Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
6Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perbedaan Sel Prokariotik & Eukariotik

Perbedaan Sel Prokariotik & Eukariotik

Ratings: (0)|Views: 1,469|Likes:
Published by yo2_laxana

More info:

Published by: yo2_laxana on Feb 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/09/2012

pdf

text

original

 
Perbedaan Struktur Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik 
Sejak ditemukannya mikroskop elektron para ahli biologi mulai berhasilmengidentifikasi struktur internal dari berbagai macam sel. Berdasarkan hasil pengamatannya, para ahli menggolongkan sel menjadi dua kelompok, yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Penggolongan ini didasarkan atas ukuran dan struktur intemal ataukandungan organel selnya. Sel prokariotik memiliki struktur yang sederhana,. misalnya bakteri, ganggang hijau-biru, dan mikoplasma. Sedangkan, sel eukariotik memiliki struktur yang lebih kompleks, misalnya protista, fungi, tumbuhan, dan hewan.
1. Struktur Sel Prokariotik 
Prokariotik meliputi archaebakteria (bakteri purba) dan eubakteria (bakterimodern/bakteri sejati) yang beranggotakan bakteri, mikoplasma dan alga hijau-biru. Ukuransel prokariotik berkisar antara 0,5 -3 mm. Struktur umum sel prokariotik yang diwakili oleh bakteri berturut-turut mulai dari luar ke dalam adalah dinding sel, membran sel, mesosom,sitoplasma, ribosom dan materi inti (DNA dan RNA).Dinding sel bakteri berfungsi untuk menahan tekanan osmotic sitoplasma, sehingga seltidak mudah pecah akibat masuknya air kedalam sel, dinding sel bakteri tersusun atas peptidoglikan atau mukopepetida yang dapat dipergunakan sebagai dasar penggolongan bakteri menjadi dua golongan , yaitu bakteri gram positif dan bakteri gram negative. Pada bajteri gram positif, hamper 90% komponen dinding selnya tersusun atas peptidoglikan,sedangkan pada bakteri gram negative berkisar antara 5 – 20%.
 
Selaput sitoplasma atau membran sel bakteri berfungsi dalam seleksi dan pengangkutan larutan ke dalam sel; berperan dalam transfer elektron dan fosforilasi oksidatil; pada bakteri aerob berperan dalam pengeluaran enzim hidrolitik; sebagai tempat enzim danmolekul pembawa yang berfungsi dalam biosintesis DNA, polimer dinding sel dan lipidselaput.Komponen utama membran sel tersusun atas lipid dan protein atau lipoprotein.Membran sel bakteri dan sianobakteri membentuk lipatan ke dalam yang dinamakanmesosom. Pada beberapa bakteri, mesosom berperan dalam pembelahan sel. Sedangkan padasianobakteri, mesosom berfungsi sebagai kompleks fotosintetik yang mengadung pigmenfotosintesis.Di dalam sitoplasma terdapat kurang lebih 20.000 - 30.000 ribosom yang tersusunatas RNA dan protein. Ribosom merupakan tempat sintesis protein. Ribosom prokariotik tersusun atas sub unit kecil dan sub unit besar yang berukuran 30 S dan 50 S (Svedberg).Pada saat proses transaksi, kedua sub unit ini bersatu untuk menjalankan fungsinya. Di dalamsitoplasma juga terdapat molekul protein dan enzim yang digunakan dalam setiap reaksikimia di dalam sitoplasma. Bakteri juga menyimpan cadangan makanan di sitoplasma dalam bentuk granula-granula tidak larut air. Materi genetik sel prokariotik membentuk suatustruktur yang dinamakan nukleoid, merupakan kromosom tunggal. Antara materi inti dengansitoplasma tidak terdapat pembatas atau tidak memiliki membrane inti. Sel prokariotik mengandung sejumlah kecil DNA dengan total panjang antara 0,25 mm sampai 3 mm yangmampu mengkode 2000 – 3000 protein.
2. Struktur Sel Eukariotik 
 
Sel eukariotik biasanya merupakan penyusun struktur makhluk hidup multi seluler. Seleukariotik tersusun atas membrane sel, sitoplasma, nukleus, sentriol, retikulum endoplasma, ribosom,komplek golgi, lisosom, badan mikro, mitrokondria, mikrotubulus dan mikro filamen. Organelorganeldi dalam sel memiliki peran yang sangat penting bagi kelangsungan hidup sel tersebut. Setiap organeldi dalam sel memiliki fungsi yang berbeda - beda.
Berikut ini akan diuraikan tentang struktur dan fungsi :
a. Membran Sel
Sel memiliki struktur khusus yang berfungsi untuk memisahkan isi sel dengan lingkunganluarnya, struktur ini dinamakan membrane plasma atau membran sel. Membran plasma ini memilikiketebalan antara 5 sampai 10 nm (nanometer), oleh karena itu hanya dapat dilihat dengan mikroskopelektron. Membran sel memiliki beberapa fungsi, antara lain yaitu:1.Sebagai pembungkus isi sel dan membentuk sistem endomembran di dalam sel, misalnyaretikulum endoplasma, aparatus Golgi, dan lisosom.2.Menyediakan selaput atau penghalang yang bersifat selektif permeabel. Membran sel berfungsi untuk menyaring masuknya zat-zat ke dalam sel sehingga tidak semua zat dapatmenembus membran sel.3.Sebagai sarana transpor larutan dari dan ke dalam sel. Membran sel berfungsi dalammembantu memasukkan dan mengeluarkan senyawa – senyawa tertentu dari dan ke dalamsel.4.Merespons terhadap sinyal dari luar. Pada membran sel terdapat protein integral yang berfungsi sebagai reseptor untuk menerima sinyal dari lingkungan sel.5.Untuk interaksi interseluler. Protein - protein membran sel dan glikoprotein sebagai perantarasel untuk berinteraksi dengan sel lain atau dengan lingkungan luarnya.

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Irhan Mulyadi M liked this
Jakop hutapea liked this
purwatinanik1227 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->