Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
45Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kajian Kode Etik

Kajian Kode Etik

Ratings:

4.0

(3)
|Views: 6,408 |Likes:
Published by Jurnal Kintamani
Hasil kajian ini merupakan buah dari diskusi yang diselenggarakan oleh UNDP-Setjen DPR-RI. Lebih lengkapnya Anda dapat download .pdf atau melalui situs UNDP: www.parliamentproject.org
Hasil kajian ini merupakan buah dari diskusi yang diselenggarakan oleh UNDP-Setjen DPR-RI. Lebih lengkapnya Anda dapat download .pdf atau melalui situs UNDP: www.parliamentproject.org

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Jurnal Kintamani on Aug 18, 2008
Copyright:Public Domain

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

03/25/2014

pdf

original

 
KAJIANTERHADAP KODE ETIK DPR RI
- Revisi Pasca FGD 7 September 2007 -
Pengkaji:
Anom Surya Putra
Project Management Unit PROPER UNDPBekerjasama dengan Sekretariat Jenderal DPR RI2007(silahkan unduh lengkap pada www.parliamentproject.org)
 
Aforisme No. 137
“...Dalam menghadapi Kaum Terdidik dan
Seniman
,Kita dengan mudah dapat salah dalam memperhitungkan kebalikan:Seringkali kita menemukanorang biasa di balik penampilan seorang Terdidik yang luar biasa;Dan pada kenyataannya, kita juga menemukan
seorang
 
 yang luar biasa di balik penampilan yang biasa
...”Filsuf non-teis
Friedrich Nietzsche
,
Beyond Good & Evil
Motto Individual
 
Pengantar Hasil Kajian
KAJIAN
ini awalnya merupakan kehendak umum
Project Management Unit PROPER UNDP
dan Sekretariat Jenderal DPR RI c.q. Biro Pengawasan Legislatif. Kamihaturkan penghargaan moral sedalam mungkin atas motif baik yang dijalankan olehkedua kelembagaan ini. Dalam rangkaian KAJIAN sejak bulan Mei 2007 lalu, Kamiawalnya berasumsi untuk mengangkat seluruh kinerja Badan Kehormatan DPR RI(disingkat BK DPR RI) dalam menerapkan Kode Etik. Atau, sekedar merangkum
Codeof Conduct 
parlemen negara asing untuk pembaharuan Kode Etik. Asumsi ini kamikritisi sendiri karena kendati kami mengkaji halnya dengan teliti dan hati-hati, tidaktertutup kemungkinan Kami masih keliru. Keterbatasan pikiran dan pengetahuan,serta kompleksitas perkara etik yang perlu dikaji merupakan faktor yang tidak selaludapat diatasi dengan mudah.
KAJIAN
akhirnya memilih paradigma kualitatif yang dapat disederhanakandalam bentuk sikap:
mendekati sedekat mungkin dan menilai dari kejauhan.
Beranjakdari sikap tidak tahu apa-apa (
docta ignorantia
), Kami ajukan pertanyaan tunggaldalam Kajian ini, yaitu “Mengapa perlu pembaharuan Kode Etik DPR RI?” Hal inimerupakan suatu tafsir moral terhadap
fenomena
seperti gagasan-gagasan yangmuncul dalam pertemuan resmi BK DPR RI selama 2005 hingga saat ini. BukankahFriedrich Nietzsche menyatakan dalam aforismenya bahwa “Tidak ada yang disebutsebagai
fenomena
moral, yang ada hanya
interpretasi
moral atas
fenomena
.”
KAJIAN
ini kami tutup dalam bentuk: 1) konsep pembaharuan Kode Etik dan 2)rancangan naskah Kode Etik berikut tata beracara. Besar harapan agar keduanyamenjadi
argumentasi tentatif 
,
produk tentatif 
, berguna bagi BK DPR RI atau meluashingga institusi penting lainnya seperti Baleg DPR RI. Terima kasih atas segalapenilaian dan pengujian terhadap KAJIAN ini, terutama dalam
Focus Group Discussion
7 September 2007 dalam membuka ufuk baru bagi perkembangan Etika Legislatif diruang publik.
 Jakarta, November 2007
Anom Surya Putra

Activity (45)

You've already reviewed this. Edit your review.
dayumartha liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Asrina Endarwati liked this
Cietra Cieasa liked this
Sudrajat Prabowo liked this
hikmah_restu liked this
trianauns liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->