Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
OPTIMALISASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA

OPTIMALISASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA

Ratings: (0)|Views: 244 |Likes:
OPTIMALISASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA
Oleh: Dr. H. Moh. Alifuddin, MM

Perkembangan

teknologi

informasi

di

Indonesia

mengalami

pertumbuhan pesat pada era 1980-an. Pesatnya perkembangan tersebut diawali oleh perkembangan perangkat keras (hardware) prosesor yang berfungsi sebagai “otak” pengoperasian komputer pribadi (personnal computer). Namun, pada era 1990-an, perkembangan perangkat keras tidak lagi menjadi pemicu perkembangan komputer. Pada era i
OPTIMALISASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA
Oleh: Dr. H. Moh. Alifuddin, MM

Perkembangan

teknologi

informasi

di

Indonesia

mengalami

pertumbuhan pesat pada era 1980-an. Pesatnya perkembangan tersebut diawali oleh perkembangan perangkat keras (hardware) prosesor yang berfungsi sebagai “otak” pengoperasian komputer pribadi (personnal computer). Namun, pada era 1990-an, perkembangan perangkat keras tidak lagi menjadi pemicu perkembangan komputer. Pada era i

More info:

Published by: Dr. Moh. Alifuddin, M.M. on Feb 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/27/2013

pdf

text

original

 
OPTIMALISASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASIPADA PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA
Oleh: Dr. H. Moh. Alifuddin, MM
Perkembangan teknologi informasi di Indonesia mengalamipertumbuhan pesat pada era 1980-an. Pesatnya perkembangan tersebutdiawali oleh perkembangan perangkat keras (
hardware
) prosesor yangberfungsi sebagai “otak” pengoperasian komputer pribadi
(personnal computer)
. Namun, pada era 1990-an, perkembangan perangkat kerastidak lagi menjadi pemicu perkembangan komputer. Pada era ini,perkembangan perangkat lunak (
software
) lebih mendominasi pasar,sehingga perkembangan perangkat keras lebih menyesuaikan kebutuhanperkembangan perangkat lunak. Dalam waktu yang sama, perkembangan jaringan komputer juga mulai berkembang, ditandai oleh perkembanganteknologi jaringan yang dikenal dengan sebutan
Local Area Networ
(LAN),
Wide Area Network 
(WAN), dan
Internet.
Pada awalnya komputer hanya dapat dijalankan secara personal, namun pada era ini penggunaankomputer pribadi telah masuk kepada teknologi jaringan, sehingga setiapkomputer pribadi dapat terintegrasi satu dengan lainnya dalam jaringanlokal, wilayah, bahkan jaringan global melalui jaringan internet.Pada era 2000-an perkembangan komputer tidak lagi padateknologi informasi semata, namun telah meluas kepada teknologikomunikasi, sehingga dikenal istilah
Information & CommunicationTechnology (ICT).
Berkat perkembangan ini, sekarang hampir semuateknologi telekomunikasi bergerak, atau dikenal dengan nama teleponseluler, sudah mampu digunakan sebagai akses internet. Berbagaiindustri, seperti industri perbankan, telah memanfaatkan perkembanganteknologi informasi dan telekomunikasi, sehingga melalui penggabungankedua teknologi tersebut, nasabah mampu bertransaksi perbankanmelalui telepon seluler secara
real-time on-line.
1
 
Bagaimana perkembangan teknologi informasi pada perguruantinggi? Bila dilihat sejarah munculnya teknologi informasi, terutamateknologi internet, teknologi ini muncul pertama kali di kalangan perguruantinggi dan lembaga penelitian Departemen Pertahanan Amerika. Namun,dalam perkembangannya hingga kini, perkembangan teknologi informasipada lingkungan perguruan tinggi justru sangat jauh tertinggaldibandingkan dengan perkembangan di dunia bisnis.Di Indonesia kondisinya juga tidak jauh berbeda denganperkembangan teknologi informasi di berbagai perguruan tinggi di dunia.Sebagian besar perguruan tinggi Indonesia hanya memanfaatkanteknologi informasi sebagai perangkat pendukung kegiatan administrasi.Sedangkan dalam pengembangan penelitian dan ilmu pengetahuan,masih sangat terbatas penggunaannya.Perbandingan perkembangan teknologi informasi antara Indonesiadengan perguruan tinggi di luar negeri masih sangat timpang. Di luar negeri, teknologi informasi berkembang dari perguruan tinggi dan lembagapenelitian. Sebagai contoh
World Wide Web
(WWW),
Hypertext MarkupLanguage
(HTML) dan
Hypertext Transfer Protocol 
(HTTP) yang menjadimodal meledaknya internet dikembangkan oleh Tim Berners-Lee
1
diCERN (Pusat Penelitian Fisika Partikel), Swiss. Sedangkan internetberasal dari universitas dan lembaga penelitian dari DepartemenPertahanan Amerika. Ini mengisyaratkan bahwa pemanfaatan teknologiinformasi di perguruan tinggi dan lembaga penelitian bukan hal baru diluar negeri. Namun, di Indonesia, teknologi informasi semisal internetmuncul pertama kali dalam kemasan komersial (
Internet Service Provider 
)sehingga pemanfaatannya di perguruan tinggi baru muncul belakangan.Pemanfaatan teknologi informasi di perguruan tinggi Indonesiaantara lain adalah sebagai alat bantu untuk proses administrasi dan
1
Tim Berners-Lee, “Weaving The Web: The Past, Present, and Future of the World WideWeb by its Inventor,” Texere, 2000.
2
 
pendidikan. Komputer, database, sistem informasi kemahasiswaandigunakan untuk membantu proses administrasi. Surat menyurat danpengarsipannya sudah dilakukan dengan menggunakan komputer danprinter. Di beberapa kota besar Indonesia sudah tidak lagi dijumpaiadanya perguruan tinggi yang masih menggunakan mesin ketik. Dalamkonteks ini, komputer bukan hanya sebagai pengganti mesin ketik,sehingga apabila komputer diambil, proses administrasi akan terganggu.Ini menunjukkan bahwa pemanfaatan komputer untuk proses administrasisangat esensial di banyak perguruan tinggi. Sedangkan dalam prosesbelajar mengajar, seperti penggunaan
e-learning 
bagi pembelajaran jarak jauh, akses informasi jurnal melalui jaringan internet, dan lainnya masihsangat jarang diberdayakan oleh perguruan tinggi Indonesia.Memang disadari bahwa investasi teknologi informasi sangat besar,sehingga bila beban investasi tersebut ditanggung oleh perguruan tinggimaka akan berdampak kepada beban biaya pendidikan yang harusditanggung oleh mahasiswa. Hal ini mengisyaratkan bahwa penggunaanteknologi informasi di perguruan tinggi Indonesia masih menyimpanmasalah yang memerlukan telaah lebih lanjut.
Konsep Dasar Teknologi Informasi
Menurut O’Brien (2005), teknologi informasi (TI) dianggap mememuhisyarat jika memiliki komponen: (1)
 people resources,
(2)
softwareresources,
(3)
hardware resources
, (4)
network resources,
dan (5)
dataresources.
People resources
atau sumber daya manusia (SDM)diperlukan untuk pengoperasian seluruh sistem informasi. Sumber dayamanusia ini terdiri dari pemakai (
end user 
) dan spesialis sistem informasiseperti sistem analis. Pemakai (
end users
) adalah orang-orang yangmengunakan sistem informasi atau informasi yang dihasilkan.
Software
2
O’Brien, James., (2005), “Introduction to Information System”, McGraww-Hill.
3

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Wowon Priatna liked this
Elef Na liked this
Chandra Giman liked this
Najmuddin Sholeh liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->