Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Istri Shalihah

Istri Shalihah

Ratings: (0)|Views: 85 |Likes:
Published by elfakisie

More info:

Published by: elfakisie on Feb 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/29/2012

pdf

text

original

 
ISTRI SHALIHAH
Oleh :Sopiyan Elfakisie
Istri yang shalihah adalah perhiasan terindah bagi suaminya. Peranistri dalam kehidupan suami sangatlah besar. Istri yang shalihah dapatmembina rumah tangga sakinah dan penuh berkah. Istri seperti inilahyang menjadi dambaan setiap lelaki muslim. Seperti apa istri yangshalihah? Apa saja ciri-cirinya? Bagaimana mengetahuinya? Artikel-artikelterurai menjawab semua pertanyaan tersebut berdasarkan Al-Qur'an danHadits-Hadits Rasulullah SAW yang shahih. Insya Allah denganmemahaminya lelaki muslim dapat memilih istri yang shalihah. Bagiwanita muslimah, bisa menjadikan artikel-artikel terurai sebagai pedomanuntuk menjadi istri yang shalihah.
1.Taat Beragama
Rasulullah SAW bersabda :
"Perempuan itu dikawini atas empat perkara, yaitu: karena hartanya,karena keturunannya, karena kecantikannya, atau karena agamanya. Akan tetapi, pilihlah berdasarkan agamanya agar dirimu selamat." (H.R.Bukhari dan Muslim)
Penjelasan :Hadits tersebut memberikan gambaran mengenai kriteria-kriteriayang menjadi bahan pertimbangan seorang lelaki dalam memilih seorangperempuan sebagai istrinya. Kriteria-kriteria tersebut adalah kecantikan,keturunan, kekayaan, dan agamanya. Orang yang mengutamakan kriteriaagama, dijamin oleh Allah SWT akan memperoleh kebahagiaan dalamberkeluarga. Agama atau diin ialah keyakinan yang disertai peribadatansesuai dengan ketentuan syari'at Islam. Bila keyakinan dan peribadatanyang dilakukan seseorang menyimpang dari ketentuan syari'at Islam,orang yang melakukannya telah sesat. Untuk mengetahui ketaatan
1
 
seseorang beragama, kita harus berpedoman pada ketentuan Al-Qur'andan Sunnah Rasulullah SAW.Dalam memilih seorang perempuan untuk dijadikan istri, pertamakali hendaklah kita menilai ketaatannya dalam beragama seperti yangdisabdakan oleh Rasulullah SAW dalam Hadits di atas. Tanda utamaseseorang dikatakan taat beragama yaitu bila ia dapat menjalankanketentuan pokok yang menjadi rukun Iman dan Islam dengan benar.Orang yang beriman kepada Allah hanya meyakini ketentuan-Nya. Ia tidakakan mempercayai ramalan ahli nujum dan peramal misalnya, sebaborang yang mempercayai ramalannya berarti tidak sepenuhnya berimankepada Allah SWT. Perbuatan seperti itu disebut SYIRIK karenaberlawanan dengan keyakinan bahwa hanya Allah SWT yang tahu segalayang ghaib. Orang yang berbuat syirik telah sesat. Tanda lain seseorangdikatakan taat beragama adalah bila ia menjalankan ibadah yangdiperintahkan oleh Islam dengan tekun dan benar. Ibadah pokok dalamIslam dan tidak dapat ditinggalkan adalah shalat. Siapa pun yang telahmemeluk Islam harus melaksanakannya. Rasulullah SAW telahmenyatakan bahwa shalat adalah hal yang pokok dalam Islam. Hal inidisebutkan dalam Hadits berikut: Dari Abu Hurairah RA, ujarnya:Rasulullah SAW bersabda: "Perbuatan manusia yang pertama kali dihisabpada hari kiamat kelak adalah shalatnya. Bila shalatnya baik, dia akanberuntung dan selamat. Akan tetapi, bila shalatnya tidak benar, dia akangagal dan merugi. Jika ada yang kurang sedikit dari kewajiban yangdilakukannya, kelak Tuhan yang Maha Gagah dan Maha Mulia akanberfirman: '(Wahai Malaikat), perhatikanlah apakah hamba-Ku inimelakukan shalat sunnah sehingga dapat menyempurnakankekurangannya dalam melakukan shalat wajib, kemudian semua amalnyaakan dihisab dengan cara seperti ini.'" (H.R. Tirmidzi, Hadits hasan)Seorang laki-laki yang hendak menilai ketaatan calon istrinya,haruslah lebih dulu mengerti ajaran Islam tentang keyakinan danperibadatan secara benar sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur'an danSunnah Rasulullah SAW. Bila dia sendiri tidak tahu hal-hal yang menjadi
2
 
ketetapan dan hal-hal yang bukan menjadi ketetapan Islam, tentu diatidak akan bisa memilih calon istri yang taat beragama dengan benarmenurut ketentuan syari'at Islam. Kita tidak seharusnya mudah terpesonadengan penampilan seorang perempuan. Perempuan berjilbab, misalnya,dalam pergaulan sehari-hari ia ternyata bercampur dengan laki-laki bukanmahram tanpa mengindahkan batas norma pergaulan yang digariskanoleh Islam. Kita bisa menyimpulkan bahwa wanita semacam ini jelas tidaktaat beragama.Kita tidak semestinya menilai perempuan berdasarkan atas ukurandan norma yang berlaku dalam masyarakat, karena norma yang berlakudi tengah masyarakat sering bertentangan dengan ajaran Islam. Olehkarena itu, kita harus benar-benar menggunakan kriteria yang digariskanoleh Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW sejak awal memilih calon istri.Bila langkah awal telah ditempuh dengan benar, kelak rumah tangga kitaakan dapat berjalan dengan serasi, harmonis, dan dan penuh kemesraan,karena masing-masing mendasarkan langkah dan niatnya hanya karenaAllah. Segala bentuk kesulitan dan goncangan dalam mengayuh bahterarumah tangga akan dihadapi dengan penuh ketenangan dan pikiran jernih, karena kedua belah pihak selalu pasrah dan berlindung padakehendak dan kekuasaan-Nya. Sikap semacam ini akan sangat membantusuamu istri dalam membina rumah tangga sesuai dengan keridlaan AllahSWT. Sebaliknya, istri tidak taat beragama, yaitu istri yang mengabaikanajaran agama, akan menyebabkan suami sulit membimbingnya dan sulitmenciptakan suasana rumah tangga yang islami. Bila suami dan istrisudah berlainan langkah dalam menilai perbuatan halal dan haram ataubaik dan buruk, hal ini bisa menimbulkan pertengkaran dan perpecahandalam berumah tangga. Rumah tangga semacam ini sulit menjadiharmonis, tentram dan tenang.Selain memberi dampak buruk bagi suami, istri yang tidak taatberagama akan memberi dampak buruk pada pendidikan anak kelak. Iatidak akan mendorong anaknya untuk taat shalat dan rajin mengaji, tidakmembiasakan salam ketika keluar masuk rumah, tidak tahu membedakan
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->