Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
18Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENGELOLAAN LIMBAH PADAT DENGAN LINDI HITAM MENJADI BIOBRIKET

PENGELOLAAN LIMBAH PADAT DENGAN LINDI HITAM MENJADI BIOBRIKET

Ratings: (0)|Views: 983 |Likes:
Published by Fikri Azwari Hyt

More info:

Published by: Fikri Azwari Hyt on Feb 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/17/2013

pdf

text

original

 
PENGELOLAAN LIMBAH PADAT DENGAN LINDI HITAMMENJADI SUMBER ENERGI ALTERNATIF
Azwari Fikri (H1E108064)
Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Lambung MangkuratJln. A. Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 70714, Telepon: (0511) 4773868Pembimbing: Nopi Stiyati, S.Si, MT.
 Abstract 
The increasing environmental problems caused by waste pollution is the impact of humanactivities such as pulp and paper industry. Therefore, for environmental quality is maintained,
 
then the waste management should be improved with a more effective way. The accumulated waste can be utilized to alternative energy sources such as biobriket. Biobriket is an alternativeenergy that will take an important role of energy resources in the future. Source of 
 
environmentally friendly energy will be more desirable in the future because it can reduceenvironmental pollution. Biobriket is one of the alternative energy expected to replace the role of other fuels such as kerosene and LPG gas.
 
Utilization of solid waste and black leachate mixture from pulp and papers industry asbiobriket materials has been investigated. The sludges which has already ground anhomogeneous was mixed with strong black leachate and molded into biobriket. In addition,
 
black leachate from 0 to 40% lower levels of ash, but raised content of heavy metals Pb, Cd, Cr,and Na. While the addition of 30 to 40% stronger press biobriket increased from 19 to 26 kg to50 to 54 kg. The conclusion that can be obtained that the strong press biobriket greater than that 
 
of coal has a strong tap only 37 kg. Keywords : solid waste, black leachate, biobriket, alternative energy
Abstrak 
Semakin meningkatnya permasalahan lingkungan disebabkan oleh pencemaran limbahyang merupakan dampak dari aktivitas manusia seperti industri pulp dan kertas. Oleh karena ituagar kualitas lingkungan tetap terpelihara, maka pengelolaan limbah harus ditingkatkan dengancara yang lebih efektif. Limbah yang menumpuk itu bisa dimanfaatkan menjadi sumber energialternatif seperti biobriket. Biobriket adalah energi alternatif yang akan mengambil peran penting sumber energi di masa datang. Sumber energi yang ramah lingkungan akan lebih disukaidi masa datang karena dapat mengurangi pencemaran lingkungan. Biobriket merupakan salahsatu energi alternatif yang diharapkan mampu menggantikan peran bahan bakar lain diantaranyaminyak tanah dan gas elpiji.Pemanfaatan campuran limbah padat industri pulp dan kertas dengan lindi hitam sebagai bahan biobriket telah diteliti. Lumpur yang sudah halus dan homogen dicampur dengan lindihitam pekat dan dicetak menjadi biobriket. Pada penambahan lindi hitam 0 40% menurunkankadar abu tetapi menaikkan kandungan logam berat Pb, Cd, Cr, dan Na. Sedangkan pada
1
 
 penambahan 30 – 40% kuat tekan biobriket meningkat dari 19 – 26 kg menjadi 50 – 54 kg.Kesimpulan yang bisa diperoleh bahwa kuat tekan biobriket lebih besar dibandingkan batu barayang hanya memiliki kuat tekan 37 kg.Kata kunci : limbah padat, lindi hitam, biobriket, energi alternatif 
PENDAHULUANLatar Belakang
Kemajuan industri dan teknologi yang berkembang pesat dewasa ini selain dapatmenimbulkan pencemaran terhadap udara dan air, dapat juga menimbulkan pencemaran terhadapdaratan. Kegiatan industri itu sendiri adalah merupakan kegiatan yang dilakukan oleh manusia.Kegiatan industri ini dapat mencemari daratan karena menghasilkan limbah. Limbah atau bahan buangan yang dihasilkan oleh berbagai macam kegiatan manusia sering dinamakan juga dengan
 Anthropogenic Pollutants
. Limbah ini menimbulkan gangguan terhadap nilai keindahan, jugamenyebabkan pencemaran tanah, air tanah, dan menimbulkan bau bagi masyarakat sekitar.Kebutuhan kertas di Indonesia terus meningkat pesat dari waktu ke waktu sejalan denganlajunya pembangunan di berbagai sektor. Hal ini mendorong pembangunan dan pengembangan pabrik-pabrik kertas yang secara kebetulan didukung dengan cukup tersedianya bahan baku berupa kayu-kayuan tropis. Bahan utama pembuatan kertas pada umumnya ialah serat selulosayang merupakan 42 sampai 48% bagian dari kayu, sedang sisanya sebagian besar berupa lignindan sebagian lainnya berupa turunan karbohidrat. Oleh karena itu proses pembuatan pulp pada pabrik kertas menghasilkan limbah berupa cairan lindi hitam (
black liquo
) yang mengandunglignin, resin, tanin, dan garam-garam dengan tingkat kesadahan yang cukup tinggi (Bratasida,1989). Secara umum air buangan tersebut disebut lignosulfat karena merupakan campuran lignindengan asam sulfat sebagai pelarut. Lignin di dalam air buangan pabrik menyebabkan air tersebut berwarna coklat kehitaman. (Herdiani
et al.,
1984). Warna yang pekat pada air buangan pabrik kertas merupakan indikator pencemaran lingkungan perairan seperti sungai, danau, danaliran irigasi yang dapat mengganggu aktivitas biologi yang ada di dalamnya.Industri kertas diklasifikasikan dalam dua tipe pabrik (Balai Besar Selulosa, 1992) yaitu: pabrik terpadu yang merupakan proses pembuatan kertas dari bahan dasar kayu dan pabrik khusus yang dapat memproduksi pulp saja atau kertas dari pulp saja. Lindi hitam hanyadihasilkan oleh pabrik kertas tipe terpadu dan pabrik pulp. Dengan meningkatnya kapasitasmaupun jumlah pabrik tersebut maka bahaya pencemaran juga meningkat. Untuk menanggulangidampak pencemaran tanpa menurunkan kegiatan produksi kertas dilakukan pemanfaatan pengolahan primer dan proses biologi lumpur aktif terhadap limbah cair dari pabrik kertas dalamsistem pengolahan limbah. Hasil dari pengolahan limbah cair diperoleh air limbah terolah yangmemenuhi baku mutu persyaratan pembuangan air limbah ke lingkungan dan menghasilkan pulalumpur sebagai limbah padat.
2
 
Untuk mengantisipasi tuntutan masyarakat yang makin tinggi terhadap masalah lingkungantelah mendorong pihak industri untuk melakukan upaya pemanfaatan limbah sebagai alternatif  pengelolaan lingkungan yang perlu dikembangkan karena selain tidak ada lagi sisa yangterbuang juga dapat memberikan nilai tambah.
Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengupas mengenai pemanfaatan limbahindustri pulp dan kertas sebagai bahan biobriket. Diharapkan dengan adanya upaya pengelolaanlimbah seperti pembuatan biobriket, juga penjelasan mengenai dampak pencemaran tanah & air tanah beserta penanggulangannya, maka akan timbul kesadaran dari kita semua yang padaakhirnya pencemaran dapat dikurangi dan kita dapat mengembangkan sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.
TINJAUAN PUSTAKALimbah Padat
Limbah padat adalah hasil buangan industri berupa padatan,lumpur, bubur yang berasaldari sisa proses pengolahan. Limbah ini dapat dikategorikan menjadi dua bagian, yaitu limbah padat yaitu dapat didaur ulang, seperti plastik, tekstil, potongan logam dan kedua limbah padatyang tidak punya nilai ekonomis.Bagi limbah padat yang tidak punya nilai ekonomis dapat ditangani dengan berbagai caraantara lain ditimbun pada suatu tempat, diolah kembali kemudian dibuang dan dibakar.Perlakuan limbah padat yang tidak punya nilai ekonomis sebagian besar dilakukan sebagai berikut:1.Ditumpuk pada Areal TertentuPenimbunan limbah padat pada areal tertentu membutuhkan areal yang luas danmerusakkan pemandangan di sekeliling penimbunan. Penimbunan. ini mengakibatkan pembusukan yang menimbulkan bau di sekitarnya, karena adanya reaksi kimia yangrnenghasilkan gas tertentu.Dengan penimbunan, permukaan tanah menjadi rusak danair yang meresap ke dalam tanah mengalami kontaminasi dengan bakteri tertentu yangmengakibatkan turunnya kualitas air tanah.Pada musim kemarau timbunan mengalamikekeringan dan ini mengundang bahaya kebakaran.
3

Activity (18)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Anira Ilialrun liked this
aisz_93 liked this
Ista Badilo liked this
Ista Badilo liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->