Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MR Edisi 230

MR Edisi 230

Ratings: (0)|Views: 2,724|Likes:
Published by akang_sia4065

More info:

Published by: akang_sia4065 on Feb 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/26/2012

pdf

text

original

 
Edisi 230 Tahun XI, 8 - 18 Februari 2011 Harga Rp. 3.500,- (Luar Jawa + Ongkos Kirim)
e-mail :
mediarakyat_new@yahoo.com
Contact Person :
0812 9936 977
SURATKABARUMUM
Press Release
Hal. 4
Hal. 5
Hal. 9
Gerakan KewirausahaanNasional Dimulai
Pembawa Suara Pembangunan Bangsa 
website :
www.mediarakyatonline.com
aca Juga 
Menteri
PendidikanNasionalMuhammad Nuh,enggan menanggapiucapan Wakil KetuaDewan PerwakilanRakyat (DPR)Pramono
(Hal 8)
 intas aera D 
L
Urus JAMKESDACukup Ajukan SPM
Johan Budi
Mendiknas Tidak BerwenangTarik Buku SBY
Kejar TargetDi Akhir Masa Jabatan?
baca hal
11
baca hal
11
baca hal
11
Komisi III
DPRmenegaskanpenolakan kehadirandua pimpinan KomisiPemberan-tasanKorupsi (KPK) BibitSamad Rianto danChandra
(Hal 2)
baca hal
11
Hartono Tanoesoedibjo
Penolakan Terhadap Bibit-ChandraSikap Moral DPR 
baca hal
11
 
baca hal
11
baca hal
11
Marzuki AliePatrialis Akbar 
Seorangjaksasedangbertanyakepadaterdakwa,seorangistriyangmelakukanpemukulanpadasuami.Jaksa: "Apakah yang dikatakan suami kepada Anda pagiitu?"Terdakwa:"Diamengatakan,'Sekarangsudahjamberapa,Diana?'"Jaksa: "Lalu mengapaAnda menjadi marah dan memukulsuamiAndahanyakarenapertanyaansepertiitu?"Terdakwa:"KarenanamasayaadalahSusan."
 Dipukul Karena Salah Tanya
BersamaIlyasBeramalMenyongsongHariDepan
Pasangan Ilyas Beramal saat kampaye terbuka
Natuna,(MR)
Senin 1 Pebruari 2011, ribuan massa pendukung Ilyas beramal mulai memadatilapangan Srisirindit. Pendukung panatik bagi pasangan Ilyas Beramal, mereka segajadatang dari segala penjuru, untumenyaksikan seperti apa visi misi dan orangkedua pasangan idolanya itu. Semakinramai pula masyarakat berkumpul dilapanganbolaSrisirindit.Terlebih lagi bendera Ilyas beramalturut menghiasi lapangan. Di kiri kanan panggung, terpampang dua baleho milik kandidat.Sebelum
Jakarta,(MR)Untuk terus menelusuri harta kekayaan Gayus Halomoan Tambunan yang berjumlahRp28 miliar dan Rp74 miliar, pihak Kejaksaan Agung kabarnya akan meminta bantuankepada Federal Bureau of Investigation (FBI). Hal tersebut dilakukan karena kejaksaanmerasakesulitanuntukmenelusurihartamilikGayustersebut.Pernyataan tersebut diucapkan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Korupsi(Jampidsus) M Amari saat ditemui wartawan seusai melaksanakan salat Jumat diKejaksaanAgung,Jakarta,Jumat(4/2).Sebelumnya, pihak Kejaksaan Agung sudah bekerja sama dengan Pusat PelaporandanAnalisisTransaksiKeuangan(PPATK)untukmenelusuriuangGayus
Jakarta,(MR)
Indonesia sudahmendekati parameter negaragagal dengan menduduki posisi 61 dari 177 negaramenurut fail state index. Halini di ungkapkan SofyanEffendi, mantan rektor Universitas Gadjah Mada,Yogyakarta, dalam pertemuantokoh lintas agama dengan forum rektor dan beberapa LSMlainnyadiJakarta,Jumat(4/2).Menurutnya, posisi Indonesia sebagai negara gagal lebihrendahdaritahunlalu.Adapunukuranyangdigunakanadalahseberapa berat tekanan penduduk, kesenjangan kemiskinan,merosotnya pelayanan publik, delegitimasi negara, sertaterpecahbelahnyaelitepolitik." Ini indikator ketidakmampuan pemerintah dalammelakukan tugasnya. Jika tahun depan turun lagi, negara kitaakanmasukdalamkategoriRed(negararapor 
Jakarta,(MR)
Jaksa Agung Basrief Arief membantah pihaknya lamban menjalankanInpres No 1/2011 terkait penuntasan mafia pajak dan mafia hukum GayusTambunan.Salahsatupoindalaminstruksitersebutadalahpencopotanataumutasiterhadappejabatyangterlibatkasusmafiapajakdanmafiahukum.Menurut Basrief, ia sudah mencopot 12 jaksa dan dikenakan hukumandisiplin. Namun, Basrief tidak memerinci nama-nama pejabat yangtersangkutmafiapajakdanmafiahukumitu.Iamenambahkan,
Jakarta,(MR)
Komisi VII DPR yang membidangi energi akan segeramemanggil Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral(ESDM) perihal kesiapan program pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akhir kwartal I 2011 yang begitusunyi.Pemerintahdidesakuntuksegeramenyelesaikankajianmenyeluruh sebagaimana diminta dalam rapat kerja denganKomisiVIIDPRRIpadaDesember2010.Hal itu dikemukakan dua anggota Komisi VII DPR RI,Romahurmuziy dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan(PPP) dan Satya W Yudha dari Fraksi Golkar. "DPmendukung pemberlakuan pengendalian BBM bersubsidisebagai bentuk koreksi terhadap pola subsidi tidak tepatsasaran selama ini. Namun, persiapan pemerintah, kalaupunada, terlalu sunyi," ujar Romahurmuziy kepada MediaIndonesia,Senin(31/1)." Saya melihat persiapan pemerintah sama dengan tiperumahyanglagitrendsekarang:minimalis."
Jakarta,(MR)
Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasamengatakan, pemerintah akanmempercepat dan memperluas pembangunan ekonominasional. " Rapat tadi tentangPersiapan percepatan dan perluasan pembangunanekonomi Indonesia," kata Hattasetelah rapat kabinet terbatas diKantor Kepresidenan, Jakarta,Jumat.Hatta mengaku telah memaparkan di hadapan presiden bahwa dalam waktu dekat akan ada rapat kerja dengan duniausaha. Setelah itu juga akan ada rapat dengan BUMN pada 21Februari 2011. "Dari situ nanti kita tahu komitmen BUMNdalaminvestasiinfrastrukturberapa,"katanya.Kemudian, pemerintah akan menggelar rapat dengandunia usaha secara lebih luas pada 28-29 Februari 2011. Dia berharap, koordinasi dengan dunia usaha itu akanmemunculkan visi ekonomi Indonesia, khususnya komitmenBUMNdalampembangunan.Hatta menjelaskan, pemerintah akan lebih mengutamakaninvestasiBUMN.Setelahinvestorlokal
Jakarta,(MR)
Upaya meningkatkan kualitas pendidikan salahsatunya dilakukan dengan pengadaan buku pengayaanatau nonteks pelajaran. Sebelum dapat dikoleksi olehsekolah,buku-bukutersebutdinilaikelayakannyaolehtimyang dibentuk Pusat Kurikulum Kementerian PendidikanNasional(PuskurKemdiknas),yangsaatinitelahbergantinama menjadi Pusat Kurikulum dan PerbukuanKemdiknas.Direktur Jenderal Pendidikan Dasar KemdiknasSuyanto menyampaikan, buku pengayaan dan referensidapat meliputi buku sastra, pendidikan karakter, dantokoh-tokoh. Buku itu, kata dia, ditentukan oleh pusat."Bukan dalam arti judul-judulnya, tetapi Kementerianmemberikan sejumlah daftar buku yang telah lolosdiseleksi dan dinilai oleh tim di bawah Pusat Perbukuan,"katanya saat memberikan keterangan pers di GeraiInformasidanMediaKemdiknas,Selasa(25/1).Suyanto menyampaikan, dari buku-buku yang telahlolos seleksi tersebut, daerah dapat menentukan buku-buku untuk dikoleksi sekolah. Dia menjelaskan,pengadaanbukumelaluimekanismedanaalokasikhusus(DAK) dilakukan secara lelang. "(Tahun) 2010 DAKdiadakan dengan mekanisme lelang. Kita itu hanyamenentukanjuknisnya.Tentangjudulnya
Jakarta,(MR)
KetuaMahkamahAgung(MA)HarifinA Tumpa mengatakan pihaknya tidamenjawab pertanyaan Komisi III DPR RIatas status tersangka dua pimpinan KomisiPemberantasan Korupsi (KPK) BibitSamad dan Chandra Hamzah. " Merekatanya status hukum Bibit-Chandra, tetapisaya tidak jawab," kata Ketua MA HarifinAndi Tumpa, kepada wartawan di Jakarta,Rabu(2/2)Ketua MA ini mengungkapkan bahwaKomisi III ini mempertanyakan statustersangka kedua pimpinan KPK ini apakahhilang dengan sendirinya setelah"deponeering" (mengesampingkan perkara) " saat dijatuhkan KejaksaanAgung atau masih melekat. " Masak  persoalan politik mau dijawab MA," kataHarifin.Menurut dia, MA tetap berpendapat
JaksaAgung BantahLamban Jalankan Inpres
Indonesia Dekati
StatusNegara"Gagal"
Sofyan Effendi
Kelayakan BukuPengayaan SekolahDitentukan Tim Ahli
MAEngganJawabStatusHukumBibitChandra
Harifin Tumpa
seperti dahulu, yakni saat "deponeering" dijatuhkan,maka dengan sendirinya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap kehilangan kekuataneksekutorialnya.
PemerintahAkan PercepatPembangunan Ekonomi
Hatta Rajasa
Pemerintah Didesak 
Percepat KajianPembatasan BBM
baca hal
 
11
Untuk Telusuri Harta Gayus
KejagungMintaBantuanFBI
 
2
Berita Utama
Edisi 230 TEdisi 230 TEdisi 230 TEdisi 230 TEdisi 230 Tahun XIahun XIahun XIahun XIahun XI8 - 18 F8 - 18 F8 - 18 F8 - 18 F8 - 18 Febrebrebrebrebruari 2011uari 2011uari 2011uari 2011uari 2011
Yang tidak tercantum di BOX Redaksional bukan wartawan kami. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik wartawan kami dilengkapi dengan
Tanda Pengenal
dan
Surat Tugas Peliputan
dari Redaksi yang
masih berlaku
. Dan saat bertugas wartawan kami selalu membawa Surat Kabar Media Rakyat Edisi terbaru.
Pemimpin Umum : 
Hisar MT Sagala,
Penasehat : 
KH. DR. TG. Abd. Rahman Anwar SH. MA, Bambang Nugroho. ST, Aleh Heryanto.ST, Drs. Insanul Kamil, Syamsurizon. SH. MSi,Drs. Ir. H. Didin Sahidin, NJ. MSP, Ir.H.Agus Irianto MM, Drs. H. Ilyas Sabli,
Konsultasi Hukum : 
Susanto. SH,
Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab : 
Hisar MT Sagala,
Dewan Redaksi : 
Hisar MT Sagala,Drs.H. Asep Achmad Djaelani, MM, Iwan Saputra, SE, M.Si, Drs. H. Yono Kusyono,
Redaktur : 
Irwan Hamid,
Litbang : 
Herman Sugianto,
Manager Iklan 
Rudi Harris,
Manager Distribusi
Herdi,
Layout / Design : 
Ahmad Y, St,
Fhoto Grafer : 
Hamin,
Staf Redaksi : 
Jenri. S, Rusman, Rudi, Besti, Chandra.
PERWAKILAN/ BIRO :
Jakarta Pusat : 
Ediatmo (Kepala), Nokipa,
Jakarta Utara : 
Eka Lesmana (Kepala), Sarif, Yanto Sitanggang,
Jakarta Timur : 
Sukron (Kepala), Wisnu,
Jakarta Barat : 
Mohammad (Kepala), Nugraha, Tedy Sutisna,
Jakarta Selatan : 
Hengki (Kepala), Yusandi, Sahrial Nova,
Karawang : 
K. Komarudin, Warsian, Cece Wiriyadi,
Bogor, Depok : 
Ali,Ruslan,
Bekasi Kota : 
S. Wahyudi,
Kab. Bekasi : 
A. Natawi Jaya, Marulloh, H. Andang Hamdani,
Purwakarta : 
Sapan Supriatna,
Biro Subang : 
Iman,
Kota Bandung : 
DodiSulaeman (Kepala), Tuty Suhartati,
Bandung Barat : 
Dayanto, Darfi,
Kabupaten Bandung : 
Maman,
Sumedang/ Majalengka : 
Edi Moelyana (kepala), Ani Suhartini,WawanSetiawan, Budi,Ratim, Ruhiyat, Agus Atang, Darmansyah,
Indramayu : 
Abdullah (Kepala), Mukromin, Suhada, NC Jawir,
Cirebon : 
Masduri,
Kuningan : 
Dian,
Biro Garut : 
UndangSuryana (Kepala), Ali Hasan, Usep Jaelani,
Kab. dan Kota Sukabumi : 
Rustandi,
Biro Cianjur : 
Ruslan AG, Jaenudin,
Biro Kabupaten Tasik/ Kota Tasik : 
ZamzamHermansyah (Kepala), H. Ade Dimyati, Barkah Sudrajat, Iin Kartiwan, Widayanti, Yuyu Wahyudin, Dede R,
Ciamis : 
Heri Herdiana (Kepala),
Banjar : 
Ahmad Setia (Kepala),
Tangerang : 
Halim Untar (Kepala), Herman,
Lebak/ Pandeglang : 
Belfri (Kepala), Herianto,
Serang : 
Sukendar (Kepala), Nani,
Lampung : Kab. Tanggamus & Pringsewu: 
Dahlan (Kab. Biro), Jainuddin,
Perwakilan Sumatera Selatan : 
Alex Effendi, (Kepala),
Kota Palembang,
Adiyanto, (Kepala),
Kota Prabumulih / kab. Muara Enim : 
AlexEffendi (Kepala), Indra Apriansyah, Wendi Karno, H.M. Taher SN, Teti Pega, Amiruddin,
Biro Batu Raja / OKU : 
Sahmi, (Kepala),
Biro Oku Selatan : 
Swardi, (Kepala)
,
Thomas Ivan,
Ogan Ilir : 
Marleni (Kepala), Astute,
Tulang Bawang : 
Sumarta (Kepala), Nani,
Kota Metro : 
Tohir (Kepala), Maman Irawan,
Pekanbaru : 
Paizal (Kepala),Nurdin,
Padang : 
Marqian,
Bengkulu : 
Aman Sipahutar,
Biro Mukomuko 
:
Hilman Daud,
Bengkulu Utara : 
Syaiful Bahkri S,
Jambi : 
Leman Burhan, Hendar,
Dumai : 
Suparta (Kepala), Parjio,
Tanjung Pinang : 
Winarto, Jerlin P, Rony Rudianto,
Biro Batam : 
Ganda S.Prawira (Kepala), Agus Stanza AMd, Englis Simaremare,
Biro Tanjung Balai Karimun : 
Jerlin P(Kepala),
Kab. Lingga : 
Heri Susanto, Nurjaly, Hendrano,
Kab. Bintan : 
Defran, Edi Ishak,
Biro Natuna : 
Roy S. (Kepala),
Kab. Anambas : 
S. Edwar. S, (Kepala),
Rokan Hilir 
M. Erickson. S.Pd (Kepala), Rasmali SH, Syahdan,
Purwokerto : 
Hanapiah (Kepala), Kuswandi,
Batang : 
Rika Ida (Kepala), Hapid,
Kota Semarang: 
Irman Idrus (Kepala),Warsoma,
Cilacap : 
Murtaqin,
Pekalongan : 
Hetty(Kepala) Narwan,
Purbalingga : 
Hermanda,
Yogyakarta : 
Suratno,
Klaten : 
Sutrisno, Tarmo,
Jawa Timur
Deasy Epita A,
Mojokerto : 
Edi Waluyo,Moh. Lutfi,
Kupang : 
Moses Mone Kaka (Kepala)
,
Klaudius Edy Burga,
Kalimantan Barat : 
Ranto Leonardo,
Kalimantan Selatan / Tengah : 
GatnerEka Tarung, SE (Kepala),
Banjar Masin : 
Mulia,
Banjar Baru : 
Asrian Talatika,
Pulang Pisau : 
Yabi. K,
Samarinda : 
Kipan Suerta, Delimah,
Belu & TTu
Heribertus Kolo (Kepala),Lodowikus Umbu Lodongo, Robertus Seran, Agus TB. SH,
Flores Timur : 
Ferdinandus (Kepala), K. Lewoema,
Sorong : 
Dea (Kepala), Gonjali,
Kota Medan : 
Frendi Tua (Kepala),Herwan, Siti,
Tebing Tinggi : 
Hasni (Kepala), Herdan,
Langkat : 
Ojak Sianturi (Kepala), Waskito,
Deli Serdang : 
T. Manalu (Kepala), Belfri,
Pematang Siantar : 
Heru (Kepala),Sintan,
Simalungun : 
Togap Munthe (Kepala), Jentar Bangun,
Tarutung : 
Juang N,
Dairi : 
Karlen (Kepala), Benni Sitorus, Dadang Kusmandi,
Padang Sidempuan
Chairun(Kepala), Hotman, Ali,
Bali : 
Nyoman, Putu Artha.
Alamat RedaksiTata Usaha / Iklan / Sirkulasi
:Jl. Manunggal VII Krajan LamaranRT. 04/09 Gg. Anggur II (Depan SMU 2 Lamaran)Kel. Palumbonsari - Karawang 41351Telp. (0267) 8454238 Jawa Barat
E-mail
: mediarakyat_new@yahoo.com
PO. BOX 88 Karawang 41300Rekening
: Bank BRI Cab.KarawangNo. Rek : 0116-01-022016-50-9a/n: Hisar MT Sagala
Kantor Perwakilan Utama :
Jl. Bina Harapan No. 38-C,Telp. (021) 79192764Kel. Duren Tiga Pancoran - Jakarta Selatan
Penerbit
: Yayasan Media Rakyat Intermedia
Percetakan
:
PT. Wahana Semesta Intermedia 
Jakarta,(MR)
Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menuding bupatisebagai penyebab sulitnya pemerintah menekan angka emisidi Indonesia. Zulkifli menilai hal itu terjadi karena para bupatimelakukan kesalahan dasar, yakni tidak mengerti definisiperubahan iklim."Di daerah itu banyak yang belum paham, termasuk parabupati. Sebagian besar dari mereka tidak paham apalagirakyatnya yang masih terbelakang di pelosok hutan, kataZulkifli di Jakarta, Kamis (3/2).Ia memberi contoh ketika jajaran Kementrian Kehutananberkunjung ke Bangka Belitung. Di sana, banyak bupati tidakmengerti sambutan Presiden bahwa Indonesia menargetkanpenurunan emisi 26% pada 2020 dan 41% atas usahasendiri.Yang mereka mengerti, imbuh Zulkifli, hanyalah hargakomoditi di daerah tersebut sedang melonjak seperti kakaodan sawit sehingga banyak areal hutan di konversi untuklahan. Hal itu menjadi berbahaya karena Menhut beranggapanbahwa bupati seharusnya menjadi pelindung dalampengawasan hutan di daerah sesuai perundang-undanganyang berlaku."Ini berakibat sosialisasi yang sering diupayakanKemenhut juga menemui kendala karena penyampaianinformasi sering tidak sampai ke pelosok, bahkan bantuanyang diberikan LSM asing pun tidak pernah sampai, ungkapZulkifli. >>
Tedy Sutisna
Menhut :
Bupati Belum MengertiPerubahan Iklim
Jakarta,(MR)
Komisi III DPR menegaskanpenolakan kehadiran duapimpinan Komisi Pemberan-tasan Korupsi (KPK) BibitSamad Rianto dan ChandraMartha Hamzah merupakanbentuk desakan DPR agarkriminalisasi dua pimpinan KPKtersebut diusut tuntas.Hal ini disampaikan KetuaKomisi III dari fraksi Demokrat,Benny K Harman seusai rapatkonsultasi bersama MahkamahAgung, Rabu (2/2). "Jadi, ini(penolakan) merupakan sebuahsikap moral, bukan balasdendam. Bukan karena tidak suka. Kita mau menegaskanbahwa itu adalah kezaliman.Kalau memang itu kezalimanaharus SKP3 (Surat KetetapanPenghentian Penuntutan Per-kara). Kalau deponeering ituseolah-olah tuduhan itu benar,karena deponeering itu tidak meniadakan status tersang-kanya," ujar Benny.Tuduhan yang dimaksudBenny adalah tuduhan menge-nai dugaan pemerasan yangdilakukan dua pimpinan KPKterhadap Anggodo Widjojo.
Penolakan Terhadap Bibit-Chandra
Sikap Moral DPR
"Ungkap kasus itu. Kenapakalian mau deponeering kalaukalian tidak salah?," serunya.Benny membantah pihak-nya menolak kehadiran Bibitdan Chandra terkait penahanansejumlah anggota DPR KomisiIX yang tersangkut kasus suapDeputi Gubernur Senior Bank Indonesia. "Bukan itu. Makanyadulu kita minta kasus ini di SP3kan karena penuh denganrekayasa. Kalau rekayasa kandibikin-bikin," imbuhnya.Ditambahkan Benny, peno-lakan yang dilakukan DPR meru-pakan desakan agar kriminalis-asi kedua pimpinan KPK terse-but dibongkar. "Maksud peno-lakan komisi 3 itu akn supayarekayasa itu harus dibongkar.Bukan soal semata-mata itu(kasus TC). Makanya dulu sayaminta kejaksaan untuk mempro-ses orang-orang itu," imbuhnyatentang keinginannya agar Bibitdan Chandra diproses ke pe-ngadilan.
>> Tedy Sutisna
Benny K Harman
Jakarta,(MR
)Penasehat hukum GayusHalomoan Tambunan, HotmaSitompoel menegaskan bahwaketerangan dari kliennya padaKomisi Pemberantasan Korupsi(KPK) adalah yang paling benar." Saya juga tanya ke Gayuskenapa keterangannya ber-ubah-ubah. Ia menjawab karenaternyata apa yang dijanjikanDeny tidak benar, jadi semuayang disebutkan Gayus di KPKini lah yang benar," kata Hotmadi Jakarta, Rabu (2/2).Ia mengatakan bahwasemua keterangan kliennya diKPK berbeda dengan ketera-ngan saat di pengadilan. Terma-suk informasi tentang tiga peru-sahaan dari Grup Bakrie."Semua keterangan di sini bedadengan keterangan di penga-
Hotma:
Keterangan Gayus di KPKYang Paling Benar
dilan. Yang tiga perusahaanGrup Bakrie itu tidak benar,semua dikatakan Gayus karenapermintaan Deny Indrayana,"ujar dia.Benar atau tidaknya pernya-taan kliennya tersebut, menurutdia, akan bisa dibuktikandengan meminta keteranganpara saksi. "Kalau dia memangmenyebut Deny kan bisa di cek,termasuk kalau dia sebut tigaperusahaan Grup Bakrie jugabisa dicek ".Saat ditanya keterkaitan 151perusahaan wajib pajak dengankliennya, Hotma kembalimenyangkal bahwa Gayus tidak ada urusan dengan perusa-haan-perusahan tersebut. "Faktanya itu yang disampaikanGayus ".Hotma tidak mau menje-laskan lebih lanjut soal keter-kaitan 151 perusahaan wajibpajak yang disebutkan Gayusdalam persidangan. Semua akandiketahui kebenarannya apa-kah ada keterkaitan dengankliennya atau tidak karena ituperlu dilakukan pemeriksaan.Saat ditanya apakah haltersebut juga disampaikanGayus kepada KPK, Hotmamengatakan hal tersebuttermasuk yang diceritakankliennya saat menjalani peme-riksaan di lembaga antikorupsitersebut.Hotma juga tidak maumenjelaskan perihal uang yangdimiliki Gayus sebesar Rp28miliar dan Rp74 miliar. "Kalaumasalah uang kita dengarkansaja nanti di pengadilan".
>>Ediatmo
Banjar,(MR)
Pelaksanaan pembangunan gedung DPRD Kota Banjar saatini sudah hampir rampung, Walaupun penyelesaiannya barumencapai sekitar delapan puluh persen, nampak bangunannya mentereng dan terkesan megah. Bangunan yang satu initerlihat khas diantara deretan gedung pemerintah yang ada dilingkungan kota Banjar.Menurut Bambang selaku PPTK wacananya di gelar acararapat paripurna momentum hari jadi kota banjar yang ke-8 21februari 2011 mendatang. “ Untuk itu kami akan segera kordinasidengan pihak yang terkait. sebab kami, sangat optimis denganpelaksanaan rapat paripurna hari jadi kota Banjar yang ke-8tanggal 21 februari 2011. yang di gelar, di gedung kantor yangbaru tersebut ”. jelas Bambang.Lebih lanjut, Bambang berharap mudah-mudahan gedungtersebut ke depan segera selesai. Rencananya gedung DPRDyang baru akhir maret mendatang selesai dan bisa di oprasikan.Jelasnya.
>> A-S
Gedung DPRDKota Banjar SegeraDioperasikan
Nampak gedung kota banjar terletak di Jl Tentara Pelajar Kec.Pataruman Banjar.Rencananya akan di oprasikan Akhir maret 2011 kedepan. (dok 2-4)
Surabaya
, (MR)Belum juga reda suhupolitik Surabaya, Bambang DHmengajukan pengunduran dirisebagai wakil walikota ke DPPPDIP. Dia beralasan, inginmemberikan kesempatankepada kader muda untukmemimpin Surabaya.Pejabat PemerintahanKota Surabaya pun memilihhati-hati mengomentari niatBambang DH berhenti men-dampingi Walikota TriRismaharini itu. Seperti yangdiungkapkan Sekretaris Kota Surabaya Sukamto Hadi kepadawartawan usai menghadiri rapat pembahasan KUA/PPAS diDPRD Surabaya. “ Itu politis mas saya tidak mau komentar, ”kata Sukamto singkat, Jumat (4/2)Hal senada juga diungkapkan, Asisten II Kota Surabaya,Mukhlas Udin. Dia menyatakan memilih ogah berpendapatterhadap kemelut politik yang sedang terjadi. “ Sementaratutup mulut dulu,” ujarnya dengan tersenyum sambil berjalanmeninggalkan wartawan.Bahkan Kepala Dinas PU Bina Marga Surabaya SriMulyono tidak mengeluarkan sepatah kata apapun. Hanyamenggelengkan kepala saja. Demikian pula Kepala DinasKesehatan Esty Martiana Rahmi. “ No comment untuk itu,”tandasnya
. >> Dea
Bambang DH Ingin MundurPejabat Pemkot SurabayaPuasa Bicara
Bambang DH
Surabaya,(MR)
Kamis (20/1), puluhan peserta Monitoring dan Evaluasi(Monev) TB (
Tuberculosis 
) yang diadakan oleh Kemenkes RImengunjungi RSUD Dr. Soetomo.Kunjungan mereka tersebut untuk melihat pelayananMDR-TB yang diterapkan di RSUD Dr.Soetomo. Pasalnya,banyak dari daerah mereka belum menerapkan pelayanantersebut. MDR TB (
Multidrug Resisten Tuberculosis 
) adalahvirus TB yang telah resisten terhadap berbagai jenis obat TBkarena mengalami mutasi.Secara alami, virus TB memang akan mengalami mutasipertama namun yang dihindari adalah kejadian mutasinyayang kedua. Sebab mutasi kedua inilah yang menyebabkanvirus TB berubah menjadi resisten terhadap berbagai obatTB.Karena resisten, pasien MDR-Tb menjadi lebih sulitdisembuhkan.Untuk mencegah dan menanganinya, sejak tahun laluKemenkes RI menunjuk RSUD Dr. Soetomo sebagai
pilot project 
MDR-TB. Meski menjadi
pilot project 
, bukan berartipenanganan MDR-TB hanya diserahkan pada rumah sakitsaja. Untuk itu dibuatlah sistem, antara lain sistem jejaringdan sistem rujukan. “ Pemberantasan MDR-TB nggak bisapoli (rumah sakit) saja. Laboratorium, Unit PelayananKesehatan (UPK) satelit 1& 2, jejaring, dan rujukan harusada (untuk membantu),” ujar dr. Dini Hari, Koordinator PMDTSubdit TB.Semua pihak yang terkait dalam sistem, sepertidinas kesehatan (Dinkes) dan puskesmas, harus terlibatdalam penanganan MDR-TB.Dalam kunjungan tersebut, para peserta Monev MDR-TBini meninjau ruang isolasi di Irna Paru Laki dan Wanita.Mereka juga meninjau
Integrated Tuberculosis Center 
(ITC),bangunan baru yang difungsikan untuk berobat rawat jalanpasien TB. Usai kegiatan para peserta yang juga perwakilanDinkes dari 33 Provinsi di Indonesia ini rencananya akanmulai membuat sistem untuk proyek MDR-TB di masing-masing daerahnya. Bahkan Solo, Malang, dan SulawesiSelatan telah ditargetkan Kemenkes RI sebagai daerahpenerapan proyek MDR-TB selanjutnya.
>>Dea
33 Dinkes Tinjau MDR - TB
Sejak tahun lalu Kemenkes RI menunjuk RSUD Dr.Soetomo sebagai
pilot project
MDR-TB. Meski menjadi
pilot project
, bukan berarti penanganan MDR-TB hanyadiserahkan pada rumah sakit saja. Untuk itu dibuatlahsistem, antara lain sistem jejaring dan sistemrujukan. “ Pemberantasan MDR-TB nggak bisa poli(rumah sakit) saja. Laboratorium, Unit PelayananKesehatan (UPK) satelit 1& 2, jejaring, dan rujukanharus ada (untuk membantu),”
Jakarta,(MR)
Anggota Komisi VIII dariFPKS Jazuli Juwaini menga-takan, pemerintah harus lebihmengutamakan upaya menyela-matkan orang miskin ketimbangterpaku pada data tentangkemiskinan Badan Pusat Sta-tistik yang menyebutkan angkaorang miskin sudah menurun."Karena itu, tantangan buatBadan Pusat Statistik (BPS)selaku lembaga resmi penyediaangka statistik, agar serius dan
Utamakan Selamatkan Orang MiskinKetimbang Data Kemiskinan
akurat dalam menyajikan dataapa pun, terutama menyangkutkemiskinan," kata Juwaini, diJakarta, Kamis.Dia mengatakan itu kepadawartawan menjawab berbagaikomentar dan sorotan publik yang mempersoalkan dataangka kemiskinan kita.Sorotan publik itu sendiriantara lain muncul banyak pihak berpendapat, angka tidak meru-pakan solusi untuk mengung-kap kondisi riil warga yangmayoritas kian terjepit kehidu-pannya.Ini sangat harus diperha-tikan BPS, demikian JazuliJuwaini, karena data ini dilihatpublik, dengan selalu memban-dingkannya pada realitas dilapangan.Apalagi, menurutnya,pekerjaan ini (mengoleksi danmengolah data.Red) bisadilakukan lembaga lain yangpenyajiannya terkadang lebihmudah dipahami publik. "Jadi,kalo tidak akurat bisa jadi tam-paran buat BPS," tandasnya.Namun, Jazuli Juwainiberulang menekankan, apapundata ini, terutama tentangkemiskinan, sangat pentingguna menyusun langkahkebijakan. "Tetapi yang pasti,sepenting-pentingnya datakemiskinan, yang lebih pentinglagi menyelamatkan orang-or-ang miskinnya," ujarnya.Karena bagi yang miskin,lanjut Jazuli Juwaini, berapapun naik turunnya data(kemiskinan), tetap saja 100persen miskin.
>>Tedy Sutisna
 
3
Berita Utama
Edisi 230 TEdisi 230 TEdisi 230 TEdisi 230 TEdisi 230 Tahun XIahun XIahun XIahun XIahun XI8 - 18 F8 - 18 F8 - 18 F8 - 18 F8 - 18 Febrebrebrebrebruari 2011uari 2011uari 2011uari 2011uari 2011
Karawang,(MR)
Setelah menjadi Bupatikarawang periode 2010-2015H.Ade Swara harus Antisipasikarena banyak yang Meman-paatkan situasi, mengatas-namakan tim sukses bahkanmerasa paling dekat dan tidak sedikit yang mengaku saudaraBupati, maka dituntut ketega-san seorang Bupati, bukanhanya membuat surat edarantapi harus memberikan sangsiketika memang hal ini terjadi, bilaperlu pidana, kalau mengatasnamakan bupati karena pence-maran nama baik.Bupati berhak melaporkankalau terbukti ada pencemarannama baik tapi kalau adapembiaran dari Bupati terkesanmemang ada perintah di luardinas, sebenarnya denganadanya surat edaran itu hanyamembuktikan bahwa Bupatitidak terlibat tapi dibelakangdinas siapa tahu?, maka kamimensinyalir memang ini sudahterbentuk jaringan bahkan adabeberapa kelompok tertentutelah menyusun kabinet terha-dap Kepala UPD, dan kamimendengar dari beberapa peru-sahaan salah satunya dibidangniaga, saling berebut lahanparkiran, lahan proyek itu dila-kukan oleh orang yang menga-ku dekat dengan bupati danmerasa berjasa atas kemena-ngan Bupati saat ini, kata NacePermana,SE ketua LSM LodayaKarawang di kantornya Jl.Siliwangi depan kodim 0604Karawang.Nace juga mengatakan,tindakan yang mesti dilakukanoleh Bupati karawang atas
Nace Permana,SEKetua LSM Lodaya karawang
Ketua LSM Lodaya :
Tindak Tegas Oknum yang“Mengatasnamakan Bupati”
tindakan tersebut kembali padaaturan yang berlaku, kalauterkesan hanya membiarkancuman membuat edaran itubukan suatu tindakan antisipasikarena toh “Korupsi”, punundang-undangnya sudahberlapis tapi masih banyak yangmelakukan. Jadi harapanmasyarakat kabupaten kara-wang jangan ada perbedaankarakter yang mencolok sangat jauh dari kepemimpinan yangsebelumnya dengan yang seka-rang, kalau yang sebelumnyakita akui dari sisi managementlebih baik magerial Dadang S,Muchtar karena ada ketegasanwalaupun masih banyak sisinegatip yang merugikanmasyarakat dengan berbagaisilang pendapat seperti; mobildinas Kepala Desa, anggarankeamanan yang dititipkan di satPol PP untuk muspida, ini kansebelumnya tidak pernah ada justru ini sekarang ada, RAPBDsiapa yang buat ? lantas siapayang menyetujui?, aspirasi DPRyang nilainya 2 milyar, ini jugaharus dikaji karena bermasalah,dulu yang nilainya 700 juta sajaitu timbul gratifikasi, nahsekarang 2 milyar ?.Lanjut Nace, Kami inginbertanya kepada DPR mampupropesionl tidak penggunaananggaran aspirasi tetrsebut?Karena kami mensinyalir tidak  jauh berbeda dengan parasenior dulu bahwa dana aspirasidigunakan semata mata untuk mencari keuntungan komisiproyek, semestinya nilai 2 milyaruntuk kepentingan masyarakatto. Batasan pungsi DPR itupengusulan anggaran bukanuntuk melaksanakan penggu-naan anggaran karena itu tugaseksekutip, kalau penggunaananggaran sudah campur tangannah itu akan terpotong sudahsaja jangan ada bupati segala,tidak perlu ada kepala dinaskalau DPR ingin merangkulkeluar dari tugas pungsinya,pungsinya penganggaran,pungsi pengawasan, pungsilegislator, itu pungsi legislatippercaya sepenuhnya kepadaeksekutip, tinggal kalau adapenyimpangan legislatipberhak menindak sebagaipungsi kontrolnya, kalau DPRikut jadi pemain, kalau semuaikut main bola siapa yang akanmenjadi wasitnya, DPR sebagaiwasitnya pemerintah. JelasNace.Lanjut Nace, Diharapkankepemimpinan H.Ade walau-pun tidak sama tapi mempunyaikarakter dalam upaya ketegasandalam tindakan dan kami menilaikarena karakter H.Ade kurangmempunyai ketegasan sehing-ga tidak menutup kemungkinanadanya unsur manfaat baik yang dilakukan dari unsur timsukses maupun ujung-ujung-nya celah ini dimanfaatkan olehpara pejabat nakal. Sehinggatidak menutup kemungkinanpara birokrat yang selama inisudah terbiasa dengan korupsiakan merasa akan pesta besar.Ada beberapa pola mestidirubah oleh pihak Bupati seka-rang yaitu: Penempatan birokratbaik dari lingkungan Dinasmaupun dilingkungan sekreta-riat pemda sendiri jangan sampaipenempatan pegawai sebagaiproyek balas jasa, pemenuhan janji-janji kampanye sipatnyaselama pada waktu kampanyedijadikan sebuah alat ukur demisebuah kemenangan, nah iniharus dikaji oleh tim ahli manayang mesti progres mana yangmesti didahulukan jangan asal janji langsung dipenuhi harusdiukur dengan budgeting ang-garan pemda Karawang, kalauhanya langsung memenuhinanti akan terjadi defisit yangrugi masyarakat karawang
.
Jelasnya
.
Menurut Nice, Pemahamansosial politik kabupaten kara-wang tidak menutup kemung-kinan banyak hal pekerjaanyang tertunda dan sengajaditunda oleh Dadang S,Muchar.Harus segera dikerjakan olehbupati sekarang, jadi kalaubahasa politisnya kami sampai-kan tidak sedikit mata anggaranyang sipatnya akan menjaditanggung jawab resiko seorangbupati yang baru walaupunsebenarnya RAPBD dibuatoleh bupati lama, ini yang dise-but jebakan atau ranjau-ranjauyang memungkinkan Bupatiketika salah menentukan kebi- jakan bisa terpeleset, ujungnyabukan hanya sangsi adminis-trasi ataupun kesalahan mana-gerial saja tapi bisa mengaki-batkan ke unsur pidana.Maka bupati harus segeramungkin merekrut tenaga ahliyang setuia kepada bupatidibidang social politik, ekonomimaupun bidang birokrasisehingga tim ahli ini sesuaidengan perundang-undanganberhak diadakan disetiap daerahuntuk menantisipasi supayapembangunan terarah. tegasNace
. >>
Komarudin
Semarang,(MR)
Pengamat transportasi Universitas Katolik (Unika)Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno, berpendapat,seharusnya pengelolaan parkir di Kota Semarang ditanganisatu instansi sehingga hasilnya bisa optimal. "Jangan ber-beda-beda instansi pengelolanya. Di Semarang ada tiga ins-tansi yang mengelola parkir sehingga hasilnya tidak mak-simal," kata Djoko Setijowarno, di Semarang, Kamis (3/2).Djoko menyebutkan tiga instansi yang mengelola parkiryakni Dinas Pasar, Dinas Perhubungan Komunikasi danInformatika (Dishubukominfo), dan Dinas PengelolaanKeuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Pemerintah KotaSemarang.Terkait dengan larangan memarkirkan kendaraan di JalanPahlawan, Djoko berpendapat, seharusnya juga diikutidengan penyediaan lahan parkir. Ia mengemukakan,halaman kantor pemerintah setempat di kawasan JalanPahlawan bisa menjadi lokasi parkir untuk masyarakat yangingin menghabiskan waktu menikmati area umum kawasanSimpanglima.Pada kesempatan lain, Wali Kota Semarang, Soemarmo,mengatakan, seluruh jalan protokol di Kota Semarang akandibenahi secara bertahap sedangkan pemilik usaha disepanjang jalan protokol tersebut diwajibkan memiliki lahanparkir secara memadai. Jalan protokol yang menjadi salahsatu kawasan bisnis adalah Jalan Pandanaran Semarangyang terkenal sebagai pusat oleh-oleh Ibu Kota Jawa Tengahitu.Ia mengatakan, penyediaan lahan parkir tersebutdiperlukan karena selama ini cukup banyak trotoar dan badan jalan difungsikan sebagai lahan parkir. Ia juga mengatakan,terkait dengan kemacetan lalu lintas di sejumlah titik di KotaSemarang seharusnya disikapi oleh Pemkot Semarang."Kalau Pemkot Semarang mau serius menatatransportasi Kota Semarang, seharusnya pemerintahmemiliki program membatasi kendaraaan bermotor pribadi,"katanya. Transportasi massal berupa bus dan kereta api yangsudah diterapkan di Kota Semarang, katanya, harusdikembangkan.
>> Irman Idrus
Pengolahan Lahan ParkirSeharusnya Satu Instansi
Prabumulih, (MR)
Penyakit flu burung melanda delapan kelurahan diKabupaten Prabumulih, Sumatra Selatan. Akibatnya, KepalaDinas Perkebunan Pertanian Kehutanan Peternakan danPerikanan (PPKPP) Prabumulih, RA Hanunah mem-berlakukan status siaga yang merupakan upaya preventifagar penyakit yang disebabkan virus H5N1 ini tidak menularke manusia. "Dalam kondisi begini, kami terus melakukansosialisasi ke masyarakat, terutama di daerah endemic,"ujarnya.Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat agar dalammemelihara peliharaannya mengkandangkan agar mudahdilakukan pemantauan, tidak seperti selama ini yang dilepasseenaknya. Bagaimanapun dengan dikandang dapatmengurangi risiko penularan."Tindakan yang dilakukan terhadap daerah endemi mulaidari pembersihan kandang hingga pemusnahan unggas,"ujarnya sembari menambahkan unggas berupa ayam, angsatermasuk anak ayam beserta telur yang diduga terserangsegera dimusnahkan.Kelurahan yang terserang flu burung tersebut, antara lain,Kelurahan Prabumulih, Sukajadi, Wonosari, Cambai, TuguKecil, Gunung Ibul, dan terakhir Mangga Besar.Di Palembang pasca matinya puluhan ayam di kawasanKemang Manis, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, instansiterkait melakukan langkah persuasif seperti pembersihankandang unggas dalam radius 1 kilometer.Sementara di Kota Palembang didapati sekitar 25 ekorayam mati dan dinyatakan positive terkena flu burung.Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian perikanann danKehutanan Kota Palembang Sudirman Teguh, Selasa (1/2)."Kami telah lakukan langkah lebih lanjut dalam radius 1 kilo-meter di kawasan tersebut," kata Sudirman kala dikonfirmasivia telpon. Hal serupa juga dilakukan di beberapa tempatterutama sentra penjualan unggas di Palembang sepertikawasan Pasar Burung Palembang. Menurut Sudirman,pihaknya juga mengantisipasi langkah penyebaran flu burungdengan memperketat masuknya unggas ke Palembangdengan membentuk satuan tugas. >>
Alex
Flu Burung SerangWarga Prabumulih
Jambi,(MR)
Sekitar 30 orang warga DesaSenyerang Kecamatan Senye-rang Kabupaten Tanjung Ja-bung Barat Provinsi Jambi, yangtergabung dalam PersatuanPetani Jambi (PPJ), belum lamaini mendatangi Gedung DewanPerwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Provinsi Jambi.Kedatangan mereka untuk menuntut penyelesaian kasussengketa lahan yang diserobotperusahaan, dan tewasnyaseorang rekan mereka, karenatertembak oleh pihak kepo-lisian.Kuasa Hukum petani Seye-rang Thawab Ali mengatakan,kasus ini sampai sekarangbelum ada perkembangannya.Padahal batas waktu yangdijanjikan penyelesaian padabulan Januari 2011.Oleh sebab itu kamiberharap kepada Komisi IIDPRD Provinsi Jambi untuk 
Massa Minta PenyelesaianSengketa Lahan dan PengusutanTewasnya Warga Senyerang
mendesak dan menanyakankepada instansi terkait per-kembangan penyelesaian lahanpetani Senyerang ujarnya.Disamping itu mendesak untuk pengusutan tewasnyaseorang petani senyerang yangbelum ada kejelasan dan masihmengendap di Polda Jambi.Anggota Komisi II, Handayanimengatakan, ada kemungkinanDPRD untuk memanggil Kapol-da Jambi untuk diminta pejela-san.Kita merencanakan akanmemanggil pihak kepolisiandalam kasus ini, Sekaligusuntuk minta penyelesaian kasusKarang Mendapo. Dalam kasusSenyerang mengapa wargayang dimintai keterangan,bukan oknum polisi yangmenembak, ini janggal sekaliujar Handayani.Namun kapan waktu pe-manggilan tersebut, Handayanibelum dapat memastikannya,sebab membutuhkan waktu,karena akan dirapatkan terlebihdahulu oleh anggota dewanujarnya.Sementara itu data yangberhasil dihimpun MediaRakyat dilapangan, menyebut-kan, hampir disetiap Kabupatendalam Provinsi Jambi sejumlahwarga masyarakat terlilitsengketa lahan dengan pihak PT. Perkebunan Swasta.Demikian juga dengankeberadaan PT.Wira Karya Sakti(WKS), yang juga diributkanwarga sebagai penyerobotlahan. Perusahan raksasa dibidang Hutan Tanaman Industri(HTI) ini mempunyai kontrak lahan 100 tahun dengan Peme-rintah Provinsi Jambi.Padahal keberadaan PT.WKS ini, selaku pemasok bahan industri bubur kertasterbesar, masih dipertanyakankontribusinya bagi daerah ini.
>> Leman
Denpasar,(MR)
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap dugaanmark up dalam pengadaan closed circuit television (CCTV)dan system auto vehicle locating global positioning system(AVL GPS) pada Badan Kesatuan Bangsa, Politik danPerlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Provinsi Bali.Menurut data dari Ikhtisar Hasil Pemeriksaan BPK Se-mester I 2010 pada 6 September 2010, terdapat pemahalanharga pengadaan dan pengembangan alat keamanan(CCTV) dan (AVL GPS) senilai Rp4,60 miliar, yang oleh BPKdinyatakan sebagai kasus yang menyebabkan kerugiandaerah.Namun, Humas BPK Bali, IGA Mas Ningrat, saat dihubungiWartawan, mengatakan belum mau menjelaskan terkait datatemuan instansinya karena sedang sibuk. "Kami ada meet-ing mendadak, Setelah Imlek baru ada waktu longgar, danbisa bertemu," ujarnya dari balik telepon genggamnya, Selasa(1/2).Saat ditanya dengan kata pemahalan bermakna mark-up, ia juga tak mau menjelaskan lebih jauh. Lagi-lagi iameminta kepada Media Indonesia agar menemuinya diKantor BPK usai Imlek. Pun halnya dengan tindakan yangdiambil institusinya terkait pemahalan tersebut, IGA MasNingrat meminta waktu khusus bertemu.Sementara itu, dihubungi terpisah, Ketua Bali CorruptionWatch (BCW) Putu Wirata Dwikora menegaskan, temuan BPKtentang pemahalan harga CCTV dan AVL GPS bermaknaadanya indikasi mark up atas pembelian alat-alat keamanantersebut."Kata pemahalan dalam temuan BPK itu bermaknapeneliti menemukan harga pasaran di bawah hargapembelian yang dilakukan oleh Kesbanglinmaspol, sehinggaada kerugian Rp 4,60 miliar. Artinya, kalau dibeli dengan hargapasaran, maka uang Negara senilai Rp 4,60 miliar itu dapatdiselamatkan," katanya.Meski ada indikasi mark-up, namun Putu Wirata mengakumasih butuh penelitian lebih lanjut. Kendati begitu, iamenegaskan jika betul terjadi mark-up, sesungguhnyatindakan itu masuk dalam ketegori penyimpangan."Tinggal diteliti lebih jauh apakah hal itu ada unsurkesengajaan atau tidak. Tetapi prinsipnya, pemahalan hargaitu masuk kategori mark-up yang artinya penyimpangan dansama maknanya dengan tindak pidana korupsi," tegas dia.
>> Nyoman
Pengadaan CCTV PemprovBali Diduga Di mark up
Surabaya,(MR)
Kini anda tak perlu lagimenunggu lama atau bolak-balik ke rumah sakit untuk mengetahui hasil laboratoriumdi RSUD Dr. Soetomo. Sebabmulai bulan Januari 2011,pelayanan laboratorium RSUDDr.Soetomo telah dilengkapidengan
Pneumatic Tube
.
Pneumatic tube
atau
capsule pipelines
atau
 Lamsontubes
bekerja denganmemanfaatkan tekanan angin.Cara kerjanya, sebuah tabungberisi sample laboratorium,darah atau urin, dikirimkanmelalui pipa yang kedap udarakemudian didorong dengan
Percepat Pelayanandengan Pneumatic Tube
tekanan angin.Jum’at (21/1), DirekturRSUD Dr. Soetomo melakukanuji coba alat yang juga dikenalsebagai
Pneumatic TubeTransport 
(PTT) ini. Bertempatdi Kamar 14 (Laboratorium) IRJ(Instalasi Rawat Jalan),Soetomo mengirimkan sampledarah yang telah dimasukkandalam tabung menuju keLaboratorium Patologi Klinik diGDC melalui pipa. Alattransportasi untuk obat danpemeriksaan medis ini memilikikecepatan tinggi sehinggadapat menghemat waktu.Biasanya hasil pemeriksaandarah standar, seperti guladarah, dapat diketahui dalamwaktu 15 menit, namun denganPneumatic tube hanya mem-butuhkan 6 menit saja.Dengan adanya alat inimaka pasien tidak perlu kesanakemari untuk melakukan peme-riksaan lab dan mengambilhasilnya. Mereka cukup tung-gu di poli tempat merekamengambil sampling, kemudianmenunggu sebentar untuk men-dapatkan hasilnya. “Jadi seharisudah selesai (hasil lab) danmereka (pasien) bisa pulang.Hanya uintuk kasus-kasus sulit,yang butuh waktu beberapa hariuntuk pemeriksaannya, barupasien kembali,” ujar Dr.dr.Slamet R. Yuwono, DTM&H,MARS, Direktur RSUD Dr.Soetomo.Kedepannya
PneumaticTube
yang awalnya diciptakansebagai alat transportasi suratini akan dipasang di seluruhruang pelayanan RSUD Dr.Soetomo, terutama IRNA(instalasi rawat inap), danberpusat di GPDT. ”Pemasa-ngan alat ini (
Pneumatic tube
)akan meningkatkan kualitaspelayanan di RSUD Dr.Soetomo,” papar dr. Slamet. >
>Dea
Temuan BPK tentang pemahalan harga CCTV dan AVLGPS bermakna adanya indikasi mark up ataspembelian alat-alat keamanan tersebut. Penelitimenemukan harga pasaran di bawah harga pembelianyang dilakukan oleh Kesbanglinmaspol, sehingga adakerugian Rp 4,60 miliar. Artinya, kalau dibeli denganharga pasaran, maka uang Negara senilai Rp 4,60miliar itu dapat diselamatkan,"

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Daryan Budiana liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->