3
Ukuran tinggi Ka’bah yang ada saat ini adalah 39 kaki 6 inci (kira-kira 11 meter;1 kaki = 12 inci = 30 cm), dan ukuran total adalah627 kaki persegi. Ukuran dalam Ka’bah adalah 42,64x29,52 kaki(atau kira-kira 12,7x8,85 m). Tebal tembok adalah 3,26 kaki (kira297,8 cm). Lantai di bagian dalam lebih tinggi 7,22 kaki (kira2 2,1m)dari dasar tanah di mana orang-orang melakukan Tawaf.Langit-langit dan atap terbuat dari kayu teak yang ditutup denganbaja stainless. Tembok terbuat dari batu. Batu-batu bagian dalamtidak dipoles, sedangkan bagian luar dipoles.Para ahli sejarah berkata bahwa Ka’bah dibangun kembali berkali-kalisekitar lima sampai 12 kali. Ukuran pertama Ka’bah di jamanMuhammad adalah:
▪ tembok timur 48 kaki, 6 inci (berisi batu hitam)▪ tembok Hateem berukuran 33 kaki▪ sisi tembok antara batu hitam dan sudut Yemeni adalah 30 kaki▪ tembok barat 46.5 kaki
INILAH DAFTAR BONGKAR PASANG KA’BAH
4
Pembangunan ulang Ka'bah oleh pagan Quraish:
Muhammad berpartisipasi dalam pembangunan kembali Ka’bahsebelum dia mengklaim dirinya sendiri sebagai nabi. Setelah banjirhebat --rumah auwloh kebanjiran-- Ka’bah jadi rusak dan temboknyaretak. Harus dibangun lagi nih. Kewajiban membangun Ka’bah dibagidiantara 4 suku Quraish. Muhammad ikut dalam pembangunan ini.Ketika tembok-tembok sudah dibangun sebagian, makadimasukkanlah Batu Hitam (al-Hajar al-Aswad) di bagian temboksebelah timur Ka’bah.Karena suku Quraish tidak punya cukup dana, mereka tidakmembangun kembali seluruh Ka’bah. Karena itulah bentuknya jadibujur sangkar dan tidak serupa dengan bentuk aslinya yang pesegipanjang. Daerah bagian dasar Ka’bah yang tidak dibangun kembalidisebut Hatim.
Pembangunan Kembali Ka’bah oleh Abdullah ibn Zubair:
Tentara Syria pimpinan Yazid menghancurkan rumah auwloh Ka’bahdi bulan Muharram 64 Hijrah, setahun setelah dia membantaikeluarga Muhammad di Karbala. Akan tetapi, jangan khawatir, sebabHaj Abdullah ibn Zubair (saingan Kalifah Bani Umayyah) membangunkembali Ka’bah dari dasar.Ibn Zubair ingin membangun Ka’bah persis seperti yang diinginkanMuhammad. Ibn Zubair berkata, “Aku mendengar Aisyah (bini mudakesayangan Muhammad) berkata, “Sang Nabi berkata:”Jika orang-orangmu tidak baru saja meninggalkan kepercayaan paganmu, dan jika aku punya cukup dana untuk membangun Ka’bah, aku akantambahkan beberapa kaki di atasnya dari Hijr. Juga, aku akanpasang dua pintu; satu pintu agar orang-orang dapat masuk kedalam dan pintu satunya lagi untuk ke luar.” (Bukhari). Ibn Zubairberkata, “Hari ini, aku punya dana untuk melakukan itu dan akutidak takut akan orang-orang.” Ibn Zubair membangun atap di tiga pilar dengan kayu Aoud (kayuwangi Arabia). Dia meletakkan dua pintu, satu menghadap timur dansatu lagi menghadap barat, sama seperti apa yang diinginkanMuhammad dulu.Dia juga membangun daerah Hateem yang terletak di sekitar Ka’bahyang dikelilingi oleh tembok rendah separuh lingkaran.Ibn Zubair juga meletakkan empat pilar di sekeliling Ka’bah danmenggantungkan kain di atasnya sampai seluruh bangunan selesaidibangun.
Pembangunan Kembali Ka’bah di Jaman Abdul Malik:
Di tahun 74H (693M) Al-Hajjaj bin Yusuf al-Thaqafi, atas persetujuanKalifah Bani Umayyah bernama Abdul Malik menghancurkan apa