Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
39Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengertian Dan Prinsip Dasar Bioteknologi

Pengertian Dan Prinsip Dasar Bioteknologi

Ratings: (0)|Views: 2,651 |Likes:
Published by Suneo Monyong

More info:

Published by: Suneo Monyong on Feb 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/31/2013

pdf

text

original

 
PENGERTIAN dan PRINSIP DASAR BIOTEKNOLOGI
 posting by : Abinemuwahhid
D
alam kehidupan sehari-hari tanpa disadari, kita telah banyak mendengar atau bahkan memanfaatkan produk-produk bioteknologi. Baik yang berkaitan denganmakanan / minuman ( seperti :
tempe, bir, keju, kecap, yoghurt 
) , kesehatan ( seperti :
 penisilin, amoxylin, vaksin,hormone insulin
), pertanian (
tanaman trans genik, kultur  jaringan, tembakau bebas virus
), peternakan ( seperti :
domba dolly
), transportasi( seperti
biofuel 
) bahkan sampai masalah sampah ( seperti :
 plastic biodegradable
).Namun, mungkin kita masih bertanya-tanya , apa sih bioteknologi itu ? Bagaimana bioteknologi itu ?Bioteknologi merupakan ilmu terapan biologi yang dalam praktiknya melibatkan berbagai disiplin ilmu , seperti : Mikrobiologi, biokimia, genetika, biologi sel molekuldan lain sebagainya. Secara klasik atau konvensional, bioteknologi dapat didefinisikansebagai teknologi yang memanfaatkan organisme atau bagian-bagiannya untumendapatkan barang dan jasa dalam skala industri untuk memenuhi kebutuhanmanusia. Sedangkan dalam perkembangan lebih lanjut, bioteknologi dapat jugadidefinisikan sebagai teknologi pemanfaatan organisme atau bagian-bagiannya yangtelah direkayasa secara in vitro untuk menghasilkan produk dan jasa pada skala industriuntuk memenuhi kebutuhan manusia.Dari kedua definisi tersebut dapat kita fahamkan bahwa dalam prosesnya, bioteknologi melibatkan beberapa unsure , yaitu adanya:
Bahan mentah
,
agenhayati
( organisme atau bagian-bagiannya ), pendayagunaan secara
teknologis
dan
industrial
, dan
produk / jasa
yang diperoleh. Perhatikan bagan berikut ini.
Bahanmentah
=====
Prosesteknologis
Dan
industrial
====
Produk / jasa
|
 Agen hayati
( mikroba/molekul/ sel/ jaringan )Dari bagan tersebut, dengan jelas dapat kita lihat bahwa suatu produk / jasa dapatdikategorikan sebagai produk bioteknologi bila produk / jasa tersebut dihasilkan melaluiproses teknologis ( baik konvensional maupun modern ) yang melibatkan agen hayati didalam proses produksinya. Perhatikan contoh berikut :
Contoh 1 :
 biji kedelai direbus menjadi
kedelai rebus
Contoh 2 :
 biji kedelai direbus, setelah dingin diberikan ragi tempe kemudian dibungkus laludisimpan. Setelah 2 – 3 hari menjadi
tempe
Dari kedua contoh tersebut, mana yang merupakan produk bioteknologi ?Contoh 2 merupakan produk bioteknologi karena dalam prosesnya menggunakan agenhayati, yaitu ragi tempe. Ragi tempe mengandung spora jamur
Rhizopus sp
. Aktivitaskehidupan jamur ini secara biologis menjadikan butiran-butiran kedelai rebus terangkai
 
menjadi suatu produk yang bernama tempe. Sedangkan contoh 1 bukan merupakanproduk bioteknologi, karena dalam prosesnya sama sekali tidak memanfaatkan agenhayati ( meski teknologi perebusan yang digunakan modern sekalipun ).Bioteknologi dalam perkembangannya, memang tidak pernah terlepas dari sifatrasa ingin tahu dan rasa tidak puas manusia. Adapun tujuan utama pengembangan bioteknologi adalah untuk meningkatkan / memberi nilai tambah bahan mentahdengan memanfaatkan organisme atau bagian-bagiannya. Dengan memanfaatkan jamurRhizopus, biji kedelai mempunyai nilai tambah. Misalnya : dari sisi ekonomi hargatempe lebih mahal daripada harga kedelai rebus, dari sisi nutrisi tempe lebih tinggikandungan/nilai gizinya daripada kedelai rebus dll.
 
Bioteknologi dapat digolongkan menjadi bioteknologi konvensional/
 
tradisionaldan modern.
1.BIOLOGI KONVENSIONAL/ TRADISIONAL
 bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk 
 
Bioteknologi konvensional merupakanmemproduksi alkohol, asam asetat, gula, atau bahan makanan,seperti tempe, tape, oncom, dan kecap.Mikroorganisme dapat mengubah bahan pangan. Prosesyang dibantu mikroorganisme, misalnya dengan fermentasi, hasilnyaantara lain tempe, tape, kecap, dan sebagainya termasuk kejudan yoghurt. Proses tersebut dianggap sebagai bioteknologi masalalu. Ciri khas yang tampak pada bioteknologi konvensional, yaituadanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum tahuadanya penggunaan enzim
1. Pengolahan Bahan Makanana. Pengolahan produk susu
Susu dapat diolah menjadi bentuk-bentuk baru, sepertiyoghurt, keju, dan mentega.
1) Yoghurt
Untuk membuat yoghurt, susu dipasteurisasi terlebih dahulu,selanjutnya sebagian besar lemak dibuang. Mikroorganismeyang berperan dalam pembuatan yoghurt, yaitu Lactobacillus bulgaricusdan Streptococcus thermophillus. Kedua bakteri tersebutditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang, selanjutnyadisimpan selama ± 5 jam pada temperatur 45oC. Selama penyimpanan

Activity (39)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nur Azizah liked this
Nur Azizah liked this
DHe Ea AZ liked this
Rahmadian Aini liked this
Mhita Jf Loverz liked this
Vera Utami Dewi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->