Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
TUGASPENANGANAN LIMBAH PABRIK KARET REMAH
Oleh:
AGUNG WASKITOHIEI08047
Fakultas Teknik Program Studi Teknik LingkunganUniversitas Lambung Mangkurat2008/2009
 
ABSTRACT
 
rubber is kumoditi trade very beneficial, but with period progress very fastthis is rubber processing factory factory mouldy. and more the mouldyer estatetune tune causing continuous polemic that is waste that is produced by rubber milling factory, especially gas waste. gas waste from rubber milling very harry because evoke smell very not delicious, this waste can evoke dangerous diseasesfor us human by gas the settlement of disposal technique will use scrubber will producewaste in the form of other that is liquid waste and also with technique deorub k.deorub k can overcome all problems on because contain compounds that canfreeze swiftly, prevent bacteria growth and proportional the price formic acid).keyword: rubber, scrubber, deorub k. deorub k, wasteABSTRAK Karet merupakan kumoditi dagang yang sangat menguntungkan,tapidengan kemajuan zaman yang sangat pesat ini berjamur pabrik pabrik pengolahankaret. Dan kian berjamurnya lahan lahan perkebunan sehingga menimbulkan polemik yang berkepanjangan yaitu limbah yang dihasilkan oleh pabrik pabrik karet,terutama limbah gas. Limbah gas dari pabrik karet sangat menggangukarena menimbulkan bau yang sangat tidak sedap, limbah ini dapat menimbulkan penyakit-penyakit yang berbahaya bagi kita manusiaDengan cara Deorub K. Deorub K dapat mengatasi semua masalahtersebut diatas karena mengandung senyawa-senyawa yang dapat membekukandengan cepat, mencegah pertumbuhan bakteri dan harganya sebanding denganasam semut .Keyword: karet, Deorub K. Deorub K, limbah
PENDAHULUANLatar Belakang
Pengolahan limbah karet masih menjadi masalah utama bagi negara-negara produsen karet. Pembuangan limbah yang belum diolah dengan optimalterus menyumbang kerusakan lingkungan, sehingga harus segera diatasi.Pengolahan limbah masih menjadi masalah di negara industri karet. Bau busuk dan limbah cair adalah masalah besar dan harus terus diatasi dengan komitmensemua pihak, pengusaha, pemerintah, maupun peneliti. Bau busuk yangdihasilkan proses pembekuan karet alam sangat mengganggu pernapasan.Sedangkan limbah cair yang tidak dikelola dengan baik seringkali langsungdibuang ke sungai, sehingga merusak lingkungan. Indonesia sebagai negara produsen karet kedua di dunia telah memproduksi asap cair yang dapat mengatasi bau busuk sejak dua tahun lalu. Asap cair yang diproduksi di Sumatera Selatanitu kini mulai digunakan di Thailand, dan Malaysia.
 
Bila manusia dan lingkungannya berada dalam keadaan seimbang, makakeduanya berada dalam keadaan sehat. Tetapi karena sesuatu sebab sehinggakeseimbangan ini tergangggu atau mungkin tidak dapat tercapai, maka dapatmenimbulkan dampak yang merugikan bagi kesehatan. Keseimbangan tersebutsangat kompleks. Dari lingkungan alaminya manusia mengambil makanan dansumber daya lain yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan materinya, kelingkungan alami pula manusia membuang berbagai bahan buangan baik dari badannya maupun dari proses produksinya. Proses pengambilan maupun pembuangan ini bila tidak terkendali, menimbulkan dampak terhadap lingkunganyang dapat merugikan bagi kehidupan manusia itu sendiri, antara lain gangguankesehatan, gangguan kenyamanan, gangguan ekonomi dan sosial. Dalam haltersebut diatas yang perlu kita cermati adalah bahwa alam mempunyai dayadukung dan daya tampung yang terbatas. Bila pengelolaannya tidak seimbangmaka kelestarian lingkungan juga akan tergangguPersoalan yang juga masih sulit terpecahkan di negara-negara produsenkaret adalah jaringan tengkulak. Tengkulak yang mendominasi rantai perdagangan karet rakyat membuat harga yang diterima petani jauh lebih rendahdari yang semestinya.Choochart Thanomkunlabutr dari Pusat Pemasaran Karet Hatyai,Thailand, mengatakan, masalah tengkulak masih meresahkan. Pihaknya kinisedang berupaya memutus jaringan tengkulak yang menghambat produktivitas petani. Rendahnya harga karet di tingkat petani sangat ironis di tengah hargakaret dunia yang sedang membaik. Saat ini, harga karet kering di pasaraninternasional 2,2 dollar AS per kilogram. Harga ini naik dibandingkan tahun 2005,yaitu 1,28 dollar AS per kg.
Tujuan Penulisan
Penulis mengangkat makalah yang berjudul
 Penanganan Gas Limbah Pabrik Karet Remah
” dengan tujuan agar penulis dapat mengetahuitentang bagaiman penanganan limbah dan pengelolaan limbah pada pabrik karet dan mengetahui apa yang sangat yang sangat bermanfaat bagikehidupan. Penulis juga bertujuan agar masyarakat memahami betul apa itu penanganan limbah karet tersebut dan mampu mengaplikasikannyadikehidupan, selain itu penulis mengangkat masalah ini sebagai saalh satutugas tambahan yang diberikan
Batasan Masalah
Dalam penulisan makalah ini penulis menentukan batasan masalahagar tidak menimbulkan masalah agar tidak menimbulkan penafsiran ganda/ berbeda antara pembaca dan penulis. Dalam makalah ini, penulis akanmembahas tentang penanganan limbah gas pabrik karet. Dan akan dibahas juga mengenai pemanfaatan gas limbah pabrikkaret.
Metode Penulisan
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • More From This User

    Notes
    Load more