Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Cara Mengurus Hak Guna Bangunan Atau HGB

Cara Mengurus Hak Guna Bangunan Atau HGB

Ratings: (0)|Views: 5,336|Likes:
Published by Dhani Pradana
Seputar Hak Guna Bangunan atau HGB,http://tamsasolusi.blogspot.com
Seputar Hak Guna Bangunan atau HGB,http://tamsasolusi.blogspot.com

More info:

Published by: Dhani Pradana on Feb 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

 
Seputar Hak Guna Bangunan atau HGB
Hak Guna Bangunan (HGB)
 
Hak 
 
guna
 
bangunan
adalah
 
h
ak
untuk mendirikan
bangunan
di atas suatu tanah. jadisederhananya, kita akan bicara
h
ak
 
guna
 
bangunan
kalau kita akan mendirikan suatu
bangunan
diatas tanah (yang bukan milik kita sendiri).Mengapa harus ada
h
ak
 
guna
 
bangunan
(HGB)? Ya, karena tidak semua tanah itumerupakan
h
ak
milik. Bagi yang pernah kenal pembagian
h
ak
-
h
ak
atas tanah, pastinya sudah tidakasing dengan
h
ak
-
h
ak
seperti
h
ak
 
guna
 
bangunan
(HGB),
h
ak
milik,
h
ak
pakai,
h
ak
sewadan
h
ak
 
guna
usaha (HGU). Nah, intinya
h
ak
 
gunabangunan
itu adalah
h
ak
yangperuntukannya/penggunaannya hanya untuk mendirikan/membangun
bangunan
, misalnya: rumah,kios, apartemen, kos2an gedung2 dll.Sebagian dari kita mungkin tidak memiliki minat untuk memiliki suatu tanah dan oleh karena itubanyak pilihan di mana kita bisa tetap menggunakan manfaat suatu bidang tanah. misalnya apabilakita berminat untuk membangun sebuah peternakan, kita bisa menggunakan
h
ak
 
guna
usaha atastanah, misalkan kita hanya ingin menggunakan tanah untuk usaha areal parkiran, kita bisamenggunakan
h
ak
pakai atas tanah tersebut dan lain sebagainya.
h
ak
 
guna
 
bangunan
biasanya menjadi pilihan buat mereka yang berminat untuk punya tanah tetapitidak bermaksud untuk menempati tanah itu untuk waktu yang lama.
Hak
 
guna
 
bangunan
biasanyapilihan favorit buat mereka yang mau mendirikan usaha, misalnya kios, warung ato kos-kosan.Apa sih resikonya
h
ak
 
guna
 
bangunan
(HGB)?. Karena
h
ak
 
guna
 
bangunan
bukan
h
ak
yang terkuatatas suatu tanah, maka
h
ak
 
guna
 
bangunan
itu kepemilikannya juga dibatasi sampai waktu tertentu.Kalau kita buka Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUHPer) tentang
h
ak
 
guna
 
bangunan
, disanadisebutkan bahwa jangka waktu
h
ak
 
guna
 
bangunan
itu selama 30 (tiga puluh) tahun. Artinya resikodari kepemilikan
h
ak
 
guna
 
bangunan
, yaitu jangka waktu kepemilikannya yang terbatas. Tentu sajaini beda dengan
h
ak
milik yang cenderung abadi, dikatakan cenderung karena mungkin saja adahal-hal khusus/ kebijakan khusus dari pemerintah untuk mengambil kepemilikan
h
ak
milik tersebut.Jangka waktu kepemilikan selama 30 tahun untuk
h
ak
 
guna
 
bangunan
sebetulnya masih bisadiperpanjang, yaitu sampai selama 20 tahun. Jadi buat anda yang berminat untuk menggunakanmanfaat dari
h
ak
 
guna
 
bangunan
untuk selama jangka waktu tertentu.
Hak
 
guna
 
bangunan
ini tentusangat cocok dan menguntungkan.pedagang/pengusaha biasanya punya perhitungan yang cermat dalammenggunakan
h
ak
 
guna
 
bangunan
ini, mereka akan menghitung keuntungan yang mungkin bisamereka dapatkan dalam kurun waktu penggunaan
h
ak
 
guna
 
bangunan
(HGB) tersebut. Sumber:http://margarethazyhe.blogspot.com/2010/04/hak-guna-bangunan-hgb.html.
Aspek Hukum Perizinan yang Diperlukan Pengembang Ruma
h
Susun
Minat masyarakat untuk tinggal di rumah susun cenderung mengalami peningkatan terutamamasyarakat yang hidup di kota-kota besar. Sesuai dengan ketentuan Pasal 7 Undang-undang Nomor16 tahun 1985 tentang Rumah Susun diatur bahwa rumah susun hanya dapat dibangun di atas tanahyang berstatus
 
Hak
Milik,
Hak
 
Guna
 
Bangunan
,
Hak
Pakai atas Tanah Negara atau
Hak
Pengelolaan.Dalam hal pengembang berbentuk Perseroan Terbatas, maka salah satu alas
h
ak
atas rumah susunyang dimungkinkan yaitu dalam bentuk
Hak
 
GunaBangunan
. Berdasarkan Keputusan Menteri
 
Negara Perumahan Rakyat Nomor 11/KPTS/1994 tentang Pedoman Pengikatan Jual Beli SatuanRumah Susun diatur bahwa pihak Pengembang harus memiliki kelengkapan perizinan sebagaiberikut:a. Izin Prinsip, yaitu izin yang harus diperoleh oleh setiap orang atau badan hukum yang akanmemanfaatkan ruang untuk tempat usaha skala besar;b. Izin Lokasi dari Kantor Pertanahan Kabupaten/Kotamadya khusus untuk wilayah DKI Jakartadikenal sebagai Surat Izin Penunjukkan dan Penggunaan Tanah (SIPPT). Izin ini diberikan kepadaperusahaan untuk memperoleh tanah yang diperlukan dalam rangka penanaman modal yangberlaku pula sebagai izin pemindahan
h
ak
, dan untuk menggunakan tanah tersebut
guna
keperluanusaha penanaman modalnya. Izin ini dikeluarkan untuk penggunaan tanah di jalur jalan utama atauyang menggunakan lahan lebih dari lima ribu meter persegi. Berkenaan dengan masalah perizinanini, pihak Pengembang harus memperoleh Surat Izin Penunjukan Dan Penggunaan Tanah (SIPPT)sebelum mendirikan
bangunan
.c. Izin Mendirikan
Bangunan
, yaitu izin yang diberikan untuk melakukan kegiatan pembangunan.Pengembang sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kegiatanpendirian
bangunan
berkewajiban untuk memperoleh izin ini pada pemerintah setempat. Jikasuatu
bangunan
tidak memiliki IMB maka akan dikategorikan sebagai
bangunan
liarsehingga
bangunan
tersebut dapat disegel dan dibongkar.Dalam hal rumah susun telah selesai dibangun, terdapat beberapa tahap yang harus dilalui olehPengembang sebelum sertifikat
h
ak
milik atas satuan rumah susun diterbitkan:a. Pertelaan, yaitu penunjukan batas masing-masing satuan rumah susun, bagian bersama, bendabersama tanah bersama beserta nilai perbandingan proporsionalnya dalam bentuk gambar danuraian. Secara singkat proses pertelaan dimulai dengan pengajuan permohonan melalui BPN kepadaGubernur, dilanjutkan dengan penelitian yang dilakukan oleh beberapa instansi terkait yangberkordinasi dengan kepala BPN. Berdasarkan laporan penelitian instansi terkait tersebut nantinyaakan dikeluarkan Surat Keputusan Pengesahan Pertelaan yang akan disahkan oleh Gubernur untukwilayah DKI Jakarta dan pemerintah daerah setempat untuk daerah lainnya.b. Pengajuan Izin Layak Huni, yaitu izin yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah setelah diadakanpemeriksaan terhadap rumah susun yang telah selesai dibangun berdasarkan persyaratan danketentuan perizinin yang telah diterbitkan. Dalam hal izin tersebut belum dimiliki namun rumahsusun telah dijual atau ditempati maka sesuai dengan Undang-Undang Rumah Susun Nomor 16Tahun 1985, sanksi pidana terhadap pelanggaran tersebut yaitu diancam pidana kurungan selama-lamanya 1 (satu) tahun atau denda setinggi-tingginya Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah).c. Akta Pemisahan Rumah Susun, akta pemisahan ini merupakan tanda bukti pemisahan rumahsusun atas satuan-satuan rumah susun yang meliputi bagian bersama, benda bersama dan tanahbersama yang didaftarkan pada Kantor Pertanahan setempat yang nantinya akan disahkan olehGubernur. Akta pemisahan ini diperlukan sebagai dasar dalam penerbitan sertifikat
h
ak
milik atassatuan rumah susun. Berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 2 tahun1989 tentang Bentuk dan Tata Cara Pengisian serta Pendaftaran Akta Pemisahan Rumah Susundiatur bahwa akta pemisahan ini harus didaftarkan oleh Pengembang pada Kantor Pertanahansetempat dengan melampirkan Sertifikat
h
ak
atas tanah dan Izin Layak Huni.d. Penerbitan Sertifikat
Hak
Milik Satuan Rumah Susun, dasar penerbitan sertifikat
h
ak
milik ini yaituketerangan yang terdapat dalam akta pemisahan yang telah disahkan oleh pemerintah setempat.Pada umumnya sertifikat
h
ak
milik ini terdiri dari salinan buku tanah
h
ak
milik atas satuan rumahsusun, salinan surat ukur atas tanah bersama, gambar denah satuan rumah susun yang secara jelasmenunjukkan lokasi rumah susun yang bersangkutan dan pertelaan mengenai besarnyabagian
h
ak
atas bagian bersama, benda bersama dan tanah bersama yang merupakan satu kesatuanyang tidak terpisahkan.Selanjutnya berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 4 Tahun 1989 tentangBentuk dan Tata Cara Pembuatan Buku Tanah Serta Penerbitan Sertipikat
Hak
Milik Atas SatuanRumah Susun, setelah sertifikat
h
ak
milik atas satuan rumah susun diterbitkan, maka sertifikat
 
alas
h
ak
atas tanah tempat dibangunnya rumah susun tersebut harus disimpan di KantorPertanahan.Jerry ShalmontSumber:
 
http://hukumproperti.com/?tag=hak-guna-bangunan.Mengurus
 
Hak
 
Guna
 
Bangunan
menjadi
Hak
Milik
S
umber: Ibu-ibu DI 
 
Tanya
 Ibu, Kalau mengurus HGB menjadi
Hak
Milik sebaiknya kapan ya? Apa secepatnya setelah akadkredit, kredit masih berjalan atau nanti, menunggu setelah beberapa tahun atau lunas? Biasanyabiayanya berapa ya? Mengurus sendiri atau diurus notaries? Terima kasih ya [Ley]
 J 
awab
Aku mulai kredit KPR tahun 2001. Tahun lalu (2004) waktu ada berita tentang perubahan
Hak
tanpabiaya, aku minta bank yang pegang sertifikat tanahku untuk mengurus itu. Biayanya Rp 500.000,-(padahal katanya gratis ya) & diurus oleh notaris bank [Mrn]Ikutan ya, kebetulan aku juga mau akad kredit kira-kira minggu ini. Kalau menurut notarisnya biayapengurusan
h
ak
milik +/- Rp 120.000,-, terus menurut dia kalau tidak diurus diawal, maksudnyaketika akad kredit maka diurus setelah lunas. Sepertinya akan diurus oleh Notaris asal surat-suratnyalengkap [AP]Terima kasih buat mbak Mrn dan mbak AP, Rp 120.000,- ? mungkin lebih baik melalui notaris,kemarin notarisnya minta Rp 3.000.000,- karena aku tidak punya perbandingan lain, akutunggu-tunggu tanggapan dari para ibu, belum ada jadilah kemarin aku putuskan diurus mereka sekalian,kemahalan ya? Apa ada hitungan lainnya misal; tergantung luas tanah atau lokasi dan lainsebagainya? [Ley]Rp 3.000.000,- cuma buat mengubah dari SHGB (Sertifikat
Hak
 
Guna
 
Bangunan
) ke SHM(Sertfikat
Hak
Milik) kemahalan, sepertinya itu total biaya untuk komplit akta jual beli, balik namaSHGB dari developer ke mbak, dan peningkatan ke SHM jadi tidak hanya peningkatan ke SHM saja,betul tidak? [DMH]Mbak, aku juga kemarin ketika akad sekalian meningkatkan jadi SHM, kenanya Rp 1.200.000,- dinotaris yang sama. Memang biayanya itu tergantung luas tanah dan lokasi juga mbak. Itu setauku ya[Rrn]Mbak, kebetulan aku kemarin baru mengurus peningkatan dari HGBke
Hak
Milik, dan diurus samaNotaris. Sebenarnya tidak apa-apa kalau sekarang ini masih HGB, karena batas waktunya masihtahun 2014, tapi aku jadikan
h
ak
milik saja dari sekarang. Soalnya, takutnya kalau nanti-nantiharganya naik. Perhitungannya yang aku tahu seperti ini : Luas tanah x NJOP  Rp 30.000.000,- x 2%.(tanahku masuk area Pd. Gede-Bekasi, tanah Mbak Ley dimana karena NJOP tiap wilayah berbeda-beda)Contoh untuk kasusku : LT 300 M2, NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) = Rp 285.000 jadi perhitungannya :300 x 285.000 - 30jt x 2% = Rp. 1.110.000 kemudian ditambah lagi biaya administrasi BPN = RP.

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Zahr Alf liked this
Zahr Alf liked this
Bunga Vivi liked this
Nang O Pesisir liked this
Nenny Anyoenn liked this
Riyadi Kurniawan liked this
Shinta Rahmani liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->