Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MODEL PEMBELAJARAN

MODEL PEMBELAJARAN

Ratings: (0)|Views: 443|Likes:
Published by Julie SUdach Mati

More info:

Published by: Julie SUdach Mati on Feb 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/17/2011

pdf

text

original

 
BAB I
 
PENDAHULUAN
 Bila kita berbicara masalah pendidikan pasti , dalam diri kita semua kita inginmempunyai anak yang terdidik, pandai, berahlak, punya daya kreatifitas, motivasi yang tinggidalam menjalani studinya sehingga ketika mereka lulus, mereka dapat menjadi manusia-manusiayang berguna bagi keluarga , masyarakat , negara dan agamanya.Kewajiban sebagai pendidik atau guru , tidak hanya transfer of Knowlegde tapi jugadapat mengubah prilaku, memberikan dorongan yang positif sehingga siswatermotivasi,memberi suasana belajar yang menyenangkan, agar mereka bisa berkembangsemaksimal mungkin. Guru tidak hanya mengolah otak siswanya tapi juga mengolah jiwa anak didiknya, bila seorang guru hanya mengolah otak tampa mempedulikan jiwa anak didiknya,alhasil mereka tumbuh menjadi manusia robot yang tidak berhati.Anak yang cerdas, bukan saja anak yang nilai ulangannya baik, nilai rapornya tinggi, tapiemosional dan fungsi motoriknya berjalan dengan baik.Mungkin tidak salah kalau kitamenyimak apa kata paul Lawrence dan Nitin Nohria (Driveb : How Human Nature Shapes Our Choice) seperi yang dikutip oleh taufik pasiak 4 dorongan manusia melakukan sesuatu: (1)
toaquire
:(dorongan untuk memperoleh sesuatu), (2)
to bond
(dorongan membangun hubungan),(3)
to learn
(dorongan untuk memahami) (4)
to defend
(dorongan untuk mempertahankansemua yang dimiliki).Seorang guru yang baik dapat menciptakan iklim belajar dan mengajar yang sehat danmenyenangkan kelasnya sehingga bisa memberikan dorongan kepada para siswanya agar mempunyai motivasi yang tinggi , dan memberikan dorongan yang positif.UNESCO menjelaskan bahwa pendidikan pada abad ini harus diorientasikan terhadap pencapaian 4 pilar pembelajaran: (1
) Learning to know (
 belajar untuk tahu
),
(2
) learning todo(
 belajar untuk melakukan
)
, (3)
Lerning to be
(belajar untuk menjadi diri sendiri) (4)
learning to live together (
 belajar bersama dengan orang lain
)
. Bila seorang guru dapatmembekali siswanya dan memberi pondasi agar 4 pilar tadi dapat berdiri kokoh, betapa bahagianya siswa yang mempunyai guru atau pendidik yang berkualitas seperti itu. Dan betapa bangganya bangsa dan negara ini bila pendidikan bisa menjadi tonggak berdirinya suatu negarayang kokoh.Karenanya guru harus mengetahui model-model pembelajaran sebagai bagian dalam perencanaan mengajarnya, agar siswa dapat memahami yang berikan oleh gurunya secaraseksama.
 
 
BAB 11
 
PENDIDIKAN
 
Pendidikan Nasional
di Indonesia menurut Undang-Undang RI no.20 tahun 2003 ,bab IPasal 1 (1
) pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasanabelajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensidirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri kepribadiankecerdasan , akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya , masyarakat,bangsa dan Negara.
 Dalam bahasa arab pendidikan disebut ³tarbiyah´ yang berarti proses persiapan dan pengasuhan manusia pada fase-fase awal kehidupannya yaitu pada tahap perkembangan masa bayi, dan kanak-kanak.Sehingga diperlukan adanya pendidik dan metode pembelajaran yang
efektif ,
sistematik,
terencana, berproses dan terevaluasi
, sehingga tujuan pendidikan itu dapat tercapai sesuaiyang kita inginkan. Yaitu menghasilkan seorang insan kamil.Dalam era globalisasi sekarang ini dengan persaingan yang amat kompetitif , diharapkaninstitusi pendidikan formal yaitu sekolah dapat menjadi wadah pendidikan bagi para generasimuda sehingga mereka dapat mandiri ,siap pakai, kreatif, berpengetahuan dan keterampilan yangtinggi, bertanggung jawab, siap berkompetitif dalam kehidupan global
Pendidikan
menurut kamus besar bahasa Indonesia
adalah proses pengubahan sikapdan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusiamelalui upaya pengajaran dan pelatihan.
 Sekolah dan kelas merupakan komunitas pelajar yang dibawa untuk mengeksplorasidunia dan dinavigasi secara produktif, mereka diharapkan berilmu yang tinggi dan berdedikasi ,serta berketerampilan yang tingi.Adalah menjadi kewajiban bagi pendidik untuk mengetahui model-model pembelajaran,karena teaching mode adalah suatu system mengajar yang dibuat sedemian rupa dijadikan
pedoman perencanaan, pelaksanaan , dan evaluasi.
 Dalam pendidikan kita mengenal istilah mengajar, menurut Hamalik seperti yang dikutipoleh syafaruddin
mengajar
adalah pemberian bimbingan kepada siswa untuk belajar atau
 
menciptakan lingkungan atau kemudahan bagi siswa untuk melakukan kegiatan belajar. Disiniguru berusaha memfungsikan seluruh sub system pengajaran dalam mencapai tujuan.
G
uru
adalah motivator untuk mempengaruhi siswa melakukan kegiatan belajar. Untuk memberikan pengaruh dan bimbingan dalam konteks mengajar, guru sebagai pemimpinmelakukan dua usaha utama: (1) memperkokoh motivasi siswa (2) memilih strategi mengajar yang tepat.Davis membagi
motivasi
kepada dua jenis yaitu: (1)
Motivasi intrinsik 
yang mengacukepada factor-faktor dari dalam , tersirat baik dari tugas itu sendii maupun pada diri siswa,motivasi intrinsic merupakan pendorong bagi aktivitas dalam pengajaran dan dalam pemecahansoal . Keinginan untuk menambah pengetahuan dan untuk menjelajah pengetahuan merupaanfactor intrinsik semua orang. (2)
Motivasi ekstrinsik 
yaitu motivasi yang mengacu kepadafactor-faktor dari luar dan ditetapkan pada tugas atau pada diri siswa oleh guru atau orang lain,Motivasi ekstrinsik dapat berupa penghargaan , pujian , hukuman atau celaan.Adapun
skala motivasi menurut ian Mashall
diurutkan dari yang terendah : kebutuhatingkat rendah(1) Maslow bertahan hidup , (2) Maslow rasa aman, (3) Maslow :rasa memiliki,kebutuhan tingkat tinggi yang terdiri dari (4) Maslow Harga diri, (5) Maslow aktualisasi diri (6)Maslow pengalaman puncak.Kumpulan atau model pengajaran yang dianggap baik dan efektif, adalah model yangdikembangkan oleh Bruce Joyce dan kawan-kawan dengan kategori sebagai berikut: (1) ModelInformation Processing, (2) Model personal, (3) Model Social , (4) Model behavioural.
Models of Teaching
merupakan perencanaan yang dapat digunakan sebagai pola face toface/saling berhadapan dalam pengajaran di kelas, atau pengaturan dalam tutorial atau bentuk dari bahan-bahan instruksional. Termasuk buku-buku. Film, tapes, computer, kurikulum . setiapmodels di desian untuk membantu siswa mendapatkan bermacam-macam hasil
.
Menurut Bruce Joyce, dkk,
Models of teaching
atau model pembelajaran adalah model pelajaran , untuk membantu siswa mendapatkan informasi , ide, keterampilan, nilai-nilai,kemampuan berfikir , dan dapat mengaktualisasi diri , juga diajarkan kepada siswa bagaimana belajar yang efektif dan sistematis sehingga kedepan dihasilkan siswa yang dapat meningkatkankemampuannya belajar lebih mudah dan efektif dalam keilmuan dan keterampilan , karenamereka sudah memdapat proses pembelajaran yang tuntas.
 Models of teaching are really modelsof learning. As we help students acquire information , ideas, skills, values, ways of thingking,and means of expressing themselves, we are olso teaching them how to learn. In fact the most importand long term out come of instruction may be the students increased capabilities to learnmore easily, and effectively in the future, both because of the knowledge and skill they haveacquired and because they have mastered learning process.
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->