Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
DOKEP

DOKEP

Ratings: (0)|Views: 68 |Likes:
Published by hanik i

More info:

Published by: hanik i on Feb 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/16/2012

pdf

text

original

 
BAB 2TINJAUAN PUSTAKA
Dokumentasi proses keperawatan kesehatan jiwa di Rumah Sakit Jiwa, tidak kalah penting dengan dokumentasi pelayanan kesehatan pada umumnya. Betapa tidak dokumentasi yang baik dan lengkap salah satu aspek penentu kinerja keperawatan profesional.Proses keperawatan adalah pendekatan ilmiah untuk memberikan asuhankeperawatan sesuai dengan kebutuhan melalui identifikasi dan prioritas masalahklien. Dengan demikian dapat menghindari perawat dari tindakan keperawatan yang bersifat rutinitas, intuisi dan tidak unik bagi individu klien.
2.1.Pengertian
Dokumentasi keperawaratan adalah suatu sistem pencatatan dan pelaporaninformasi tentang status kesehatan klien serta semua kegiatan asuhan keperawatanyang dilakukan oleh perawat (Potter dan Perry, 1984).Dokumentasi keperawatan adalah pengumpulan, penyimpanan dan desiminasiinformasi guna mempertahankan sejumlah fakta yang penting secara terus menerus pada suatu waktu terhadap sejumlah kejadian (F.T Fisch Bach, 1991).Keperawatan kesehatan jiwa adalah proses interpersonal yang berupaya untuk meningkatkan dan mempertahankan perilaku yang mengkontribusikan pada fungsi1
 
yang terintegrasi. Pasien atau sistem klien dapat berupa individu, keluarga, kelompok,organisasi atau komunitas ( Stuart Sundeen, 1995).Keperawatan kesehatan mental dan psikiatri adalah suatu bidang spesialisasi praktik keperawatan yang menerapkan teori perilaku manusia sebagai ilmunya dan penggunaan diri sendiri secara terapeutik sebagai kiatnya (ANA, 1995).Faktor-faktoir yang dapat mempengaruhi ada yang datang dari dalam sendiri perawat (intrinsik) dan ada yang datang dari luar diri (ektrinsik). Faktor instrinsik dapat berupa ; motivasi, pengetahuan dan kebutuhan. Motivasi atau doronganmerupakan suatu usaha untuk memenuhi kebutuhan yang harus terpuaskan (HeriPurwanto, 1999). 2.2.
Proses Keperawatan Kesehatan Jiwa.
Proses keperawatan pada klien dengan masalah kesehatan jiwa merupakantantangan yang unik karena masalah kesehatan jiwa mungkin tidak dapat dilihatlangsung seperti pada masalah kesehatan fisik, memperlihatkan gejala yang berbedadan muncul oleh berbagai penyebab.Proses keperawatan merupakan sarana/wahana kerjasama perawat denganklien, yang umumnya pada tahap awal peran perawat lebih besar dari pada peranklien, namun pada proses akhirnya diharapkan peran klien lebih besar daripada peran perawat, sehingga kemandirian klien dapat dicapai (Keliat, 1998).Manfaat proses keperawatan dapat disimpulkan sebagai berikut :2
 
Manfaat bagi perawat :-Peningkatan otonomi, percaya diri dalam memberikan asuhan keperawatan.-Tersedianya pola pikir/kerja yang logis, ilmiah, sistematis dan terorganisasi.-Pendokumentasian dalam proses keperawatan memperlihatkan perawat bertanggung jawab dan bertanggung gugat.-Peningkatan kepuasan kerja.-Sarana/wahana desiminasi IPTEK keperawatan.-Pengembangan karier, melalui pola pikir penelitianManfaat bagi klien :-Asuhan yang diterima bermutu dan dipertanggungjawabkan secara ilmiah.-Terhindar dari malpraktik.2.2.1PengkajianPengkajian merupakan tahap awal dan dasar utama dari proses keperawatan,yang terdiri atas pengumpulan data dan perumusan kebutuhan atau masalah klien.Data yang dikumpulkan meliputi data biologis, psikologis, sosial, danspiritual. Pengelompokan data pada pengkajian kesehatan jiwa dapat pula berupafaktor predisposisi, faktor presipitasi, penilaian terhadap stressor, sumber koping dankemampuan koping yang dimiliki klien (Stuart dan Sundeen 1995, dikutip : Keliat,1998). Cara lain dapat berfokus pada lima dimensi yaitu Fisik, emosional, intelektual,sosial dan spiritual. Untuk dapat menjaring data dikembangkan formulir pengkajiandan petunjuk teknis pengkajian agar mudah dalam pengkajian.3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->