Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Esensi Memperingati Maulid Nabi Saw

Esensi Memperingati Maulid Nabi Saw

Ratings: (0)|Views: 87 |Likes:
Published by Nur Kholiq

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Nur Kholiq on Feb 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/31/2012

pdf

text

original

 
2
E
SENSI
M
EMPERINGATI
M
AULID
N
ABI
SAW
Oleh : Drs. Nur Kholiq (Ka. SMAN 1 Kembang)
“Dan kami tidak mengutusmu (Muhammad) melainkan kepada segenap ummat manusia, sebagai pembawa berita dan pemberi peringatan. Tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” 
(Q.S. Saba’: 28)
NAPAK TILAS KEHIDUPAN RASULULLAH SAW.
“ 
Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaum-mu sendiri, berat terasaolehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belaskasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin
 .” 
(Q.S. At Taubah: 128)Muhammad Rasulullah saw. dilahirkan di tengah-tengah keluarga Bani Hasyim di Makkah elMukarramah di bulan Rabi’ul Awwal (musim bunga), pada hari Senin, tanggal 12 Rabi’ulAwwal permulaan tahun dalam peristiwa gajah (al fiil); bertepatan dengan tanggal 20 atau 22April tahun 571 M, dan empat puluh tahun setelah berkuasanya Kisra Anusyirwan di Parsi.Walaupun ada juga sebagian ulama tarikh yang berpendapat bahwa beliau lahir pada subuh pagiSenin tanggal 9 Rabi’ul Awwal tahun Fil pertama.
1
Beliau lahir diberi nama
Muhammad 
(yangterpuji), ayahnya
 Abdullah
(hamba Allah), ibunya
 Aminah
(yang memberi rasa aman), kakeknyadipanggil Abdul Muthallib yang namanya adalah
Syaibah
(orang tua yang bijaksana). Sementara bidan yang membantu ibunya melahirkan bernama
 Asy-Syifa’ 
(yang sempurna dan sehat) yangadalah ibu dari sahabat
 Abdurrahman bin ‘Au
R.Anhu. Perempuan yang menyusukanMuhammad adalah
 Halimah As-Sa’diyah
(yang lapang dada dan mujur). Semua nama-nama itu,sungguh telah mengisyaratkan keistimewaan berkaitan dengan Nabi Muhammad SAW yangdipilihkan oleh Allah Azza wa Jalla. Makna nama-nama tersebut menurut para Ulama memilikikaitan yang erat dengan keperibadian Nabi Muhammad SAW.
NASAB MUHAMMAD SAW
Keluarga Muhammad lazim disebut Bani Hasyim, yang dinisbatkan kepada
 Hasyim bin Abdi  Manaf 
.
. Di dalam tarikh (family tree), nasabnya amat jelas.
 MUHAMMAD
 bin
 Abdullah
 bin
 Abdul Muthalib
(Syaibah) bin
 HASYIM 
(al Amru) bin
 Abdi Manaf 
(Mughirah) bin
Qushay
(Zaid) bin
 Kilab
 bin
 Murrah
bin
 Ka’ab
 bin
 Lu’ay
 bin
Ghalib
 bin
FIHR
(yang berlaqab
Quraisy
) bin
 Malik 
 bin
 Nadhar 
 bin
 Kinanah
bin
 Khuzaimah
 bin
 Mu’id 
 bin
 Adnan
.
2
DariAdnan juga dicatatkan oleh tarikh sebagai berikut,
 Adnan
 bin
 Ibnu Ad 
 bin
 Humaisa’ 
 bin
 Salaman
 bin
 Aush
 bin
 Basuz 
 bin
Qumwal 
 bin
Ubay
bin
 Awwam
 bin
 Nasyid 
 bin
 Haza
 bin
 Baldaz 
 bin
Yadlaf 
 bin
Thabikh
 bin
 Jahim
 bin
 Naisy
 bin
 Makhi 
bin
 Iyadl 
 bin
 Abqar 
 bin
Ubaid 
 bin
 Ad Da’a
 bin
 Hamdan
 bin
 Sunbur 
 bin
Yatsribi 
 bin
Yahzam
 bin
Yalhan
 bin
 Ar’awa
 bin
 Iyadh
 bin
 Disyan
 bin
 Aishir 
bin
 Afnad 
 bin
 Aiham
 bin
 Maqshar 
 bin
 Nahits
 bin
 Zarah
 bin
 Sama
 bin
 Maza
 bin
 Audhah
 bin
 Iram
 bin
Qidar 
 bin
 ISMAIL
 bin
 IBRAHIM Khalilullah AS.
3
MASA REMAJA DAN DEWASA
Pada awal masa remajanya, Rasulullah SAW biasa mengembala kambing di kalangan BaniSa’ad. Pada usia dua puluh lima tahun, seorang saudagar kaya bernama
 Khadijah binti  Khuwaylid al As’a
telah mendengar tentang kejujuran, kredibilitas dan kemuliaan akhlaqMuhammad. Siti Khadijah telah mengirim utusannya kepada pemuda Muhammad bin Abdullah,menawarkan kepadanya berkenan berangkat ke Syam (Syria) untuk menjalankan barangdagangannya. Beliau menerima tawaran itu, dan kemudian berangkat ke Syam membawa barangdagangan milik pengusaha perempuan Khadijah binti Khuwaylid dengan disertai
Maisarah
. Dua bulan sepulang beliau dari negeri Syam, Khadijah meminang Muhammad SAW melaluisahabatnya
 Nafisah binti Munyah.
Muhammad SAW menerima tawaran ini dan menikahdengan Siti Khadijah, dengan maharnya menurut riwayat
dua
 
 puluh ekor onta muda
. Putra-putriMuhammad SAW, dilahirkan dari rahim Siti Khadijah r.a., adalah
 Al-Qasim
, kemudian
 Zainab
,
 Ruqayyah, Ummu Kultsum, Fatimah
dan
 Abdullah
yang bergelar 
 Ath-Thayyib
dan
 Ath-Thair 
.Semua putra beliau meninggal selagi masih kecil. Semua putri beliau sempat menjumpai Islam,dan masuk Islam serta ikut berhijrah ke Madinah. Mereka semua meninggal dunia selagiRasulullah SAW masih hidup, kecuali Fathimah. Fathimah meninggal dunia selang enam bulansepeninggalan beliau. Ada juga anak Muhammad SAW bernama
Ibrahim
yang lahir dari isteri beliau
Maria Al Qibthiyah
,
 
seorang isteri yang beliau nikahi sebagai tanda
 
 persahabatan dengan
Muqauqis
dari Mesir, ketika
 
Muhammad telah diangkat menjadi Rasulullah SAW.
Bahan Suplemen Maulidun Nabi Saw siswa SMAN 1 Kembang
Rabu,16 Pebr. 2011
 
2
NUBUWWAH DAN RISALAH SERTA PERINTAH DAKWAH
Di saat Umur Rasulullah SAW genap empat puluh tahun, suatu awal kematangan, mulailahtampak-tampak tanda-tanda nubuwwah pada diri beliau. Di antara tanda-tanda itu adalah
mimpihakiki
. Selama enam bulan mimpi yang beliau alami itu hanya
menyerupai fajar subuh yangmenyingsing
. Mimpi ini termasuk salah satu bagian dari
empat puluh enam
 
bagian darinubuwwah
. Akhimya pada bulan Ramadhan pada tahun ketiga dari masa pengasingan di guaHira, Allah berkehendak untuk melimpahkan rahmat-Nya kepada penghuni bumi, memuliakan beliau dengan nubuwwah dan menurunkan Malaikat Jibril kepada beliau sambil membawa ayat-ayat Al Qur’an (Al-‘Alaq: 1- 5). Hal ini juga disebutkan oleh Imam
 Ibnu
 
 Hajar Al Asqalani
dalam kitabnya
 Fathul Bary
. Kemudian turunlah wahyu Ilahi yang memuat pesan-pesan untuk melaksanakan Dakwah kepada Allah SWT, seperti dalam surat Al Muddatstsir ayat 1-7.Sungguh dalam makna terkandung dalam ayat ini. Di antaranya berisi peringatan agar tidak melanggar apa yang telah diperintahkan atau telah dilarang oleh Allah SWT, sebab akan berakibat ditimpa azab yang sangat pedih dan dahsyat. Di dalamnya juga terdapat perintah untuk mengagungkan Rabb, Allah SWT Yang Maha Agung. Juga mengingatkan agar menjauhi sikapsombong, yang dapat menyeretnya ke dalam kehancuran dan murka Allah. Wahyu Allah SWTdimaksud juga mengandung perintah untuk membersihkan pakaian dan meninggalkan perbuatandosa, agar kesucian lahir batin benar-benar tercapai, sehingga mendapatkan pancaran cahayaIlahi yang penuh dengan hidayah Allah SWT. Muhammad SAW diperintahkan untumenggerakkan Dakwah dan amal Islamiyah dengan selalu sabar dan tabah, memulainya darikeluarganya terdekat (
wa andzir ‘asyiratakal aqrabiin
), dengan terus meminta pertolongan dan perlindungan serta memohon hidayah, taufiq dan ridho-Nya.Setelah mendapatkan perintah ini, Muhammad Rasulullah SAW bangkit mendakwahkan tauhid,dan selama dua puluh lima tahun beliau tidak pernah istirahat dan berdiam diri. Beliau tidak  pernah mengeluh apalagi berputus asa dalam melaksanakan misi dakwah ini. Diajaknya umatdengan lembut dan penuh perhatian. Disampaikannya wahyu Allah penuh hikmah,
bil mau’dzatil hasanah.
Dihadapinya persoalan keumatan dengan bersama menghidupkan
« alikabil 
 
 jamaah »,
kebersamaan dan sinerji (silaturahim).
WAFATNYA RASULULLAH SAW.
Pada detik-detik terakhir dari hidup Rasulullah SAW, beliau masih sempat bersiwak yangdilakukan oleh Abdurrahman bin Abu Bakar. Di dekat pembaringan beliau tersedia bejana berisiair. Beliau celupkan kedua tangan kedalam bejana berisi air lalu mengusapkan ke wajah sambil bersabda, “
Tiada
 
Tuhan selain Allah. Sungguh kematian itu ada
 
 sekaratnya.
Seusai bersiwak, beliau mengangkat tangan dan mengarahkan pandangan ke langit-langit rumah dan bibir beliau bergerak-gerak. Sayyidah Aisyah masih sempat mendengar sabda beliau saat itu. Beliau bersabda,
bersama orang yang Engkau beri 
 
nikmat atas mereka para Nabi, Shiddiqin, Syuhada dan Sholihin. Ya Allah, ampunilah
 
dosaku, dan rahmatilah aku. Pertemukan akudengan kekasih Yang Maha Tinggi, Ya Allah,
 
kekasih Yang Maha Tinggi 
.”Kalimat yang terakhir ini diulangi hingga tiga kali yang disusul dengan tangan beliau yangmelemah. “
 Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Raji’uun.
” Beliau telah berpulang kepada kekasih YangMaha Tinggi. Hal ini terjadi selagi waktu dhuha sudah terasa panas, pada hari Senin tanggal 12Rabiul Awwal 11 H, dalam usia enam puluh tiga tahun lebih empat hari.
TRADISI PERINGATAN MAULID NABI SAW
Tradisi perayaan Mulid yang diselenggarakan di hampir semua masyarakat muslim sekarang ini bukan satu warisan dari Nabi Muhammad SAW sejak masa hayatnya. Peringatan ini, keputusan bijak ditetapkan
Sultan Shalahuddin al Ayyubi
yang memerintah Mesir dan Syiria pada tahun-tahun 564 – 589 M/1169-1193 H. Berbagai pendapat telah berkembang tentang kebolehan,keutamaan, dan hikmah, bahkan penolakan, terhadap diadakannya peringatan Maulid Nabi SAWini.
4
Ada hal terpenting dalam peringatan Maulid Nabi, di antaranya memperkokoh
keimanankepada Allah
 
dan Rasul SAW
, melalui menanamkan pada diri generasi
kecintaan kepadaNabi SAW,
yang melahirkan
ketaatan kepada Allah dan Rasulullah
dengan mengikutiSunnah Rasulullah SAW. Sehingga
suri tauladan kehidupan
(uswah hasanah)
 
MuhammadSAW
dapat diserap dalam pikiran dan perilaku mereka. Untuk mengetahui lebih dalam sejarahtauladan Rasulullah dan para sahabat Nabi
radhiyallahu ‘anhum,
tentulah diperlukan bahanreferensi dalam mengajarkan nilai-nilai yang terkandung dalam sejarah dan Sunnah Rasulullah
Bahan Suplemen Maulidun Nabi Saw siswa SMAN 1 Kembang
Rabu,16 Pebr. 2011
 
2
SAW ini. Rasulullah SAW pernah berpesan bahwa dua pusaka abadi yang beliau wariskankepada ummatnya adalah
 Al- Qur’an
dan
 Sunnah Rasulullah SAW 
.Tradisi memperingati Maulid Nabi semestinya dirakit menjadi sebuah tradisi Islami yang sangat bermanfaat bagi kaum muslimin. Dalam acara-acara peringatan Maulid Nabi dapat didengarkandan dihayati suri tauladan kehidupan Rasulullah.
Memperingati Maulid (
kelahiran
) Nabi Muhammad
SAW,
bermakna secara sadarmenelusuri pekerti agung seorang terpilih. Jelas nasabnya, jujur, amanah, baik pekertinya, penyantun dan pemaaf (
 pengakuan Ja’far bin Abi 
 
Thalib dihadapan Raja Najasyi 
), sebagai
uswah hasanah
(
 suri teladan baik 
), bagi setiap mukmin
 
yang percayakepada Allah dan hari akhir
 
(QS.33,al-Ahzab:21),
karena beliau diutus
 
menjadi
rahmat bagiseluruh alam
(QS.21,al-Anbiya’:107)
.
Muhammad SAW, adalah seorang yang istimewa. Diaadalah
Rasul Allah,
 pilihan diantara banyak rasul sebelumnya
(QS.3,Ali Imran:144).
Bahkan,menjadi
penutup Nabi-Nabi
(
QS.33,al-Ahzab:40)
.
 
 Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah SAW itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu)bagi orang yang mengharap(rahmat) Allah dan (kedatangannya) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allalt (zikrullah).(Q.S. Al-Ahzab: 21)
Makna hakiki dari memperingati Maulid Nabi SAW haruslah diinsyafi bukan sekedar seremonialkeagamaan semata, namun hendaklah ditujukan kearah intropeksi total diri sendiri, gunameningkatkan kualitas hidup beragama, beribadah, dan bermasyarakat.
REFLEKSI PERINGATAN MAULID, MENELADANI RASULULLAH SAW
Salah satu refleksi peringatan maulid adalah mengambil keteladanan Nabi Muhammad SAWyang telah mengeluarkan ummat manusia dan lembah
kemiskinan harta, kemiskinan ilmu,kemelaratan
 
mental 
(akhlak) maupun spritual (hakekat uluhiyah dan rububiyah), serta
kemiskinan komunikas
(ukhuwwah).
 
Muhammad SAW
mengentaskan ummat darikemiskinan harta dengan memacu kepada usaha individu dengan memberi bibit untuk ditanam bukan menyediakan nasi untuk dimakan. Petunjuk yang tersirat dalam beberapa sabdaRasulullah SAW. Di antaranya:
 Bekerjalah kamu untuk 
 
duniamu seakan-akan-akan hidup selamanya dan
 
berusahalah kamu untuk akhiratmu seakan-akan
 
kamu akan mati esok hari.(H.R. Ibnu ‘Asakir)
. Dalam kehidupannya Rasulullah telah memberi contoh, tidak pernahmenolak pengemis yang datang ke rumahnya. Bahkan sering para pengemis diberi bibit kurmauntuk ditanam sehingga sang pengemis dapat memberi makan anak cucunya. Rasulullah SAWsangat menghargai makna sebuah kerja.
 Etos kerja Islam merupakan manifestasi kepercayaanmuslim yang memiliki kaitan dengan tujuan hidup yang hakiki, yaitu ridha Allah SWT dalammeraih prestasi di Dunia dan Akhirat.
Nabi Muhammad SAW mendorong ummat agar tidak miskin ilmu.
Beberapa pesanRasulullah
 
SAW mengingatkan,
"
 Barangsiapa yang menginginkan
 
dunia haruslah denganilmu, dan barang siapa yang 
 
menginginkan akhirat haruslah dengan ilmu, dan
 
barang siapa yang menginginkan kedua-keduanya haruslah dengan ilmu". (H.R. Muttafaqun ‘Alaih).
Diatas semua itu, dengan ilmu yang diredhai Allah maka
 
seseorang dianggap sebagai pewaris Nabi,dan dengan ilmu kebahagiaan di dunia akhirat dapat di raih.
 
Nabi Muhammad Saw mendorongagar manusia tidak menjadi miskin mental.
Apabila jiwa
 
atau mental sehat, memancar  bayangan kesehatan itu
 
 pada perilaku kehidupan sehari-hari. Risalah Islamiyah
 
adalah suatuanugerah bagi ummat manusia. Nabi
 
Muhammad SAW telah berhasil membawa masyarakat jahiliyah yang miskin mental menjadi masyarakat yang
 
luhur, berakhlak. memiliki sopan santundan tata krama dalam pergaulan dan penuh peradaban, dengan menghidupkan empat sikaputama.
 Pertama,
 
 Syaja‘ah
artinya berani pada kebenaran dan takut pada kesalahan dan dosa.
 Selanjutnya
,
 Iffah
artinya pandai menjaga kehormatan diri lahiriah dan batiniyah. Kemudian,
 Hikmah
artinya tahu rahasia diri dan pengalaman hidup, dan
terakhir 
adalah
‘Adalah
artinyaadil walaupun pada diri sendiri. Muhammad SAW adalah figur teladan yang mesti diidolakankaum muslimin. Setiap langkahnya selalu dibawah kontrol Ilahi. Tindakan dan ucapannya adalahmutiara berharga, menjadi landasan pemebentukan akhlak ummatnya dalam berbuat dan menjadihukum yang ditaati. Tiada seorangpun yang dapat meragukan keagungan peribadi RasulullahSAW. Keperibadiannya menjadi contoh teladan dalam segala hal. Rasulullah sebagai seorangsuami yang teladan, sebagai ayah teladan, sebagai guru teladan, seba
 gai
tokoh teladan, sebagaiabli strategi teladan, sebagai ahli ekonomi teladan, sebagai pejuang hak-bak asasi manusiateladan, dan sebagai kepala negara yang teladan. Keteladanan Muhammad SAW mampu
Bahan Suplemen Maulidun Nabi Saw siswa SMAN 1 Kembang
Rabu,16 Pebr. 2011

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
Nur Kholiq liked this
Nur Kholiq liked this
Nur Kholiq liked this
Nur Kholiq liked this
Nur Kholiq liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->