ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA ISOFLAVON PADA BIJI KEDELAI
(Glycine max)
(Metode Maserasi, Kromatografi Lapis Tipis, danKLT-Spektrofotodensitometri )BAB IPENDAHULUANI.1 Latar Belakang
Kedelai telah menunjukan beberapa keuntungan kesehatan yang disebabkan karenakandungan nutrisinya yang tinggi dan kandungan fitokimianya. Kedelai tidak hanya kaya protein, tetapi mengandung mineral yang berguna seperti, kalsium, besi, dan serat terlarut.Protein kedelai memenuhi kebutuhan protein pada manusia. Protein dan isoflavon darikedelai telah terbukti menurunkan resiko penyakit jantung dan sebagai antikanker.Isoflavon merupakan subkelas dari flavonoid atau isomer flavon yang merupakanflavonoid minor, yang jumlahnya sangat sedikit dan sebagai bagi tumbuhan berfungsi sebagaifitoaleksin yaitu senyawa pelindung yang terbentuk dalam tumbuhan untuk pertahananterhadap serangan penyakit. Isoflavon di alam sering dijumpai dialam dalam bentuk glikosidanya (terikat pada gugus gula). Bentuk glikon dari isoflavon larut dalam pelarut polar,sedangkan bentuk aglikonnya larut dalam pelarut nonpolar. Flavonoid minor isoflavon penyebarannya terbatas pada beberapa jenis tumbuhan. Salah satunya terdapat pada tanamankacang kedelai
(Glycine max
)
.
Senyawa isoflavon yang terdapat di kacang kedelai antara laingenistein dan daidzein. Isoflavon sukar dicirikan karena reaksinya tidak khas dengan pereaksiwarna manapun. Beberapa isoflavon (misalnya daidzein) memberikan warna biru mudacemerlang dengan sinar UV bila diuapi dengan ammonia, tetapi kebanyakan yang lain(misalnya genistein) tampak sebagai bercak lembayung pudar yang dengan ammonia berubahmenjadi coklat pudar (Harbone, 1987).Isoflavon merupakan bagian dari kelompok flavonoid. Isoflavon ditemukan sebagian besar pada kacang kedelai dan memiliki struktur kimia yang hampir sama dengan hormonestrogen. Isoflavon utama yang ditemukan pada kacang kedelai adalah genistein dandaidzein. Karena strukturnya yang mirip dengan estrogen dan dapat berinteraksi denganreseptor estrogen lain, isoflavon dari kedelai sering digunakan sebagai fitoestrogen (McCuey,2004)Struktur isoflavon kedelai yang mirip dengan estrogen dan kemudahannya untuk berinteraksi dengan estrogen reseptor membuat isoflavon ini diduga bermanfaat dalammengatasi sistem somatik, perasaan, dan hal-hal yang berhubungan dengan menopause.
1