Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Badan Layanan Umum

Badan Layanan Umum

Ratings: (0)|Views: 161 |Likes:
Published by Tressa Mayangsari
Konsep BLU bagi PTN INdonesia
Konsep BLU bagi PTN INdonesia

More info:

Published by: Tressa Mayangsari on Feb 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/08/2011

pdf

text

original

 
%DGDQ/D\DQDQ8PXP%/83HQHULPDDQ1HJDUD%XNDQ3DMDN31%3
Ditulis 18/01/2011 oleh Fitri. Dilihat 527 kali.Tags:Contoh kasus PNBP yg menimpaPimpinan PTN,Dasar Hukum BLU & PNBP,Kendala PTN dalam penerapan pola PNBPKategori:Info Penting|0 Komentar »
 
Badan Layanan Umum & Penerimaan Negara Bukan Pajak
PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) untuk PTN seluruhnya harus disetor ke kasnegara, jika dibutuhkan, dana tersebut proses pencairannya melalui birokrasi keuangancukup panjang dan ketat. Hal ini kadang mengambat kelancaran pelaksanaan kegiatanakademik di PTN. Bila pengelolaan keuangan PTN mengacu pada konsep BLU (BadanLayanan Umum), maka tidak seluruh pendapatan PTN harus disetor ke kas negara,namun boleh dikelola sendiri oleh PTN bersangkutan dengan catatan siap dan sanggupdiaudit.Usulan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PK BLU) pada awalnyamendapat tantangan dari Dikti yang pada saat itu sangat berkeinginan untukmewujudkan PT BHP. Dengan semakin banyaknya temuan penyimpangan penerimaandan penggunaan PNBP di beberapa PTN dan tingginya resiko pelanggaran hukum,maka pada Rembuk Pendidikan Nasional pada tanggal 4-6 Februari 2008 di Jakartadan beberapa pertemuan rektor PTN se-Indonesia, maka disepakati bahwa PTN dapatmengusulkan PK BLU.
'
DVDU+XNXP%/8
y
 
UU No 17 tahun 2003tentang keuangan Negara (situs asli)
y
 
UU No 1 tahun 2004tentang perbendaharaan Negara (situs asli)
y
 
PP No 23 tahun 2005tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (situsasli)
y
 
Permendiknas No 53 tahun 2008tentang Pedoman Penyusunan Standar PelayananMinimum Bagi Perguruan Tinggi Negeri yang Menerapkan Pengelolaan KeuanganBadan Layanan Umum (situs asli)
y
 
Permendiknas No 33 tahun 2009tentang Pedoman Pengangkatan Dewan PengawasPada Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional yangMenerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan umum (situs asli)
'
DVDU+XNXP31%3
y
 
UU No 17 tahun 2003tentang keuangan Negara (situs asli)
y
 
UU No 1 tahun 2004tentang perbendaharaan Negara (situs asli)
y
 
UU No 15 tahun 2004tentang Pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawabkeuangan Negara (situs asli)
 
y
 
UU No 19 tahun 2004tentang Menetapkan PP pengganti UU no 1 tahun 2004 (situsasli)
y
 
PP No 8 tahun 2006tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintahan(situs asli)
y
 
PP no 48 tahun 2008tentang Pendanaan Pendidikan (situs asli)
y
 
UU no 20 tahun 1997tentang penerimaan negera bukan pajak (situs asli)
y
 
PP No 22 tahun 1997tentang Jenis dan Penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak(Lampiran IIA item 14 tentang Pendidikan) (situs asli)
y
 
PP no 73 tahun 1999tentang tatacara penggunaan penerimaan negara bukan pajakyang bersumber dari kegiatan tertentu (situs asli)
y
 
KMK No S-465/MK.03/2000tentang Kriteria Mengenai Pengelolaan Dana NonBudgetair (situs asli)
y
 
KMK No 115/KMK.06/2001tentang tata cara penggunaan penerimaan Negara bukanpajak pada perguruan tinggi negeri (situs asli)
y
 
PP No 22 tahun 2005tentang Pemeriksaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (situsasli)
y
 
PP no 6 tahun 2006tentang pengelolaan barang milik negara/daerah (situs asli)
y
 
PP no 38 tahun 2008tentang perubahan atas PP no 6 tahun 2006 tentang pengelolaanbarang milik negara/daerah (situs asli)
y
 
PMK No. 83/PMK.05/2008tentang Penggunaan anggaran yang dananya bersumbar dari setoran penerimaan Negara bukan pajak atas biaya seleksi nasional masukPerguruan Tinggi Negeri tahun 2008 (situs asli)
y
 
PP no 29 tahun 2009tentang tatacara penentuan jumlah, pembayaran dan penyetoranpenerimaan negara bukan pajak yang terhutang (situs asli)
y
 
Surat Dirjen DIKTI No.500/D/T/2008, tanggal 19 Februari 2008 (situs asli)
K
endala dalam penerapan ketentuan tentang PNBP
 1 ) Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Perguruan Tinggi yang Berstatus BadanHukum (artikel:situs asli,mirror ) Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada PTN yang berstatus Badan HukumMilik Negara (BHMN) tidak sejalan dengan (
1
) Undang-Undang No. 20 Tahun 1997tentang PNBP (UU PNBP), (
2
) Undang-Undang No. 17 Tahun 2003 tentang KeuanganNegara (UU Keuangan Negara), dan (
3
) Undang-Undang No. 1 Tahun 2004 tentangPerbendaharaan Negara (UU Perbendaharaan Negara). Berdasarkan UU PNBP, PNBPadalah penerimaan pemerintah pusat yang tidak berasal dari penerimaan perpajakan.Sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 115/KMIK.06/2001tentangTata Cara Penggunaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada PerguruanTinggi Negeri (PTN), PNBP dari PTN terdiri atas sumbangan pembinaan pendidikan,biaya seleksi ujian masuk PTN, dan hasil kontrak kerja sesuai peran dan fungsiperguruan tinggi. Adapun PNBP lainnya adalah hasil penjualan produk daripenyelenggaraan pendidikan tinggi serta sumbangan atau hibah perorangan, lembaga
 
pemerintah dan non pemerintah, dan penerimaan dari masyarakat «Menurut Pasal 4UU PNBP, dinyatakan bahwa seluruh penerimaan negara bukan pajakwajib disetor langsung secepatnya ke kas Negara, jika tidak diserahkan sesuai denganaturan, maka tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum yang berat, sanksi bagiyang tidak menyetorkan PNBP ke kas Negara dinyatakan dalam Pasal 21, yaitudipidana 6 (enam) tahun dan denda paling banyak 4 (empat) kali jumlah PNBP yangterutang «Mekanisme pengelolaan PNBP dengan sistem APBN sangat menyulitkan bagi sebuahPTN karena harus menunggu persetujuan melalui Departemen Pendidikan Nasional,Departemen Keuangan dan DPR-RI. Proses revisi memerlukan waktu lama danpersetujuannya sering terjadi pada akhir tahun. Mekanisme dan prosedur seperti inisangat tidak cocok dengan irama kegiatan perguruan tinggi yang harus melayani jasapendidikan. Oleh sebab itu beberapa PTN telah mengambil langkah untuk menjadiPerguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara.2 ) Keuangan 58 Perguruan Tinggi masih dikenai Penerimaan Negara Bukan Pajak(situs asli)3 )Kendala dalam penerapan ketentuan tentang PNBP dan penetapan aset tetap diUGMoleh Sofian EffendiUsaha-usaha yang pernah dilakukan Pemerintah1 ) Penetapan Surat Dirjen Dikti No.500/D/T/2008, tanggal 19 Februari 2008 (linknyatak ditemukan)Isi surat tersebut terdiri dari butir penting:a) Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara tidak perlu memasukkan PNBP kedalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) PT BHMN,b ) Perguruan Tinggi Negeri yang lain diminta untuk segera mempersiapkan segalasesuatu yang diperlukan untuk menjadi Badan Layanan Umum.2 ) Penyegaran PNBP (situs asli)3 ) Rapat dengar pendapat Komisi x DPR-RI dengan Rektor UI, Rektor UGM, Rektor ITB, Rektor IPB dan Rektor UT (situs asli)Contoh kasus PNBP yang pernah menimpa Rektor/Dekan1 ) Kasus Pidana Sang Profesor (situs asli)2 ) Ratusan Dokter dan Mahasiswa Jamin Pembebasan Dekan FK Unsri (situs asli)
Pertanyaan Tgl
18
Januari
2011
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->