintah, dalam arti, olehpresiden. Jadi, presiden itu diamempunyai gaji pokok, danhanya gaji pokok itu yangditerima. Tunjangan-tunjanganlain tidak terima. Tetapi adapejabat-pejabat yang menerimatunjangan lain. Jadi ini kanperlu ada penyelarasan," ujar-nya.
>> Ediatmo
Jakarta,(MR)
Deputi Sekretaris Wakil Presiden Bambang Widiyantomenyayangkan adanya kritik yang menyebut bahwa programBantuan Langsung Tunai (BLT) hanya membodohi rakyat."Sangat disayangkan memberi Rp100 ribu per bulan kepadaorang miskin saja dipersoalkan padahal memang masih banyakrakyat kita yang benar-benar rentan," kata Deputi SeswapresBidang Kesra dan Pengentasan Kemiskinan pada diskusitentang Kemiskinan di Jakarta akhir pekan lalu.Pada 2005 ketika program BLT akan diluncurkan, sebesar40 persen dari subsidi bahan bakar minyak (BBM) hanyadinikmati oleh 20 persen orang terkaya, sementara orang miskinhanya menikmati lima persen saja dari subsidi BBM tersebut,ujarnya. "Orang kaya mungkin menggunakan BBM sampai 200liter sebulan dan itu berarti menghabiskan sampai Rp700 ribuper bulan. Sayangnya ketika BLT diberikan kepada orang mis-kin, pemerintah malah dikatakan membodohi rakyat," katanya.Program BLT yang sudah dihentikan pada awal 2010tersebut, menurut dia, seharusnya terus dilanjutkan, bukannyadihapus. Menurut Deputi Menko Kesra Bidang KoordinasiPenanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan MasyarakatDr Sujana Ruchiyat, pada 2010 BLT telah diganti dengan pro-gram lain yang mirip, yakni dana bantuan sosial khusus,misalnya bagi orang cacat dan jompo.Dalam kesempatan itu Bambang juga mengungkapkanbahwa pemerintah berada dalam dilema ketika menghadapipersoalan naiknya harga beras, di satu sisi berarti petanisemakin makmur, di sisi lain juga berarti naiknya jumlah rakyatmiskin. "Kalau harga beras bagus, petani untung, seharusnyapemerintah senang dengan ini," katanya.Namun kenyataannya, beras menjadi indikator utama daristatistik garis kemiskinan yang jika harganya naik sedikit sajamaka akan berarti bahwa jumlah orang miskin meningkat pesat,ujarnya. "Jika kita impor beras, secara statistik orang yangberada di bawah garis kemiskinan berkurang. Tapibagaimanapun pemerintah tidak boleh main impor sajameskipun kebutuhan beras setiap tahun terus melonjak, seiringpertumbuhan penduduk," katanya.Saat ini Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan standarberupa nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yangdisetarakan dengan 2.100 kilo kalori per kapita per hari untukmenentukan garis kemiskinan.
>> Ediatmo
Deputi Seswapres BantahBLT Bodohi Rakyat
Jakarta,(MR)
Sembilan menteri dan tigapimpinan lembaga pemerintahnonkementerian di bawahkoordinasi Menteri Koordinatorbidang Kesejahteraan RakyatAgung Laksono memaparkanprogram prioritas tahun 2011 diJakarta, Selasa.Mereka, Menteri Lingku-ngan Hidup Gusti MuhammadHatta, Menteri Sosial SalimSegaf Al Juprie, MenteriPendidikan Nasional M Nuh,Menbudpar Jero Wacik, MenteriKesehatan Endang RahayuSedyaningsih, Menteri Pember-dayaan Perempuan dan Perlin-dungan Anak, Menpera Suhar-so Monoarfa, Menpora AndiMallarangeng, Menag Surya-dharma Ali.Kemudian Kepala BNPBSyamsul Maarif, Kepala BPOMKustantinah, dan KepalaBKKBN Sugiri Syarif. MenkoKesra Agung Laksono yangmemimpin rapat menjelaskan,ada lima bidang prioritas yangmenjadi fokus kementerian danlembaga di bawah koordinasi-nya pada tahun 2011.Lima bidang tersebut antaralain pendidikan, kesehatan,penanggulangan kemiskinan,lingkungan hidup dan pengelo-laan bencana serta kebuda-yaan, kreativitas dan inovasiteknologi "Bidang lingkunganhidup dan pengelolaan ben-cana pemerintah akan fokuspada intensifikasi rehabilitasidan rekonstruksi pasca ben-cana serta isu mitigasi danperubahan iklim," katanya.Di bidang penanggulangankemiskinan pemerintah akanfokus pada program Raskin,Jamkesmas dan KeluargaHarapan serta Program Nasi-onal Pemberdayaan Masya-rakat Mandiri dan Kredit UsahaRakyat. Dalam bidang pen-didikan, pemerintah akan fokuspada pembangunan karakterbangsa dan postur anggaranpendidikan serta komite pen-didikan.Bidang kesehatan, adapenataan kependudukan,revitalisasi keluarga berencana,zoonosis dan pencapaian targetMDG`s. Bidang kebudayaan,pariwisata, kreativitas, inovasi,teknologi, pemuda dan olahraga, pemerintah akan fokuspada pertumbuhan ekonomikreatif, pelaksanaan SeaGames 2011, Sail Belitong danWakatobi serta sidang komiteWarisan Budaya TakbendaUNESCO di Bali.
>> Ediatmo
9 Menteri Paparkan Program Kesra 2011
 
3
Berita Utama
Edisi 229 TEdisi 229 TEdisi 229 TEdisi 229 TEdisi 229 Tahun X Iahun X Iahun X Iahun X Iahun X I2- 10 F2- 10 F2- 10 F2- 10 F2- 10 Febrebrebrebrebruari 2011uari 2011uari 2011uari 2011uari 2011
Tanjungpinang, (MR)
Sejumlah Mahasiswa Front Aksi Mahasiswa UniversitasMaritim Raja Ali Haji (UMRAH) rusuh dengan beberapaoknum Satpol PP Provinsi Kepri ketika mereka menggelardemo di depan Kantor Gubernur Kepri, Selasa (18/1) sekitarpukul 12.00 WIB. Menurut penuturan Hasrul Hidayat selakukoordinator aksi tersebut dan sekaligus salah satu korbanpenganiayaan kepada wartawan, awalnya merekamenggelar aksi damai di depan Kantor Pemerintah ProvinsiKepri. “ Kami demo terkait mosi tidak percaya kepadaPemerintah Provinsi kepri ”, ujarnya.Tapi ketika itu mereka hanya menggelar aksi dan orasidi depan jalan masuk Kantor Pemprov Kepri, merekadihadang portal di pintu masuk. Setelah cukup lama berorasi,tidak ada satu pun pejabat yang mewakili PemerintahProvinsi Kepri untuk menerima aspirasi para mahasiswa. “Kami Cuma ingin perwakilan atau pun salah seorang pejabatmenemui kami dan menerima aspirasi kami ”, katanya.Lantaran tak kunjung ditemui, para mahasiswa itumencoba masuk dengan melalui portal tersebut. Saat itulahkekacauan terjadi, beberapa mahasiswa yang hendakmenerobos dihadang, dipukuli oleh beberapa oknum SatpolPP yang men-jaga aksi demo tersebut. “ Ketika saya sedangmembungkuk hendak melalui portal dari bawah, tiba-tiba sajakepala saya dipijak oleh oknum Satpol PP, jadi saya terjatuh”, ungkap Hari Mulyadi salah seorang korban. Begitu jugayang diungkapkan Urai Mustofa yang menjadi korban dalamkejadian itu, menurut Urai, ketika ia hendak menerobosmasuk, tiba-tiba saja wajahnya dipukul.“ Ini lihat bibir saya sampai pecah, dipukul oknum Satpol PPitu, saya tidak lihat mereka memukul pakai tongkat atau apa,tapi sepertinya hanya menggunakan tangan saja ”, jelasnya.Hasrul pun tidak lepas dari aksi pemukulan itu, ia jugamengalami beberapa luka di bagian wajah dan tangannya.Ia mengalami luka di pelipis bagian kiri dan tangan kirinya.Akibatnya, para mahasiswa tersebut urung memasukihalaman Kantor Pemprov Kepri.
>> Win/Jer
Demo di KantorGubernur Kepri, Rusuh
Bandung,(MR)
Memantapkan Bandungkota seni dan budaya, tidak cukup dengan memperbanyak event gelaran seni dan budayayang ada. Perlu dukunganprasarana memadai berupapadepokan, dapur atau kam-pung seni yang memberikanpeluang para pelaku senileluasa berkiprah, menggali,berkreasi dan mengembangkanpotensi seni dan budaya dae-rahnya. Kenyamanan penikmatsenipun mutlak diperhatikan,baik itu lingkungannya yangasri ataupun infrastruktur jalanmemadai.“Bandung mantap sebagaikota seni dan budaya, adalahBandung yang warganya pedulimerawat, menjaga dan me-ngembangkan potensi seni danbudaya daerahnya,” ungkapWali Kota Bandung, H DadaRosada pada kegiatan pasang-giri kawih Sunda tingkat seko-
Kawasan Kampung Wisata Pasirkunci,Akan Diperluas
lah dasar se Bandung Timur diKampung Wisata Pasirkunci,Ujungberung Bandung.Mewujudkan Bandungmantap seni dan budaya, kataDada, Pemkot Bandung telahmengupayakan pengadaanlahan sedikitnya 4,7 Ha disekitar kampung seni Pasir-kunci. Pengadaan lahan iniakan diupayakan ditambah 1,3hektar lagi sehingga menjadi 6Ha dari 10 hektar yang diren-canakan semula. “Kawasan iniakan kita tata menjadi pusatkegiatan agro wisata dan pe-ngembangan seni budaya dae-rah. Tidak saja infrastrukturnyayang akan kita tata, kualitaslingkungan alamnya juga akankita tingkatkan dan kita jaga.Ini bagian dari agenda pemba-ngunan kota Bandung. Mudah-mudahan di APBD 2011 Peru-bahan, pembangunan fisiknyasudah bisa dimulai,” tuturnya.Dada sangat apresiatif, niatdan tekad guru pembinaterlebih orang tua yang telahmendorong motivasi puteraputerinya untuk cinta senisekaligus menjaga budayadaerah. Dirinya sulit memba-yangkan sekaligus khawatir, jika Kawih Sunda yang mem-perkaya khasanah kekayaanbudaya bangsa ini punahkarena ditinggalkan generasipenerusnya. “Rasanya kitaakan kehilangan identitassebagai bangsa. Kita akankehilangan kebanggaan apalagikehormatan. Kita tidak lagimemiliki ketahanan nasional,daya ketahanan budaya yangbisa menangkal budaya asingyang tidak sejalan denganbudaya kita,” ungkapnya.Sebagai wujud apresiatif-nya, Dada minta jajarannya,khususnya Dinas Pendidikandan Dinas Kebudayaan Pari-wisata Kota Bandung, kegiatanditindak lanjuti termasuk fasilitasi dukungan pendana-annya. Bandung ke depandiharapkan, akan banyak lagigenerasi mudanya yang cintadan peduli terhadap seni danbudaya daerahnya. Lebih dariitu. Kota Bandung bisa lebihberprestasi di tingkat JawaBarat yang juga menyeleng-garakan kegiatan serupa.Sekretaris Dinas Pendidi-kan Kota Bandung, DadangIradi menuturkan, Pasanggirikawih Sunda dilingkungannyasudah menjadi agenda rutintahunan. Kegiatan akan ditin-dak lanjuti di tingkat kota,sebagai persiapan mengikuitikegiatan serupa di tingkat JawaBarat. Dalam 2 tahun terakhir,Kota Bandung di tingkat JawaBarat, selalu tampil sebagaifinalis. “ Pada 2009 kita meraihJuara 4 dan di 2010 naik peringkat jadi Juara 3. Tahunini mudah-mudahan bisa yangterbaik,” harapnya. >>
Dodi SBandung, (MR)
Kota Bandung dengan pen-duduk lebih dari 2,3 juta jiwa,memiliki tugas pemeliharaandan penyelenggaraan ketentra-man ketertiban umum terkaitaktivitas pedagang kaki lima(PKL). Tidak sedikit ruangpublik diantaranya trotoar,badan jalan, taman-taman kotaataupun fasilitas sosial maupunfasilitas umum lainnya, beru-bah fungsi menjadi kawasanPKL. Menjadikan kawasan inicenderung kumuh dan rawankemacetan lalu lintas, sepertiyang selama ini terjadi dikawasan Lapangan GasibuBandung maupun di kawasanlainnya yang diprioritaskanbebas dari PKL.Mengembalikan ke fungsi-nya semula sebagai ruangpublik, peran Sat Pol PP cukupstrategik. Namun persoalan-nya, meski punya semangatluar biasa bekerja siang malam,minimnya petugas dirasakanPermkot Bandung belum bisamembawa hasil maksimal.“Kedepan saya minta agarBadan Kepegawaian Daerah,untuk prioritas penataan kelem-bagaan termasuk pengisiansumber daya pengisian perso-nilnya, Sat Pol PP agardiprioritaskan hingga mencapai jumlah ideal, minimal limaratusorang.,” ungkap Sekretaris
Sat Pol PP Kota BandungAkan Ditambah 500 Personil
Daerah (Sekda) Kota Bandung,H Edi Siswadi di KelurahanPaledang Kecamatan Leng-kong, usai launching pencairandana APBD untuk programnasional pemberdayaan masya-rakat (PNPM) Mandiri TahunAnggaran 2010, Senin.Karena tingginya bebantugas, imbuh Edi, aparat Sat PolPP Kota Bandung harusdiupayakan yang muda-mudayang memiliki tingkat kese-maptaan memadai. Diberi tun- jangan yang berbeda denganpegawai negeri sipil lainnya.Tingkat kesejahteraan cukuplayak sehingga mampu melak-sanakan tugas-tugas yangdilimpahklan wali kota dalammenangani ketenteraman danketertiban umum. “Sat Pol PPkedepan benar-benar mampumenertibkan titik-titik yangselama ini menjadi pusat akti-vitas kota. Kawasan kota yangterbebas dari kekumuhan, ter-ciptanya keteraturan sekaligusketertiban,” harapnya.Penataan Infrastruktur fisik kawasan Gasibu ke depan, jelasEdi, konsep akan diintegrasi-kan yang dirancang DPE yangnantinya sebagai dokumenresmi dari sebuah kebijakanPemkot Bandung, baru kemu-dian penataan Gasibunya.Refungsionalisasi Gasibusebagai ruang publik untuk aktivitas keolahragaan sudahbisa berfungsi lagi.Di Rapat Evaluasi sebelum-nya, dikatakan Edi, munculgagasan untuk mengintegrasi-kan pusat-pusat aktivitas bisnisyang harus ada jaring net wor-king dengan pusat perparkiran.Ini baru disadari Kota Ban-dung, bahwa sekarang inibenar-benar dibutuhkan tempatperparkiran yang representatif.“ Dishub sekarang ini sedangmerancangnya, dan Dinas Asetsedang mencarikan lokasinya.Kita mewacanakan menjadikanStation Hall sebagai jaring networking aktivitas bisnis PasarBaru. Lantai bawahnya untuk station hall, lantai dua danseterusnya bisa menjadi pusatbisnis dan perparkiran. Network pedestriannya juga harusada. Trotoarnya yang bersihdan memadai,” ungkap Edi.
>>Dodi Sulaeman
Jakarta,(MR)Badan Pusat Statistik (BPS)sering mendapatkan berbagaikomentar bahkan dianggapmenyesatkan ketika data yangdikeluarkannya berbeda jauhdengan data yang dikeluarkanlembaga lain padahal Bank Dunia justru menggunakannyasebagai acuan, kata KepalaBiro Humas dan Hukum BPSSairi Hasbullah."Data dari BPS seringdiperdebatkan khususnya data jumlah kemiskinan karenaberbeda jauh dengan datakemiskinan yang dikeluarkanoleh Bank Dunia. Kami tidak bohong sebab staf World Bank 
BPS:
Kami Tidak BohongSoal Data Kemiskinan
secara rutin menggunakan datakami," katanya di Jakarta,pekan lalu.Ia menegaskan pada dasar-nya Bank Dunia menggunakandata BPS untuk mendapatkandata kemiskinan di Indonesia,karena Bank Dunia melakukansurvei sendiri. " Tidak pernahada Bank Dunia itu mengum-pulkan data kemiskinan apa-pun. Bank Dunia mengguna-kan data BPS namun angka danacuan yang digunakan adalahdolar AS," katanya pada diskusi"Polemik Data Kemiskinan:Fakta atau Persepsi" yangdiselenggarakan Ditjen Infor-masi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi danInformatika itu.Sebagai contoh, kemiski-nan didefinisikan ketidakmam-puan seseorang dalam meme-nuhi kebutuhan hidupnya.Untuk perhitungan terakhirBPS, standar kemiskinan ituditetapkan sekitar Rp211 ribuper kapita per bulan. "Bank Dunia itu tetap saja menggu-nakan data BPS, namun standarkemiskinan yang diubahdengan menggunakan duadolar AS per hari," katanya.Oleh karena itu, Sairi me-minta dalam memahami datakemiskinan ada kalanya perlumemperhatikan dan memahamivarian spektrum di dalamnyayang multi dimensi dan sulitdiukur."Data kemiskinan bisadiinterpretasikan berbeda-bedanamun pada dasarnya apa yangdisampaikan BPS itu apaadanya" katanya.Sairi Hasbullah mengata-kan, BPS menggunakan meto-dologi survei statistik sesuaistandar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menjadiacuan dunia dan merupakandata statistik resmi negara un-tuk mengukur kinerja pemba-ngunan ."Data BPS yang lebihakurat karena kami langsungmengadakan survei. kalau tidak akurat bagaimana mungkinBPS sejak enam tahun terakhirmenjadi lembaga acuan indi-kator kemiskinan di kawasanAsia Pasifik, dan kami memi-liki training center-nya di Len-teng Agung Jakarta Selatan,"ujar Sairi Hasbullah.Sebelumnya, peneliti eko-nomi Econit Hendri Saparinimenyatakan adanya faktabahwa kemiskinan makinmeluas, sementara pemerintahmengatakan kemiskinan ber-kurang. Perbedaan ini akibatparadigma yang berbeda,karena BPS tidak menyatakanseorang yang telah bekerja,adalah orang miskin, padahalpendapatan mereka tidak mampu untuk memenuhikebutuhan layak sehari-hari."Mereka itu masih miskindan banyak sekali yang sepertiitu. Bahkan meluas. Perlu back up konstitusi agar merekabenar-benar diberdayakan agarmeningkat taraf hidupnya.Jangan diaku kemiskinanberkurang lantaran banyak or-ang bekerja," kata penelitiekonomi Econit HendriSaparini.
>> Ediatmo
Karawang,(MR)
Setelah melalui pembahasan intensif selama beberapawaktu, Pemerintah Kabupaten Karawang dan DPRD akhirnyamenyetujui Raperda APBD Tahun Anggaran 2011.Penandatanganan persetujuan tersebut dilakukan oleh BupatiKarawang, Drs. H. Ade Swara dan para unsur pimpinan DPRDKabupaten Karawang pada Rapat Paripurna DPRD, Selasa(18/1).Dalam Raperda APBD tersebut, Pendapatan DaerahKabupaten Karawang untuk tahun anggaran 2011 ditargetkansebesar Rp. 1,680 triliun yang berasal dari Pendapatan AsliDaerah (PAD) sebesar Rp. 201,4 miliar, Dana Perimbangansebesar Rp. 1,127 triliun, dan Lain-Lain Pendapatan DaerahYang Sah sebesar Rp. 352,3 miliar. Sedangkan untuk BelanjaDaerah pada tahun 2001 dialokasikan sebesar Rp. 1,94 triliun,yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 1,047triliun, dan Belanja Langsung sebesar Rp. 892,9 miliar.Bupati Ade Swara dalam kesempatan tersebut menjelaskan,lebijakan belanja daerah pada tahun 2011 diorientasikan padapencapaian prinsip - prinsip dasar pembangunan yang akandicapai dengan mengupayakan pada peningkatan kualitaspelayanan sosial, yaitu peningkatan aksesibilitas dan mutupelayanan pendidikan dasar dan menengah, pelayanankesehatan, serta penguatan ekonomi daerah dan ketersediaaninfrastruktur wilayah. “Yang ditunjang dengan bidangadministrasi pemerintahan, pemberdayaan sosial dankeagamaan dengan memperhatikan prinsip-prinsip berkeadilandan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kab.Karawang.Anggaran Belanja Tidak Langsung yang teralokasikanpada anggaran Belanja diharapkan dapat memberikan arahpada upaya penyelesaian permasalahan dan pencapaianindeks pembangunan manusia (IPM). “Y ang berkaitan denganpenyelesaian Wajar Dikdas 9 tahun dan infrastrukturpendidikan, khususnya terkait rasio ruang kelas,” imbuhnya.Bupati melanjutkan, alokasi tersebut juga diarahkan padapenetapan pondasi kegiatan ekonomi sebagai bentukkeberpihakan kepada rakyat yang didukung denganpeningkatan kualitas tata kelola pemerintahan terutama fasilitasipemantapan penyelenggaraan pemerintahan desa, denganupaya – upaya motivasi peningkatan tunjangan dan evaluasikegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa. “ Sedangkanuntuk alokasi anggaran Belanja Langsung diarahkan untukmembiayai penyelenggaraan 17 urusan wajib dan 3 urusanpilihan termasuk program rutin, yang akan dilaksanakan oleh72 Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD.Terkait dengan apa yang disampaikan dalam kata akhirfraksi – fraksi DPRD, Bupati menegaskan bahwa apa yangmenjadi perhatian masing-masing fraksi tersebut akan dijadikansebagai bahan pertimbangan dan rekomendasi dalampelaksanaan kebijakan Pemerintah Daerah di tahun 2011 dantahun -tahun berikutnya.Untuk itu, dirinya mengajak seluruh jajaran DPRD sertaelemen masyarakat lainnya untuk bersama-sama mengawasipelaksanaan program-program pembangunan sehingga dapatberjalan dalam koridor yang telah disepakati bersama. “ Denganharapan visi Kab. Karawang untuk mewujudkan Karawang YangSejahtera Berbasis Pembangunan Berkeadilan BerlandaskanIman Dan Takwa dapat cepat tercapai.Sementara itu, masing-masing fraksi DPRD, yaitu PDIPerjuangan, Demokrat, Golkar Amanat Reformasi (GAR), PKS,Gerindra, Persatuan Bintang Nurani (PBN), dan PKBmenyatakan menerima Raperda APBD Tahun 2011.“Rekomendasi-rekomendasi tersebut merupakan bagian yangtidak terpisahkan, dan akan disampaikan untuk diperbaiki danditindaklanjuti,” jelas Ketua DPRD Karawang, Tono Bahtiar
. >>Komarudin
Pemkabdan DPRD KarawangSetujui RAPBD 2011
Bupati Karawang H. Ade Swara didampingi Wakil Bupati, Ketua danwakil Ketua DPRD Karawang menandatangani RAPBD tahun 2011

Activity (11)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Muni Eli liked this
Ganev Setiawan liked this
Ganev Setiawan liked this
Theo Bagoes Dw liked this
Deny Puspasari liked this
ANDHY AFANDI liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->