Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
45Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perlunya Manajemen dalam Pendidikan

Perlunya Manajemen dalam Pendidikan

Ratings: (0)|Views: 2,650 |Likes:
Published by Iphenk Rusapande

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Iphenk Rusapande on Feb 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/09/2013

pdf

text

original

 
Mid Test: Ikhsan (MM.09.004.1097)
1
 
1.
 
Perlunya Manajemen dalam Pendidikan
Salah satu agenda reformasi pendidikan adalah perbaikan mutu pendidikan yangdimulai dari tingkat prasekolah SD, SLTP, SMU sampai perguruan tinggi dan kegiatannon-formal di dalam kehidupan masyarakat. Masing-masing tingkatan memilikikarakteristik dan aturan tersendiri dalam pelaksanaannya. Pada era sebelumnya,masyarakat masih beranggapan bahwa pendidikan adalah persoalan yang hanyadiselesaikan oleh pemerintah dan para pengelola pendidikan. Tetapi memasuki abad ke 21ini, khususnya di Indonesia pemahaman pentingnya pendidikan telah mengalamikemajuan yang berarti dimana masyarakat telah berinisiatif sendiri dalam mengelola pendidikan dan penyelenggaraannya, yakni dengan menggunakan pola manajemen berbasiskan masyarakat (
education based community
), padahal pengelolaan pendidikansebelumnya dilakukan secara rutinitas tanpa ada pola manajemen sehingga pendidikantergantung pada penguasa (birokrasi) dan sentralistik.Manajemen dalam pendidikan diperlukan
untuk mengantisipasi perubahan global  yang disertai oleh kemajuan ilmu pengetahun dan teknologi informasi
. Perubahan itusendiri sangat cepat dan pesat, sehingga perlu ada perbaikan yang berkelanjutan(
continous improvement 
) di bidang pendidikan sehingga output pendidikan dapat bersaingdalam era globalisasi seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologikhususnya teknologi informasi. Persaingan tersebut hanya mungkin dimenangkan olehlembaga pendidikan yang tetap memperhatikan kualitas/mutu pendidikan dalam pengelolaannya.Suatu sistem pendidikan dapat dikatakan berkualitas/bermutu, jika proses belajar-mengajar berlangsung secara menarik dan menantang sehingga peserta didik dapat belajar sebanyak mungkin melalui proses belajar yang berkelanjutan. Proses pendidikan yang bermutu akan membuahkan hasil pendidikan yang bermutu dan relevan dengan pembangunan.Untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan efisien perlu disusun dandilaksanakan program-program pendidikan yang mampu membelajarkan peserta didik secara berkelanjutan, karena dengan kualitas pendidikan yang optimal, diharapkan akandicapai keunggulan sumber daya manusia yang dapat menguasai pengetahuan,keterampilan dan keahlian sesuai dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang.
 
Mid Test: Ikhsan (MM.09.004.1097)
 
Oleh karena itu demi tercapainya tujuan pendidikan yang berkualitas, diperlukanmanajemen pendidikan yang dapat menggerakkan segala sumber daya pendidikan.Manajemen pendidikan itu terkait dengan manajemen peserta didik yang isinyamerupakan pengelolaan dan juga pelaksanaannya.Manajamen pendidikan dapat didefinisikan sebagai seni dan ilmu mengelolasumber daya pendidikan untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaranagar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatanspiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, sertaketerampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara (Husaini, 2010:9).Manajemen pendidikan untuk saat ini merupakan hal yang harus diprioritaskanuntuk kelangsungan pendidikan sehingga menghasilkan out put yang berkualitas tinggi.Kenyataan yang ada, sekarang ini banyak institusi pendidikan yang belum memilikimanajemen yang bagus dalam pengelolaan pendidikannya.Manajemen yang digunakan masih konvensional, sehingga kurang bisa menjawabtantangan zaman dan terkesan tertinggal dari modernitas. Beberapa kendala manajemen pendidikan Indonesia yang belum menunjukkan kemajuan sampai saat ini antara lain: pertama,
dampak manajemen yang sentralistik 
.Meskipun banyak keberhasilan yang telah dicapai dunia pendidikan Indonesia namunupaya untuk mengembangkan satu sistem pendidikan telah menimbulkan akibat-akibatyang negatif. Kecenderungan tentang terjadinya sentralisasi yang berlebihan (
over centralization
) pada perintah pusat telah dirasakan hampir pada semua aspek manajemen pendidikan. Dalam banyak kasus adanya ketidakpercayaan timbal balik antara otoritas pusat di satu pihak daerah menjadi kendala.Kedua,
mekanisme pendanaan oleh pemerintah
. Komersialisasi pendidikan sekarangsangat dirasakan oleh masyarakat mulai dari prasekolah, Sekolah Dasar (SD), SekolahLanjutan Pertama (SLTP), maupun Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Dalam halini dapat dirasakan bahwa pemerintah sama sekali belum optimal membuat aturan penetapan biaya penyelenggaraan pendidikan. Sepertinya pemerintah membebaskan pendidikan sehingga dijadikan lahan bisnis tanpa mempertimbangkan unsur keterjangkauan masyarakat dan pemerataan pendidikan.Ketiga,
manajemen dan organisasi 
. Lembaga pendidikan, terutama yang di bawahnaungan Depdiknas harus tunduk pada peraturan- peraturan yang berlaku secara seragamuntuk semua lembaga pendidikan. Padahal kebijakan seperti ini telah menimbulkan banyak pengaruh negatif terhadap kehidupan lembaga pendidikan.
 
Mid Test: Ikhsan (MM.09.004.1097)
3
 
Keempat,
 problem Sumber Daya Manusia (SDM) itu sendiri 
. Artinya, meskipun usahauntuk meningkatkan mutu tenaga pendidikan terus dilakukan, secara umum kualifikasi pendidikan para guru/ dosen di Indonesia masih belum memadai. Di samping suasanaakademik belum memuaskan dan mutu staf administrasi pendidikan masih jauh darimemadai untuk mendukung tuntutan tugas administrasi pendidikan di setiap lembaga pendidikan yang ada.
2
.
 
Keuntungan Manajemen Strategi Jasa Pendidikan
Manajemen strategi dalam dunia pendidikan bisa diibaratkan sebagai sebuah upayamembangun input untuk menghasilkan output; input dalam dunia pendidikan adalah berupa tenaga pengajar/dosen yang berkualitas, ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan, administrasi yang baik, sedangkan outputnya adalah berupa lulusan suatuinstitusi pendidikan yang berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Untuk mencapai output ini, dibutuhkan suatu proses, yang disebut dengan proses manajemenstrategi.Manajemen Strategi merupakan rangkaian dua perkataan terdiri darikata
³M 
anajemen´
dan
³S 
trategi´
yang masing±masing memiliki pengertiantersendiri, yang setelah dirangkaikan menjadi satu terminologi berubah dengan memiliki pengertian tersendiri pula. Menurut Hadari Nawawi (2005:148-149), pengertianmanajemen strategi ada 4 (empat). Pengertian pertama Manajemen Strategi adalah³proses atau rangkaian kegiatan pengambilan keputusan yang bersifat mendasar danmenyeluruh, disertai penetapan cara melaksanakannya, yang dibuat oleh manajemen puncak dan dimplementasikan oleh seluruh jajaran di dalam suatu organiasasi, untuk mencapai tujuannya´. Dari pengertian tersebut terdapat beberapa aspek yang penting,antara lain :(a) Manajemen Strategi merupakan proses pengambilan keputusan. (b) Keputusanyang ditetapkan bersifat mendasar dan menyeluruh yang berarti berkenaan dengan aspek  ± aspek yang penting dalam kehidupan sebuah organisasi, terutama tujuannya dancara melaksanakan atau cara mencapainya. (c) Pembuatan keputusan tersebut harusdilakukan atau sekurang ± kurangnya melibatkan pimpinan puncak (kepala sekolah),sebagai penanggung jawab utama pada keberhasilan atau kegagalan organisasinya.(d) Pengimplementasian keputusan tersebut sebagai strategi organisasi untuk mencapaitujuan strateginya dilakukan oleh seluruh jajaran organisasi (warga sekolah), seluruhnya

Activity (45)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Eneng Nurcita liked this
Eneng Nurcita liked this
Fajar Ibnu liked this
Meiti Selita liked this
Tania Narulita liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->