3
da setumpuk harapan disandarkan kepada dunia pen-didikan. Para orangtua kerap berharap: mampukahpendidikan mencetak generasi yang berkarakter kuat?Bilakah pendidikan mampu menghasilkan orang-orangberintegritas tinggi di negeri ini? Sebuah keinginan yang boleh jadi terdengar berlebihan, meski sesungguhnya amat wajar,mengingat pendidikan memanglah tumpuan solusi dari sekianbanyak persoalan sumber daya manusia dan problem kema-syarakatan. Pendidikan pada hakikatnya adalah perubahan pe-rilaku. Mengikuti kerangka berfikir seperti ini, sudah selayak-nya proses pendidikan sanggup mengubah sikap dan mem-bangun perilaku sesuai harapan. Acapkali kita mendengar obrolan wali murid tentang buahhatinya. Umumnya mereka menilai anak sekarang itu pandai-pandai, mengalahkan generasi sebelumnya. “Lihat, kecil-kecilmereka sudah pada bisa main komputer”. “Heran, cepat sekalimereka menguasai cara menggunakan
hape
”. Tetapi manakalaobrolan itu berlanjut, maka pujian itu pada ujungnya bergesermenjadi keluhan dan keprihatinan. Ini tatkala mereka sudahberbincang soal sikap dan perilaku generasi muda pada umum-
A