RANPG 2006-2010
2sejahtera, dan pelayanan kesehatan adalah salah satu hak asasi manusia. Dengandemikian pemenuhan pangan dan gizi untuk kesehatan warga negara merupakaninvestasi untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sementara itu, pengaturantentang pangan tertuang dalam Undang-undang No.7 Tahun 1996 tentang Pangan,yang menyatakan juga bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yangpemenuhannya menjadi hak asasi setiap rakyat. Pemenuhan hakatas pangan dicerminkan pada definisi ketahanan pangan yaitu : “kondisi terpenuhinyapangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, merata dan terjangkau”. Kecukupan pangan yang baikmendukung tercapainya status gizi yang baik sehingga akan memperlancar penerapanProgram Wajib Belajar 9 Tahun sesuai dengan amanat UU No 20 tahun 2003 tentangSistem Pendidikan Nasional. Dengan demikian akan dapat dihasilkan generasi mudayang berkualitas.Upaya-upaya untuk menjamin kecukupan pangan dan gizi serta kesempatanpendidikan tersebut akan mendukung komitmen pencapaian
Millennium Development Goals
(MDGs), terutama pada sasaran-sasaran: (1) menanggulangi kemiskinan dankelaparan; (2) mencapai pendidikan dasar untuk semua; (3) menurunkan angkakematian anak; dan (4) meningkatkan kesehatan ibu pada tahun 2015. Komitmen globallain sebagai landasan pembangunan pangan dan gizi adalah:
The Global Strategy for Health for All 1981, The World Summit for Children 1990, The Forty-eight World Health Assembly 1995, World Food Summit 1996
dan
Health for All in the Twenty-first Century 1998.
Pada tingkat nasional, pembangunan pangan, kesehatan, dan pendidikan jugaditempatkan sebagai prioritas utama dalam RPJPN (Rencana Pembangunan JangkaPanjang Nasional) 2005-2025 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional(RPJMN) 2004 -2009, yang dijabarkan dalam rencana strategis Departemen Pertanian,Departemen Kesehatan dan Departemen Pendidikan Nasional. Untuk menjabarkankebijakan dan langkah terpadu di bidang pangan dan gizi serta dalam rangkamendukung pembangunan SDM berkualitas, perlu disusun Rencana Aksi NasionalPangan dan Gizi 2006-2010
(RANPG 2006-2010) sebagai kelanjutan dari Rencana AksiPangan dan Gizi Nasional (RAPGN) 2001-2005.
B. TUJUAN PENYUSUNANTujuan Umum.
Memberikan panduan dan arahan dalam pelaksanaanpembangunan pangan dan gizi bagi institusi pemerintah, masyarakat dan pelaku lainyang bergerak dalam perbaikan pangan dan gizi di Indonesia, baik pada tatarannasional, provinsi maupun kabupaten/kota.