Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Khutbah Jum'at: Takwa Terhadap Shalat

Khutbah Jum'at: Takwa Terhadap Shalat

Ratings: (0)|Views: 434 |Likes:
Khutbah Jum'at: Takwa Terhadap Shalat
Khutbah Jum'at: Takwa Terhadap Shalat

More info:

Published by: Indra Sutriadi Pipii on Feb 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/24/2012

pdf

text

original

 
Takwa Terhadap Shalat
*
ن ْمَ ا َلِا َعْأ تِائ ي ّسَوَ ا َ ف ُْأ روْ شن ْمِ اب ذُ ْ َوَ ه ف ِغ ْ َ ْَوَ   ي ْ ِ َ ْَوَ هد  َح ْَ د َ ْح َل إ د ً ّح َمأ د  َشْأوَ  إ  َلإ أ د  َشْأ  ل َِاَ     ِض ْ ن ْمَوَ  ل  ض ِم   هِد ِ ْَ  لُ ْسرَوَ هد  ْعَ .نْد ّل ْَ ىلإ ٍا َْ ب  ْ  َ َ ن ْمَوَ  ِباح َصْأو ِلِآ ىعَوَ د ٍ ّح َمىعَ  ْ سَوَ  صَ  ّ ل  ْ  ِ ْم ْ ْأوَ إ ن ّ ْ َ وَ  ِِاق   ّَ ق ُّ  ْ مَآ ن َْ ل ا َّأاَ ا َ  ْمِ ث بَوَ ا َجَوْزَ ا َ ْمِ  َ خَوَ ةٍد َِوَ  ف َ ن ْمِ  ْك ُق  خَ  ِل  ك ُبّرَ  ْق ُّ ا َل ا َّأاَ ا ًي ْِرَ  ْك ُي ْ عَ ا إ اَرْوَ  ِب  ْلُءا ََ  ِل ق ُّوَ ءا َوَ  ًي ْ ِاجَر ن ْمَوَ  ْك ُبَ ْذُ  ْك ُل ْف ِغ ْَوَ  ْك ُلا َعْأ  ْك ُل  ْ ِ ْ د ًْد ِسَ  ْ  ْلُ ْُوَ ق ُّ  ْ مَآ ن َْ ِل ا َّأاَ … د  ْبَ امّأ ،ا ًي ْظ ِعَ زً ْ زَا د ْق   ل ْسرَوَ   ط ِ  ّشَوَ ، َ سَوَ  ِي ْ عَ  ى صَ د ٍ ّح َمد ْَ د ْ َل  َي ْخَوَ ، ا َِ ث ِْد ِح َل َد َصْأ  ِ .را ّل ِ  ِل َ  ُوَ ، ل َ  ٍعَد ْب  ُوَ  ٌعَد ْب  ٍد َح ْم ُوَ ،ا َاد َح ْمر ْم
 Ma'asyiral Muslimin Jama'ah Jum'at Rahimakumullah,
Bertakwalah kepada Allah
dengan takwa yang sebenar-benarnya. Sesungguhnya manusia kinitengah terjebak di dalam timbunan kesibukan dunia yang materialistik dengan berbagai masalahrohani yang ditimbulkan oleh nafsunya. Manusia kini sangat membutuhkan sesuatu yang bisamenghibur perasaannya, melepaskan beban penderitaannya, dan membangkitkan perasaantentram di dalam hati dan perasaan tenang di dalam jiwa, jauh dari kesulitan, kegelisahan, dankeresahan. Manusia tidak bisa menemukan hal itu di luar naungan Islam dan ibadah-ibadahnyayang agung. Padahal Islam dan ibadah-ibadahnya merupakan terapi rohani yang mutlak ampuhdan tidak tergantikan oleh terapi materi. Ketahuilah, bahwa ibadah yang memiliki pengaruhterbesar dalam hal itu ialah shalat, baik shalat fardhu maupun shalat sunnah. Allah
berfirman,
 ۚةِل َصّَاوَبْِصّَِانُيعِت َ سْا انُمَآ  ََّِا  ُّَأََ
 Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu.
” (QS.Al-Baqarah :153)
ۗرِ  ك َنْ ُْاوَءِشَحْفَْا  ِَىٰْَ َةَل َصّَا ّَإِۖةَل َصّَا ِ قِأَوَ 
 Dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji danmungkar.
” (QS. Al-Ankabut :45)
 
Nabi
pernah bersabda kepada Bilal
, ‘‘
 Bangkitlah hai Bilal, hiburlah kami dengan Shalat.
’’
 Dan setiap kali dirundung masalah, beliau selalu melaksanakan shalat.
Shalat adalah komunikasi antara hamba dengan Penciptanya. Berdiri di hadapan Allah
dalamshalat memiliki efek yang sangat besar dalam memperbaiki jiwa manusia, bahkan seluruhmasyarakat manusia.
 Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Shalat adalah tiang agama Islam dan garis pemisah antara kufur dan iman. Posisi shalat dalamIslam seperti posisi kepala bagi tubuh. Bila manusia tidak bisa hidup tanpa kepala, begitu pulaagama tidak bisa tegak tanpa shalat. Jika masalahnya sedemikian penting dan krusial maka satuhal yang sangat menyesakkan dada dan menyakitkan hati ialah bahwa di antara orang-orang yangmengaku Islam masih ada orang-orang yang hidup di tengah-tengah kaum muslimin, tetapimeremehkan dan menyepelekan shalat. Bahkan terkadang lebih parah dari itu.
 Laa haula walaquata illa billah!
 Akankah mereka berhenti bersikap seperti itu sebelum mereka ditimpa murka Allah, dikepungazab Allah atau dijemput maut?Saudara-saudaraku yang rajin shalat, berbahagialah dengan shalat. Bergembiralah bila Allah
 
melapangkan dada anda untuk melaksanakan kewajiban yang agung ini. Selamat buat anda yangakan menerima balasan dan anugerah dari Allah
, baik di dunia maupun di Akhirat. Karenatelah melaksanakan kewajiban agama yang agung ini.Ketahuilah bahwa shalat yang diterima oleh Allah
harus memenuhi syarat-syarat, rukun-rukun,wajib-wajib, dan adab-adab tertentu. Di samping itu, banyak masalah penting dan kesalahan yangberkembang luas seputar kewajiban ini yang harus diketahui dan dipraktikkan oleh orang-orangyang shalat. Di dalam Musnad Ahmad disebutkan, ‘‘
Orang yang paling buruk pencuriannyaialah orang yang mencuri sebagian dari shalatnya.
’’Yang dimaksud dengan mencuri di dalam shalat ialah tidak menyempurnakan rukuknya,sujudnya dan khusyuknya. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa orang yang selesai shalat akandicatat dari shalatnya sebesar 25 persen, atau 20 persen, hingga 10 persen saja. Peringatan iniagar setiap muslim yang shalat memperhatikan shalatnya, sehingga ia tidak kehilangan pahaladan mendapatkan siksa.Berikut ini adalah hal-hal singkat yang perlu mendapat perhatian dalam masalah ini.
 Pertama
, bersuci lahir dan batin. Bersuci adalah syarat besar bagi sahnya shalat. Shalat tidak sahtanpa bersuci. Maka setiap orang yang menunaikan shalat harus memperhatikan dengan sungguh-sungguh urusan bersuci dan wudlu`nya. Ia tidak boleh meremehkan hal itu. Juga tidak bolehberlebihan dalam menyikapinya hingga sampai ke tingkat waswas. Salah satu hal yang sangatdisesalkan dalam soal ini yaitu sebagian orang awam tidak memberikan perhatian secukupnyaterhadap masalah wudlu dan bersuci. Bahkan ada yang melakukan tayammum di dekat air atausebenarnya bisa mencari air. Ini adalah kecerobohan yang nyata.
 
 Kedua
, memperhatikan waktu masuknya shalat. Hal ini termasuk syarat sah shalat yang penting.Melaksanakan shalat sebelum masuk waktunya menyebabkan shalat kita tidak sah. Demikianpula bila melaksanakan shalat tetapi waktunya telah selesai. Namun kebanyakan orang tidak memahami masalah ini.
 Ketiga
, menghadap kiblat. Ini juga termasuk syarat sah shalat yang penting. Orang yang berada diMasjidil Haram harus menghadap ke arah Ka’bah secara tepat. Sebagian orang ternyata tidak memahami masalah ini atau meremehkannya.
 Keempat
, menutup aurat. Ini juga termasuk syarat sah shalat yang penting. Sebagian orang lalaidalam masalah ini, seperti memakai pakaian yang transparan, atau celana ketat yang bisamemperlihatkan warna kulitnya. Hal ini perlu diperhatikan. Wanita di dalam shalat harusmenutupi seluruh tubuhnya kecuali wajahnya, jika berada di antara lelaki yang bukan mahramnyaatau berada di masjid yang berpotensi dilihat oleh kaum lelaki, maka kondisi semacam ini iawajib menutupi wajahnya. Dan ia harus datang ke masjid dengan pakaian yang sederhana,tertutup rapat, tidak bersolek dan tidak memakai parfum, agar ia bisa pulang ke rumahnya denganmembawa pahala, bukan dosa.
 Kelima
, memperhatikan kerapian shaf (barisan). Dalam riwayat yang shahih disebutkan bahwaNabi
merapikan sendiri barisan-barisan yang ada, bahkan perhatian beliau sangat tegas. Dalamsebuah hadits Rasulullah
bersabda,
 Kalian benar-benar merapikan barisan kalian, atau Allah benar-benar akan membuat wajah-wajah kalian berselisih.
” (Muttafaqun 'Alaihi)
 Keenam
, khusyu' sebagai inti dan ruh shalat. Allah
berfirman,
َنُمِؤ ْ ُْا     َ َْأَد ْ قَ ﴿١﴾  َعُِخَْِِل ََِهُْ ََّِا ﴿٢﴾ 
Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, ( Yaitu ) orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya.
” (QS. Al-Mukminun :1-2)Setiap orang yang melaksanakan shalat, harus menjaga kekhusyukan dan kehadiran hatinyasecara terus-menerus. Dan harus melakukan upaya-upaya yang bisa membantunya untuk itu, danmewaspadai hal-hal yang merusak kekhusyukannya. Jangan sampai ada perasaan malas, berat,tertekan, kesal dan sekedar melepas kewajiban shalat. Jangan pula disertai main-main, gerak-gerik, tengak-tengok, miring kiri dan kanan, cepat atau tergesa-gesa.Tuma'ninah adalah salah satu rukun shalat yang tidak boleh ditinggalkan. Kini banyak orangyang meremehkannya akibat lemahnya iman, dan tamaknya perasaan duniawi di dalam jiwa.Nabi
bersabda kepada orang yang melaksanakan shalat secara buruk, karena tergesa-gesa dantidak thuma’ninah,
 Kembalilah lalu shalatlah. Karena sesungguhnya kamu belum shalat.
’’ (Muttafaqun 'Alaihi)
 Ketujuh
, yang juga perlu diperhatikan ialah kewajiban mengikuti imam. Rasulullah
bersabda,
Sesungguhnya imam itu diadakan untuk diikuti.
” (Muttafaqun 'Alaihi)

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Adim Kdi liked this
r_ham liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->